
"huh...kemana sih si xiang chen udah jam segini belom datang juga"
gerutu seorang lelaki paruh baya itu yang bernama guang dong yaitu bos ditempat xiang Chen bekerja
"heee...paling dia tdur bos , xiang Chen itu emang gak tahu diri , anak baru sudah berani senaknya sendiri"
dari belakang datang seorang pria yang berlumur dua puluh tahun yaitu bin yo rekan kerja xiang Chen di warung makan China terlaris didaerah itu.
"kamu tahu rumah dia dimana bin yo?"
"tidak tahu bos, saat melamar juga dia tidak memberitahu alamat rumahnya"
"huh....yasudahlah kau jaga warung aku ingin keluar sebentar"
"baik bos...."
guang dong berjalan santai untuk menghilangkn sedikit kekesalannnya karena seorang karyawannya tak datang untuk bekerja dan tanpa alasan
"hmmm....xiang Chen itu dapat menjadi peluang aku menarik para pelanggan karena bentuk tubuh yang proposional Dan wajah tampannya huh.." (ucapannya sambil membenarkan kacamatanya)
ia memutuskan diri untuk mampir ke supermarket membeli sekaleng minuman soda
namun baru saja saat ia ingin membuka pintu supermarket itu, pandangannya teralihkan kepada sekelompok warga yang sedang menggiring seorang pemuda
"ha?....Kaya kenal sama itu pemuda"
karena guang dong merasa familiar atas pemuda itu ia pun berlari kearah para warga itu untuk memeriksa apakah ia benar mengenal pemuda itu atau tidak
"HA?!..... XIANG CHENN???"
"maaf Pak Ada apa dengan anak ini?...masalah apa yang dia buat?" (Tanya guang dong sambil menyericitkan alis matanya)
xiang Chen yang juga terkejut karena kedatangan guang dong dia hanya menundukan wajahnya
"ini anak melakukan pemutilasian Dan hampir saja menghabisis nyawa seorang gadis" (jelas salah satu warga)
"APA??..."
"sekarang dia mau kami bawa ke Kantor polisi untuk mendapatkan ganjaran dari apa yang dia perbuat"
guang dong hnya bisa membengong karena ia masih Tak percaya bahwa karyawan yang ia Sayang Dan banggakan adalah seorang pembunuh
__ADS_1
*DIKANTOR KEPOLISIAN
"selamat sore Ada apa ini?" (Tanya seorang poliisi yang bertugas saat itu)
"Pak pemuda ini telah melakukan pemutilasian Dan hampir membunuh seorang gadis Dan iini barang buktinya"
jelas seorang warga sambil memberikan sekontong kresek hitam besar berisi potongan-potongan tubuh manusia.
"ha?...eee..ini kasus yang harus mendapatkan proses terlebih dahulu....Dan Kantor ini terlalu kecil untuk menapung penjahat seperti dia ia harus melakukan sidang untuk menentukan lamanya hukuman dia dan akan dipindahkan ke rutan penjara yg lebih besar...untuk saat ini biarkan dia ditahan disini.....serahkan pada kami"
"ohhh...baiklah Pak intinya dia harus dipenjara kalau bisa hukuman mati"
mendangar ucapan salah satu warga itu xiang Chen terkejut Dan takut bukan apa karena saat ini Ada mamanya yang menunggu ia membawakan pendonor darah untuk nya
kalau dia mati siapa yang akan mengurus Dan menemani mamanya itu
xiang Chen merasa menyesal namun bukan karena ia telah memutilasi seseorang namun ia menyesal karena tadi ia tak memilih untuk menghabisi para warga yang menangkapnya itu
Dan ia saat ini benar-benar sangat membenci re mi
karena dialah yang telah melaporkannya kepenjara , bila saja terjadi apa-apa dengan mamany xiang Chen , xiang Chen Tak akan mengampuni re mi
"he....dasar manusia Tak berguna" (Gumam kesal xiang Chen )
xiang Chen didorong teerhempas ke sudut ruang itu setelah itu jeruji besi terkunci agar xiang Chen Tak bisa melarikan diri.
KEESOKAN HARINYA, HARI PERSIDANGAN KASUS PEMUTILASIAN XIANG CHEN
"Ayo ..."
xiang Chen hanya bisa pasrah saat dirinya digiring menuju tempat persidangan
***PENGADILAN HUKUM KOTA SHANGHAI***
"kasus pemutilasian dan pembunhan hukuman tiga belas tahun penjara"
"maaf Pak Hakim seperti yang Kita tahu hasil pemeriksaan psikis pemuda ini menyatakan kondisinya Tak sepenuhnya normal, jadi mungkin karena ada Hal yang menekan kondisi kejiwaannya sehingga dia melakukan Hal seperti itu" (ucap seorang ahli psikis yang meminta pengurangan Masa hukum xiang Chen)
"hmmm.....tapi apa Ada bukti yang dapat membela dia?"
"saat Kita memeriksa kediamannya kami temukan berita bahwa ayahnya sebelum dia meninggal sering melakukan kemerasan kepada xiang chen Dan Hana yang merupakan ibu dari xiang Chen dan ayahnya hampir ingin membunuh ibunya saat ini ibunya mengalami depresi dan sedang dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan akibat ia ingin menghabisi nyawanya sendiri" (jelas seorang yang telah mencari info tentang xiang Chen)
__ADS_1
"baiklah...hukuman dikurangi menjadi lima tahun penjara
*tok tok tok
suara ketukan yang menandakan tertetapnya hukkuman untuk xiang Chen
xiang Chen merasa lega karena paling tidak hukumannya teringani
saat ini ia ingin sekali menjenguk mamanya dirumah sakit pasti dokter pun sedang menunggunya
namun xiang chen tidak bisa karena lokasi rutan penjara saat ini ia Akan dipenjara sangat jauh dengan rumah sakit mamanya dirawat dan belum lagi dari peraturan rutan yang tak memperbolehkan tahananya mengajukan permintaan sebelum menyelasikan setengah hukumannya
sungguh peraturan yang sangan tega namun memang sudah tertulis dalam syarat hukum kepolisian Shanghai.
"ma ...maafin xiang Chen ...xiang Chen sangat berharap bila nanti xiang Chen pulang Ada mama yang menyambut xiang Chen"
karena xiang Chen benar -benar Tak bisa diam saja ia pun memohon untuk bisa menelfhone dokter yang menangani mamanya
"Pak boleh saya minta tolong...izinkan saaya menelfhone dokter yang merawat mama saya" (ucap xiang Chen memohon pada salah satu anggota pengadilan yang saat itu bertugas)
"hmmm......baiklah ..jangan lama-lama"
"iya Pak...trimakasih "
xiang Chen pun sangat senang lalu ia menelfhone dokter untuk menanyakan kabar mamanya
"halo...selamat siang dok...ini saya xiang Chen saya mohon banget sama dokter tolong pertahankan nyawa mama saya dok....tolong dok...saya tidak bisa membawakan pendonor untuk mama saya .....saya mohon tolong carikan pendonor untuk mama saya dok...bagaimana pun caranya....saya mohon...saya akan membayar sebesar yang dokter inginkan"
"xiang Chen...apa kamu tidak ingin menengoki mama mu?..." (Tanya dokter)
"saat ini saya sedang Ada urusn maslah jadi saya tidak bisa datang kesana...saya minta tolong dokter jga mama saya ya...saya sangat mengharapkan bantuan dokter"
"hmmm....baiklah xiang chen saya akan melakukan yang terbaik untuk nyonya Hana...semoga maslah kamu cepat selesai ..."
"iya trimaksih banyak dok"
*bipp
xiang Chen Tak perduli dengan Cara apa ia nanti akan membayar dokter , meskipun ia harus menjual organ-organ tubuh manusia atau daging mereka ke pasar bahkan apapun itu, ia Tak perdduli
setelah selesai ia menelfhone xiang Chen pun kembali digiring untuk dibawah ke rumah tahanan untuk hukumannya
__ADS_1
"re mi aku Tunggu pembalasan ku!!!" (Gumam xiang Chen dengan mmennahan amaraahnya yang amat membesar).
BERSAMBUNG........