My Psycho Boy

My Psycho Boy
DELAPAN BELAS


__ADS_3

xiang Chen terbangun dari tidurnya ia merasa sangat lapar namun ia Tak memiliki uang untuk membeli makanan


ia Tak mungkin kembali ke warung masakan cina tempat ia dulu bekerja karena guang dong telah mengetahui ia yang telah memutilasi seseorang


xiang chen pun berjalan seperti gelandangan yang menahan lapar, ia memang seorang psikopat namun ia buka seorang kaniibal


tidak mungkin ia memakan daging manusia meskipun ia dulu suka menjual filetan daging manusia ke pasar bebas namun ia tak berminat mencoba rasa daging manusia itu


langkahnya terhenti disebuah bangku panjang taman ia bersandar sambil memegangi perutnya yang lapar


Tak lama kemudian datanglah seorang wanita paruh baya menghampirinya Dan memberikan ia sebungkus nasi lengkap dengan lauhnya


wanita itu adalah bibinya re mi yang Tak sengaja melihat xiang Chen saat akan berangkat menuju toko makanan milliknya


"hai anak muda kau kelaparan kah?...ini aku berikan kamu sebungkus nasi Dan lauh..silahkan kamu makan"


terkejutnya xiang Chen yang menyadari bahwa wanita yang menolongnya itu adalah Bibi re mi, ia Tak bisa menolak pemberiannya karena saat ini ia benar-benar sangat lapar


ia belum siap untuk mati karena dendamnya pada re mi belum terselesaikan


diraihnya sebungkus nasi itu lalu dengan cepat ia melahapnya , Bibi hao yang melihat betapa laparnya xiang Chen merasa sangat kaasihan


"kamu bukannya pemuda yang waktu itu pernah menollong bibi saat hampir saja tertabrak Mobil?....apa kau masih ingat Bibi?"


xiang Chen berhenti sejenak ia memang ingat sangat ingat namun hanya mengangguk Dan melanjutkan makannya


"bagaimana kamu bisa seperti ini?...kemana orang tua mu?"

__ADS_1


mendengar pertanyaan itu xiang Chen terbatuk-batuk


"uhuk uhukkm."


"eee...pelan-pelan saja makannya ...yaahh Bibi tidak Ada air ..kamu tunggu sini ya biar Bibi belikan air di warung sebrang jalan Sana"


Bibi hao pun berjalan menuju warung sebrang jalan untuk membelikan sebitol air mineral untuk xiang Chen


"hmmm...baik sekali Bibi itu" (Gumam xiang Chen)


"ha?...aahhh...kau harus ingat xiang Chen keponakannya adalah kebencian terbesar kamu saat ini"


Tak lama kemudian Bibi hao dataang menghampiri xiang Chen dengan membawakan sebitol air mineral


"ini diminum dulu"


"sama-sama"


"ohya kamu tinggal dimmaana?"


"eehmm...aku tinggal didalam hutan"


"ha?...dalam hutan?"


"iya ...ayah Dan ibuku telah tiada saat ini aku adalah sebatang Kara yang hidup dengan kesendirian"


"lalu bagaimana kamu memenuhi kebutuhan hidup mu?...apa kamu mau kerja di warung makan Bibi?"

__ADS_1


"ha?....tidak perlu bi trimaksih tawaaranya Aku sudah banyak merepotkan bibi"


"tidak apa-apa jika kau bersedia"


"maaf bi tapi aku tidak bisa meennerima tawaran Bibi..."


"ouh..baikalh"


"trimaksih makanan Dan mnumannya ya bi...aku harus pergi ....sampai jumpa"


"eehh..iya ...sampai jumpa"


xiang Chen berlari pergi meninggalkan hao yang terduduk sendiri


"huh....aku ingin membunuh keponakan mu malah kau menyurruku untuk kerja diteemmpat mu....huh itu sama saja aku menjemput bahya untuk diriiku"


xiang Chen kembali kerumah petak tempat ia bersembunyi


"hmmm...aku harus lebih cepat melakukan rencana yang telah aku susun serapih mungkin "


"re mi kematian mu akan dipercepat....tunggu saja"


xiang Chen berjalan Dan mengambil sebuah pisau pemotong daging ia asaha pisau itu agar semakin tajam


"kau akan merasakan tajamnya pisau ini...hahahaha"


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2