
Hari ini sam pulang ke apartemen
lebih awal, selama diruangan tadi sam tampak menemani Sandra sampai akhir acara
sampai Sandra diantar pulang oleh manajernya. Selama diruangan mereka tampak
diam tapi sam tak henti memperhatikan Sandra dengan wajah sangat khawatir
hingga membuat Sandra merasa hati sam sudah terbuka untuknya.
“argghh apa yang kupikirkan, aku
harus melupakannya” teriak sam mencoba menepis perasaan khawatirnya kepada Sandra
Tingg… bunyi sms diponsel sam
yang ternyata dari hani
“kau dimana? Aku memasak makanan
kesukaanmu”
Sam segera bangkit dari tidurnya
dan bergegas menuju apartemen hani, pikirannya bisa kacau memikirikan Sandra
jika sendiri, bagaimanapun sekarang sudah ada hani yang mengisi kekosongan hatinya
“Hani.. sayang” teriak sam saat memasuki
apartemen hani
Sam yang tidak mendapat jawaban
kemudian mengintip ke kamar hani, betapa kagetnya dia saat melihat hani hanya
memakai pakaian dalam hitam dan sedang memakai dress rumahan hingga menutupi
tubuhnya yang sangat sempurna. Sam yang melihat pemandangan indah didepan
matanya hanya bisa terdiam dan menelan salivanya. Saat hani mulai membalik
badannya sam segera berlalu menuju dapur mengambil air putih dan meneguknya
dengan cepat.
“ahhh kenapa berdebar begini”
batin sam mulai merasa panas diseluruh tubuhnya ditambah debar jantungnya yang
sangat cepat
“sam, kau sudah datang” senyum
hani saat keluar dari kamar
__ADS_1
“uhhmm iya, aku baru
sampai”bohong sam
“siaall,,, apa yang kupikirkan,
kenpa hani hari ini sangat cantik dan seksi” batin sam saat hani mendekatinya
Hani yang mendekati sam merasa
heran sam menatapnya tajam
“kenapa menatapku? Memangnya aku
hantu? Pergi sana, aku mau menyiapkan makan malam” usir hani
“ishhh… iya bu dokter , aku pergi” goda sam kemudian
menuju meja makan
Sam dan hani sudah makan bersama
sekarang, tapi selama makan sam tampak hanya terdiam, tidak berisik seperti
biasanya membuat hani bingung
“kau kenapa sam, apa ada masalah
dengan pekerjaanmu?” ucap hani memecahkan kehening
aku hanya kecapaian”
“begitukah, kalau begitu sebentar
aku buatkan minuman ginseng biar kamu fit lagi yah”
“ok, terima kasih han” jawab sam
sambil tersenyum manis
“ini minumlah” ucap hani
memberikan gelas minuman ramuannya untuk sam yang sedang asyik menonton tv
“iya”
saat mencoba minuman hani, Pufftthhhh… sam
menyemburkan minuman yang diseruputnya
“panassss” teriak sam sambil
mengipas mulutnya dengan tangan
“iyalah panas, baru kutuang dari
__ADS_1
kompor” jawab hani sambil menahan tawanya
“kau ini, kenapa tak
memberitahuku kalau masih panas, kau mau membunuhku”
“ahh kau lebay sekali sam, gak ada
sejarahnya orang mati Karena seruput air panas”
“kau ini bukannya minta maaf
malah membantahku, kau mau kuhukum” marah sam sambil menarik hani duduk
disampingnya
“eh iya maaf sam, sini aku bantu
dinginkan”
Hani kemudian mendekatkan
wajahnya ke wajah sam dan mulai memegang bibir sam dan meniupnya lembut. Sam
yang mendapat perlakuan manis hani tak tahan lagi
“uhhmm sam” pekik hani saat sam
memajukan bibirnya dan ******* bibir hani dengan lembut
“nah begini baru dingin” ucap sam
saat melepas ciumannya
“ahhh kau memang brengsek, suka
mencuri kesempatan” kesal hani sambil memukul dada sam pelan
“kau yang menggodaku hani” batin
sam sambil tersenyum penuh kemenangan
Malam ini sam tertidur lagi
disofa apartemen hani, tapi ini sudah biasa bagi hani. Semenjak kepulangan dari
jepang hampir tiap hari sam tidur
disofanya. Kadang hanipun tak sadar sam masuk diapartemennya untuk tidur dan
baru disadarinya saat ia bangun dan mendapati sam sedang tertidur disofa. Terkadang
hani meninggalkan sam yang sedang tertidur lelap saat hendak bekerja dan hanya
meninggalkan sarapan dan catatan kecil untuk sam.
__ADS_1