My Psycho Boy

My Psycho Boy
DUA PULUH EMPAT


__ADS_3

~Dirumah re mi


"huh...akhirnya bisa kembali kerumah" (ucap re mi yang duduk dikursi roda)


"xiang Chen Ayo gabung makan siang sama Kita" (ucap dengan senyuman dari Bibi hao)


"re mi apa besok kamu langsung masuk sekolah?.....Luka mu masih terasa sakit?" (Tanya Kimi )


"hmmm....aku sepertinya tidak masuk sehari dulu untuk bersiap kembali kesekolah apalagi Aku harus menggunakan kursi roda"


"ouh....kalau gitu nanti saat kamu masuk sekolah lagi, aku akan menjemputmu dan aku akan membantu kamu menggunakan kursi rodamu" (jelas Kimi)


"huh?....tidak usah Kim aku sangat merepotkan dirimu" (jawab re mi tidak enak hati)


"huh...kau ini yaaa....tidak...sangat tidak merepotkanku"


xiang Chen yang mendengar perbincangan mereka malah merasa rindu untuk kembali bersekolah namun bagaiaman dia kembali kesekolah karena dia tidak bisa membayar uang bulanannya, apalagi sekarang dia hanya hidup sebatang kara dia sangat berkecil hati sungguh ini bukan dirinya yang seperti biassanya


"xiang Chen, kamu tinggal dimana?" (pertanyaan Bibi hao membuat semua memandang ke arah xiang Chen)


"a aku tinggal dirumah dalam hutan pinggir desa"


"apa disana nyaman untuk mu?....kedua orang tua mu kemana?"


seketika re mi Dan xiang Chen saling pandang, re mi sangat khawatir bila pertanyaan bibinya itu sangat menyinggung hati xiang Chen, bisa-bisa bibinya itu dalam bahaya yang besar.

__ADS_1


"kedua orang tuaku telah tiada...sekarang Aku tinggal sendirian ditengah hutan" (jelas xiang Chen)


"maafkan Bibi Tak seharusnya Bibi menanyakan itu" (ucap Bibi hao merasa bersalah)


"tidak apa-apa bi"


Kimi Dan re mi hanya bisa terdiam


"xiang Chen apa kamu masih bersekolah?...."


"aku ingin melanjutkan sekolahku namun aku Tak punya biaya untuk itu"


"ya ampun, gimana kalau kamu tinggal dirumah Bibi saja?...tinggal dihutan itu tidak baik Dan akan bahaya untuk mu....disini kamu bisa menanggap rumah ini seperti rumah kamu sendiri Dan kamu bisa membantu Bibi dengan re mi jadi kamu akan mempunyai penghasilan Dan bisa untuk membayar bulanan sekolah...tapi maaf Bibi tidak bisa memberimu uang yang banyak itu hanya cukup untuk membayar dua bulan kamu bersekolah"


xiang Chen pun sama ia ingin sekali menerima tawaran emas itu namun ia juga merasa tidak enak ia melihat kearah re mi untuk memutuskan apa yang harus ia katakan


"hmmm....aku tidak enak bi....aku akan sangat merepotkan Bibi Dan re mi..."


"tidak...tidak...Bibi akan sangat senang bila kamu mau menerima tawaran Bibi Kita akan menjadi satu keluarga"


satu keluarga? (Gumam re mi)


keluarga?(Gumam xiang Chen)


"bagaimana dengan mu re mi, kamu setuju kan bila xiang Chen tinggal disini?"

__ADS_1


"ha?...eee..i iya hehe..iya aku Akan sangat senang bila kamu mau tinggal dirumah bersama kami"


"tuh re mi pun setuju, Bibi mohon xiang Chen kau tinggal bersama kami"


"iya bi aku akan menerima tawaran Bibi....terimakasih banyak yaa bi..aku Akan membantu Bibi Dan re mi"


karena Bibi hao begitu baik dengannya Dan tulus untuk menyuruhnya tinggal bersama mereka xiang Chen pun memilih untuk menerima penawaran itu toh dia juga akan sangat senang bila bisa bersekolah lagi Dan juga bisa terus melihat re mi


re mi sangat Tak percaya mulai sekarang ia Akan satu rumah dengan xiang Chen


"sama -sama xiang Chen kamu sudah Bibi anggap seperti keponakan Bibi Dan kamar kamu Ada disebelah kamar re mi ya"


"baiklah bi....trimakasih"


"yaudah sekarang Ayo Kita makan dulu"


mereka pun makan bersama dalam satu meja termasuk xiang Chen yang saat ini duduk berhadapan dengan re mi


situasi macam apa ini?....sangat tidak nyaman bila makan didepannya (Gumam re mi)


sesekali xiang Chen menatapnya membuat re mi canggung


re mi berusaha untuk tetap kalem


BERSEMBUNG.........

__ADS_1


__ADS_2