
#Pukul 08.00
re mi yang telah terbangun dari tidurnya merasa haus dan dia pun berjalan dari kamarnya menuju dapur untuk mengambil segelas air
"hhowaaammm"
re mi terus berjalan untuk menuju kedapur ,seperti biasa Bibi hao saat jam segini jarang Ada dirumah karena sejak pagi dia sudah berangkat ke warung makan miliknya
sesampainya didepan dapur re mi tak sengaja melihat xiang Chen yang sedang mengasah sebilah pisau
re mi pun menarik tubuhnya untuk bersembunyi dibalik finding dapur agar xiang Chen Tak mengetahui keberadaanya
apa dia akan mengambil kesempatan ini untuk membunuhku?!! (batin re mi)
*tidak!....Aku harus segera lari dari sini!
iya....meskipun saat itu dia pernah bilang telah melupakan niatnya untuk membunuh ku namun Tak menutup kemungkinan untuk seorang psychopath seperti dia*
re mi pun berbalik arah dengan cepat dan dia Tak mengingat kalau Ada meja makan disampingnya
*DUGGG
"AAUUUUWWW!!" (rintihnya akibat pinggangnya yang terbentur meja makan)
xiang Chen yang mendengar suara benturan dan suara re mi yang kesakitan , ia pun langsung menghampiri re mi
"re mi???" (ucap xiang Chen dengan pisau yang masih ia pegang)
"kau kenapa??" (berjalan mendekati re mi)
"xiang Chen jangan bunuh aku.....aaakkhhh"
re mi masih merasakan nyeri dipinggangnya yang mungkin memar akibat benturan yang cukup keras
"ha?....kau ngomong apa?....siapa yang mau membunuhmu?...aku mau membantumu"
"aaauuww...." (re mi memegangi pingganya)
re mi kesakitan sambil membungkuk Dan xiang Chen yang melihat re mi seperti itu membuatnya langsung menaruh pisau yang dia pegang Dan dengan secara langsung dia mengangkat tubuh re mi tanpa seijin dari pemilik tubuh tersebut
"HEI!!....apa yang ingin kau lakukan xiang Chen?!!....turunkan aku!!!....aaakkkhh...pinggangku sakit skli!!π«"
"xiang Chen cepat turunkan aku!!!" (ucapa re mi sambil memukul dada bidang Xiang Chen)
xiang Chen Tak menghiraukan ucapan re mi dia tetap menggendong re mi Dan membawanya kekamar re mi
sesampainya dikamar tubuh re mi dibaringkan oleh xiang Chen diranjangnya
"xiang Chen apa yang ingin kau lakukan?!!!"
"sudah jangan banyak bergerak" (ucap xiang Chen)
xiang Chen berjalan mengambil minyak angin dikotak p3k disamping kamar re mi
setelah ia mengambil minyak angin tersebut xiang Chen langsung menghampiri re mi dan mencoba menaiki baju re mi
"HEYYY!!!!....KAU MESUM SEKALI XIANG CHEN!!!!!" (ujar re mi sambil menghempaskan tangan xiang Chen menjauh darinya)
"re mi ...aku hanya ingin mengoleskan minyak angin ini ke pinggang kamu" (ucapnya sambil menunjukan minyak angin kepada re mi)
xiang Chen langsung menaiki baju re mi dan perlahan mengolesi minyak angin dimemar pada pinggang re mi
"hmmm....memarnya cukup parah" (batin xiang Chen)
"aaaauuuwww....pelan-pelan xiang Chenπ«"
"iya maaf....memar mu cukup parah"
huft....kalau saja tadi aku tidak bertindak terburu-buru pasti aku tidak akan terbentur sampai separah ini.(batin re mi)
xiang Chen yang mengurut pinggang re mi dengan perlahan dan serius membuat re mi mengarahkan pandangnya kepada xiang Chen
__ADS_1
xiang Chen tampan sekali saat serius seperti ituπ
xiang Chen yang menyadari sepasang mata sedang memperhatikannya membuatnya berbalik mengarahkan pandangnya tepat kepada sepasang tatapan Mata tersebut
re mi pun langsung melempar tatapannya karena xiang Chen berbalik menatap kearahnya
"Ada apa kau menatapku seperti itu?" (Tanya xiang Chen)
"ha?....ti tidak.."
"hmmm?....."
"I Iyaa"
"apa pinggangnya masih sakit?"
"hmmm...lumayan udah hilang sedikit rasa sakitnya"
"syukurlah...nanti juga akan sembuh dengan sendirinya ...."
"lain Kali hati-hati kalau mau kabur karena takut ketahuan mengintip seseorang "
"ha??"
kok dia bisa tau sih???! (batin re mi)
"hahaha.....Tak usah mengelak lagi aku tahu kau selama ini masih suka berfikir kalau aku akan membunuhmu .....kau tenang saja aku Tak akan membunuhmu....walaupun suatu perasaan dalam hatiku sangat menyiksa dan membunuhku"
"pe perasaan?"
"iya....aku Tak tahu apa itu....tapi perasaan ini sangat sulit untuk ku bohongi"
"eee....eeee kau tidak pergi membantu Bibi diwarungnya?" (ucap re mi mengalihkan pembicaraan)
"hmmm...Bibi bilang aku harus kewarungnya jam sembilan nanti sambil membawakannya pisau"
ouhh ...jadi pisau yang tadi dia asah itu untuk membawakannya ke Bibi (batin re mi)
"tadi kau kedapur ingin mengambil apa?" (Tanya xiang Chen )
"yasudah biar ku ambilkan saja"
xiang chen langsung pergi kedapur untuk mengambilakan re mi segelas air
"dia lembut sekali" (Gumam re mi)
Tak lama kemudian xiang Chen kembali kekamar re mi dengan membawakan segelas air
"ini"
memberikan segelas air
"re mi .....sudah pukul sembilan aku harus kewarung Bibi ...."
"ha?...baiklah...silahkan..."
"kamu istirahat saja ....aku akan cepat kembali kalau tidak Ada kerjaan yang harus aku lakukan diwarung"
"hmmm....kau jangan mengkhawatirkan aku ..temani Bibi saja....aku Akan baik-baik saja"
"baiklah ...kalau begitu aku pergi dulu"
xiang Chen berjalan meninggalkan kamar re mi namun tiba-tiba....
"xiang Chen"
langkah xiang Chen terhenti dan membalikan badannya
"ya?"
"trimaksihπ"
__ADS_1
"π....sama-sama"
xiang Chen melanjutkan langkahnya menuju warung makan Bibi hao.
"ohya...besok kan aku mulai kembali bersekolah....huh.....aku berharap sekali xiang Chen bisa pergi bersekolah bareng dengan kuπ"
#Diwarung
"bi...."
"ah... xiang Chen....kau bawa pisau yang Bibi minta?"
"iya...ini bi"
memberikan pisau
"trimaksih ya"
"sama-sama biπ"
kemudian xiang Chen mulai membantu Bibi melayani pembeli, bersih-bersih Dan pekerjaan lainnya
mereka juga bergurau Dan berbincang -bincang
"hahaha...re mi itu sangat takut dengan badut bahkan dulu saat dia melihat badut diacara ulang tahun temannya dia sampai-sampai menangis π π π "
"benarkah?....hahaha...."
"ohya xiang Chen tadi saat kau mau kewarung bibi ....re mi sudah bangun?"
"iya sudah bi....pinggangnya terbentur meja ...tapi tadi sudah aku olesi dengan minyak angin ko"
"ha?!.....kenapa dia bisa membentur meja?"
"aku juga tidak tahu biπ...mungkin tadi dia berjalan dengan keadaan yang masih mengantuk "
"huh....syukurlah untung Ada kamu xiang Chen....tapi besok dia harus bersekolah....namun Bibi khawatir dengan keadaanya yang masih belum stabil"
"hmmm....bagaimana kalau besok kamu juga bersekolah?"
"ha?"
"iya...jadi Bibi gak khawatir lagi karena Ada kamu yang menjaga re mi disekolah"
"tapi bi.....aku belum punya uang untuk membayar uang bulanan sekolah. ...."
"kau tidak usah memikirkan itu...Bibi yang akan membayari sekolahmu"
"maaf bi...aku tidak bisa... karena aku sudah banyak merepotkan Bibi"
"tidak ....justru Bibi akan merasa kerepotan bila Tak Ada kamu"
"lalu siapa yang akan membantu Bibi diwarung?"
"Bibi bisa melakukannya sendiri ....Bibi harap kamu mau menuruti permintaan Bibi"
"π"
"Bibi sudah menganggap kamu seperti anak Bibi sendiri sama seperti re mi yang telah Bibi anggap sebagai anak Bibi sendiri.....jadi Bibi mau kalian selalu bersama seperti sepasang saudara yang saling melindungi"
"aku juga sudah menganggap Bibi sebagai mama aku sendiri .....baiklah kalau itu permintaan Bibi, aku akan menurutinya"
"benarkah?"
"benar bi....π"
"trimaksih banyak xiang Chen π"
"aku yang harus berterimakasih pada Bibi, karena Bibi aku bisa bersekolah lagi"
"π... sama-sama xiang Chen....Bibi sangat senang bisa mengenalmu"
__ADS_1
"aku juga bi"
BERSAMBUNG..........