My Sweet Ceople SUDAH TIDAK DI LANJUTKAN

My Sweet Ceople SUDAH TIDAK DI LANJUTKAN
pertemuan


__ADS_3

XIEX (1)


Bayu : Woii


Bagas : Naon si Bay?


Septian : Rusuh Lo pagi pagi


Briyan : Gue tunggu di parkiran.


Bayu : Adu—duh gue baru melek ini


Yoyon : Amit-amit Bay jam segini baru bangun


Septian : Biasa ges. Bayu mah emang udah males dari bocil juga.


Briyan : Telat gue gak tanggung-tanggung ngasih hukuman.


Bayu : Otw bos.


Septian : Mandi apa cebok Lo Bay?


Yoyon : Otw bos.


Bagas : 2


Septian : 3


Bayu : 4.


******


“ Mama Monica langsung berangkat. Assalamualaikum!” Seru Monica seraya seraya berlari.


“ Waalaikumsalam. Hati-hati sayang!” Sahut Ana—Mama Monica


Monica berjalan menyebrang halte yang ada di dekat perumahan nya. Begitu sampai halte ia berdiri dengan gelisah sekali-kali melihat jam yang ada ditangan nya.


“ Ini angkot nya mana si kenapa gak lewat-lewat coba!” Kesalnya melihat kearah kanan-kiri berharap ada angkot yang lewat.


Keringat mulai membasahi dahi juga wajahnya. Rambut yang kuncir seperti buntut kuda itu pun sudah tampak berantakan. Ia menjatuhkan pantat nya di kursi yang ada di halte itu, ia mulau pasrah jika ia telat hari ini.


Ting!


Ia melihat kearah ponsel nya. Ada dua pesan masuk dari teman nya, ia yakin kedua teman nya tengah menunggu dia saat ini.

__ADS_1


Bungaaaa : Mon lo dimana? Bentar lagi masuk ****.


Monica hanya membaca pesan itu. Lalu ia membuka pesan dari salah satu teman nya lagi.


Liaaaa : Monica kamu dimana?


Sudah benar bukan dugaan nya, kedua teman nya itu pasti menanyakan dia. Mata nya lagi dan lagi melihat kearah kanan-kiri berharap ada angkot yang lewat. Namun dari arah kejauhan ia melihat sebuah motor melintas, dengan memberanikan diri ia berdiri di tengah jalan berharap bisa menumpang dengan orang itu.


“ Mau mati Lo!” Kesal orang itu seraya menatap tajam kearah Monica.


“ Ma—maaf. G—gue Cuma mau numpang kesekolah sama l—lo.” Balas Monica takut.


“ Lo kira gue tukang ojek?” Tanya orang itu perlahan membuka helm full face nya.


Wajah tampan bak malaikat terpampang jelas dihadapan Monica. Netra mata berwarna biru itu benar-benar menjadi kesan menarik tersendiri bagi laki-laki itu. Dia Briyan Geonardo. Mata Monica tidak lepar dari wajah Monica saking menganggumi ciptahan Tuhan yang begitu sempurna ini.


Sedangkan Briyan ia sudah jatuh hati kepada Monica sejak pandangan pertama. Netra hijau yang di miliki Monica sangat cocok untuk sosok Monica yang imut juga cantik. Terlebih lagi lesung pipi yang dimiliki Monica benar benar membuat Briyan diabetes saat melihat nya.


“ Jadi gimana cantik jadi nebeng sama gue?” Tanya Briyab berubah lembut.


Monica mengerjapkan mata nya berkali-kali “Bukan nya tadi dia nolak gue? Alah persetan masalah tadi yang penting gue bisa sampe sekolah.” Batin Monica.


“ I—iya” Jawabnya gugup.


******


“ Oii bro!” Seru Bayu yang datang bersama yang lainnya.


“ Gue pergi dulu. Btw makasih tumpangan nya.” Ucap Monica langsung pergi meninggalkan Briyan.


“ Eh tung—” Belum sempat ia melanjutkan kata-katanya Monica sudah menghilang dari hadapan nya.


“ Asik gak nih! Makan-makan bro.” Ucap Yoyon dengan senyum nya yang manis.


Perlu kalian tau Yoyon memiliki senyuman maut, jangan kalian berani melihat senyum nya dijamin kalian akan langsung jatuh cinta dengannya. Senyum nya bak gula memang membuat siapa saja langsung jatuh cinta tapi kalian tau status nya sekarang, jomblo ges!


“ Aduhh Yon jatuh cinta gue liat senyum Lo!” Ucap Bayu memperagakan ucapan cewek-cewek saat melihat senyum Yoyon.


“ Jijik Bay!” Sahut nya menempeleng kepala Bayu.


“ Siapa Bray?” Tanya Septian.


Diantara anggota XIEX lainnya Septian lah yang terlihat lebih dewasa dengan pikiran nya namun terkadang dia lah yang paling receh diantara yang lainnya. Netra hitam yang ia punya memiliki kharisma tersendiri dalam dirinya, wajahnya yang tampan bak mas Jeff moses membuat siapa saja langsung jatuh hati kepada nya. Aduh duh mas adek ngebayangin nya aja udah jatuh cinta.


“ Oh jelas! Gebetan gue.” Sahut Briyan dengan senyum membanggakan.

__ADS_1


“ Adoh! Bos gue udah gede.” Sahut Bagas memberikan kecupan jauh untuk Briyan.


Bagas dia lah yang kelakuan nya konyol seperti Bayu. Jabatan fuckboy sudah melekat pada dirinya sejak masuk SMA Garuda. Bahkan hampir seluruh siswi di Garuda adalah mantan nya. Wajah nya yang tidak kalah tampan dengan Septian memang membuat siapa saja langsung jatuh cinta kepadanya.


“ Jijik sumpah Gas!” Briyan menatap jijik Bagas.


******


“ Akhirnya Lo dateng juga Mon. Gue kira Lo gak masuk.” Ucap Bunga senang begitu melihat Monica memasuki kelasnya.


“ Tadi nya gitu Cuma ya kalian tau lah.” Sahut Monica langsung duduk ditempat duduknya.


“ Btw kamu tadi berangkat bareng Briyan ya?” Tanya Lia


“ I—iya. Kenapa si heboh banget kayak nya?” Bingung Monica


“ Gimana gak heboh coba! Nih ya Lo most wanted nah Briyan juga most wanted lo berdua sama-sama famous di Garuda.” Jelas Bunga.


“ Gak sampe heboh juga kali.”


“ Ih Monica mah gak ngerti.”


******


Ting nong ting nong!


Bel masuk sudah berbunyi kelas Monica pun sudah ramai siswa-siswi yang masuk tinggal tersisa 5 meja kosong lagi di barisan belakang. Monica pun tidak peduli ia memasang earphone ditelinga nya seraya membaca novel dan menunggu guru yang mengajar masuk. Namun pandangan nya teralih karena 5 orang laki-laki memasuki kelasnya. No! Mata Monica tidak tertuju kelima laki-laki itu tapi salah satu laki-laki yang berjalan paling depan.


Namun tidak lama guru yang mengajar masuk. Monica pun mencopot earphone yang ada di telinga nya juga menaruh novel nya di kolong meja. Bu Laras yang mengajar pertama tandanya ia harus fokus karena guru satu ini sangat killer.


“ Pagi anak-anak!” Sapa bu Laras


“ Pagi Bu!” Sahut seluruh kelas dengan serempak.


Mata Bu Laras mendapati Briyan yang tidak menyadari kehadiran nya. Ia mengikuti arah pandang Briyan yang terus menatap Monica.


“ Briyan!” Gertak Bu Laras membuat Briyan tersentak.


“ Kunaon atuh bu?” Tanya Briyan kelewat santai.


“ Liat apa kamu?!”


“ Bidadari Bu.” Sahut Briyan seraya menatap Monica


“ Cieeeee!” Sorak seluruh kelas membuat Monica malu.

__ADS_1


“ Alah basi gombal kamu!” Ucap Bu Laras


“ Nih ya Bu denger. Saya Briyan Geonardo pagi ini, hari ini, jam ini, menit ini, detik ini juga mengklaim Monica Leonardo sebagai pacar saya di hadapan kalian semua!” Ucap Briyan secara lantang tanpa ada ragu sedikitpun.


__ADS_2