Naruto In Another World

Naruto In Another World
Chapter 12


__ADS_3

Sebelumnya.


Sedangkan Naruto yang melihat itu semua hanya menghela nafas panjang. Karena ia tau pasti hal tersebut akan terjadi cepat atau lambat.


"Hah, merepotkan dan entah kenapa aku saat ini merasa seperti Shikamaru yang setiap waktu selalu menghela nafas dan berkata merepotkan. Memang harus aku akui bahwa WANITA itu memang merepotkan. " Ucap Naruto dalam hati sambil meratapi nasibnya saat ini dan di masa depan nanti.


Hampir setengah jam Hinata dan ketiga kunoici lainnya berdebat akan pendapat mereka masing-masing.


Hingga salah seorang pengunjung restoran di sana meresa terganggu dan berteriak kepada mereka untuk berhenti berdebat.


Lanjut..........................


"Hey kalian, bisakah kalian diam. Kalian telah mengganggu waktu makanku dan rekan-rekanku. " Ucap salah seorang pengunjung restoran di sana sambil berteriak kepada Hinata dan yang lain.


Naruto dan sebagian besar pengunjung restoran di sana hanya diam dan mengamati apa yang akan terjadi selanjutnya. Karena Naruto dan sebagian pengunjung di sana merasakan sebuah firasat kurang baik akan hal tersebut.


Sedangkan Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya yang sedari tadi berdebat langsung berhenti dan langsung menatap orang yang berteriak kepada mereka tadi.


Sedangkan orang yang berteriak tadi yang melihat mereka telah diam hanya mengangguk percaya diri bahwa tuntutannya berhasil.


Hingga tiba-tiba suasana sekitar menjadi mencekam dan menakutkan, hingga mereka yang ada disana melihat bahwa Hinata dan keempat Kunoichi itu menatap tajam kepada orang yang meneriaki mereka tadi dan tidak lupa juga mereka mengeluarkan aura membunuh mereka yang mencekam keseluruh penginapan itu.


"BISA KAH KAU DIAM. " ucap Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya sembari menatap tajam dan mengeluarkan aura membunuh mereka kepada orang yang meneriaki mereka tadi.


Sedangkan orang yang di tatap oleh mereka berempat di buat terdiam dan ketakutan akan tatapan tajam itu dan aura membunuh mereka.


Sebenarnya tidak hanya orang tersebut saja yang merasakan ketakutan akan aura membunuh tersebut dan tatapan tajam itu. Karena bahkan hampir semua orang yang ada di sana merasakan rasa ketakutan akan aura tersebut dan tatapan tersebut. Tentunya pengecualian untuk Naruto yang tidak terpengaruh akan aura tersebut. Hanya saja ia takut akan tatapan itu bahkan jika itu tidak mengarah kepadanya.

__ADS_1


Ya sangat wajar jika sebagian orang yang ada disana takut akan aura membunuh Hinata dan yang lainnya. Karena bagaimanapun mereka adalah veteran perang dunia shinobi 4 dan mantan dewi. Jadi tentunya tatapan dan aura mereka sangatlah mencekam. Karena itu semua salah hasil tempaan di medan perang.


Naruto yang melihat itu langsung menggelengkan kepalanya dan berusaha menghiraukan tatapan menakutkan itu dan memutuskan untuk mengakhiri semuanya.


"Hinata-chan, Ino-chan, Karin-chan, Kaguya-chan sudah cukup. Semunya maaf atas apa yang terjadi dan nona kami ambil kamar tersebut selama seminggu. " Ucap Naruto kepada Hinata dan yang lain sembari menyebarkan aura sennin dari mode Rikudo tanpa mengaktifkan misinya. Dan juga langsung memutuskan mengambil kamar tersebut untuk mereka seminggu kedepan sambil meminta maaf kepada semuanya karena apa yang telah terjadi.


Setelah Naruto menyebarkan auranya, semuanya mulai kembali seperti semula dengan menghilangnya aura mencekam dan di gantikan dengan rasa damai dan menenangkan.


Hingga mereka yang ada di sana langsung memperhatikan Naruto yang berbicara dan hanya membalas mengangguk. Karena sebagian dari mereka yang ada di sana menyimpulkan bahwa Naruto dan kelompoknya bukanlah orang-orang sembarangan.


Karena dari aura yang mereka rasakan tadi mereka langsung menyimpulkan bahwa mereka bisa melibas mereka semua dengan mudah jika semuanya di perpanjang.


Sedangkan untuk Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya hanya terdiam dan menunduk patuh akan ucapan Naruto tadi.


Setelah itu semua Naruto dan rombongannya langsung di antar kekamar mereka setelah terlebih dahulu membayar biaya menginap mereka selama satu minggu kedepan sebesar 1 koin emas dan itu sudah termasuk makanan mereka selama di sana.


Sesampainya mereka di kamar yang telah di pesan. Naruto langsung memerintahkan mereka untuk beristirahat tanpa ada perdebatan lagi. Dan hal tersebut tentunya di patuhi oleh keempat Kunoichi itu.


"Aku benar-benar tidak pernah berpikiran akan mengalami hal seperti ini dalam hidupku. Hah, semoga kedepannya bisa berjalan dengan lancar. " Ucap salah seorang pemuda yang ada di dalam kelompok tersebut.


"Tidak hanya kau saja Zen, aku dan kami semua pun berpikiran sama sepertimu. Bahkan aku pernah meragukan akan adanya dunia lain atau dimensi lain. Terlebih lagi sihir dan monster, semua ini benar-benar di luar akan sehat kita sebagai manusia modern. " Ucap salah seorang pemuda lain yang juga ada di dalam kelompok tersebut.


"Sudah-sudah, lebih baik kita sekarang mulai memikirkan rencana masa depan kita. Mungkin menurut Yang Mulia dan orang-orang di dunia ini sangat mustahil untuk kita kembali ke dunia kita. Tapi menurutku selama kita berusaha maka pasti akan ada jalan. Dan yang penting sekarang adalah mulai berlatih dan belajar untuk bekal kita hidup di dunia ini. Ya setidaknya jika kita tidak bisa kembali, kita bisa memulai hidup baru di dunia ini kan. " Ucap salah seorang wanita muda yang ada di kelompok tersebut.


Kedua pemuda tadi dan sekelompok remaja yang ada di sana yang mendengarkan ucapan gadis tersebut hanya di buat menganggukan kepala mereka dan setuju akan ucapan gadis itu.


"Ya, aku harus setuju dengan ucapan Rias-Chan. Karena hanya itu yang bisa kita lakukan saat ini sembari berusaha mencari cara agar kita kembali ke dunia kita. " Ucap seorang gadis lain yang ada di kelompok tersebut.

__ADS_1


Sekelompok remaja yang mendengar hal tersebut hanya mengangguk setuju akan ucapan gadis tersebut.


Sedangkan beberapa orang yang bukan dari kelompok tersebut hanya dapat melihat dan mendengarkan obrolan dari sekelompok remaja tersebut.


Hingga salah seorang gadis yang tadi berbicara langsung teringat akan keberadaan orang-orang tersebut.


"Maaf Yang Mulia, Yang Mulia Ratu, Pangeran, Tuan Putri, maaf jika kami terlalu banyak bicara di meja makan. " Ucap salah seorang gadis yang berbicara dengan hormat kepada keempat yang juga ada di sana.


"Tak apa Nona Muda Rias, kami memaklumi akan hal tersebut. Kami juga mohon maaf, karena kami pahlawan-pahlawan sekalian harus ikut menanggung penderitaan kami dan dunia ini. " Ucap salah seorang pria yang cukup tua yang ada di sana.


" Tidak Yang Mulia, mungkin ini sudah takdir kami untuk berjuang bersama kalian di dunia ini. Jadi tidak perlu menyalahkan diri anda yang mulia. Mungkin awalnya kami juga syok dan panik akan semua kejadian ini. Tapi sekarang kami mulai menerima semua ini walaupun agak berat. " Ucap wanita muda tadi atau yang di panggil Rias.


"Terima kasih Nona Muda Rias, tuan dan nona pahlawan sekalian karena sudah mau mengerti dan membantu kami yang ada di sini. Sebagai rasa terima kasihku dan permintaan maafku aku dan kerajaanku akan ikut berusaha mencari cara mengembalikan kalian semua kedunia kalian. " Ucap pria tua tadi yang ternyata adalah seorang Raja dari sebuah kerajaan di suatu tempat.


"Terimakasih Yang Mulia, karena telah memberikan sedikit harapan dan bantuan kepada kami. " Ucap Rias kepada Raja sembari membukukan kepalanya dan di ikuti sekelompok remaja di kelompoknya.


"Tidak tidak, sudah menjadi hak kalian dan juga tanggung jawabku untuk merawat kalian selama di dunia ini. Jadi Tuan dan Nona Pahlawan tidak perlu berterima kasih kepadamu. " Ucap Raja kepada Rias dan kelompoknya sembari menyuruh mereka mengangkat kepala mereka.


Setelah perbincangan formal tersebut selesai, mereka memutuskan untuk melanjutkan makan dan mengobrol dengan santai.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=PENTING\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo ✋✋😊


Maaf yah kalo saya jarang up, karena saja juga memiliki pekerjaan yang harus saya lakukan dan saya juga tidak memiliki banyak waktu. Tapi akan saya usaha kan up lebih sering, ya walaupun tidak setiap hari Yah.


Mungkin saya juga akan mengusahakan up di cerita lain juga. Bila mana itu memungkinkan. Mungkin kalo boleh pilih saya suka cerita ini sama The King Uzushiogakure.

__ADS_1


Oh ya bagaimana ceritanya apakah menarik atau ada yang kurang, tolong komen yah (wajib)


Kalau begitu sampai jumpa lagi di lain waktu Yah ✋✋✋✋😊


__ADS_2