
"Aku minta maaf pada mu xiang Chen, Aku tidak tahu kalau itu adalah kamu,"
"maaf?....apa dengan maaf mu mama ku bisa kembali hidup?...hah?!....bisa?!!"
ucap kesal xiang Chen dengan jarak yang sangat dekat dengan re mi Dan itu membuat re mi sangat ketakutan
"xiang Chen kamu jangan teriak seperti itu...ini dirumah sakit nanti kamu bisa ketangkap lagi"
"yaa sebelum Aku ketangkap Dan masuk kembali ke tempat sialan itu aku harus membunuhmu dahulu barulah uurusaanku selesai"
"ti tidak xiang Chen ...kumohon"
xiang Chen mengeluarkan cutter dari saku celananya dan mengarahkan cutter itu ke leher re mi, namun tiba-tiba ia tersandung Dan membuat cutter itu terjatuh, tangannya menahan padpinggiran kasur Dan membuat tubuhnya juga tubuh re mi menjadi hampir saja menempel
mereka beradu pandang, re mi dengan air Mata yang membasahi pelupuk mata mungilnya membuat xiang Chen mengingat saat mamanya menangis karena tersakiti oleh papanya
semakin xiang chen tatap re mi semakin tumbuh suatu Hal yang Tak biasa ia rasakan
"apa ini???" (Gumam xiang Chen)
tiba-tiba pintu ruang rawat terbuka Dan xiang Chen dengan cepat ia lari untuk pergi melewati jendela ruang inap tersebut
"halo re mi...kau kenapa?....kenapa kau menangis?...apa Luka mu masih terasa sakit?" (Tanya seorang dokter)
"hmm...iya dok ...Luka ini masih terasa sakit" (jawab re mi sambil menghapus air matanya)
"ohhh. ...nanti kami akan memberikan obat pereda rasa nyeri ..." (kelasnya sambil memeriksa keadaan detak jantung re mi)
"iya"
*****RE MI POV
Aku merasa sangat takut karena kematian sangat dekat dengan ku, aku hanya saja takut untuk meninggalkan Bibi hao dia adalah satu-satunya keluarga yang ku punya yang telah seperti ibu kandungku sendiri
namun, mengapa dengan xiang Chen, yang kumaksud kenapa Aku terbayang tatapannya saat setiap Kali Kita beradu pandang dengan jarak yang sangat dekat
huh....yang jelas aku pasti benar Akan dibunuhnya hanya karena Tuhan masih memberi ku luang waktu untuk tetal hidup walaupun hanya luangan waktu
tunggu!......kenapa saat ini detak jantungku seperti terpompa dengan cepat?....mengapa aku merasa Hal yang aneh....
__ADS_1
apa mungkin?!.....aahh tidak mungkin , dia adalah seorang laki-laki yang ingin menghabisi nyawaku Mana mungkin aku menyukainya...sudah Gila kau ini re mi
tapi!....apa kalian pernah atau bahkan seeing mendengar tentang "jatuh cinta pada pandangan pertama" ???.....apa mungkin aku mengalami Hal yang seperti dikatakan kalimat itu???
aaakkkhhhh.....aku dilema, frustasi dengan hati aku,,,,,mengapa?...Dan apa mungkin?
pertanyaan demi pertanyaan yang membingungkan membuat kepala ku menjadi sangat pusing....huh.....kau ini kenapa si re mi?!
#author POV.....apa kalian pernah merasakan atau melihat seseorang yang sedang galau dalam percintaan???....yaaa seperti itulah Hal yang dialami dirasakan oleh re mi..itah yang membuatnya menjadi salah tingkah
****
Xiang Chen berjalan dengan mmenunduk agar tidak terlihat keberadaanya oleh aparat kepolisian yang sedang gencar mencari dia
setelah ia kabur dari rumah tahanan Kini dirianya telah mennjadi buronan Kota shanghai
"hmmm....Ada apa dengan tatapanya itu?!....mengapa membuat ku menjadi seperti manusia yang bodoh?!" (Gumam xiang Chen mengingat kejadian tadi diruang rawat re mi)
"hmmm.....aku berjaanji akan membunuhmu re mi.....tunggu saatnya nanti"
xiang chen kembali menuju tempat persembunyiaannya
kalau saja xiang Chen tidak menyemproti maayat-mayat itu dengan sari sereh sangat mungkin tercium bau anyir Dan busuk yang sangat menyengat
xiang Chen yang memang suudah terbiasa dengan semua itu tidak membuatnnya terasa terganggu
karena memang ia bukan manusia yang normal dalam akal Dan hati
dia merasa sangat berbahaagia bila terdapat duka , ia akan sangat bergairah biila melihat tmpukan mayat-mayat, Dan dia akan sangaat berbangga hati bila ia dapat menghabisi nyawa-nyawa manusia dengan tangannya sendiri
xiang chen mrebaahkan tubuhnya disebuah sofa yang telah rusak ia tertidur dengan dikelilinngi potongan-potongan tubuh manusia yang berserakkan dipinggir sudut ruaangan itu.
******
"re mi.....gimana keeeadaan kamu apa Luka kamu masih sakit?" (Tanya Kimi yang sedang menjennguk re mi)
"Aku baik ko Kim.......iya masih suka terasa nyeri gitu"
"lagian ko kamu bisa sampai Kayak gini sih re mi?.....trus kaamu tahu siapa yang udah nyeelakain kaamu ???"
__ADS_1
"hmmm....sebenarnya aku tahu ...tapi.....maaf aku gak bisa kasih Tau kamu Kim"
"huuh........kalo kamu tahu kenapa gak kamu laporin Aja dia ke polisi.....biar dia juga gak nyelaakain orang lain nantinya"
"hmmm......semoga aja naanti dia bisa sadar dengan sendirinya......makasih banget ya Kim kamu udah mau jenguk aku"
"iya....semoga Aja..... you are welcome re mi....Aku khaawatir banget setelah Bibi hao kabarin ke aku kalo kamu ditusuk sama orang"
"uwwhh.....sayang Kimiππ"
"iya Sayang re mi juga.....lain Kali kalau Ada masalah cerita aja yaa....jangan sunkan ...terkadang masalah itu gak bisa untuk kamu selesaikan sendirian....."
"ok....siap momy"
"laaa....ko momy Aku kan masih muda"
"gak apa-apa kan mamah muda:b"
"π"
",,,π"
***********
"gimana?...apa sudah kamu temukan keberadaan xiang Chen?"
"belum.....entah kabur kemana dia ....dia benar-benar seperti ditelan bumi" (uucap seorang pria berjaaket dengan lencana)
"hmmm......Cari terus dia sampai ketemu karena hukum masih belum ia tuntaskan dan lagi fakta dari dirinya belum diketahui dengan jelas"
"baikalh....kami akan mencari nya"
"iya....harus sampai ketemu meskipun harus sampaai bertahun-tahun...."
pria itu keluar dari tempat itu
"hah!......menyusahkan sekali bocah itu.."
BERSAMBUNG........
__ADS_1