
Sebelum baca, kasih like, tip & favorite dulu ya.
Udah?
Selamat membaca
.
.
.
Seminggu sesudah kejadian malam itu. Seokjin belum juga pulang ke rumah. Kak Wonju bilang Seokjin tinggal bersamanya di apartemen.
Waktu di sekolah saat ujian pun Suny tidak dapat menemui cowok itu. Sepertinya Seokjin sengaja menghindarinya. Karena pernah suatu kali mereka berdua tidak sengaja berpapasan cowok itu pergi begitu saja tidak menegurnya.
Padahal besok ibunya dan Suny akan pindah dari rumah Seokjin. Ya, ibunya memutuskan untuk berhenti bekerja di sana dan akan tinggal bersama dengan ayah Suny.
Sekarang Suny sudah mengetahui semua yang terjadi sebenarnya dari ibunya. Sulit untuk dipercaya kalau tuan besar adalah orang sejahat itu. Sampai detik ini, Suny masih sulit untuk percaya.
Fakta bahwa alasan kenapa ayahnya dulu meninggalkan ibunya saat sedang mengandung karena kebohongan yang diperbuat oleh tuan besar.
Tuan besar mengatakan pada ayahnya kalau bayi yang sedang dikandung oleh ibunya adalah bayinya dan bukan ayahnya.
Dulu, sebelum memiliki hubungan dengan ayahnya. Ibunya ternyata adalah satu dari beberapa wanita yang menjadi simpanan dari tuan besar.
Saat pertama kali mendengar itu dari ibunya. Suny benar-benar tidak percaya sama sekali. Bagaimana mungkin wanita sebaik ibunya menjadi simpanan dari suami orang lain.
Namun pada akhirnya ibunya bertemu dengan ayahnya. Pria yang telah memberi harapan baru dalam hidupnya dan memutuskan untuk menikah bersama ayahnya.
Selain itu ibunya juga berhenti bekerja di perusahaan milik tuan besar sebagai sekretaris pribadinya. Hal tersebut membuat tuan besar sangat dendam pada ibunya karena ibunya adalah wanita simpanan yang paling tuan besar sangat sayangi.
Ibunya tidak menyangka tuan besar akan menuduhkan hal semacam itu hingga menyebabkan ibu dan ayahnya bertengkar hebat. Pasalnya ayahnya meminta ibunya untuk melakukan tes DNA saja.
Tapi ibunya menolak dan malah meragukan kepercayaan yang dimiliki oleh ayahnya pada ibunya. Kenapa bisa-bisanya ayahnya terpengaruh oleh tuduhan yang tuan besar katakan pada ayahnya.
Selama menjadi simpanan tuan besar ibunya tidak pernah melakukan hal yang macam-macam. Saat itu dia menjadi simpanan tuan besar karena takut dipecat.
Tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan apalagi dengan posisi bagus sebagai sekretaris pribadi pemimpin utama di perusahaan sebesar Seo Company.
Tapi setelah bertemu ayahnya, pria yang telah merubah padangangnya dan berjanji akan menikahnya membuat ibunya yakin untuk melepaskan diri dari ikatan terlarang yang ibunya jalin dengan tuan besar.
__ADS_1
Selama beberapa hari ayahnya tidak pulang ke rumah. Ibunya mulai bertanya-tanya kemana ayahnya pergi. Ibunya sampai mendatangi kantor tempat ayahnya bekerja tapi ayahnya tidak ada.
Sampai akhirnya ibunya tidak bertemu lagi dengan ayahnya yang entah menghilang kemana. Ibunya terus mencoba mencari keberadaan ayahnya tetapi hasilnya nihil.
Setelah kelahiran dirinya, ibunya menjalani berbagai macam pekerjaan untuk melanjutkan kehidupan tanpa ayahnya. Hingga pada suatu hari, tuan besar menghubungi ibunya.
Tuan besar menawarkan pekerjaan sebagai pembantu dirumahnya. Selain itu juga, ibunya dan dirinya juga di perbolehkan untuk tinggal di sana. Tapi ibunya menolak tawaran itu.
Ibunya tidak mau lagi berhubungan dengan tuan besar yang telah menghancurkan hubungan ibunya dan ayahnya yang kini telah pergi menghilang karena tuduhan tuan besar.
Sayangnya nasib berkata lain. Ibunya diberhentikan secara mendadak dari pekerjaannya yang membuat ibunya tidak lagi memiliki pekerjaan. Padahal ibunya sangat bergantung pada pekerjaan itu.
Ternyata kini ibunya sudah tahu. Tuan besar sengaja membayar boss tempat ibunya bekerja dulu agar memberhentikan ibunya dari sana.
Disaat seperti itu tuan besar tetap menawarkan pekerjaan sebagai pembantu di rumahnya kepada ibunya. Setelah memikirkan hal itu matang-matang ibunya mengiyakan tawaran dari tuan besar.
Dengan satu syarat tambahan, tuan besar mau menyekolahkan dirinya hingga lulus sekolah menengah atas. Tentu saja hal sepele seperti itu dengan mudahnya disetujui oleh tuan besar.
Setelah bekerja sebagai pembantu di rumah tuan besar. Ibunya mencoba untuk benar-benar bekerja sebagai pembantu di sana. Ibunya tidak akan membiarkan tuan besar melakukan hal yang tidak-tidak padanya.
Tuan besar pun juga tidak berniat melakukan hal tersebut karena dia sebenarnya juga hanya ingin membayar kesalahannya pada ibunya.
Tuan besar merasa sangat bersalah karena perbuatanya membuat ibunya sampai harus seperti sekarang. Padahal tuan besar hanya ingin ibunya bersama dengan ibunya dan bukan dengan ayahnya.
Setelah menyadari itu semua tuan besar hanya bisa menerima rasa pahit yang harus dirasakan karena tidak bisa memiliki ibunya. Sayangnya rasa itu datangnya terlalu lambat.
Semuanya sudah terlanjur seperti ini. Apa yang bisa tuan lakukan hanyalah mencoba untuk membantu ibunya agar tidak semakin hancur.
Akhirnya setelah bertahun-tahun lamanya berpisah karena kebohongan yang tuan besar lakukan. Ibu dan ayahnya bisa kembali bersama.
Suny mencoba untuk menerima ayahnya meski dia juga masih merasa kesal pada pria itu kerena dulu sempat menelantarkan ibunya dan dia.
Hari ini, adalah hari terakhir Suny akan tinggal di rumah mewah ini. Rasanya sangat sedih karena harus meninggal tempat yang memiliki banyak kenangan dalam hidupnya.
Apalagi mengingat kalau dia harus pergi tanpa berpamitan dengan Seokjin. Orang yang menjadi temannya selama tinggal di sini.
.
.
.
__ADS_1
Ujian telah berakhir dan hari dimana Suny dan ibunya harus meninggalkan rumah ini tiba juga. Barang-barang mereka telah di angkut menggunakan mobil truck ke rumah ayahnya.
Mereka sendiri dijemput oleh ayahnya. Interaksi Suny dan ayahnya masih sangat kaku. Daen dan Suny masih sama-sama membiasakan diri.
"Ayah dengar dari ibumu. Kamu sering juara kelas ya?" basa-basi Daen selama penjalanan.
Putrinya hanya balas mengangguk pelan di belakang sana. Tapi senyuman tetap mengembang di wajahnya.
"Itu pasti menurun dari ayah. Apa kau tahu? Ayah dulu juga sering juara kelas," bangga Daen mengungkapkan hal itu pada Suny.
"Tapi bukannya kecerdasan anak itu menurun dari seorang ibu ya? Berarti aku bisa seperti ini karena menurun dari ibu," bantah Suny.
"Ya, ibumu juga pandai. Pandai mencuri hati ayah," goda Daen pada Manda yang duduk di sampingnya.
"Kenapa kamu malah menggodaku," kekeh wanita itu malu-malu seraya menepuk pundak pria itu.
Suny hanya bisa mendengus geli menyaksikan ibu dan ayahnya yang kini sibuk bermesraan di depan sana. Hingga akhirnya percikan air dari aquarium ikan yang dipegangnya membasahi tanganya.
Suny menatap murung pada ikan yang berada di aquarium itu. Dia jadi teringat dengan Seokjin lagi. Entah kenapa dia tidak bisa berhenti untuk memikirkan cowok itu.
Padahal Seokjin terang-terangan menghindar darinya. Itu tandanya cowok itu tidak ingin bertemu dengannya. Tapi kenapa Suny tetap berharap untuk bertemu dengan Seokjin?
Apalagi setelah beberapa hari yang lalu tiba-tiba Loli menelponnya dengan penuh keyakinan dan mengatakan kalau cewek itu akan menyatakan perasannya pada Seokjin.
Di dalam kepala Suny saat ini ada berbagai macam pertanyaan yang terus berkecamuk.
Apakah Seokjin menerima perasaan Loli?
Apakah Seokjin menjauhinya karena Loli yang menyuruh cowok itu agar menjauhi Suny karena mereka sudah jadian?
Berarti rencana Loli selama ini telah berhasil jika benar begitu. Padahal Loli adalah cewek jahat yang bermuka dua.
Atau mungkin, Seokjin memang tidak ingin lagi bertemu dengannya?
.
.
.
* tes dna bisa dilakuin juga ya pas bayi masih dalam kandungan. *
__ADS_1
MY PRINCE FRIEND