Naruto In Another World

Naruto In Another World
Chapter 10


__ADS_3

Sebelumnya.


Setelah mereka merasa baikan keempat gadis tersebut langsung melepaskan pelukannya dan memberikan sebuah kecupan di pipi kanan dan kiri Naruto.


Cup


Cup


Cup


Cup


"Terima kasih Naruto-kun. " Ucap keempat gadis itu secara bersamaan setelah mereka memberi kecupan kepada Naruto.


"Sama-sama, kalau begitu ayo kita mulai berpetualangnya dan mencetak sejarah baru di dunia ini. " Ucap Naruto dengan penuh semangat kepada keempat gadis itu.


Sedangkan keempat gadis yang melihat tingkah Naruto hanya tertawa kecil dan mulai ikut bersemangat untuk memulai petualangan mereka.


Lanjut..........................


Di sebuah hutan yang lebat terdapat 4 orang pemuda yang terdiri dari satu orang pria dan tiga orang gadis yang keempatnya memakai jubah yang sama dan senada.


Keempat pemuda tersebut saat ini sedang berjalan keluar dari hutan dan mencari sebuah jalan setapak.


Sudah hampir 1 jam keempatnya berjalan mencari jalan setapak yang berada di daerah dekat mereka.


"Naruto-kun, apakah masih lama untuk kita menemukan jalan setapak. Kita sudah berjalan hampir satu jam dan kita belum menemukannya juga. " Ucap seorang gadis berambut pirang pucat yang mengeluh kepada satu satunya pria di sana.


"Sabar Ino, lagi pula kamu ini shinobi dan bisa berjalan dan berlari dengan jarak yang jauh. Masa baru satu jam berjalan saja kamu sudah lelah. " Ucap seorang gadis lain yang memiliki rambut berwarna merah yang merasa muak akan keluhan dari gadis pirang pucat tadi.


"Aku tau itu, tapi aku hanya bosan saja kau tau. " Ucap gadis pirang pucat tadi yang membalas ucapan gadis berambut merah.


"Sudah-sudah, aku sudah melihat jalan setapak yang tak jauh lagi dari kita dari Byakugan ku. " Ucap seorang gadis lain lagi yang berani ungu yang melerai perdebatan kedua gadis tadi.


"Benarkah, Baguslah kalau begitu. " Ucap gadis pirang pucat yang kembali bersemangat saat mendengar ucapan gadis ungu tadi.


Sedangkan satu satunya pria yang ada di sana hanya menghela nafas panjang saja saat mendengar perdebatan antara kedua gadis tadi.


Ternyata keempat pemuda tersebut adalah Naruto dan ketiga Kunoichi dari dunia shinobi yang ikut bersamanya ke dunia ini.


Keempatnya memang sudah berjalan hampir satu jam dan tanpa melihat apapun selain pohon dan gelapnya hutan. Maka dari itu sedari tadi Ino mengeluh bosan.


"Hah, kalian itu. Kalau kalian bosan bagaimana kalau kalian mencoba kemampuan kalian dengan melawan beberapa moster di sebelah sana. Bagaimana. " Ucap Naruto kepada keempat gadis yang ada di hadapannya.


Sedangkan keempat gadis yang mendengar ucapan dari Naruto di buat berpikir beberapa saat.


Hingga mereka memutuskan untuk menerima tawaran dari Naruto.


"Baiklah kalau begitu Naruto-kun. " Ucap keempat gadis itu.


"Baiklah kalau begitu, ayo ikut aku. " Ucap Naruto yang mengangguki ucapan keempatnya dan mulai melompat dari pohon ke pohon menuju arah segerombolan moster yang ia rasakan dari radar sensor shinobinya.


Sedangkan keempat gadis itu hanya hanya mengangguk dan mulai mengikuti arah yang di tuju Naruto.


Beberapa saat kemudian akhirnya Naruto dan keempat gadis itu sampai juga di tempat segerombolan moster yang Naruto rasakan.


Di sana Naruto dan yang lain dapat melihat segerombolan serigala yang sedang menyantap buruannya.


Naruto yang melihat segerombolan serigala itu langsung menggunakan Skillnya untuk mengecek status serigala di depannya.


Appraisal


Nama : ~


Level : 450


Ras : Serigala Petir


Naruto yang melihat status moster di depannya hanya mengangguk saja.


Setelah melihat status mereka Naruto langsung mengalihkan pandangnya kearah keempat gadis di sampingnya yang sedang memperhatikan segerombolan moster di hadapan mereka.


"Itu adalah moster dari ras serigala petir, level mereka 450 atau kelas B. Mereka memiliki elemen petir seperti nama ras mereka serigala petir. Jadi kemungkinan mereka memiliki kecepatan yang cukup cepat. Jadi kalian harus hati-hati. " Ucap Naruto yang memberikan informasi tentang moster di hadapan mereka.

__ADS_1


Mereka yang mendengar hal tersebut hanya mengangguk dan mulai menyerang segerombolan moster di depan mereka.


Hinata yang melihat segerombolan moster di depannya berjumlah 10 langsung mengambil inisiatif untuk menghancurkan formasi mereka dengan jutsu jalannya.


Air Wave Blow


Wuuuuusssssshhhh


Boooommmmm


Segerombolan serigala yang terkena oleh jutsu Hinata langsung di buat terpental dan berpencar.


Hinata yang melihat hal tersebut langsung mengalihkan perhatiannya kepada ketiga gadis lainnya.


"Setiap dari kalian lawan dan atau tiga serigala sekaligus. Tapi untuk Karin-chan usahakan lawan dulu satu atau dua saja. " Ucap Hinata kepada yang lain untuk memberi interupsinya.


Sedangkan Ino, Karin, dan Kaguya yang mendengarkan interupsi dari Hinata hanya mengangguk dan mulai berpencar mencari lawan mereka masing-masing.


Naruto yang melihat kerja sama tim keempat gadis yang ada di depannya di buat mengangguk senang dan kembali melihat pertarungan mereka semua.


Selama pertarungan keempatnya hanya menggunakan Taijutsu mereka saja untuk melawan serigala-serigala itu. Ya walaupun beberapa kali mereka mencoba menggunakan jutsu untuk mengetes jutsu yang mereka punya.


Pertarungan tersebut tidak berlangsung lama karena serigala-serigala tersebut langsung cepat mati hanya dengan beberapa jutsu milik keempat gadis itu.


Naruto yang melihat keempatnya telah menyelesaikan pertarungan mereka langsung menghampiri mereka dan melihat keadaan mereka.


"Bagaimana keadaan kalian, apakah baik-baik dan bagaiman pertarunganya, apakah seru dan apakah kalian mendapatkan sesuatu dari pertarungan tadi. " Ucap Naruto kepada keempat gadis di depannya.


"Kami baik-baik saja Naruto-kun, dan pertarunganya cukup seru dan ini juga pengalaman baru untuk kita melawan moster. Sedangkan untuk sesuatu yang kamu maksud mungkin perbedaan kekuatan antara kita sebagai shinobi yang menggunakan cakra dan mereka monster yang menggunakan energi mana kan. Kalau soal itu aku tidak bisa berbicara lebih selain bahwa cakra memang lebih kuat dan eksplosif dari pada mana. " Ucap Hinata sembari melakukan pose berpikir.


Naruto yang mendengar ucapan Hinata hanya mengangguk dan tersenyum saja.


"Aku setuju dengan apa yang di ucapkan Hinata-chan tadi, apa lagi tentang perbedaan kekuatan antara mana dan cakra. " Ucap Kaguya yang membenarkan ucapan Hinata.


"Ya aku juga setuju akan hal itu, tapi yang menarik menurutku adalah keterampilan bertarung serigala itu hampir sama dengan raikage. Walaupun masih lebih cepat raikage, tapi ini cukup menarik dan menurutku tekan energi mana mereka tidak ada apa apanya dengan tekanan cakra shinobi. Hanya saja energi mereka seperti energi yang mengandung kegelapan dan itu cukup membuatku merinding di saat pertama kali merasakanya dan melihatnya. Tapi hal ini belum bisa aku yakini sepenuhnya. Karena bagaimanapun yang kita lawan adalah moster tak berakal. " Ucap Karin yang mengutarakan pendapatnya.


Naruto yang mendengar semua itu mengangguk mengerti akan maksud mereka semua.


"Baiklah kalau begitu, sekarang lebih baik kita lanjutkan perjalanan kita yang tertunda sebelumnya. Supaya kita bisa cepat menemukan desa atau kota terdekat. " Ucap Naruto kepada semuanya dan di angguki oleh yang lain.


Tak perlu waktu lama akhirnya Naruto dan yang lain menemukan jalan setapak juga dan mereka langsung menentukan arah Kemana mereka pergi.


Setelah menentukan arahnya, Naruto dan yang lain langsung melanjutkan perjalanan mereka dengan berjalan kaki dengan sedikit obrolan dan candaan.


Hingga mereka harus berhenti saat mereka tiba-tiba di hadang oleh segerombolan orang dengan pedang di tangan mereka.


"Siapa kalian dan mau apa kalian. " Ucap Ino bertanya kepada segerombolan orang di depannya dengan memasang posisi siap siaga.


Sedangkan orang-orang yang di tanya hanya menyeringai dan tersenyum saat melihat Ino, Hinata, Karin, dan Kaguya.


"Hehehehe, jangan takut manis. Kami tidak jahat ko, kami hanya ingin mengajak kalian bertempat bermain. Iya kan teman-teman. " Ucap seorang pria dia nyata gerombolan itu.


"Hahahahaha, anda benar bos. Jangan takut manis kami hanya ingin bermain ko. Jadi lebih baik kalian bertempat ikut kami saja dari pada mengikuti laki-laki lemah itu. " Ucap pria lain yang ikut berbicara dan sembari menunjuk Naruto dan juga meremehkanya.


Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya yang mendengar itu di buat tersenyum geli dan ingin tertawa.


Bagaimana tidak, seorang pahlawan dunia shinobi di hina dan di katakan lemah.


Apa lagi lawannya saat itu ada di dekat mereka. Tentu saja hal itu membuat mereka ingin tertawa.


"Hahahahahahahahhahahahahahahahahahaha. " Tawa Kaguya yang sudah tidak bisa di tahan lagi akan ucapan segerombolan pria di depannya.


Sedangkan Hinata, Ino, dan Karin hanya cekikikan saat mendengar tawa Kaguya dan mengingat hinaan pria tadi.


Beda halnya dengan pria dan segerombolanya yang di buat bingung akan wanita-wanita yang ada di depan yang tiba-tiba tertawa seperti itu.


Sedangkan Naruto yang melihat itu semua hanya mengelengkan kepalanya saja.


Merasa sudah tidak kuat lagi untuk tertawa, Kaguya langsung menatap Naruto dan memintanya untuk sedikit memperhatikan kemampuannya.


"Hahahahahhaha, ha ha ha Naruto-kun aku sudah cape dan tolong kau coba perlihatkanlah sedikit kepada semut-ssmut itu apa yang kau punya. " Ucap Kaguya dan di angguki ketiganya.


Sedangkan segerombolan pria di depan mereka yang mendengar ucapan Kaguya di buat marah karena merasa terhina oleh ucapannya.

__ADS_1


"Hey, kau j*l*n* seenaknya kau bicara, akanku buat kau sengsara setelah ini. Karena kau telah menghina kami bandit nomor satu di sini. " Ucap salah satu pria dengan maraknya sambil menghina Kaguya.


Kaguya yang mendengar hinaan itu langsung berhenti tertawa dan langsung memperlihatkan Byakugan yang aktif kepada segerombolan bandit itu.


"Kau berangnya menghina sang dewi ini, akan ku hajar kau. " Ucap Kaguya yang akan menyerang pria tadi, akan tetapi harus berhenti karena pria tersebut sudah mati dengan kepala terpenggal dari tubuhnya.


Sriiiinnnnggggg


Bhuuuukkkk


Kaguya yang melihat kepala pria yang tadi menggodanya mengelinding di buat paham akan siapa yang melakukannya. Begitupun dengan Hinata, Ino, dan Karin yang melihat hal tersebut.


Berbeda halnya dengan teman-teman pria itu yang di buat kaget akan kejadian di depannya tanpa mereka sadari dan terlalu cepatnya adegan itu.


Hingga mereka melihat pria yang mereka hina lemah sedang memegang gagang pedang di punggungnya.


Mereka yang menyadari hal tersebut langsung di buat marah kepada pria itu atau lebih tepatnya Naruto.


Tapi sebelum mereka dapat berbicara dan berteriak kepada Naruto. Terjadilah kejadian yang cukup mengagetkan dan terlalu tiba-tiba.


Sriiiiiinnnnggggggg


Sriiiiiiinnnnnggggggg


Sriiiiiinnnnnngggg


Sriiiiiiiiinnnnnggggggg


Sriiiiiiinnnnngggggg


Sriiiiiiiiinnnnngggggggg


Bhuuuuuuukkkkkk


Bhuuuuukkkkkk


Bhuuuuukkkkkkkk


Bhuuuuuukkkkkkkk


Bhuuuuuuuukkkkkkkkk


Sriiiiiiiiinnnnnggggg


Kreeeeeeepppppp


Akh.............. Akh...........


Akh................. Akh.....


Akh.......


"Inilah akibat kalau kalian berani menghina teman dan keluargaku. Grrrrrr. " Ucap Naruto dengan marah setelah menyarungkan kembali katananya di sarungnya. Setelah ia gunakan untuk memotong kaki setiap gerombolan bandit di depannya.


Ya kejadian tadi adalah ulah dari kearahnya Naruto saat mendengar hinaan dari para bandit kepada Kaguya sebelumnya.


Kaguya dan yang lain yang melihat Naruto marah hanya diam dan memandang iba kepada para bandit.


Sedangkan para bandit hanya merutuki kebodohan dan nasib mereka yang bertemu orang kuat dan misterius seperti Naruto.


"Karena aku sedang baik hati maka aku akan segera akhiri penderitaan kalian ini. " Ucap Naruto sembari melakukan segel jutsunya.


Fire : Phoenix's Eternal Fire Stlyle


Whuuuuuusssssss


Akhhhh...............


Panassssa..........


Hinata dan yang lain yang melihat hal tersebut hanya dapat menghela nafas panjang saja dan mereka juga mulai berpikir bahwa Naruto akan lebih mudah marah di dunia ini jika menyangkut orang-orangnya.


Maka dari itu mereka harus sering mendampinginya Naruto kemanapun. Jika tidak maka satu kerajaan akan hilang dari peta dunia.

__ADS_1


Setelah melihat musuhnya terbakar habis Naruto hanya mendecik tak peduli.


Hinata yang melihat semuanya telah selesai langsung mendekati tunangannya itu dan menenangkanya.


__ADS_2