Naruto In Another World

Naruto In Another World
Chapter 5


__ADS_3

Sebelumnya.


"Cih sialan kau Naruto, kau tau wanita-wanita itu sangat ganas terlebih lagi gunung-gungung mereka itu yang membuatku sesak bernapas. Kalau di pikir-pikir lagi lebih enak aku tidur di alam bawah sadarmu Naruto. Tapi aku juga ingin berteriakan bebas dan dapat melihat-lihat sekeliling seperti ini. Jadi aku hanya dapat bersabar saja dan sedikit menurunkan egoku. Walaupun itu membuatku jengkel dan merasa di rendahkan sebagai seorang Kyuubi no yokou. " Ucap Kurama yang bergumam dan mengeluh akan nasibnya.


Naruto yang mendengar semua apa yang Kurama bicarakan hanya dapat terkekeh dan menggelengkan kepalanya saja.


Lanjut....................


"Sudah sudah Kurama kau tidak usah bergumam terus. Kita terima saja nasib kita ini, akupunktur merasa ada perubahan di tubuhku ini. Jadi kita terima saja nasib kita ini. " Ucap Naruto sambil mengelus bulu milik Kurama yang halus.


"Hn. " Ucap Kurama yang singkat dan padat.


Naruto yang mendapat jawaban dari ucapannya yang panjang dan hanya di jawab dua huruf saja di buat menghela nafas panjang dan menggelanggelengkan kepalanya.


Setelah itu Naruto langsung menoleh kearah Gonta dan yang lain yang sedang memasang sikap siaga mereka.


"Hinata-chan Ino-chan Karin-chan Kaguya-cahn kalian tidak perlu waspada begitu. Tadi itu adalah sebuah Kekkai yang aku buat untuk melindungi kita malam ini di Hutan kegelapan ini. Sudah ayo kita masuk kerumah yang aku buat. " Ucap Naruto kepada Hinata dan yang lain.


Hinata dan yang lain yang mendengarkan penjelasan dari Naruto langsung menurunkan kewaspadaan mereka dan mulai tenang.


Setelah itu Naruto dan yang lain masuk kedalam rumah kayu yang tadi Naruto buat dengan jutus nalurinya.


"Wah Naruto-kun rumahnya besar sekali, apa ini menggunakan jutsu Naruto Naruto-kun. " Ucap Gonta yang bertanya kepada Naruto saat melihat rumah kayu yang di buat Naruto.


"Iya Hinata-chan, rumah ini aku buat dari Jutsu mokuton. " Ucap Naruto menjawab pertanyaan dari tukangnya itu.


"Wah hebat, Naruto-kun bisa menggunakan jutsu mokuton. " Ucap Ino yang memuji Naruto.


"Ah biasa saja Ino-chan. " Ucap Naruto.


Setelah memasuki rumah kayu tersebut mereka di suguhi oleh luasnya rumah tersebut.


"Nah sekarang lebih baik kalian pilih kamar kalian masing-masing. Setelah itu kita akan berdiskusi sebentar sembari makan malam. Untuk makan malam aku akan berburu moster atau hewan di sekitar kita. " Ucap Naruto kepada yang lain.


"Baik Naruto-kun, tapi Naruto-kun apakah boleh aku tidur denganmu. " Ucap Hinata dengan wajah merona karena malu.


Naruto yang melihat tungannya merona malu di baut gemas saja.


"Tentu boleh dong tuan Putriku. " Ucap Naruto sambil mencubit hidung milik Hinata karena gemas.


"Aw sakit Naruto-kun. " Ucap Hinata sambil cemberut.


"Hihihihi, maaf ya Hime itu karena kamu terlihat sangat imut jadi gemes aku nya. " Ucap Naruto meminta maaf sambil membelai lembut rambut Hinata.


Hinata yang mendengar ucapan dari tukangnya yang mengatakan bahwa ia imut dan mendapat perlakuan yang hangat membuatnya memerah wajahnya.


Sedangkan tak jauh dari kedua sekali itu terdapat tiga orang gadis yang sedang di landa rasa cemburu dan iri saat melihat interaksi Naruto dan Hinata.


"Ya sudah kalau begitu aku pergi dulu untuk berburu, supaya kita bisa makan malam ini. " Ucap Naruto kepada semuanya.


"Ya Naruto-kun hati-hati. " Ucap Hinata dan yang lain.


Setelah itu Naruto pergi berburu bersama Kurama yang berusaha menghindar dari keempat gadis yang ada di sekitarnya.


Sesampainya di dalam hutan yang tak jauh dari rumah yang ia bangun Naruto terus mencari apapun yang dapat ia dan yang lain makan malam ini.


"Mmm kenapa tidak ada hewan atau moster sama sekali ya. Kurama apakah kau tau apa penyebabnya. " Ucap Naruto yang heran karena sedari tadi ia berjalan tidak menemukan hewan atau moster di Hutan tersebut.


Kurama yang mendengarkan pertanyaan dari Naruto hanya dapat menghela nafas akan kebodohan partnernya itu.


"Huh aku kira kebodohanmu telah di ambil oleh Kami sama sebelumnya. Eh ternyata masih ada. " Ucap Kura yang menghela nafas panjang.


Naruto yang mendengarkan ucapan dari Kurama merasa tak terima saat Kurama mengenai kebodohannya.


"Hey apa maksudmu Kurama, aku tau bahwa aku ini bodoh. Akan tetapi tidak usah di sebutkan. " Ucap Naruto yang tak terima di katakan bodoh.


"Huh kau ini, maksudku adalah bahwa kau itu bodong karena tidak menekan cakra dan aura milikmu hingga membuat hewan dan moster di sekitar pergi karena merasa terancam. Maka dari itu sedari tadi tidak ada hewan dan moster yang kita temui. " Ucap Kurama sembari memutar bola matanya karena malas meladeni partnernya itu.

__ADS_1


Naruto yang mendengar ucapan dari Kurama langsung di buat sadar akan apa yang ia lakukan.


"Hehehehe, ternyata begitu ya Kurama. " Ucap Naruto dengan tawa tanggungnya.


Kurama yang melihat Naruto seperti itu hanya menetap datar saja karena malas meladeni manusia di sampingnya itu.


Setelah mengetahui apa penyebab dari tidak adanya hewan dan moster di dekatnya. Naruto langsung menekan cakra dan suaranya.


Beberapa saat kemudian akhirnya Naruto menemukan segerombolan moster yang menurutnya aneh dan juga cukup menjijikkan.


"Apa itu. " Ucap Naruto yang memperhatikan segerombolan moster yang ada di depannya.


"Aku juga tidak tau Naruto, bukanya kau mempunyai kemampuan untuk melihat status milik orang lain. " Ucap Kurama kepada Naruto.


"Oh iya aku lupa bahwa aku memiliki kemampuan itu. Terima kasih Kurama karena telah mengingatkanku. Eh tapi dari mana kau tau aku memiliki kemampuan itu. " Ucap Naruto kepada Kurama.


"Tentu saja aku tau itu saat aku ada di dalam diriku. Bahkan aku juga tau tentang pemandumui itu yang bahkan bisa membeli sesuatu dari situ. Walaupun aku tidak tau bisa membeli apa dari sana. Juga aku cukup kagum dengan yang namanya Investory yang berguna sebagai tempat penyimpanan. Itu benar-benar sangat berguna Naruto. " Ucap Kurama kepada Naruto.


"Oh ternyata kau tau Kurama, kalau begitu tolong rahasiakan hal tersebut dari siapapun. " Ucap Naruto kepada Kurama.


"Ya ya ya aku tau itu tenang saja. " Ucap Kurama.


"Baiklah sekarang lebih baik kita lihat apa sebenarnya makhluk menjijikkan itu. " Ucap Naruto sambil menatap segerombolan moster di depannya.


Appraisal


Nama : ~


Level : 500


Ras : Goblin


Naruto yang melihat sebuah panel yang menunjukkan sebuah angka dan tulisan di buat menaikkan alisnya.


"Oh ternyata begini cara kerja Skill ini dan makhluk menjijikkan itu nama Goblin. Tapi levelnya lumayan juga bagi orang-orang di dunia ini. " Ucap Naruto lirih saat melihat melihat panel di depannya.


"Ya itu adalah moster dari Ras Goblin dan levelnya 500, Kurama. " Ucap Naruto kepada Kurama.


"Mmm lumayan juga untuk makhluk menjijikkan seperti itu. " Ucap Kurama dengan memandang jijik dan rendah segerombolan goblin di depannya.


"Yohs mari kita coba seberapa kuat mereka. " Ucap Naruto langsung melesat kearah segerombolan goblin di depannya.


Sedangkan gerombolan goblin yang merasakan sebuah bahaya langsung di buat waspada.


Hingga mereka melihat Naruto yang berdiri di dekat mereka dengan senyum di bibirnya.


Para goblin yang melihat Naruto ada di depan mereka langsung waspada terhadap Naruto.


"Hey kalian bagaimana kalau kalian menjadi salah satu kelinci percobaanku untuk mencoba kekuatan barumu saat ini. Oh ya kalian juga akan menjadi makhluk atau moster pertama yang aku bunuh di dunia ini. " Ucap Naruto kepada para goblin.


Para goblin yang mendengar ucapan dari Naruto di buat emosi dan marah. Hingga mereka langsung menyerang Naruto secara bersamaan dan membabi buta.


Naruto yang melihat para goblin mulai menyerangnya langsung melesat kearah para goblin itu dan langsung ikut mulai menyerang.


Whuuuussssss


Bhugh


Bhugh


Bhugh


Bhugh


Naruto terus menyerang para goblin dengan Taijutsunya untuk mencoba kekuatan fisiknya bila bertarung dengan jarak dekat dan tangan kolong di dunia Earthland.


Selama beberapa saat Naruto terus bertarung menggunakan Taijutsunya terhadap para goblin. Hingga Naruto dapat menumbangkan atau membunuh lima dari mereka.

__ADS_1


"Cih ternyata lemah sekali, bahkan belum ada setengah jam tidak bahkan baru lima belas menit mungkin. Tapi mereka sudah banyak yang tumbang dan sisanya sudah terluka parah. " Ucap Naruto yang tidak puas akan pertarungannya.


Kurama yang kebetulan tidak ikut bertarung dan hanya menunggu di atas pohon sembari melihat Naruto bertarung hanya di buat menggelengkan kepalanya saja.


Para goblin yang tersisa yang melihat anggota lainnya banyak yang mati dan mereka juga terluka mulai di buat ketakutan terhadap Naruto. Hingga mereka berusaha kabur dari hadapan Naruto untuk menyelamatkan diri mereka dari kematian.


Naruto yang melihat para goblin yang tersisa ingin kabur darinya tentu tidak akan membiarkannya.


"Heh kalian ingin kabur begitu saja dariku tanpa memberikannya kepuasan bertarung. Bahkan aku lebih baik bertarung dengan Chunin dari pada bertarung dengan kalian. Tapi karena aku adalah orang yang tampan dan juga baik. Maka aku akan memberikan kalian kematian secepatnya. " Ucap Naruto dengan senyum percaya dirinya dan mulai melakukan segel jutsunya.


Kurama yang mendengarkan ucapan Naruto yang terdengar narsis hanya dapat mengeleng-gelengkan kepalanya.


Fire : Fire Bullet


Whuuuusssss


Whuuuuussssss


Whuuuuusssssa


Whuuussssss


Whuuuusssss


Boooommmmm


Booooommmmm


Booooommmmmm


Boooommmmm


Booooommmmmm


Setelah Naruto melakukan segel jutsunya lalu Naruto memuntahkan peluru-peluru api dari mulutnya menuju kearah para goblin yang tersisa yang berusaha kabur darinya. Hingga membuat ledakan pada tubuh para goblin itu


Naruto yang melihat serangannya terhadap segerombolan goblin-goblin itu hanya menatap mereka dengan datar.


"Mmm sepertinya benar bahwa Cakra lebih kuat dari mana. Walaupun tadi para goblin itu tidak mengeluarkan sihir mereka. Akan tetapi akal di lihat memang benar adanya bahwa cakra dan shinobi itu lebih kuat dari pada para penyihir atau para petualang di dunia ini. Mmm tapi sebaiknya aku tidak mengambil keputusan terlalu cepat. Karena aku belum bertemu manusia ati makhluk berakal lainnya. Karena bisa saja mereka lebih kuat dari sekumpulan goblin menjijikkan itu. " Ucap Naruto berpikir sambil memegang dagunya dan juga mengamati hasil pertempurannya terutama mayat para goblin yang tersisa.


Kurama yang melihat Naruto telah menyelesaikan pertarungannya, langsung melesat kearahnya dan kembali duduk di pundak Naruto.


"Bagaimana Naruto apakah kau menemukan sesuatu atau cukup puas atas pertarungan pertamamu di dunia ini. " Ucap Kurama bertanya kepada Naruto sambil memperhatikan hasil jejak pertarungan Naruto dengan para goblin.


"Aku tidak menikmatinya sama sekali, bahkan kalau di sebut pemanasan pun tidak. Kalau masalah apa yang aku temukan mungkin bisa di bilang ya dan bisa tidak. Ya untuk aku yakini bawa jutsu shinobi atau jutsu hasil dari cakra itu lebih kuat dari Skill atau jurus yang menggunakan energi yang di sebut mana di dunia ini. Walaupun awalnya aku meragukan jawaban dari System bahwa cakra itu lebuh kuat dari mana. Akan tetapi hal itu bisa aku yakini bahwa hal tersebut itu benar adanya. Sedangkan untuk tidak, aku tidak bisa sepenuhnya menyakini hal tersebut. Karena kita belum bertarung dengan makhluk yang mempunyai akan. Jadi untuk saat ini kita hanya bisa terus waspada dengan apapun yang akan terjadi. " Ucap Naruto yang menjelaskan panjang lebar kepada Kurama.


Kaya yang mendengarkan semua penjelasan dari partnernya di buat mengangguk setuju juga ia cukup kagum dan senang bahwa partnernya mulai bisa menggunakan otaknya itu.


"Mmm ternyata begitu dan aku juga setuju akan kesimpulanmu itu Naruto. Jadi untuk saat ini lebih baik kau membuat rencana untuk kedepannya. Mungkin seperti menjadi petualang seperti orang-orang di dunia ini. Karena hal itu juga bagus untukmu mendapatkan beberapa informasi. " Ucap Kurama kepada Naruto.


Naruto yang mendengar saran dari partnernya di buat mengguk setuju. Karena menurutnya apa yang Kurama katakan ada benarnya juga.


"Kau benar Kurama, kalau begitu nanti akan aku diskusikan kepada yang lain. " Ucao Naruto dengan menggukan kepalanya.


Kurama yang mendengar ucapan dari Naruto hanya mengguk setuju.


"Mmm sepertinya kita harus cari yang saja Kurama untuk makan malam kita. Karena aku agak jijik untuk memakan makhluk goblin ini. " Ucap Naruto yang memandang mayat para goblin di depannya.


"Kau benar Naruto, aku tidak ingin memakan makanan yang menjijikan seperti sebagai makanan pertamaku sebagai makhluk yang sudah memiliki tubuh tetap dan bukan lagi hanya gumoalan cakra seperti dulu. Karena aku juga ingin merasakan yang namanya masakan atau makanan manusia. " Ucap Kurama dengan ekspresi jijik memandangi mayat para goblin.


Naruto yang mendengar ucapan dari Kurama di buat meneguk setuju. Karena ia tau akan hal tersebut dan juga memakluminya sebagai makhluk prasejarah yang sudah menjelajahi zaman di dunia shinobi.


"Baiklah, sebaiknya kita mencari lagi sesuatu yang pantas dan layak di makan. " Ucap Naruto yang mulai meninggalkan lokasi bekas pertempurannya dan mulai mencari lagi sesuatu yang bisa di makan olehnya dan yang lain.


Selama beberapa jam akhirnya Naruto telah mendapatkan beberapa bahan makanan untuknya dan yang lain, seperti kelinci dan juga buah-buahan.


Setelah di rasa cukup akan bahan makanannya malamnya dan yang lain. Naruto memutuskan kembali ke rumah kayunya dan mengelola bahan makanannya.

__ADS_1


__ADS_2