Naruto In Another World

Naruto In Another World
Chapter 8


__ADS_3

Sebelumnya.


Sedangkan Ino, Karin, dan Kaguya yang melihat Hinata meledak mereka di buat paham dan mulai kesal.


Tetapi mereka hanya bisa pasrah dan menerima. Ya setidaknya mereka bisa tidur dengan klon Naruto dan dapat mendekatkan diri melalui klon itu.


Ya mungkin cara liciknya mereka bisa menggoda Naruto tanpa ketahuan oleh Hinata dan nantinya bila klon itu hilang maka informasi akan langsung di dapatkan Naruto asli tanpa sepengetahuan Hinata.


Ya itulah rencana licik mereka untuk menipu dan bermain dengan Hinata, tanpa Hinata ketahui.


Lanjut..................


Keesokan harinya di sebuah rumah kayu di tengah hutan terdapat empat pasang manusia atau lebih tepatnya hanya satu pasang yang benar-benar nyata dan yang lain hanyalah ketiga klon pria dan tiga gadis yang tidur berdama setiap klon. mereka yang sedang tertidur pulas mulai membuka mata mereka dan memulai kehidupan mereka di dunia baru ini.


"Huuuuaaammm, akh... sudah pagi ternyata. " Ucap seorang pria yang baru bangun dari tidurnya.


"Selamat pagi Naruto-kun. " Ucap seorang gadis kepada laki-laki yang ada di setelahnya.


"Oh Hime, selamat pagi. " Ucap pria tadi yang membalas sapaan dari wanita di sampingnya.


Ternyata dua orang tersebut adalah Naruto bersama tunangannya Hinata.


"Naru setelah hari ini kita akan Kemana. " Ucap Hinata bertanya kepada Naruto sambil menundukan kepalanya di dada bidang Naruto.


"Mmm mungkin kita akan mencari desa atau kota terdekat Hime. Oh ya aku lupa bahwa kita tidak memiliki uang dunia ini. " Ucap Naruto yang baru ingat bahwa ia tidak memiliki sepeserpun uang untuk biaya mereka hidup.


"Coba kamu tanya saja kepada pendampingmu itu Naru-kun, barang kali ia memiliki sarang atau sebagainya. " Ucap Hinata memberikan saran kepada Naruto dan coba membatu tunangannya itu..


Naruto yang mendengar ucapan dari Hinata di buat teringat bahwa ia memiliki sebuah pendamping atau yang bernama System yang di berikan oleh Kami-sama sebelumnya.


"Oh ya aku baru ingat, terima kasih Hime telah mengingatkanku. " Ucap Naruto kepada Hinata sembari membelai lembut rambut Hinata.


"Sama-sama Naru, sudah menjadi tugasnya sebagai tunangannya dan calon istrimu untuk mengingatkanmu. " Ucap Hinata yang merasa nyaman mendapat perlakuan khusus dari Naruto.


Naruto yang mendengar ucapan Hinata hanya mengangguk saja dan mulai bertanya kepada systemnya.


"System aku baru ingat bahwa aku tidak memiliki uang sepeserpun, jadi apakah kau memiliki saran untuk itu. " Ucap Naruto bertanya kepada systemnya.


[Tentu ada Master, anda bisa menukarkan poin System menjadi mata uang di dunia ini. Master. ]


Naruto yang mendengar hal itu tentu di buat senang, karena ia tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan tentang bekalnya nanti.


"Wah bagus kalau begitu, kalau begitu tolong kau jelaskan tentang mata uang di dunia ini System dan berapa perbandingannya dengan poin system dengan uang di dunia ini. " Ucap Naruto bertanya.


[Tentu Master. ]


[Mata uang di dunia ini di kategorikan menjadi empat jenis Master, yang terdiri dari perunggu, perak, emas, dan platinium. Setiap kelipatan dari mata uang tersebut adalah seribu Materi. ]


[Mata uang di Dunia Earthland. ]


* 1 Koin Platinium : 1000 Emas.


* 1 Koin Emas : 1000 Perak.

__ADS_1


* 1 Koin Perak : 1000 Perunggu.


[Pertukaran Poin System menjadi Mata Uang Dunia Earthland. ]


* 1 Poin : 100 Koin Platinium


* 1 Poin : 100.000 Koin Emas


* 1 Poin : 100 JT Koin Perak


* 1 Poin : 100 M Koin Perunggu


Naruto yang mendengarkan penjelasan dari system di buat menganggukan kepalanya sebagai tanda bahwa ia mengerti dan memahami akan penjelasan dari system.


Hingga ia di kaget oleh penjelasan dari System tentang perbedaan atau perbandingan antara mata uang dan poin system.


"S... System apakah itu benar tentang perbandingan mata uang dan poin system. " Ucap Naruto yang kaget sembari bertanya tentang kebenarannya.


[Tentu Master, itu semua benar. ]


Sekali lagi Naruto di buat terdiam dan membisu saat mendengar ucapan dari system.


Ya bagaimana ia tidak terkejut akan semua itu, khususnya nilai tukar antara poin system ke mata uang.


Karena menurutnya jika ia menukar berapa poin saja maka ia sudah dapat mendirikan wilayah kekuasaan sendiri atau bahkan bisa menjadi orang terkaya di dunia jika ia mau.


Naruto yang memikirkan hal tersebut hanya mengeleng-gelengkan kepalanya saja.


"Tidak tidak, untuk sekarang jangan pikirkan tentang harta dulu. Karena percuma jika aku memiliki uang banyak tetapi aku masih bisa di bodoh oleh orang-orang di dunia ini. Jadi untuk sekarang nikmati saja petualangan ini. " Ucap Naruto dalam hati yang berusaha menepis pikirannya untuk memiliki banyak harta untuk saat ini.


[Baik Master. ]


[Ding......... Proses penukaran poin ke mata uang dimulai 1%.................................... 25%............................. 50%............................ 75%.....................................100%........................ ]


[Ding.......... Proses penukaran poin ke mata uang selesai. ]


[Ding......... Uang hasil penukaran akan langsung di letakan di Investory, Silahkan anda cek. Master. ]


Naruto yang mendengar hal tersebut mengangguk senang.


Setelah semuanya selesai Naruto langsung keluar kamar dan menyusul tunangannya Hinata yang sudah keluar terlebih dahulu tadi di saat ia sedang sibuk dengan systemnya.


Setibanya di luar kamar ia melihat Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya yang sedang mengobrol dan menunggunya di sana.


Naruto yang melihat hal tersebut langsung menghampiri mereka dan ikut bergabung bersama mereka.


"Selamat pagi semuanya. " Ucap Naruto menyapa gadis-gadis itu.


"Pagi Naruto-kun. " Ucap gadis-gadis itu membalas sapaan dari Naruto dengan senyum manis milik mereka.


Setelah itu Naruto langsung duduk di samping tunangannya dan mulai mengeluarkan beberapa makanan dan minuman yang ia beli dari system untuk mereka makan untuk sarapan pagi mereka.


Setelah semunya telah siap, mereka langsung melakukan acara sarapan pagi mereka dengan hikmat dan tenang.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian akhirnya mereka selesai melakukan acara sarapan pagi mereka yang terbilang sederhana itu.


"Terima kasih makananya. " Ucap Naruto dan yang lain setelah menyelesaikan acara aarapan pagi mereka.


"Jadi Naruto-kun, hari ini kita akan Kemana. " Ucap Ino bertanya kepada Naruto.


"Mmm kemungkinan kita akan keluar dari hutan ini dan mencari desa atau kota terdekat. Tapi sebelum itu aku ingin tanya kepada kalian. Apakah kalian sudah bisa mengontrol kekuatan baru kalian yang di berikan oleh Kami-sama kemarin. Jika belum kita bisa berlatih terlebih dahulu di hutan ini. " Ucap Naruto bertanya kepada Ino dan yang lain.


"Kami sudah bisa mengontrolnya Naruto-kun, lagi pula sepertinya Kami-sama kemarin saat memberikan kekuatan ini langsung dengan pengalaman dan kontrol yang baik. Jadi kami bisa langsung menggunakan kekuatan kami ini. " Ucap Hinata menjawab pertanyaan dari Naruto dan di angguki oleh yang lain.


Naruto yang mendengar hal tersebut hanya mengangguk mengerti akan apa yang Hinata maksud.


"Baiklah kalau begitu, dan Oh ya ada yang ingin aku berikan kepada kalian. Tunggu sebentar. " Ucap Naruto kepada Hinata dan yang lain.


"Apa itu Naruto-kun, sepertinya kamu dari kemarin sudah memberikan kami nanya. barang-barang berguna. Jadi sekarang apa lagi. " Ucap Karin yang bingung akan apa yang ingin Naruto berikan.


Tidak hanya Karin yang bingung dan penasaran akan apa yang ingin Naruto berikan saat ini.


Sedangkan Naruto yang di tanya hanya diam dan fokus kepada systemnya.


Hingga tak berselang lama kemudian muncullah bertumpuk-tumpuk koin emas di depan Naruto dan yang lain.


Dan hal tersebut tentu membuat Hinata dan yang lain kaget dan bingung.


Naruto yang melihat koin-koin emasnya telah muncul di buat mengangguk senang dan mulai membaginya menjadi empat bagian.


Beberapa menit kemudian akhirnya Naruto telah selesai membagi empat bagian koin emas tepat di depan Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya.


Sedangkan Hinata dan yang lain menatap bingung Naruto dan tumpukan kion emas di depan mereka.


Naruto yang melihat raut wajah bingung dari para gadis di buat mengerti dan mulai menjelaskan akan apa yang ia lakukan.


"Jadi begini, kalian belum memiliki uang di dunia ini kan. " Ucap Naruto bertanya.


"iya. " Ucap Hinata dan yang lain menjawab pertanyaan dari Naruto.


"Nah ini adalah koin emas atau marah uang di dunia ini. Tapi sebelum itu biar aku jelaskan terlebih dahulu tentang mata uang di dunia ini. Dunia ini memiliki 4 jenis mata uang atau 4 jenis koin untuk transaksi. 4 koin tersebut terdiri dari perunggu sebagai yang terendah lalu perak, emas, dan platinium sebagai yang tertinggi. Sedangkan perbandingan antar koin adalah seribu, contoh 1 koin perak sama dengan 1000 koin perunggu, 1 koin emas sama dengan 1000 koin perak, dan 1 koin platinium sama dengan 1000 koin emas. Jadi seperti itu kalian paham kan. " Ucap Naruto yang menjelaskan tentang mata uang Dunia Earthland.


"Kami mengerti Naruto-kun. " Ucap Kaguya dan di angguki yang lain.


"Bagus kalau begitu, dan yang ada di depan kalian adalah koin emas untuk kalian. Setiap orang aku beri 2000 emas atau sama dengan 2 platinium. Gunakan uang itu dengan bijak, dan aku hanya mengingatkan aku hanya mendapatkan 100.000 emas dari Kami-sama sebagai modal kita di dunia ini. Jadi aku percaya pada kalian bahwa kalian tidak akan boros dengan uang-uang ini. " Ucap Naruto yang memberi pesan kepada keempat gadis di depannya tentang keadaan keuangan mereka.


Karena ia tau jika seorang wanita muda di berikan uang maka sudah di pastikan dalam. sekejap kantong mereka akan bolong dan tergantikan oleh barang-barang di tangan. Walaupun tidak semua wanita, tapi ia juga harus memberikan pengertian kepada keempat gadis itu.


Apa lagi di antara mereka ada seorang wanita dari zaman prasejarah yang mengalami kehidupan baru dari kesempatan kedua yang di berikan oleh Kami-sama.


Jadi sudah pasti ia akan lebih penasaran akan dunia luar.


"Kami mengerti Naruto-kun, jadi kamu tenang saja. Kami kan calon istri yang berbakti kepada suami. " Ucap Ino dengan genit mengedipkan sebelah matanya kepada Naruto.


"Iya Naruto-kun, kami mengerti jadi Naruto-kun tenang saja. Lagi pula kita telah memiliki baju dan senjata sendiri. Jadi kemungkinan uang ini hanya terpakai untuk makan atau keadaan yang mendesak. " Ucap Hinata kepada Naruto dengan tenang dan bijak.


Naruto yang mendengar hal tersebut hanya menggukan kepalanya saja.

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu kalian siap-siaplah, kita akan segera keluar dari hutan ini segera untuk mencari desa atau kota terdekat. " Ucap Naruto dan di angguki yang lain.


__ADS_2