Naruto In Another World

Naruto In Another World
Chapter 2


__ADS_3

Sebelumnya.


"Bagaimana aku bisa tenang Kakek, kalau saat ini keberadaan Hinata-chan tidak di ketahui. " Ucap Naruto kepada Hagoromo.


"Tenang saja Naruto, kekasihku itu baik-baik. " Ucap Hagoromo yang menenangkan Naruto.


Naruto yang mendengar hal tersebut sedikit di buat lega. Akan tetapi ia juga masih sedikit khawatir bila tidak melihatnya sendiri.


"Kalau begitu dimana dia sekarang Kakek. " Ucap Naruto kepada Hagoromo.


"Tenanglah dirimu dulu Naruto, dan untuk keadaan kekasihku itu aku jamin bahwa ia baik-baik saja. Untuk saat ini ada yang ingin aku bicarakan kepadamu. Juga ada yang ingin bertemu denganmu. " Ucap Hagoromo yang berusaha menenangkan Naruto.


Lanjut..................


Naruto yang mendengar ucapan dari Hagoromo di buat mengerutkan keningnya juga mulai meneteskan dirinya akan kekhawatirannya kepada Hinata.


Karena ia sangat yakin bahwa saat ini Hinata baik-baik saja.


"Huh, baiklah kakek aku percaya kepadamu. Juga apa maksudmu dengan ada yang ingin bertemu denganku. " Ucap Naruto yang berusaha menenangkan dirinya.


Hagoromo yang melihat Naruto mulai tenang di buat tersenyum senang.


"Jadi begini Naruto, aku ingin berterima kasih kepadamu yang sudah mewujudkan impianku untuk mendamaikan duniamu itu dan juga aku memiliki sebuah misi dan permintaan kepadamu Naruto. Untuk seseorang yang ingin menemuimu itu nanti saat kau sudah memutuskan mau tidaknya menerima misi dan permintaanku. " Ucap Hagoromo yang memulai pembicaraannya.


"Kau tidak perlu berterima kasih kepadaku Kakek. Lagi pula aku juga memiliki impian untuk mendamaikan duniaku itu. Jadi kita sama-sama mewujudkan impian kita atau bisa di buka kita ini bekerja sama. Kau memberikannya kekuatan dan aku menjalankannya, jadi kita umpan kakek. " Ucap Naruto kepada Hagoromo dengan senyum ramahnya.


Hagoromo yang mendengarkan ucapan dari Naruto di buat tersenyum senang.


Karena ia sangat senang akan kepribadian Naruto yang ramah dan baik itu. Mungkin yang membuatnya kesal atau tidak suka hanya kebodohannya saja. Tapi untuknya sekarang ia sudah terlihat lebih cerdas dan dewasa.


"Ya kalau menurutmu seperti itu baiklah. Jadi bagaimana apakah kau mau memenuhi keinginanku dan juga menerima misi dariku Naruto. " Ucap Hagoromo sambil tersenyum di bibirnya.


"Sebelum itu aku harus tau apa misi yang harus aku jalani nanti dan masalah permintaanmu akan aku usahakan sebisaku, kakek. " Ucap Naruto kepada Hagoromo.


"Naruto aku tidak butuh jawabanmu tadi, yang mau aku dengar hanyalah kau mau menerima misi ini atau tidak itu saja. " Ucap Hagoromo kepada Naruto.


Naruto yang mendengarkan ucapan dari Hagoromo di buat berpikir. Apakah ia mau atau tidak menjalankan misi dari Hagoromo.


Selama beberapa saat Naruto berpikir akan keputusannya untuk menerima atau tidaknya misi tersebut.


"Baiklah aku bersedia Kakek, tapi sebelum itu biarkan aku melihat keadaan Hinata-chan terlebih dahulu. " Ucap Naruto kepada Hagoromo menyebutkan keputusannya.


Hagoromo yang mendengarkan keputusan dari Naruto di buat menganggukan kepalanya dan juga tersenyum senang.


"Bagus kalau begitu, karena itulah yang ingin aku dengarkan darimu. Untuk bertemu dengan kekasihku itu bisa di atur nanti. Sekarang aku akan membawamu menemu seseorang Naruto. " Ucap Hagoromo yang langsung membawa Naruto tanpa aba-aba terlebih dahulu.


Naruto yang tiba-tiba di bawa pergi dari ruangan yang gelap tadi di buat kaget dan tak siap.


Hingga tibalah mereka di tempat yang keseluruhannya berwarna putih tanpa ada ujungnya.


"Tadi ruangan yang sangat gelap sekarang ruangan berwarna putih. Apakah nanti ada ruangan berwarna lain lagi. " Ucap Naruto yang meratapi nasibnya dengan lirih.


Hagoromo yang mendengarkan ucapan Naruto hanya di buat menggelengkan kepalanya saja.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian tiba-tiba datanglah sebuah cahaya yang sangat terang mendatangi Naruto dan Hagoromo sampai tepat di depan mereka.


"Uzumaki Naruto. " Ucapan dari cahaya terang tersebut yang sudah berada di hadapan Naruto dan Hagoromo.


Naruto yang melihat dan mendengar suara dari cahaya terang di depannya di buat bingung dan penasaran. Hingga rasa penasaran dan bingungnya di buat menjadi rasa kaget saat mendengar ucapan dari Hagoromo.


"Kami sama, aku telah membawanya kemari dan ia menerima misi yang akan engkau berikan. " Ucap Hagoromo kepada cahaya terang yang ada di depannya, yang ternyata adalah Kami sama.


Naruto yang mendengar ucapan dari Hagoromo di buat kaget dan merasa tak percaya akan apa yang terjadi.


"Ka........ Kami sama. " Ucap Naruto dengan gugup.


Kami yang mendengar ucapan dari Hagoromo di buat senang saat mendengarnya.


"Bagus kalau begitu, karena memang itulah yang ingin aku dengar darinya. " Ucap Kami dengan nada senang.


"Mo.......... Mohon ma......maaf Kakek dan Kami sama. Sebenarnya ada apa ini, hingga Kami sama ingin bertemu denganku yang makhluk fana ini. " Ucap Naruto dengan nada gugup.


Hagoromo dan Kami yang mendengar ucapan dari Naruto di buat memaklumi. Karena memang ia tidak mengetahui apa apa.


"Hohohoho, tenang saja Naruto. Aku memintai kemari untuk aku berikan sebuah misi kepadamu untuk kau jalankan dan juga aku ingin memberikan sebuah hadiah kepadamu. Karena kau sudah membuat sebuah kedamaian kepada dirimu itu. Apa kau menerima misi yang aku berikan Naruto. " Ucap Kami kepada Naruto.


"Tentu Kami sama, akan aku usahakan melakukan yang terbaik dalam misi tersebut. " Ucap Naruto mengiyakan ucapan Kami.


"Hohoho bagus kalau begitu. Baiklah musim adalah mendamaikanndan menata ulang sebuah dunia yang cukup membuatku muak akan perilaku dan tindakan dari mahluk-mahluk fana yang menjijikkan itu. Kau bebas melakukan apapun Disana dan kau aku beri akses khusus untuk merubah dunia itu supaya lebih baik lagi. " Ucap Kami menjelaskan akan misi yang akan Naruto jalankan nantinya.


Naruto menyimak semua apa yang Kamu bicarakan sedari tadi. Supaya ia tidak melewatkan sesuatu dari ucapan Kami tadi.


Apa lagi misi tersebut menyangkut orang banyak.


Setelah beberapa saat akhirnya Kami telah menjelaskan semuanya tentang apa yang akan Naruto lakukan dalam misi tersebut.


"Akan saya usahakan semaksimal mungkin untuk menjalankan misi ini dan aku usahakan bahwa aku tidak akan mengecewakan kalian berdua yang sudah memberimu tanggung jawab ini. " Ucap Naruto yang menyanggupi misi yang di berikan oleh Kami.


"Hohohoho bagus kalau begitu dan akan aku pegang kata-katamu tadi Naruto. Oh ya mau akan aku beri kesempatan untuk meminta apapun dariku untuk membantumu menjalankan misimy nanti. " Ucap Kami yang merasa senang akan respons dan jawaban dari Naruto tadi.


Naruto yang di beri kesempatan untuk meminta kepadanya di buat berpikir sejenak.


"Kami sama sepertinya aku tidak butuh apapun. " Ucap Naruto dengan tangan di dagunya.


Kami yang mendengar ucapan dari Naruto di buat menganggukan kepalanya.


"Oh ya ada kami sama, aku ingin menemui Hinata-chan dan kalau bisa aku ingin menjalankan misi tersebut bersama Hinata-chan. " Ucap Naruto kepada Kami.


"Baiklah kalau begitu, kau bisa pergi bersama tunangnmu itu. " Ucap Kami menyetujui permintaan dari Naruto.


Naruto yang mendengarkan permintaannya di setujui oleh Kami di buat senang dan bahagia.


Tak berselang lama setelah Kami membuat keputusan untuk menyetujui permintaan dari Naruto muncullah Hinata secara tiba-tiba di dekat Naruto.


"Hinata-chan/Naruto-kun. " Ucap Naruto dan Hinata secara bersamaan saat melihat satu sama lain.


Tak berselang lama Hinata langsung memeluk Naruto dengan erat seperti tidak ingin Naruto pergi meninggalkannya.

__ADS_1


"Naruto-kun, ihik.......... ihik...... aku kira aku tidak akan bertemu denganmu lagi ihik........ ihik........ " Ucap Hinata sambil memeluknya.


Selama beberapa saat mereka saling berpelukan dengan di iringi tangisan dari Hinata.


Setelah puas berpelukan satu sama lain, Naruto langsung menceritakan dan menjelaskan semuanya kepada Hinata tentang misi yang akan ia jalani nantinya. Juga Naruto menawarkan kepada tunangannya itu apakah ia ingin ikut atau tidak. Walaupun ia sangat ingin membawa Hinata bersamanya dalam misi tersebut. Akan tetapi Naruto tidak boleh egois akan hal tersebut, karena Hinata juga memiliki hal untuk memutuskan apa yang akan ia lakukan.


"Naruto-kun aku akan ikut bersamamu kemanapun kau pergi dan Kami sama bolehkan aku meminta satu hal kepadamu. " Ucap Hinata yang menyetujui ajakan kekasihnya itu.


Naruto yang mendengar jawaban dari kekasihnya itu di buat senang dan bahagia. Karena itu berarti ia akan bisa bertualang bersama nantinya.


Tapi ia juga bingung akan apa yang ingin ia minta kepada Kami.


"Tentu Hinata, jadi apa yang kau inginkan. " Ucap Kami menyanggupinya.


"Saya ingin Ino-chan dan Karin-chan juga ikut dalam misi yang akan Naruto-kun lakukan. " Ucap Hinata mengajukan permintaannya kepada Kami.


Naruto yang mendengarkan permintaan dari Hinata di buat kaget dan juga bingung.


"Hinata-chan, apa maksudmu. " Ucap Naruto yang bingung dengan permintaan dari Hinata kepada Kami.


"Naruto-kun, aku hanya ingin memberikan kesempatan Ino-chan dan Karin-chan untuk bisa bersamamu. " Ucap Hinata menjawab pertanyaan dari Naruto tadi.


Naruto yang mendengar ucapan dari Hinata di buat tambah bingung karenanya.


"Aku tidak mengerti apa maksudmu sebenarnya Hinata-chan. " Ucap Naruto dengan ekspresi bingung.


"Naruto-kun, aku tau bahwa Ino-chan dan Karin-chan itu sangat menyukaimu. Jadi aku ingin memberi kesempatan ini kepada mereka dan aku mengijinkanmu bila kau ingin mmemiliki wanita lain. Akan tetapi aku harus tau dulu siapa wanita itu. " Ucap Hinta yang menjelaskan alasan dari permintaannya tadi.


Naruto yang mendengar penjelasan dari Hinata di buat mengerutkan keningnya karena heran dan merasa tak percaya.


"Itu tidak mungkin Hinata-chan,karena bukanya Ino dan Karin itu menyukai Sasuke. " Ucap Naruto yang merasa tidak percaya.


"Untuk masalah itu aku tidak tau Naruto-kun. Karena yang aku tau mereka selalu memperhatikan Naruto-kun setelah perang sebelumnya. Maka dari itu sebelumnya aku merasa tidak percaya diri jika harus bersaing dengan Ino-chan dan Karin-chan. Tapi aku bersyukur bahwa aku dapat terpilih menjadi tunanganmu Naruto-kun. " Ucap Hinata dengan senyum indah di bibirnya.


Naruto yang mendengar itu semua masih merasa kurang percaya akan apa yang Hanya ucapkan.


Tetapi jika di ingat-ingat memang benar setelah perang dunia shinobi Ke-4 mereka berdua selalu dekat dengannya dan ia juga merasa bahwa mereka sedang bersaing kadang kala.


Naruto benar-benar di buat pusing saat ini dan ia sangat mengakui bahwa ia sangat payah akan urusan yang namanya percintaan.


"Baiklah Hinata, aku akan memenuhi permintaanmu itu. " Ucap Kami yang menyetujui permintaan dari Hinata.


Tak berselang lama muncullah sosok Yamanaka Ino dan Uzumaki Karin di antara mereka.


Ino dan Karin yang tiba-tiba muncul di tempat itu di buat bingung dan kaget.


Hingga kebingungan mereka di gantikan oleh keterkejutan saat melihat sosok Naruto dan Hinata yang berada di dekat mereka.


"Naruto-kun. " Ucap Ino dan Karin secara bersamaan dan langsung memeluk erat Naruto.


"Ihik....... Naruto-kun kamu Kemana saja, kami kangen denganmu dan kau membuat kami khawatir ihik.......... " Ucap Ino yang menangis dalam pelukan Naruto.


"Ihik......... itu benar Naruto-kun, kamu pergi Kemana saja ihik........ kami sangat khawatir dengan keadaanmu. Karena kami tiba-tiba saja hilang tanpa jejak bersama Hinata. " Ucap Karin yang juga menangis di pelukan Naruto.

__ADS_1


Naruto yang di pelukan secara tiba-tiba oleh Ino dan Karin di buat bingung dan juga kaget.


"Ino Karin, aku dan Hinata-chan baik-baik saja. Juga tolong lepaskan pelukan kalian ini. Aku tidak bisa bernapas dan di sini ada tunangnku Hinata-chan. " Ucap Naruto kepada Ino dan Hinata.


__ADS_2