
" Gue gak mau! Pokok nya gue gak mauuu!" Racau Monica seraya guling guling di hadapan keluarga nya.
" Bukan adek gue bodo amat," Celetuk Sandy saat melihat kegilaan adik nya
" Sandy!" Tegur Ana
" Monica sayang gak boleh gitu ah! Papa gak suka." Ucap Bisma
" Monica gak mau papaaaa!" Seru Monica
" Kenapa gak mau? Toh Briyan nya aja mau sama kamu malah Briyan ngaku nya kalian berdua udah pacaran." Ucap Ana
" Ngarang itu! Mana ada Monica pacaran." Ucap Monica
" Ngarang apa ngarang" Goda Briyan
" Ngarang lah!" Ucap Monica menatap tajam abang nya.
" Mama gak mau tau kamu harus mau!"
Monica mengerucutkan bibirnya, memasang muka semelas-melas nya agar orangtua nya luluh " Minta di tabok tuh muka ye," Ujar Sandy
" Mama mah."
" Besok pagi mama suruh Briyan jemput kamu."
" Gak mau! Monica gak mauuuuu!" Seru nya lagi
*****
" Asik! Asik! Jos!" Seru Briyan senang. Di luar pemikiran nya ternyata kedua orangtuanya menjodohkan dia dengan wanita yang ia sukai juga.
" Handsome people are always good" Ujar nya senang.
Ia berjalan memasuki markas XIEX. Ramai markas malam ini walau tidak seramai biasanya.
" Hei Bro!" Ucap Briyan bertos ala laki-laki dengan Bagas
" Sumringah amat tuh muka," Kata Bayu
" Wo ya pasti lah!"
" Uang jajan lo nambah?" Tanya Septian asal
" Wah sekata-kata Lo! Uang jajan gue juga tiap hari nambah ye gak bay?"
" Yoi Bray!" Sahut Bayu
" Yoyon mana?" Tanya Briyan
" Molor." Sahut Septian
" Sep lo-"
__ADS_1
" Kenapa sama gue?"
" Lo jadian sama bunga ya?" Tebak Briyan
" Gak usah ngaco Bray!" Sangkal Septian
" Alah tay! Gue liat di postingan ig nya bunga tadi, lo foto berdua sama dia pake baju ceople lagi."
" Wadaw Septian yang dingin bisa kyud juga ges," Ucap Bagas
" Gak usah ngadi-ngadi!"
" Wailah Sep tibang tinggal ngaku doang Lo."
" Gak."
" Gue bilangin bunga lo gak ngakuin dia jadi pacar"
" Ya."
" Makan-makan bro besok!" Teriak Bagas
" Aselole jos! Yoyon ikut cuy!" Teriak Yoyon yang keluar dari dalam kamar masih dengan muka bantal nya.
" Iler tuh ilangin dulu!"
" Dih! Sorry sorry nih ya Yoyon kalo bobo gak pernah ileran satu tetes juga gak pernah."
" Bodo amat Yon! Gue gak nanya!"
*****
" Sumpah bang khilaf tadi,"
" SINI LO! ADEK GAK ADA AKHLAK!!"
" Ogah gue!"
" MONICA INI BRIYAN NUNGGUIN KAMU!" Seru Ana membuat Monica menghela nafas lega.
ia segera mengambil tas nya lalu berlari keluar rumah " BANG YANG TADI BUKAN KHILAF EMANG SENGAJA BIAT LO BANGUN!"
*****
Monica berhati tepat di depan Briyan dengan nafas terengah-engah. Briyan yang melihat itu pun dengan sigap langsung mengelap keringat Monica yang menetes.
" Ih apaan si pegang-pegang!" Kesal Monica
" Wailah sama calon suami gitu amad,"
" Dih alah! pen muntah gue dengernya."
Briyan hanya terkikik melihat wajah kesal Monica, Ia yakin cepat atau lambat Monica pasti akan mencintai nya juga cuma memang waktu nya saja yang belum pas. Saat waktu itu tiba Briyan janji akan melindungi Monica layaknya dia melindungi nyawanya sendiri.
__ADS_1
" Mau langsung kesekolah atau ke hotel aja?" Goda Briyan
" Gue tabok sekali lagi mulut Lo ngomong gitu!"
" Hehehehe"
******
Datangnya Briyan dan Monica di sekolah membuat gempar seantero Garuda. dua most wanted berangkat sekolah bersama ada berita yang menggemparkan. Dalam waktu 1 detik saja berita itu sudah sampai satu sekolah bahkan sampai sekolah lainnya.
" these two famous people turned out to have a special relationship ges." Ucap Bagas
" Jadian." Celetuk Septian
" Satu pikiran Lo sep sama gue," Timpal Bayu
" Dih alah!" Ucapnya langsung melenggang pergi
" Temen gue yang satu itu rada serem." Ucap Bayu
" Emang," Sahut Yoyon
" BRIYAANNNNN!" Seru wanita dengan muka kek di timpuk bedak tebel nya astaghfirullah.
" ****** macan nya dateng." Kata Bagas
" Ribut ges ribut" Timpal Yoyon
" Paan si lo?!" Gertak Briyan
" Kamu kok gitu sama aku" Cicit nya
" Bodo amat emang gue peduli!"
" Jahad!"
" Terus?"
Citra ia wanita yang mengejar-ngejar Briyan selama ini. ia menghentakkan kaki nya kesal.
" Dia siapa?" Tanyanya menunjuk kearah Monica
" Bukan-"
" Calon istri gue!" Tegas Briyan
Ucapan Briyan tadi sukses membuat seantero Garuda bertanya-tanya. Tidak ada angin tidak ada hujan dengan secara gamblang Briyan memperkenalkan Monica sebagai calon istri nya.
" WHAT?!!"
" Gak usah alay!"
" Kamu gak bercanda kan?"
__ADS_1
" Gk!"
" Ayuk sayang kita ke kelas," Ajak Briyan menarik tangan Monica.