My Psycho Boy

My Psycho Boy
SEPULUH


__ADS_3

Nam joe menggotong min ho untuk mendapatkan pertolongan pertama untuk patah tulang nya itu


"xiang Chen hebat jugaa.....aku baru liat dia begitu" (ujar Kimi sambil menyeruput juice jeruk )


"hmmmm....serius kamu?" (Tanya re mi )


"iya"


"aku harus bilang maksih sama dia "


"yyaa....tapi jangan nyesel kalo kamu cuma dianggap angin lewat doang sama dia"


"engga laaa .....aku berutang budi sama dia coba Aja kalo dia gak bbantu aku , aku udah gak tauu lagi apa yang akan terjadi sama dirri aku dan Masa depan aku"


"iya si...maaaf. yaa re mi tadi aku gabisa bantuin kamu soalnya aku juga takut dan binggunng"


"iya gakk apa-apa ko Kim aku taahu "


*TRIIIINGGG


"eeeehhh...uddah beell.....ayo Kim mmassuk kelas"


"eeeeee.....bentar roti aku belum abis ni"


"haduuhhhh....Kimi aku kkan juga mau bilang mmakasih sama xiang Chen"


"ha iya iya iya"


*SESAMPAIINYA DIKELAS


mereka berdua terhenti di depan pintu kelas sambil mengintip kondisi kelas mereka


"yahh udah Ada guru " (ucap re mi )


"hmmm...ya mau gimana lagi ..nanti pas pulangnya aj Kali re mi"


"huuhhh.....ok deh ...yuk masuk"


mereka pun melanjutkan langkah mereka Dan memasuki kelas


********


*SETELAH BELL PULANG BERBUNYI


re mi dan Kimi sengaja menunggu xiang Chen di depan gerbang sekolah


"hmmm...ko lama ya dia gak muncul-muncul " (ucap Kimi)


"iya ya...padahal kan Kita duluan keluar kelasnya"


"hmm..ke toilet dulu mungkin"

__ADS_1


"mungkin"


*30 menit kemudian


"yaa ampunn udah 30 menit lho re mi Kita nunggu begini tapi gak muncul-muncul juga si xiang Chen nya...sudahlah Kita ppulang Aja "


"hmmm...gak mungkin dia g lewat sini ini kan gerbang sekolah pasti semua murid bakal lewat sini" (ucap re mi)


"tappi kan Ada pintu belakang mungkin aja dia lewat situ"


"huhhh....yasudah Kim...Kita pulang Aja, maaf ya lagi -lagi aku membuat kamu menunggu"


"iya re mi tidak apa-apa...aku hanya lelah sehingga aku ingin cepat-cepat membaringkan tubuhku di kasur"


"hihihihi....aku pun sama Kim"


"ohh ya rumah kamu dimana?....." (tany Kimi)


"rumah aku di jalan Fung xi no.25..aku tinggal berdua dengan Bibi ku."


"huuwaaa...Kita searah kalau gitu ....rumah aku di jalan Fung kio no 32"


"wuhh....aaku senang sekali Kim, gangnya bersebelahan ..yaudah Ayo Kita pulang bersama...."


"let's go" (jwab Kimi bersemangat"


"ppffttt....πŸ˜…"


*SESAMPAINYA DIDEPAN GANG FUNG KIAO


"ahhh iya Kim...bsok Kita berangkat bareng yaa?..."


"sip...aku tunggu kamu disini ya re mi"


"ok...sampai jumpa Kimi"


"πŸ˜„"


gang rumah mereka bersebelahan karena gang Fung kio yang pertama dilalui re mi harus melanjutkan perjalanannya sendirian


"xiang Chen itu lumayan tampan ....berani juga...bahkan pintar ...Dan gak banyak bicara"


"eeehhh...ko aku mlah mikirin dia si...ahhh ..re mi kau membuat ku malu" (Gumam re mi berkata pada dirinya sendiri).


di pertigaan gang Fung xi re mi melihat bibinya yang sedang membawa belanjaan sayuran, ia sedang ingin menyebrang jalan


"ahh Bibi...." (Sapa re mi sambil melambaikan tangannya)


" re mi" (sahut Bibi sambil membalas lambaian tangan re mi)


saat saja Bibi nya re mi ingin menyebrang sebuah Mobil sedan melaju dengan cepat mengarah pada Bibi

__ADS_1


re mi yang melihat itu sontak terkejut , begitu pula dengan bibinya semua sayuran terlepas dari genggam tangannya karena terkejut Dan shok


"AAKKHHHH!"


"BIBIII!!!!!"


namun kejadian naas tak terjadi begitu saja , seorang pemuda dengan cepat menarik tubuh bibinya re mi membawanya ke tepi jalan raya


"xiang Chen???!" (Gumam re mi yang terkejut melihat xiang Chen , ia lah yg telah menyelamatkan nyawa bibinya itu)


Mobil tersebut akhirnya menabrak sebuah tiang listrik disamping jalan


semua warga yang berada disitu pun berlarian membantu pengendara Mobil itu dan juga bibi


"Bibi....kau tidak apa-apa kan?" (Tanya seorang ibu-ibu)


"iya saaya tidak apa-apa"


jelas saja pengemudi sedan tersebut kehilangan setengah kesadaran karena meminum alkohol saat mengemudi


"terimakasih ...kamu telah menolong saya" (ucap Bibi yang masih setengah shok)


"tidak apa-apa bi.....saya pergi dulu" (ucap xiang Chen sambil memakaikan topi jaket ke kepalanya)


re mi pun langsung berlari menghampiri bibinya yang terduduk di pinggir jalan karena lemas akan kejadian tadi


"Bibi??...Bibi baik-baik saja kan.??" ( tanyya re mi pannnik)


"iya re mi Bibi baik-baik saja ko"


"syukurlah kalau gitu....."


"iya syukurlah tadi Ada seorang pemuda yang menolong Bibi"


"dia xiang Chen bi...teman sekelas aku"


"benarkah?...wuhh dia tampan"


"ahhh Bibi ....." (wjah re mi memerah)


"hahaha. .....kenapa wajah mu seperti udang rebus?"


"aaaa...tidak mungkin ....aku hanya masih merasa terkejut karena Bibi membuat ku khawatir tadi"


"hahaha....kau mengelak...."


"iiih...Bibi.....ayolah...."


"πŸ˜†"


"ohya Kita pulang yu bi.....sebentar aku ambil dulu sayuran Bibi "

__ADS_1


"iya"


BERSAMBUNG.........


__ADS_2