MYSTERI HANGING ROPE

MYSTERI HANGING ROPE
Siapa???


__ADS_3

Setelah beberapa jam kemudian Brianna diantar oleh Papanya ke rumah sakit dan setelah pamit ia berjalan menuju ruangan Arianna. Sambil berjalan ia memikirkan perkataan Papanya.



*Flashback*


"ingat!!! Papa masih marah sama kamu, jadi rawat kakak kamu malam ini, ini bukan hukuman tapi ini sudah kewajiban kamu sebagai saudara, tapi ini cara untuk melupakan hukuman kamu, ruangannya no.15 B lantai II"


"baik Pa (sambil menunduk)"


Setelah beberapa menit kemudian akhirnya Brianna menemukan ruangannya, tapi Brianna merasakan seperti ada yang mengikutinya, dia melihat kebelakang, kanan dan kiri tidak ada satu pun orang, dan dia kembali membalikkan badannya dan sekarang dia merasa ada yang menyentuh bahunya lalu dia membalikkan badannya dengan tiba-tiba.


"dek, kam...mu... cepat banget jalan....nya (merasah lelah)"


"Anda mantri di rumah sakit ini?"


"iy dek, kamu belum beritahu kami, kamu nginap atau enggak?"


"saya rasa jalan saya biasa saja"


"uda, masalah itu lupakan, kamu saudara pasien ruangan ini?"


"iy"


"ok, tadi Papa kamu sudah bicara sama saya, tapi sebelum kamu kesini saudara kamu tiba-tiba ngamuk, nanti saya akan periksa lagi"


"Terimakasih Pak, jadi keadaannya sekarang bagaimana Pak? (khawatir)"


"tadi kami sudah memberikan obat bius, nanti akan saya periksa kembali, mohan jangan terlalu dekat dengan pasien dan jangan bercerita didekat pasien karena pasien dalam keadaan tidak sadar, itu bisa mengganggu istirahatnya"


"baik Pak (sambil membuka pintu)"


Brianna bingung harus ngapain, duduk adalah satu-satu nya agar tidak menggangu pasien, Brianna mengambil ponselnya memainkanya agar bisa tidur dan Akhirnya Brianna ketiduran.


Keesokan harinya Brianna terbangun, dengan membuka pelan matanya


"aaahhhhhhaaahhhh (teriakan yang begitu keras)"


Semua orang yang berada diluar ruangan termasuk perawat dan penjaga terkejut sambil berlari dengan terburu-buru


"ada keributan apa ini?" ucap penjaga


Semuanya yang berada disana terheran-heran melihat Arianna berdiri didepan Brianna dengan mata tertutup


"ada apa ini? kenapa banyak sekali orang berada di ruangan Arianna? gak mungkin, gak mungkin Arianna meninggal, anakkuuuuu (matanya mulai basah), permisi..... anak saya kenapa Sus...?


"anak bapak baik-baik saja, tadi ada sedikit masalah, tapi sekarang keadaan pasien sudah mulai membaik"

__ADS_1


"(menghembuskan nafas panjang) Syukur lah Sus..., terima kasih sus"


"sama-sama Pak, kalau begitu kami permisi dulu"


Sekarang ruangan itu hanya ada Papanya, Arianna dan Brianna


"Brianna?"


"iy Pa"


"tadi ada apa? kenapa banyak yang masuk keruangan ini?"


Diluar ruangan banyak orang-orang bercerita


"Sus... tadi suster pas banget, kalau jujur mungkin bapak itu sudah menjadi pasien" S**uster 1


"betul banget, masak iy kita bilang anaknya tidur berdiri dan hampir cekik adiknya lagi, serem banget" Suster 3


"tapi menurut saya itu harus diungkapkan, supaya orang tuanya bisa lebih berhati-hati" Suster 2


Mereka terus berbicara tanpa memperhatikan bahwa ada Mamanya disana, yang baru saja membeli makanan


"permisi Sus... nama pasiennya siapa"


"Arianna Bu" Suster 2


Dia langsung berlari dengan cepat tapi dia merasa lelah dan akhirnya terjatuh


"Pa, aku uda capek dengan sifat Papa seperti ini, tidak ada yang percaya sama aku, sama sekali tidak ada, aku hampir mati jika aku tidak bangun tadi"


"mungkin kamu tadi mimpi buruk dan sepertinya kamu hari ini butuh ketenangan, sebaiknya kamu izin untuk tidak sekolah hari ini dan Papa kasih berikan kamu izin untuk keluar tapi pulangnya jangan lama-lama, ok sayang"


"ya... Papa benar, nyata atau tidak nyata aku memang butuh ketenangan" ucap hatinya



"Suatu hari nanti, aku yakin, aku pasti bisa melewati ini semua dan aku akan membuat mereka percaya pada perkataan ku. Aku pasti bisaaaaaa.......ahhhhhhhhhh"


Penting: Berteriak tanpa disadari memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mental maupun kesehatan fisik. Kamu, atau dia atau dia atau dia juga mungkin sering menyadari bahwa setelah berteriak selepas-lepasnya perasaan menjadi lebih lega dan lebih tenang dari sebelumnya. Apalagi ditempat yang sejuk dan sepi agar bisa bebas berteriak sekencang-kencangnya, biar alam dan Tuhan mu mendengarnya jika kamu orangnya tertutup, tidak mau memberi rahasia mu kepada orang terdekat mu, tunggu Tuhan mu akan menjawabnya.


Cerita Uda dimana tadi yaaaa??🤔🤔


Ok lanjut🤭🤭



Brianna berjalan tanpa arah tujuan dan melihat jalan raya dari ujung ke ujung, yg setelah jalan lurus ternyata ada belokkan, setelah belokkan kembali jalanya lurus, begitu seterusnya. Kadang, setelah jalan lurus banyak belokkan, sehingga tidak tau belokkan mana yang ia jalani.

__ADS_1



"Kenapa aku harus pusing mikirin ini? lama-lama aku bisa gila, cuma karena makhluk halus aku gak sekolah, Brianna kamu masih muda, mikirin percaya gak percaya Ya....bodoh amat. Lebih baik aku pulang dulu lalu balik kerumah sakit"


"Tapi....iii, harus balik kerumah sakit dulu deh (sambil membalikkan badan) bener kan harus balik kerumah sakit. Ya ampun tadi waktu pergi gak terasa capeknya"


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Brianna sampai di rumah sakit


"untung aku berpikir pakai logika, kalau pakai hati kapan sampainya?🤮🤮 lagian aku gak berpikir jika aku sampai di rumah, aku gak bisa masuk, kunci ditangan Papa, otak ku tadi betul-betul eror"


Sampai didepan ruangan Arianna


"tok tok tok, kreaaakk" (suara pintu)


"lah, kok kosong??"


"permisi, ada yang bisa saya bantu?"


"saya mau tanya Sus...pasien yang diruangan ini dimana ya?"


"owh... pasien itu saudara kamu?"


"iy Sus"


"pantes mirip, saya kira pasien itu kabur"


...Hehehe, lama banget ya???****😤😤...


pakai basa basi lagi, gak tau apa kaki ku hampir lumpuh ni!!!


"jadi pasien yang disini dimana Sus??"


"pasien yang diruangan ini sudah dipindahkan keruangan perobatan jalan, pasien mengalami stroke ringan dikaki kirinya, ruangannya lantai 1, kakak kamu bukan nginap tapi..."


"makasih Sus"


"lah, saya belum selesai bicara"


Bisa-bisanya Suster itu bohong, Arianna cuma diganggu sama si Kunti puki, masak bisa jadi seperti itu? awalnya stroke ringan nanti stroke apalagi?? ini gak bisa dibiarkan😠😠


"mana sih ruangannya?? Uda kelilingi satu kampung belum nemu juga? kata sih Suster tadi lantai paling bawah"


Rumah Sakit nya gedek banget, kalau tau gini luasnya lebih baik tunggu selesai Suster itu bicara


"wahhhh, ternyata disini, disini khusus untuk anak remaja, banyak banget yang mengalami berobat jalan padahal masih mudah-mudah"


"Ya....kan kakak ku beda, kalau Papa percaya sama hal seperti itu, pasti kakak gak berada disini" ucap dengan suara pelan

__ADS_1


"itu kak Arianna"


Saat Brianna ingin menuju kearah Arianna tiba-tiba seorang pria muda menghampirinya


__ADS_2