
“Arggggghhh berat” umpat hani
saat terbangun dan mendapati tangan dan kaki sam yang melingkar memeluk erat
tubuhnya.
“sam, bangun donk” ucap hani lirih
karena tak bisa menggeser tangan dan kaki sam yang sangat berat
“uhmmm” sam hanya bergumam dan
menambah erat pelukannya hingga wajahnya sudah tepat didepan wajah hani hingga
membuat hani salah tingkah
“ahhh posisi apa ini? Aku tak
bisa bernafas” batin hani merasa wajahnya sudah memerah dan jantungnya berdegup
kencang
Sam tiba tiba membuka matanya
hingga mereka berdua bertatapan lama
“sampai kapan kau akan mengagumi
wajah tampanku ini” ucap sam sambil tersenyum menggoda
“cihh dasar narsis” kesal hani mencoba
melepaskan pelukan sam
“lepasin gak?” ancam hani tapi
sam tetap memeluknya erat
“nggak mau” ucap sam yang mulai
menenggelamkan wajahnya turun ke dada hani
“ahh sialan, dasar mesum” teriak
hani saat wajah sam sudah menekan dadanya
Hani mencoba berontak hingga
pelukan sam terlepas dan segera berlari ke kamar mandi sambil mengumpat dan
berteriak mengutuk sam yang mesum sedangkan sam hanya tertawa melhat kelakuan
hani dan memilih kembali tidur karena masih merasa kelelahan.
Hani yang sudah bersiap ke kantor
meninggalkan sam yang masih tertidur lelap di ranjangnya.
“ahhh hari ini sangat indah”
gumam hani merasa sangat bahagia
Sesampai ditempat kerjanya, rami
asistennya sudah datang duluan dan menyiapkan segala kebutuhan hani.
“selamat pagi dok” salam rami sopan
“pagi ram, kau sudah baikan?”
“iya dok, terima kasih kiriman
makanan dan obatnya kemarin” ucap rami sangat senang mendapat bos yang sangat
perhatian
“iya sama sama, lagipula uang
obat dan makanan itu nanti dipotong dari gajimu, hahaha” goda hani sambil
tertawa lebar
“ahhh dokter bisa aee
bercandanya, gak lucu” kesal rami
“belum ada pasien yah” ucap hani
yang terduduk disofa ruang tunggu sambil membaca beberapa catatan pasiennya
“belum dok, oh yah dokter kemarin
__ADS_1
ada video viral loh” gossip rami pagi pagi
“apaan? Pasti umax lagi kan?”
tebak hani karena rami paling suka gosipin umax
“hehe, dokter tahu ajah,kemarin
tuh viral video Sandra mencium sam umax” ucap rami santai tapi hani langsung
teriak dan melotot kearah rami
“APA???”
“eh bu dokter kenapa?” Tanya rami
heran dengan respon bosnya ini
“ehhh emm nggak nggak papa” sadar
hani segera menurunkan nada bicaranya karena kaget
“aku masuk keruangan dulu, kamu
jaga disini” perintah hani lalu meninggalkan rami yang mulai curiga dengan
prilaku bosnya ini
Di dalam ruang prakteknya, hani
membuka web dan mencari tahu tentang video tersebut. Dan benar saja video sam
dan Sandra berciuman menjadi trending nomor satu dan mendapat komentar yang
sangat banyak dari para netizen.
“ahhh sialan kau sam” umpat hani
yang meradang melihat cuplikan Sandra mencium sam dengan mesra dan sam hanya
terdiam saat Sandra menciumnya. Suasana hati hani yang bahagia tiba tiba
mendung mendapati video tersebut.
Tak lama masuk telepon
diponselnya dari nomor baru yang tidak dikenalnya
“Halo benar dengan dokter hani?”
suara perempuan bertanya
“Iya betul, ini dengan siapa?”
Tanya balik hani
“saya Sandra dok, masih ingat?
Kita pernah bertemu direstoran dengan dokter hans” ucap Sandra
“Iya tau, Sandra yang mencium kekasihkukan” batin hani kesal menerima
telepon dari sandra
“ahh iya saya ingat, ada apa yah”
“bolehkah kita bertemu, sekalian
aku ingin memeriksakan kondisi kucingku”
“Baik, datanglah ke tempat
praktekku sore ini, aku akan mengosongkan tempat praktekku untukmu” ucap hani
mencoba santai walaupun dihatinya ingin sekali mengutuk Sandra dengan kata kata
yang kasar.
“ok terima kasih dok” ucap Sandra
sambil tersenyum jahat
Jam sudah menunjukkan pukul 3
sore, kondisi tempat praktek hani sudah sepi hingga hani menyuruh rami untuk
pulang lebih awal, lagipula sebentar lagi Sandra akan datang ke tempatnya, dia
tak ingin rami mengetahui kedatangan Sandra ke tempat prakteknya.
Sekitar 1 jam menunggu sandrapun
__ADS_1
muncul seorang diri dengan berpakaian santai hanya memakai jeans biru panjang
dan baju kaos putih serta mengikat tinggi rambutnya .
“Selamat sore nona Sandra” sapa
hani sambil tersenyum terpaksa
“sore dok, maaf yah aku tak punya
waktu banyak, aku mau to the point sama dokter” ucap Sandra dengan nada ketus
Hani yang mendengar perkataan ketus
Sandra dan terlebih lagi Sandra tidak membawa kucing peliharaannya sudah bisa
menebak kalau dia akan membahas sam.
“aku ingin dokter mulai sekarang
menjauhi sam, dia milikku” ucap Sandra disertai ancaman
“apa maksud nona? Saya sama
sekali tidak mengerti?” jawab hani berpura pura bodoh dan merasa kaget mengapa
Sandra mengetahui hubungannya dengan sam
“kau tak perlu bohong dokter, aku
sudah mengetahui kalian memiliki hubungan” ucap Sandra sambil melemparkan
beberapa foto kedekatannya dengan sam dimeja hani
Hani hanya terdiam menatap foto
tersebut
“asal dokter tahu, kalau foto itu
beredar maka kehidupan dokter akan berubah, semua orang akan menganggap dokter
adalah pelakor yang merebut sam dariku, begitupula dengan sam, kariernya kan
hancur karena dianggap sebagai pria tukang selingkuh” ancam Sandra sambil
tersenyum jahat
“Mohon maaf nona Sandra, hubungan
kalian hanya sebatas didepan layar, jadi aku bukan pelakor seperti yang anda
bicarakan tadi dan hubunganku dengan sam sudah terjalin sebelum kalian
dipasangkan menjadi pasangan idol” jelas hani merasa kesal dengan ancaman Sandra
“Aku lebih dahulu mengenal sam
dan aku cinta pertamanya” jawab Sandra merasa bangga
“Itu dulu nona Sandra, sekarang
sam hanya mencintaiku” tegas hani membuat Sandra kesal mengingat apa yang
dikatakan oleh hani memang betul
“cihh aku tak peduli dokter, yang
jelas jika aku tak bisa memiliki sam maka orang lainpun tak boleh memilkinya” ucap
Sandra lagi yang lalu meninggalkan Sandra yang hanya bisa terdiam dan tak habis
pikir dengan apa yang dikatakan Sandra padanya.
“Perempuan ini sudah gila, dia
sudah terobsesi dengan sam” batin hani merasa ngeri sekalipun takut dengan
ancaman Sandra, dia tak ingin karir sam hancur hanya karena gossip dengan
dirinya.
Selama diperjalanan pulang ke
apartemen pikiran hani kacau, bagaimana bisa perempuan secantik Sandra bisa
menjadi iblis wanita yang sangat mengerikan.
“Apa yang harus kulakukan?” pekik
hani merutuki kisah cintanya yang rumit
__ADS_1