
xiang Chen berjalan menyusuri hutan belantara dimmana ia menyembunyikan semua rahasianya disana
dalam hutan belantara itu terdapat sebuah petakan rumah kosong yang Tak berpenghuni , tempat itu ia jadikan sebagai tempat penyimpanan semua jasad-jasad para korban xiang Chen
mengapa tak tercium baunya???....karena xiang chen menyirami tempat itu dengan Kapur barus Dan sereh agar bau bangkai dari maayat- mayat itu Tak tercium oleh orang sekitar
ia masuki rumah petak itu , sekarang xiang Chen tinggal disana untuk bersembunyi dari polisi yang mungkin masih melacak keberadaanya
ia membuka sebuah kardus besar dan jika kalian ingin tahu isi dari kardus besar itu adalah jasad lee..
yaa selama ini xiang Chen sembunyikan jasad lee dirumah petak itu tanpa sedikitpun diketahui oleh orang lain
rumah petak itu berdekatan dengan aliran sungai sehingga cairan dari bangkai semua jasad teralirkan ke sungai itu
"hahaha.....Aku sangat senang dapat kembali melihat kalian para manusia sampah"
ucapnya sambil tertawa,
namnya juga psikopat ia akan merasa banggas, senang dan bergairah saat ia dapat menghabisi nyawa seseorang sesuai keinginanya Dan menikmati setiap suara jeritan para korban yang kesakitan Serta memohon meminta ampun
di dinding ruang itu terpajang banyak foto-foto korban , orang yang telah berhasil dia bunuh ia tandai dengan tanda silang merah yang berasal dari darah mereka sendiri
xiang Chen menatap sebuah foto gadis manis yaitu re mi
"re mi oh re mi ....kau sangat bodoh.....Tak berguna....kau manis namun semua akan berubah menjadi suatu kepahitan....hahahaha"
"hmmm.....sudah lama aku Tak membedah seseorang kangen seekali rasanya melihat mereka menderita Dan menjerit....huh....sepertinya aku harus keluar mencari Hal yang dapat menghilangkan rasa rindu ku ini"
__ADS_1
"ahhh....tapi Aku sedang malas mengotori tangan ku ...hmmm...besok saja kalau begitu"
xiang Chen meraih sebilah pisau dan menggores-goreskan pada lidahnya begitulah bentuk kebosanan dirinya
menjadi salah satu alasan juga mengapa selama ini ia Tak banyak bicara Dan Tak pernah membuka mulutnya bahakaan ia selalu mengenakan pakaian tertutup
karena ia sering melukai lidahnya Dan tubuhnya mengukir goresan yang meninggalkan bekas
"hmmm....sesjujurnya aku Tak sabar ingin menghabisi nyawa kau re mi namun aku ingin membuat mu tertekan Dan menderita dahulu"
"hah...yasudahlah ya selamat menikmati penderitaan mu...hahaha"
*******
selesai makan malam re mi kembali ke kamarnya ia menyadarkan tubuhnya membebaskan rasa letih dan lelahnya
"kenapa dia bisa kabur???....huwaaa aku benar-benar sangat takut"
"aku harus berhati-hati ...yaaa akuu harus berhati-hati"
"hiks hikss tapi aku gak bisa membohongi rasa takut aku ini ....bagaimana jika aku mati mengenaskan dengan kondisi tubuh yang terpeleteli .....πππ"
re mi menangis meratapi nasibnya yang sebentar lagi akan berakhir hidupnya
ia benar-benar sangat gelisah disatu sisi ia ingin bercerita namun disisi lain ia Tak bisa memberitahu maslahnya kepada orang lain
ini sangat menyiksa batinya, menguras emosinya,,mempermainkan perasaannya, Dan meneror hidupnya
__ADS_1
******
"hmmm....jadi kepikiran re mi....dari selama dia disekolah ia terlihat sangat aneh sepertinya aku harus menanya kabarnya lagi" (Gumam Kimi )
*chat room
Kimi: hi re mi
re mi: hi Kim...Ada apa?
Kimi: tidak ...aku hanya merasa khawatir kepada mu re mi
re mi: ouhmmm....kau perhatian sekali kepada aku...padahal Kita baru kenal
kimi: memangnya kenapa?...ohya aku ingin berkata sesuatu pada mu
re mi: bicara apa?
Kimi: jika kamu Ada masalah berbagilah pada ku ...terkadang maslah Tak akan bisa selesai jika hnya kau pendam sedirian
re mi:...hmmm...baikalah ...triimksih Kim..kau memang teman yang sangat baik...hanya itu?
Kimi: sma- sma re mi ....kau juga...hmmm..iya
re mi: ...huh Kim aku mengantuk Dan lelah maaf aku harus tidur duluan yaa....selamat malam
Kimi: baiklah...besok jangan lupa ya Aku tunggu kamu didepan gang...selamat malam..mimpi indah re mi.
__ADS_1
BERSAMBUNG......