Naruto In Another World

Naruto In Another World
Chapter 7


__ADS_3

Sebelumnya.


"Baik Naruto-kun. " Ucap Hinata dan yang lain sambil memasukan semua barang yang mereka miliki.


Setelah semuanya masuk kedalam penyimpanan masing-masing. Naruto langsung memutuskan pergi dari sana untuk membersihkan dirinya sembari berandam di air panas untuk menenangkan pikirannya.


"Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu. Kalian berandam lah sesuka kalian. " Ucap Naruto kepada Hinata dan yang lain dan langsung pergi dari sana.


Setelah pergi dari pelakang rumah, Naruto langsung berjalan menuju halaman depan untuk meletakan bak air panas dan berandam di sana.


Lanjut.........................


Selama beberapa saat Naruto, Kurama, dan juga keempat gadis yang lain berandam dan menenangkan diri di bak di air panas yang Naruto beli dari system.


Merasa sudah cukup untuk berandam di air panasnya, juga melihat waktu sudah semakin malam. Naruto memutuskan untuk menyelesaikannya dan kembali kedalam rumah untuk menemui tunangannya dan ketiga gadis lainnya.


Setelah berpakaian lengkap, Naruto langsung memasuki rumahnya bersama Kurama yang sedari tadi bersama Naruto berendam di air panas.


Sesampainya di dalam rumah Naruto dapat melihat Hinata dan yang lain sedang mengobrol satu sama lain.


Naruto yang melihat hal tersebut langsung memutuskan untuk bergabung dan juga memutuskan untuk berdiskusi bersama keempat gadis itu.


"Hay semuanya, bagaimana apakah air panasnya enak dan nyaman. " Ucap Naruto yang menyapa keempat gadis itu.


Hinata dan yang lain yang mendengar suara Naruto langsung mengalihkan perhatiannya kesumber suara. Hingga mereka dapat melihat Naruto yang sedang bersama Kurama menuju kearah mereka.


"Hay Naruto-kun, tadi air panasnya cukup nyaman dan enak. " Ucap Hinata yang di angguki oleh yang lain.


"Oh syukurlah kalau begitu. Bolehkah aku bergabung, karena kebetulan ada yang ingin aku bicarakan kepada kalian tentang nasib kita kedepannya. " Ucap Naruto kepada mereka berempat dan mulai memasang raut wajah serius.


Hinata dan yang lain yang melihat Naruto mulai serius hanya menganggukan kepala mereka.


Naruto yang mendapat persetujuan, langsung duduk di samping Hinata.


"Baiklah, sebaiknya kita langsung saja keintinya. Jadi yang ingin aku bicarakan kepada kalian adalah bagaimana kalau kita menjadi seorang petualang dan membuat sebuah kelompot atau party sendiri yang hanya beranggotakan kita berlima saja. Karena dengan demikian maka kita akan lebih mudah membaur dan mendapatkan informasi. Bagaimana menurut kalian. " Ucap Naruto kepada Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya.


"Menurutmu itu ide yang sangat bagus Naruto-kun. Karena dengan begitu kita juga dapat menjelajahi setiap tempat yang ada. Jadi aku setuju akan rencana Naruto-kun. " Ucap Hinata yang menyetujui rencana tunangannya itu.


"Kalau aku setuju-setuju saja. " Ucap Ino yang juga menyetujui rencana Naruto.


"Kami berdua pun sama. " Ucap Karin dan Kaguya mengikuti ucapan dari Ino.


Naruto yang mendengar ucapan dari tunanganya dan yang lain hanya mengangguk senang.


"Baiklah kalau begitu, jadi sekarang kita tinggal mencari nama yang cocok untuk party kita. Kalau aku akan mengusulkan Akatsuki, ya walaupun di dunia kita itu termasuk dalam kelompok kriminal kelas S. Tetapi jika di ingat kembali tujuan awal dari terbentuknya organisasi tersebut adalah untuk mencapai kedamaian, sebelum di racun oleh zetsu hitam. Jadi bagaimana menurut kalian apakah ada usulan lain. " Ucap Naruto kepada yang lain.


Hinata dan yang lain yang mendengar ucapan dari Naruto hanya mengangguk dan saling pandang. Hingga mereka menganggukan kepala mereka.


"Baik Naruto-kun, kalau begitu kami setuju dengan nama party kita Akatsuki. " Ucap Hinata mewakili yang lain.


Naruto yang mendengar hal tersebut tentu di buat tersenyum.


"Baiklah kalau begitu, jadi mulai saat ini kelompok kita akan di beri nama Akatsuki dan langkah pertama kita adalah mencari sebanyak-banyaknya informasi tentang dunia ini. " Ucap Naruto mengambil kesimpulan yang ada.


Sedangkan Hinata dan yang lain hanya menggukan setuju.


Naruto yang melihat hal tersebut hanya diam dan fokus bertanya kepada systemnya.


"Hoi System, apakah aku bisa membeli jubah Akatsuki. " Ucap Naruto kepada System.


[Tentu Master. ]

__ADS_1


"Yos, kalau begitu tolong berikan aku 5 jubah Akatsuki system. " Ucap Naruto dengan penuh semangat kepada systemnya.


[Baik Master. ]


[Ding............... proses pencarian di mulai 1%.................... 25%.........................50%...........................75%.........................100%. ]


[Ding............. proses pencarian selesai. ]


[Apakah Master yakin ingin membeli. ]


* 5 Jubah Akatsuki.


Harga : 50.000.000 Poin System.


[Y/T]


Naruto yang melihat hal tersebut tentu di buat tersenyum dan langsung memilih opsi Y atau Ya.


[Ding............. selamat anda telah membeli 5 Jubah Akatsuki di Shop System. ]


[Ding............ barang yang anda beli akan langsung berada di Investory, Silahkan anda cek. ]


"Yos kalau begitu mari kita keluarkan jubahnya. Tapi tunggu sebentar, kenapa harga jubah itu mahal sekali ya. Oi system kenapa harga jubah ini sangat mahal sekali. Apakah ada fungsi dan kegunaan lainnya. " Ucap Naruto yang bertanya kepada systemnya.


[Tentu Master, Jubah ini memiliki berbagai kegunaan. Seperti tahan air, tahan panas, tahan dingin, tahan dari segala jutsu dan jurus, nyaman di gunakan walaupun panas atau dingin, dan dapat menyesuaikan bentuk si pengguna. ]


"Wow, ternyata fungsinya sangat berguna dan keren. Tidak sia-sia kalau begitu poin systemku bila begitu. Yos sekarang kita keluarkan jubah-jubah itu. " Ucap Naruto yang merasa sangat puas akan fungsi dari jubah yang ia beli.


Tak berselang lama kemudian muncullah 5 jubah Akatsuki di depan Naruto dan yang lain.


Naruto yang melihat hal tersebut tentu menggangguk senang.


Berbeda dengan Hinata dan yang lain, yang merasa kaget atas kemunculan yang tiba-tiba tas jubah terus.


"Wah ini sangat keren Naruto-kun, dan kita juga tidak perlu bingung jika kepanasan atau kedinginan dan terlebih lagi ini tahan oleh jutsu dan jurus. " Ucap Ino yang bersemangat mendapatkan jubah yang di berikan oleh Naruto.


"Hah tak aku sangka bahwa aku akan menggunakan jubah ini lagi. Walaupun harus aku akui bahwa jubah ini lebih nyaman dan enak di gunakan dari pada jubah Akatsuki di dunia shinobi dulu. " Ucap Karin yang sedikit mengingat masa lalunya dan sedikit memuji jubah pemberian Naruto.


Sedangkan Hinata dan Kaguya hanya diam dan mengambil bagian mereka.


Naruto yang melihat Ino dan Karin hanya mengeleng-gelebgkan kepalanya saja.


"Ya sudah sekarang lebih baik kita beristirahat saja. Karena mulai besok kita akan memulai petualangan kita di dunia ini. " Ucap Naruto kepada mereka.


"Baik Naruto-kun. " Ucap Hinata dan yang lain.


Setelah itu Naruto dan yang lain bergegas mengistirahatkan tubuh dan tenaga mereka untuk menjaga tetap bugar diri mereka besok.


Tapi sayang seribu sayang bagi Naruto yang ingin segera mengistirahatkan tubuhnya. Ia harus di suguhan oleh perdebatan para wanita yang ingin tidur bersamanya.


Walaupun ia merasa tidak masalah akan hal tersebut. Tetap Hinata sebagai tunangannya merasa keberatan akan hal tersebut.


Hingga terjadilah perdebatan si antara para gadis-gadis itu.


Selama hampir setengah jam Naruto hanya memandangi perdebatan mereka dengan wajah yang lesu dan mengantuk. Hingga ia merasa sudah tidak kuat lagi dan ia mulai menengahi permasalahan itu.


"Sudah cukup. " Ucap Naruto kepada para gadis-gadis itu.


"Bagaimana bisa sudah, aku sebagai tunanganmu tidak mau jika kau tidur bersama wanita lain. Apa lagi jika mereka belum memiliki status apapun. " Ucap Hinata yang sedikit emosi.


"Hinata, bukanya kau sudah mengizinkan kami untuk mendekati Naruto-kun. " Ucap Ino yang tak ingin kalah dari Hinata.

__ADS_1


"Benar kata Ino, kalau begitu seharusnya kami boleh dong tidur bersama Naruto-kun. " Ucap Karin yang juga tidak ingin kalah.


"Aku juga setuju dengan Ino dan Karin, jadi kami seharusnya boleh dong tidur bersama Naruto-kun. " Ucap Kaguya yang juga tak ingin kalah.


"Aku memang memperbolehkan kalian untuk mendekati Naruto atau menjadi saudariku. Tapi bila kalian belum memiliki status yang jelas maka akan aku larang. Karena Hari hanya milikku saat ini. " Ucap Hinata yang tak ingin kalah di keroyok oleh tiga gadis di depannya.


"Kenapa bisa begitu, lagian jika seperti itu maka kami akan kesulitan untuk depan dengan Naruto-kun. " Ucap Ino yang benar-benar tidak ingin kalah.


"Benar itu. " Ucap Karin dan Kaguya yang menyetujui argumen dari Ino.


"Aku bilang sudah cukup dan dengarkan aku bicara terlebih dahulu. Kalau kalian masih saja seperti ini maka lebih baik aku tidur di luar saja. " Ucap Naruto yang benar-benar sudah kesal dengan perdebatan gadis-gadis yang ada di depannya.


Hinata dan yang lain yang mendengar ucapan dari Naruto langsung di buat terdiam dan menundukan kepala mereka.


"Maaf Naru/Naruto -kun. " Ucap Hinata dan yang lain sambil menundukan kepala mereka.


Naruto yang melihat hal tersebut hanya menghela nafas saja.


"Oke sekarang giliran aku yang berbicara di sini. Ino, Karin, dan Kaguya kalian ingin tidur bersamaku kan. " Ucap Naruto kepada Ino, Karin, dan Kaguya.


"Iya Naruto-kun. " Ucap Ino, Karin dan Kaguya yang bersemangat saat mendengar ucapan dari Naruto.


Berbeda halnya dengan tunangan Naruto yang langsung kesal saat mendengar Naruto mengucapkan hal tersebut.


"Naruto-kun kenapa kamu bertanya seperti itu, pokoknya aku gak setuju bila kita tidur bersama mereka. Aku hanya ingin kita tidur berdua titik. " Ucap Hinata yang kesal dengan ucapan dari tukangnya itu..


Naruto yang mendengar ucapan dari Hinata hanya menghela nafas panjang saja.


Berbeda halnya dengan Ino, Karin, dan Kaguya yang di buat kesal dan tak terima akan ucapan dari Hinata.


"Hah, Hime tolong dengarkan aku dulu supaya hal ini cepat selesai dan aku bisa cepat-ceoat istirahat. Oke. " Ucap Naruto kepada Hinata.


"Hah, baiklah. " Ucap Hinata.


"Hah, baik baiklah kita kembali kepertanyaan aku sebelumnya. Kalian bertiga ingin tidur bersamaku kan. " Ucap Naruto bertanya kepada ketiga gadis di depannya.


"Ya. " Ucap ketiga gadis yang tadi tanya oleh Naruto.


"Baiklah kalau begitu. Kebetulan aku ada sebuah ide untuk permintaan kalian itu. " Ucap Naruto kepada ketiga gadis tadi dan di balas dengan tatapan bingung dan penasaran oleh mereka dan juga tunangan Naruto.


Naruto yang melihat ekspresi bingung dan penasaran dari Hinata dan yang lain hanya mengabaikannya dan mulai membuat segel tangan.


Shadow Clone Jutsu


Poooff


Pooooff


Poooofff


Tak berselang lama muncullah tiga buah klon Naruto di hadapan mereka.


"Nah dengan ketiga klon ini aku bisa tidur bersama kalian bertiga dan aku akan tidur bersama Hime. Oke, aku rasa tidak ada lagimasalah dan aku ingin segera tidur dan beristirahat. Ayo Hime kita tidur dan aku tidak ingin ada perdebatan lagi. Huuuuaaammm. " Ucap Naruto berbicara kepada ketiga gadis itu dan mulai menarik tangan tunangannya untuk segera tidur sembari menguap.


Sedangkan Hinata yang di tarik oleh Naruto hanya menurut dan sedikit mengulurkan lidahnya meledak Ino, Karin, dan Kaguya untuk meledak bahwa ia mendapatkan Naruto asli dan bukan klon.


Sedangkan Ino, Karin, dan Kaguya yang melihat Hinata meledak mereka di buat paham dan mulai kesal.


Tetapi mereka hanya bisa pasrah dan menerima. Ya setidaknya mereka bisa tidur dengan klon Naruto dan dapat mendekatkan diri melalui klon itu.


Ya mungkin cara liciknya mereka bisa menggoda Naruto tanpa ketahuan oleh Hinata dan nantinya bila klon itu hilang maka informasi akan langsung di dapatkan Naruto asli tanpa sepengetahuan Hinata.

__ADS_1


Ya itulah rencana licik mereka untuk menipu dan bermain dengan Hinata, tanpa Hinata ketahui.


__ADS_2