
Sebelumnya.
"Ihik....... Naruto-kun kamu Kemana saja, kami kangen denganmu dan kau membuat kami khawatir ihik.......... " Ucap Ino yang menangis dalam pelukan Naruto.
"Ihik......... itu benar Naruto-kun, kamu pergi Kemana saja ihik........ kami sangat khawatir dengan keadaanmu. Karena kami tiba-tiba saja hilang tanpa jejak bersama Hinata. " Ucap Karin yang juga menangis di pelukan Naruto.
Naruto yang di pelukan secara tiba-tiba oleh Ino dan Karin di buat bingung dan juga kaget.
"Ino Karin, aku dan Hinata-chan baik-baik saja. Juga tolong lepaskan pelukan kalian ini. Aku tidak bisa bernapas dan di sini ada tunangnku Hinata-chan. " Ucap Naruto kepada Ino dan Hinata.
Lanjut.....................
Ino dan Karin yang mendengarkan ucapan dari Naruto langsung melepaskan pelukan mereka dari Naruto. Walaupun mereka sangat enggan untuk melepaskan pelukan tersebut.
Sedangkan Hinata sendiri yang melihat tunangannya di pelukan oleh wanita lain sebenarnya agak cemberut. Akan tetapi ia juga mengerti akan apa yang dirasakan oleh Ino dan Karin.
Jadi ia berusaha memenangkan diri saja dan juga berusaha memantapkan dirinya untuk menyambut Ino dan Karin sebagai saudarinya.
Setelah Ini dan Karin melepaskan pelukannya, lalu mereka bertanya apa yang sebenarnya terjadi kepada Naruto dan Hinata.
Naruto dan Hinata yang mendengar pertanyaan tersebut. Langsung saja menjelaskan semuanya. Termasuk tentang mengajak Ino dan Karin bersama mereka.
Ino dan Karin yang mendengarkan semua semua penjelasan dari Naruto dan Hinata di buat menganggukan kepalanya mengerti.
Mereka juga di buat senang saat mendengar bahwa mereka akan di ajak oleh Naruto ke Dunia lain untuk berpetualang dan juga menjalankan misi dari Kami.
Setelah menjelaskan semuanya kepada Ino dan Karin, juga mendapatkan jawaban dari mereka. Naruto langsung kembali menghadap Hagoromo dan Kami yang ada di hadapannya.
"Jadi Kami sama kapan kami akan menjalankan misi tersebut. " Ucap Naruto kepada Kami.
"Sebelum itu aku akan memberikan bekal kepada kalian semua, khususnya kau Naruto. " Ucap Kami kepada Naruto dan yang lain.
Setelah itu tiba-tiba tubuh Naruto dan yang lain bersinar terang selama beberapa saat.
Setelah cahaya tersebut menghilang Naruto dan yang lain, termasuk Kurama merasakan kekuatan yang sangat besar di dalam tubuh meraka
Bahkan Kurama saat ini memiliki 10 ekor dan juga mendapatkan kemampuan-kemampuan baru.
"Kami sama terima kasih atas semuanya dan akan saya usahakan supaya tidak mengecewakan anda dan juga Kekek Hagoromo. " Ucap Naruto kepada Kami.
Tidak hanya Naruto saja yang berterima kasih kepada Kami tetapi juga Hinata, Ino, Karin, dan Kurama.
"Ya, tapi tidak hanya itu saja yang ingin aku berikan kepadamu Naruto. Aku juga akan memberikan sebuah System untuk menjadi pendampingmu dan pemandumu di dunia nantinya. " Ucap Kami kepada Naruto.
Setelah Kami mengatakan hal tersebut terdengarlah sebuah suara di benak Naruto yang cukup mengagetkanya.
[Ding........ ]
[Hallo... Master, perkenalkan saya adalah System yang akan mendampingi dan memandu Master selama menjalakan misi yang telah Kami berikan kepada anda. ]
Naruto yang mendengar sebuah suara di dalam kepalanya di buat kaget dan bingung.
"Siapa itu dan kenapa ada di kepalaku. Ino apakah menggunakan salah satu jutsumu kepadaku. " Ucap Naruto yang kebingungan.
"Tidak Naruto-kun,aku tidak menggunakan jutsu apapun kepadamu. Memangnya ada apa Naruto-kun. " Ucap Ino yang menyangkal pertanyaan dari Naruto dan juga di buat bingung dengan apa yang terjadi kepada Naruto.
Tidak hanya Ino yang bingung akan apa yang sedang terjadi kepada Naruto, tetapi juga di alami oleh Hinata dan Karin.
[Master anda tidak perlu bingung atau sebagainya. Karena saya adalah System yang di berikan oleh Kami sama kepada anda sebagai pemandu anda di dunia yang akan anda tuju. Jadi anda tenang saja, Master. ]
Naruto yang mendengarkan semua penjelasan dari System di buat mengangguk paham akan apa yang terjadi.
"Oh jadi seperti itu Yah, Hehehehe. Kalau begitu mohon bantuannya System. " Ucap Naruto kepada System di dalam dirinya.
[Mohon bantuannya juga, Master. ]
[Untuk mempermudah Master dalam mengakses dan menggunakan saya. Saya akan memberiakan anda sebuah informasi secara instan ke dalam otak anda. Apakah anda setuju. ]
[Y/T]
Naruto yang mendengar semua semua penjelasan dari System di buat paham dan langsung memilih opsi Y dalam pilihan yang terdapat dalam systemnya.
Setelah Naruto memilih opsi Y dalam systemnya. Secara tiba-tiba terdapat berbagai informasi yang memasuki otaknya mengenai System yang ia miliki saat ini.
Setelah beberapa saat mencerna semua informasi yang ia peroleh dari System. Naruto mulai paham cara menggunakan system tersebut.
Mulai dari cara memunculkan statusnya, cara menggunakan Shop Systemnya, cara menggunakan tempat penyimpanan systemnya atau yang bernama Investory System dan juga sebagainya.
Naruto di buat mengangguk paham akan cara kerja dari System yang ada di dirinya.
"Mmm ternyata begitu, baiklah kalau begitu mari kita coba lihat statusku. OPEN STATUS. " Ucap Naruto yang mencoba salah satu fungsi dari system, yaitu bar status.
[Open Status]
__ADS_1
Nama : Uzumaki Naruto
Level : 1000
Umur : 17 Tahun
Ras : Demi God
Title : Pahlawan Dunia Shinobi, Utusan Dewa.
Job : Shinobi
HP : 10.000.000/10.000.000
MP : 10.000.000/10.000.000
Skill : Appraisal, Teleportasi, Shadow Clone Jutsu, Spiral Vortex, Wind Spiral Shuriken, dll
Poin System : Infinite
Shop
Investory
MAP
"Apakah ini Statusku, System apakah ini semua normal. " Ucap Naruto bertanya kepada Sistem.
[Tidak Master, Status rata-rata makhluk dunia yang akan anda tuju hanyalah 1000 setiap satu level. Sedangkan untuk Master sangat terbilang khusus. Karena Ras anda dan juga Title anda sebagai seorang utusan dan juga seorang pahlawan di dunia anda sebelumnya. ]
"Oh ternyata begitu. " Ucap Naruto sambil menganggukan kepalanya.
[Maaf Master hanya sekadar mengingatkan bahwa anda bisa berbicara kepada saya dengan melalui pikiran anda. Supaya nantinya anda tidak di curigai saat sedang berbicara dengan saya, Master. ]
"Oh iya aku lupa, terima kasih System telah mengingatkanku. " Ucap Naruto yang mulai berbicara melalui pikirannya dengan systemnya.
[Sudah menjadi tugas saya untuk selalu mengingatkan anda Master. ]
Naruto yang mendengarkan balasan dari System di buat menganggukan kepalanya.
Hinata, Ino, dan Karin di buat bingung saat melihat Naruto berbicara sendiri di hadapan mereka.
"Naruto-kun, kamu tidak apa apakan. " Ucap Karin bertanya kepada Naruto. Karena melihat Naruto sedari tadi berbicara sendiri.
Naruto merasa agak canggung saat ini. Karena ia terlihat seperti orang gila yang berbicara sendiri.
"Hehehehehe, aku tidak apa-apa kok Karin-chan, aku hanya sedang berbicara kepada pemandu yang di berikan oleh Kami sama kepadaku. " Ucap Naruto dengan canggung sambil mengaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
"Oh ternyata begitu, aku kira Naruto-kun kenapa. Sampai buat Aku khawatir saja. " Ucap Karin yang menghela nafas lega saat mendengar jawaban Naruto.
"Hehehehe, tenang saja Karin-chan, aku tidak apa-apa kok. " Ucap Naruto kepada Karin dengan tangannya yang mengelus rambut merah Karin secara tak sengaja.
Karin yang mendapat perlakuan seperti itu langsung di buat merona pipinya karena malu. Tapi di satu sisi ia juga senang saat Naruto memperlakukannya seperti itu.
Sedangkan untuk Hinata dan Ino di buat cemburu saat melihat Naruto memperlakukan Karin dengan lembut seperti itu di depan mata mereka.
"Naruto-kun, tangannya. " Ucap Hinata dengan tatapan tajam kepada Naruto.
Naruto yang mendapat tatapan tajam dari tunangannya di buat sadar akan tindakannya.
Setelah itu Naruto langsung menarik tangannya dari kepala Karin dan berjalan menuju kekasihnya yang sedang marah kepadanya.
"Hehehehe, maaf ya Hime-chan aku tidak sengaja. Tadi itu hanya reflek saja, maaf ya Hime. " Ucap Naruto meminta maaf kepada Hinata atas tindakannya tadi.
"Huh, baiklah. " Ucap Hinata yang memaafkan Naruto.
"Wah terima kasih Hime. " Ucap Naruto dengan refleksi memeluk Hinata.
Hinata yang tiba-tiba di peluk oleh tukangnya do buat memerah wajahnya karena malu.
"I....... Iya Na....... Naruto-Ku.... Kun. " Ucap Hinata dengan gugup dan wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
Sedangkan saat ini Ino di buat cemburu karena hanya dia yang tidak mendapatkan apa apa dari Naruto.
Tapi mau gimana lagi ia belum jadi siapa-siapanya Naruto, jadi ia hanya bisa pasrah dan terus berjuang untuk mendapatkan hati Naruto.
Karena ia sudah mendapat lampu hijau dari Hinata bahwa ia bisa menjadi yang kedua atau ketiga. Jadi ia hanya bisa berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan hati Naruto.
"Ekhm Naruto sebelum kau menuju dunia yang akan kau tempati nanti. Akan ada seorang lagi yang akan mengikutimu kedunia dimana kau menjalankan misi. " Ucap Hagoromo yang mengakhiri drama cinta antar remaja di hadapannya itu.
Naruto yang mendengar suara dari Hagoromo di baut sadar dan melepaskan pelukannya dari Hinata.
"Oh ya Kakek, memang siapa yang akan ikut denganku nanti dan sebelum itu aku ingin mengucapkan sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya atas apa yang Kamu sama berikan kepadaku. Aku berjanji akan menjalankan misi tersebut dengan baik dan benar. Akan saya usahakan supaya tidak mengecewakan anda nantinya. " Ucap Naruto yang berterima kasih kembali kepada Kami.
__ADS_1
"Ya itulah yang ingin aku dengar darimu Naruto dan akan aku pegang janjinya itu. Oh ya kalau begitu aku pergi dulu dan selamat bersenang-sedamg di dunia yang akan kau tuju. Bersenang-senag lah di sana Naruto dan jangan terlalu anggap pusing misi yang aku berikan kepadamu tadi. Anggaplah ini sebagai hadiah atas kesabaran dan perjuangmu selama ini. Oh ya Naruto di dunia itu di bebaskan untuk berpoligami. Bahkan bila kau ingin mempunyai istri lebih dari 10 pun tidak masalah. Kalau begitu aku pergi dulu Naruto. " Ucap Kami kepada Naruto dan setelahnya langsung menghilang tanpa jejak.
"Ah ya Kami sama, sekali lagi saya sangat berterima kasih kepada anda dan akan saya pastikan bahwa saya tidak akan mengecewakan anda Kami sama. " Ucap Naruto sambil menundukan badannya saat melihat Kami pergi dari hadapamya.
Tidak hanya Naruto saja yang menundukan badannya dan berterima kasih kepada Kami. Akan tetapi juga di lakukan oleh Hinata, Ino, dan Karin.
Setelah mengangkat badannya, Naruto langsung kembali menoleh kearah Hagoromo.
"Jadi Kakek siapa yang akan ikut denganku nanti kedunia sihir itu. " Ucap Naruto yang bertanya kepada Hagoromo.
"Hohohoho, yang pastinya kau kenal Naruto. Baiklah kalau begitu akan aku panggilkan. " Ucap Hagoromo.
Naruto yang mendengar ucapan dari Hagoromo yang mengatakan bahwa ia kenal orang yang akan ikut dengannya di buat penasaran.
Tak berselang lama muncullah seorang wanita cantik berambut putih dan memiliki mata yang sama seperti milik Hinata.
Naruto yang melihat wanita tersebut di buat penasaran dan juga merasa kenalan wanita tersebut.
Selama beberapa saat Naruto terus memperhatikan wanita tersebut dari atas sampai bawah dan dari bawah sampai atas.
Hingga membuat sang wanita di buat tersipu malu saat di perhatikan seperti itu oleh Naruto.
Tetapi berbeda dengan Hinata, Ino, dan Karin yang sedang terbakar api cemburu saat melihat Naruto sedang memperhatikan wanita tersebut.
Untung wanita mereka seperti merasakan sinyal bahaya dari wanita tersebut jika tidak di awasi nantinya.
Tak berselang lama akhirnya Naruto ingat siapa wanita tersebut.
"KAU KAGUYA, OTSUTSUKI KAGUYA. TAPI BAGAIMANA BISA KAU DI SINI, BUAKNYA KAU TELAH KAMI SEGEL. " Ucap Naruto dengan nada tinggi saat mengingat siapa wanita tersebut.
Hinata, Ino, dan Karin yang mendengar siapa wanita tersebut di buat kaget dan merasa tidak percaya.
"Hihihihi, akhirnya Naruto-kun ingat denganku juga. Iya aku Otsutsuki Kaguya, Naruto-kun. Oh aku sangat kangen kepadamu Naruto-kun. Kau sungguh tega menyegelku sendirian dan membuatku selalu mengingatkan. " Ucap wanita tersebut yang ternyata adalah Otsutsuki Lagunya sambil memeluk Naruto.
Naruto yang tiba-tiba di peluk oleh Kaguya di baut kaget dan tak sempat menghindar.
"Ta...... Tapi bagaimana bisa, Kakek kenapa Lagunya ada di sini. Bukanya ia tersegel setelah perang dunia ninja Ke-4. " Ucap Naruto bertanya kepada Hagoromo dan masih di peluk oleh Kaguya.
"Kau benar! Naruto, ibuku ini memang telah kau segel sebelumnya. Akan tetapi ia di beri kesempatan sekali lagi oleh Kami sama untuk merubah sikap dan perilakunya. Akan tetapi konsekuensinya adalah ia tidak bisa menjadi Dewi lagi dan akan di turunkan di Dunia fana. Tetapi ia juga di berikan beberapa permintaan sebelum turun kedunia fana. Nah saat itu ia meminta supaya ia bisa di turunkan dimana kau berada. Maka dari itu sekarang ia ada di sini. Tidak masalah buka Naruto, aku juga tidak masalah kok jika kau mwnjadi ayah tiriku. Hahahahha. " Ucao Hagoromo sambil tertawa.
Naruto yang mendengarkan semua penjelasan dari Hagoromo di buat menikah alisnya dan merasa tak percaya akan apa yang sedang terjadi.
Tidak hanya Naruto yang di buat kaget akan penjelasan dari Hagoromo. akan tetapi juga terjadi kepada Hinata, Ino dan Karin. Bahkan sekarang mereka menyalakan kewaspadaan mereka terhadap Kaguya.
Naruto saat ini masih terdiam dan masih mencerna apa yang sedang terjadi saat ini di sekitarnya.
Hingga lamunanya tersadarkan saat mendengarkan suara perempuan yang halus di dekatnya.
"Naruto-kun, boleh ya aku ikut bersamamu dan aku berjanji tidak akan merepotkanmu nantinya. Aku juga akan menjadi istri yang baik bagimu jika kau mau. " Ucap Kaguya sambil menatap wajah Naruto dan sedikit merona saat mengatakan istri.
Naruto yang mendengarkan ucapan terakhir Kaguya di buat menaikkan alisnya karena kaget.
Tetapi berbeda dengan Hinata sebagai seorang tunangan Naruto yang melihat dan mendengar semuanya.
"A....... Apa maksudmu ha.. Hah, a..... aku ini tunangannya. Ja.....Jadi yang akan menjadi istri Na...... Naruto-kun pastilah aku. " Ucap Hinata dengan nada terbata-bata dan sedang terlilit api cemburu saat ini.
Kaguya yang mendengar suara dan ucapan dari Hinata langsung mengalihkan penanyanya kearah Hinata.
"Hmph, baru tunangankan. Jadi kalau begitu bisa saja nanti di batalkan dan nanti aku yang menjadi penggantinya. Lihatlah penampilaku yang sangat menarik ini yang tidak seperti, hmph. " Ucap Kaguya dengan nada sinis.
Terjadilah perdebatan antara Hinata dan Kaguya yang menyahut tentang siapa yang akan menjadi istri dari Naruto.
Bahkan Ino dan Karin yang sedari tadi diam juga langsung ikut perdebatan tersebut.
Naruto yang melihat dan mendengar percepatan di depannya di buat terdiam. Bahkan ia juga kaget saat melihat Hinata yang biasanya agak malu dan agak gugup. Bisa lancar dan tak mau kalah.
Sedangkan Hagoromo hanya di buat menggelengkan kepalanya saat melihat adegan-adegan di depannya.
Naruto yang sudah mulai jengah dengan yang ada di depannya. Langsung mengambil tindakan untuk memberhentikan apa yang sedang terjadi.
"CUKUP, disini kita sedang mempersiapkan diri untuk menjalankan misi yang di berikan Kami sama dan urusan aku menikah itu adalah hakmu. Juga Hinata-chan bukanya aku sudah berjanji kepadamu bahwa aku tidak akan meninggalkanku , apapun yang terjadi. Jadi sekarang kalian semua diam dan jangan pernah lagi ada perdebatan yang tak perlu seperti ini. Mengerti. " Ucap Naruto dengan tegas menghentikan perdebatan yang tak perlu di hadapamya tadi.
"Kami mengeri Naruto-kun. " Ucap Gonta dan yang lainnya sambil menundukan kepala mereka.
Naruto yang melihat perdebatanya akhirnya berakhir di buat menghela nafas panjang.
"Jadi Kakek apakah sekarang kami bisa memulai misinya. " Ucap Naruto kepada Hagoromo dan ia juga tidak sabar melihat dunia selai dunia shinobinya sebelumnya.
"Ya kalian sudah boleh pergi dan berhati-hatilah di sana. Semoga kalian berhasil menjalankan misinya. " Ucap Hagoromo kepada Naruto dan yang lain.
Tak berselang lama setelah Hagoromo Otsutsuki menyelesaikan ucapannya. Muncullah cahaya terang yang menyelimuti Naruto dan yang lain.
Semakin lama cahaya tersebut semakin terang dan mulai menghilang dari tempat tersebut.
__ADS_1
Hagoromo Otsutsuki yang melihat Naruto dan yang lain sudah pergi hanya dapat meninggikan senyum di bibirnya.