My Sweet Ceople SUDAH TIDAK DI LANJUTKAN

My Sweet Ceople SUDAH TIDAK DI LANJUTKAN
Teror


__ADS_3

Hari ini adalah hari Senin dimana semua nya berjalan seperti biasa namun kali ini ada yang berbeda. Nampak nya kedua pasutri ini sedang bermalas malasan hari ini,Lihat saja mereka sekarang. Walaupun mereka sudah tau ini sudah pagi tapi sepertinya mereka enggan untuk bangun dan malah menaikan selimut mereka hingga menutupi kepala mereka berdua.


" Astaghfirullah keluarga ini males banget!" Gumam Luna seraya berkacak pinggang didepan pintu kamar Briyan dan Monica


" Gak usah sekolah dulu mah." Gumam Briyan


" Terserah!" Ucap Luna langsung pergi meninggalkan kedua pasutri itu


setelah itu Luna kembali kebawah menemani suami nya sarapan.


" Mana Briyan dan Monica?" Tanya Rizal


" Males sekolah katanya." Jawab Luna seraya menyiapkan sarapan Rizal


" Kamu gimana sih anak males kok di diemin!" Omel Rizal


" Papa kayak gak tau suami istri aja." Ujar Luna membuat Rizal paham


" Nanti malam keluarga Monica mau dateng kesini. Kita makan malem bareng." Ucap Rizal


"Iya pa."


******


" Septian kamu liat Monica gak?" Tanya Bunga saat sudah berada di rofftop sekolah nya namun ia tidak menemukan Monica sama sekali


" Enggak. paling juga gak masuk." Jawab Septian


" Samlekom!" Seru Bayu yang datang bersama Lia


Bunga hanya memutar bola mata malas.


" Briyan kemana?" Tanya bunga


" Enggak masuk kayak nya." Jawab Septian


" Lia Lo jadian sama Bayu?" Tanya Bunga saat menyadari Bayu menggenggam tangan Lia


"Kenapa Lo iri?" Sinis Bayu


" Najis gue iri sama Lo." Cibir Bunga


"Btw gue denger denger Bima mulai ngincer Monica lagi." Ucap Bayu


" Tau dari mana Lo?"


" Tadi gue denger anak anak pada ngomong." Jawab Bayu seraya menyesap rokok ditangan nya


" Briyan tau?" Tanya Septian


Bunga dan Lia hanya menyimak saja, toh mereka berdua tidak tahu masalah nya apa.


" Ya enggak lah kan dia gak masuk hari ini." Jawab Bayu


" Emang gak ada kapok nya tuh anak udah di hajar abis abisan gak berhenti juga." Ujar Septian

__ADS_1


" Bocah kek Bima nyerah tambah maju yang ada." Celetuk Bunga yang perlahan mengerti dengan apa yang bicarakan Septian dan Bayu


" Oh iya bung tadi waktu kamu pergi ada yang nyariin Monica ke kelas." Ucap Lia


" Siapa?" Tanya Bunga


" Enggak tau,aku gak kenal. Tapi cowok yang nyari, anak kelas sebelah kayak nya deh." Jawab Lia


" Terus Lo bilang apa?"


" Aku bilang Monica nya gak ada, terus dia kayak naruh barang gitu di kolong meja Monica." Jawab Lia


"Isi nya apaan?" Tanya Bayu


" Ya mana aku tau emang aku buka buka apa!" Kesal Lia


" Sukur di omelin pacar." Ejek Septian


******


pukul 10 siang kedua pasutri ini baru saja bangun. seperti nya mereka masih mengantuk tapi enggan untuk tidur lagi.


" Ngantuk aku Bray." Ucap Monica


" Tidur aja lagi." Gumam Briyan yang sebenarnya sudah bangun namun masih memejamkan matanya


" Males. Bosen sama mimpi nya yang itu itu aja." Jawab Monica


" Kamu mimpi apa nge-halu?"


" Nge- halu dulu baru nanti mimpi beneran." Jawab Monica


" Punya suami bias." Jawab Monica


" Kamu udah punya suami gak usah halu halu punya suami cowok lain." Ketus Briyan yang seketika mood nya menjadi down


" Kan nge-halu belum tentu jadi kenyataan."


" Kalau kenyataan?"


" Ya Alhamdulillah."


" Gak usah ngomong sama aku!"


" Ye ngambek gitu doang lagian aku juga gak mungkin kali nikah sama bias."


" Diem atau aku makan."


" Awas aja kalau berani,tidur di luar!"


Briyan menelan saliva nya,jika Monica sudah berkata seperti itu maka Briyan pasti akan takut.


" Iya..iya enggak."


" Bagus. sekarang mandi."

__ADS_1


" Males mamdi, gak usah mandi lah nanti aja sore."


" Mandi gak."


" Alah kamu aja mandi sehari sekali."


jleb!


" Bener kan?"


" Udah sama sama mandi sehari sekali aja pake berantem." Celetuk seseorang dari arah pintu


" Sekolah woy di kamar mulu!" Cibir Bayu


memang mereka berempat berniat bolos karena ingin menghampiri Monica dan Briyan.


" Lo ngapain gak sekolah?" Tanya Briyan


" Dih kita sekolah tau cuma setengah hari." Jawab Lia


" **** nya sama kayak Bayu." Gumam Septian


" Ngapain kesini?" Tanya Monica


" Oh jadi ganggu. Ya udah gak papa, silahkan lanjutkan." Ucap Septian


" Btw Mon tadi ada yang nyariin Lo." Ucap Bunga


" Siapa?" Tanya Monica seraya menyenderkan kepalanya di bahu Briyan membuat Bayu dan Septian menatap jengkel


" Enggak tau gue, cuma gue nemuin ini di kolong meja Lo." Ucap Bunga seraya menyodok kotak berwarna hitam


" Lia sih sebenarnya yang liat ada yang naro." Ucap Bunga


" Oh." Sahut Monica


" Kok ngeselin ya jawaban nya." Ucap Lia


" Emang gitu dia mah minta di jitak kepala nya make kapak." Ucap Bunga


" Galak bener neng." Ucap Bayu


" Coba sini kotak nya." Ucap Briyan


" Bangun apa bos rupanya males amat bangun dari kasur doang." Ucap Septian


" Males gue, masih ngantuk." Jawab Briyan


" Dari siapa ya Bray?" Tanya Monica


" Enggak tahu mungkin ada yang nge fans kali sama kamu." Jawab Briyan memegang kotak itu


" Coba buka Bray." Ucap Monica


" Oke."

__ADS_1


Briyan perlahan membuka kotak itu saat terbuka sempurna Monica,Briyan dan yang lainnya terkejut bukan main.


" BUANG!" Bentak Monica


__ADS_2