
Sebelumnya.
"Jadi Kakek apakah sekarang kami bisa memulai misinya. " Ucap Naruto kepada Hagoromo dan ia juga tidak sabar melihat dunia selai dunia shinobinya sebelumnya.
"Ya kalian sudah boleh pergi dan berhati-hatilah di sana. Semoga kalian berhasil menjalankan misinya. " Ucap Hagoromo kepada Naruto dan yang lain.
Tak berselang lama setelah Hagoromo Otsutsuki menyelesaikan ucapannya. Muncullah cahaya terang yang menyelimuti Naruto dan yang lain.
Semakin lama cahaya tersebut semakin terang dan mulai menghilang dari tempat tersebut.
Hagoromo Otsutsuki yang melihat Naruto dan yang lain sudah pergi hanya dapat meninggikan senyum di bibirnya.
Lanjut..................
Di sebuah Hutan yang amat lebat dan cukup gelap juga sunyi. Tiba-tiba muncullah sebuah cahaya terang yang menyinari tempat tersebut.
Selama beberapa saat cahaya tersebut menerangi hutan tersebut. Hingga akhirnya cahaya tersebut mulai meredup dan menghilang.
Setelah cahaya tersebut menghilang terlihatlah 5 orang remaja yang umurnya sekitar 17 tahun yang berdiri Disana.
Kelima remaja tersebut terdiri dari 1 pria yang cukup tampan berambut pirang dan 4 wanita yang cukup cantik-cantik.
"Kita sekarang ada dimana, Naruto-kun. " Ucap serang wanita dari salah satu dari mereka berlima
Terus kelima remaja tersebut adalah Naruto, Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya yang telah sampai di dunia dimana misi mereka akan berlangsung.
"System, sekarang kita ada dimana. " Ucap Naruto dan hati bertanya kepada Systemnya.
[Saat ini Master berdiri di sebuah Hutan yang bernama Hutan kegelapan. Hutan adalah Hutan paling berbahaya di Dunia Earthland ini. Karena di dalamnya di huni oleh banyak moster berlevel tinggi. ]
Naruto yang mendengarkan semua penjelasan dari System di buat kaget dan juga mulain sedikit waspada.
Hinata yang melihat tunangannya tidak menjawab pertanyaan darinya malah terlihat waspada. Juga di buat ikut waspada akan lingkungan sekitar.
Tidak hanya Hinata saja yang mengikuti ke waspadaan Naruto. Akan tetapi juga terjadi terhadap Ino, Karin, dan Kaguya.
"Naruto-kun ada apa. " Ucap Ino yang bertanya kepada Naruto.
Naruto yang mendengar suara Ino langsung di buat sadar dari lamunanya.
"Ah tidak apa-apa Ino-chan. " Ucap Naruto kepada Ino.
Ino dan yang lain yang mendengar ucapan dari Naruto di buat menanganggukan kepalanya. Ya walaupun mereka kurang percaya tapi mereka berusaha percaya kepada Naruto.
"Lalu kenapa Naruto-kun seperti waspada seperti itu. " Ucap Hinata bertanya kepada Naruto.
"Oh itu karena tadi aku bertanya kepada pemandu yang di berikan oleh Kami sama tadi tentang kita saat ini ada di mana. Menurut pembantu tersebut kita saat ini berada di sebuah Hutan terlarang atau di takuti di seluruh Dunia Earthland dan lebih tepatnya adalah bahwa Hutan ini adalah Hutan terlarang no 1 di Dunia Earthland. Aku yakin Karin-chan pasti merasakan aura-aura yang menakutkan di sekitar sini. " Ucap Naruto yang menjelaskan semuanya.
Hinata dan yang lain di buat tak percaya akan apa yang mereka dengar dari Naruto. Bahwasannya mereka saat ini berada di sebuah Hutan yang amat menakutkan bagi orang-orang di Dunia Earthland.
"Iya Naruto-kun, aku merasakan bahwa daerah di sekitar kita amatlah menakutkan. " Ucap Karin yang membenarkan ucapan dari Naruto dengan merasakan merinding di selimut tubuhnya.
Hinata, Ino, dan Karin di buat takut akan ucapan dan juga reaksi dari Karin.
Naruto yang melihat Hinata dan yang lain ketakutan cukup memakluminya.
"Kalian tenang saja aku telah mengeluarkan auraku dan Kurama untuk menghalau para penghuni Hutan ini dan sebaiknya kita beristirahat dan bermalam di Hutan ini dulu sampai besok mungkin. Karena kita harus membiasakn diri terlebih dahulu di Dunia ini. Bagaimana apakah kalian setuju. " Ucap Naruto kepada yang lain.
__ADS_1
"Aku setuju setuju saja asalkan itu bersama Naruto-kun. " Ucap Kaguya dengan senyum manisnya.
"Aku setuju Naruto-kun. " Ucap Hinata.
"Begitupun denganku Naruto-kun. " Ucap Ino.
"Aku juga setuju Naruto-kun. " Ucap Karin.
"Mmm Baguslah kalau begitu dan Kurama bagaimana keadaanmu di sana. " Ucap Naruto bertanya kepada partnernya.
"Aku baik-baik saja bocah, Oh ya aku memiliki kemampuan baru yang di berikan oleh Kami sama tadi. " Ucap Kurama menjawab pertanyaan dari Naruto.
"Kemampuan apa itu Kurama, karena yang aku tau kau saat ini memiliki 10 ekor yang berarti itu kau lebih kuat dari sebelumnya atau kau bahkan sekuat atau lebih kuat dari Jubi yang kita lawan saat perang ninja Ke-4. " Ucap Naruto kepada Kurama.
"Heh Jubi, bahkan aku sekarang jauh lebih kuat dari Jubi sialan itu. " Ucap Kurama dengan nada sombong.
Naruto yang mendengarkan kesombongan dari Kurama hanya dapat memandangnya dengan tatapan datar. Karena ia juga sudah tidak asing lagi dengan kesombongan rubah yang ada di dalam dirinya itu.
Bahkan kesombonganya bisa melebihi Clan Uciha. Tapi bila ia di samakan dengan Clan Uciha ia tidak terima. Jadi Naruto hanya dapat diam dan memandangnya datar saja.
"Ya ya ya kau memang yang terkuat Kirim. Jadi apa salah satu kemampuan barumu hingga seperti membuatmu bahagia seperti itu. " Ucap Naruto penasaran.
Kurama yang melihat partnernya hanya diam dan menatapnya dengan tatapan datar saja di buat mendecih kesal.
"Cih sialan kau bocah, tapi berhubung aku sedang bahagia maka akan aku lupakan. Nah kemampuan barumu adalah aku bisa keluar dari dalam dirimu juga bisa mengatur besar kecilnya diriku ini dan juga aku bisa mwngatur jumlah ekorku sesuai keinginanku. Jadi intinya aku bisa keluar dari tempat yang menyebalkan ini. Tapi aku masih tetap menjadi partnermu Naruto, karena kita sudah terjalin kontrak seperti kontrak tuan dan best atau hewan panggilan seperti kuciyose atau sebagainya. " Ucap Kurama yang menjelaskan panjang leber dengan senyum yang terlukis di bibirnya.
Naruto yang melihat Kurama seperti bahagia akan kemampuan barunya itu juga di buat bahagia. Karena ia juga tau bahwa hidup di dalam alam bawah sadarnya itu pasti sangat membosankan. Jadi ia ikut senang jika Kurama memiliki kemampuan itu. Karena dengan begitu juga ia bisa bertualang bersama Kurama.
"Aku turut senang akan kemajuan barumu itu Kurama. Kalau begitu ayo keluar dan mari kita berpetualang bersama. " Ucap Naruto dengan senyum di bibirnya.
" Oke kalau begitu bocah. " Ucap Kurama mengangguk setuju.
Tak berselang lama kemudian setelah Naruto dan Kurama mengakhiri percakapan mereka. Tiba-tiba Kurama muncul di depan Naruto dan yang lain dengan ukuran seekor kucing yang imut.
Naruto dan yang lain yang melihat keributan seekor rubah kecil di baut kaget dan waspada.
Tapi di sisi lain Naruto merasa kenal dengan dengan rubah tersebut.
"Kurama, apakah benar kau adalah Kurama. " Ucap Naruto menunjuk kearah rubah kecil di depannya.
Hinata dan yang lain yang melihat Naruto seperti kenal akan rubah yang ada di depan mereka di buat memilukan mata mereka karena penasaran.
Sedangkan Kurama sendiri yang telah keluar dari dalam tubuh Naruto dan di sambut oleh sikap waspada Naruto dan Ke-4 wanita yang ada di depannya hanya dapat menghela nafas panjang.
"Ya kau benar, aku adalah Kurama sang Kyuubi no yokou. " Ucap Kurama dengan seringai di wajahnya.
Naruto yang melihat perubahan daro Kurama di buat membelalakan matanya. Karena Kurama yang biasa ia lihat adalah seekor rumah yang cukup menyeramkan walaupun kadang agak imut. Tetapi kali ini yang ada di depannya adalah seekor rubah yang biasanya terbilang cukup menyeramkan tetapi sekarang terlihat sangat imut dan mengemaskan.
Bahkan Hinata dan keempat gadis lainnya di buat menatapnya gemas. Walaupun awalnya mereka kaget bahwa yang ada di depan mereka adalah Kyuubi yang di takuti oleh orang-orang di Dunia Shinobi.
Hingga salah satu dari mereka yang sudah tidak tahan akan kerumitan dari Kurama langsung mengambilnya dan memeluknya dengan erat karena singkong gemesnya.
"Oh imut sekali. " Ucap Ino yang memeluk Kurama dengan erat.
Kurama yang tiba-tiba di peluk oleh Ino di buat Kaget dan kesulitan bernafas karenanya.
"Ino-chan gantian dong, aku juga ingin memeluknya. " Ucap Hinata kepada Ino yang berusaha mengambil Kurama dari pelukan Ino.
__ADS_1
"Nanti dong Hinata-chan, aku masih ingin memeluknya. " Ucap Ino yang menolak permintaan dari Hinata.
"Aku juga ingin Ino-chan, ayo berikan padaku. " Ucap Kaguya yang juga ingin memeluk Kurama.
Naruto yang melihat partnernya di persilakan oleh keempat gadis yang ada di depannya hanya dapat di buat terdiam dan menggelengkan kepalanya.
Naruto juga merasa saat ini tukangnya seperti sedikit berubah. Terutama tentang rasa malu dan hidupnya yang hilang setelah bertemu dengan Kami dan Hagoromo tadi.
Tapi ia juga senang akan hal tersebut, karena itu berarti Hinata sudah dapat mengontrol rasa malu dan hidupnya.
Walaupun agak mengecewakan, karena ia sudah tidak dapat melihat tunangannya imut lagi saat sedang malu dan gugup.
"Hah setidaknya aku dapat terhindar dari keempat gadis itu dengan adanya Kurama saat ini. Jadi lebih baik sekarang aku membangun rumah saja dari Kayu menggunakan jutsu mokuton. " Ucap Naruto bergumam sambil melihat Kurama dan keempat gadis di depannya.
Setelah melihat adegan berebut di depannya, Naruto langsung membelikan badannya dan mencari tempat yang sesuai untuk membangun rumah kayunya.
"Nah sepertinya di sini cocok. " Ucap Naruto yang mulai melakukan gerakan segel jutsunya.
Wood : Wooden House
Gggrrreeeeekkkkkkk
Setelah Naruto melakukan segel jutsunya muncullah sebuah kayu yang berasal dari dalam tanah dan mulai membentuk sebuah rumah.
Tak berselang lama akhirnya jadilah sebuah rumah kayu yang cukup besar di hadapan Naruto.
"Mmm bagus juga hasil kataku, bahkan mungkin ini lebih bagus dari pada buatan kapten Yamato. " Ucap Naruto sambil memegangi dagunya sembari menganggukan kepalanya.
Merasa ada yang kurang dengan rumah yang ada di depannya Naruto di buat berpikir akan kekurangan tersebut.
Setelah berpikir beberapa saat akhirnya Naruto menemukan apa hal yang membuatnya kurang.
"Mmm sepertinya aku harus membuat Kekkai untuk melindungi rumah dan kami semua dari penghuni hutan ini atau bisa di sebut para moster dan buat. Untung saja Kami sama telah memberikan aku jutaan bahkan milyaran jutsu shinobi. Tapi aku bingung kenapa yang Kami sama berikan adalah jutsu ninja bukanya jurus atau jutsu yang di pakai para penyihir di dunia ini Yah. Mmm sebaiknya aku tanya System saja untuk mengetahui jawabannya. System aku ingin tanya, sebenarnya Hinata jutsu shinobi milikku atau jurus-jurus milik para penyihir di dunia ini. " Ucap Naruto yang berpikir dan bertanya kepada sistem yang ada di dalam dirinya.
[Tentu saja lebih kuat Jutsu shinobi milik Master dan yang lain. Karena Jutsu Master menggunakan Cakra yang notabennya adalah sebuah energi yang lebuh kuat satu level dari energi mana yang bisa di gunakan di dunia ini. Walaupun hanya satu level lebih kuat dari mana. Hal itu tidak bisa di remehkan Master, karena setiap kekuatan level dari sebuah energi yang ada di alam semesta ini bagai semesta yang luas yang berarti tidak bisa di ukur. ]
Naruto yang mendengar penjelasan dari Systemnya di buat menaikan alisnya karena merasa tidak percaya tetang penjelasan dari Systemnya.
"Mmm begitu ya System, berarti kalau begitu setiap jutsu dan jurus yang aku miliki sangatlah kuat dan berarti segel miliki juga lebih kuat dari segel yang ada di dunia ini. Mmm baiklah kalau begitu sekarang lebih baik aku buat Kekkai terlebih dahulu barus setelah itu aku akan istirahat. Karena aku cukup lelah saat ini. Oh ya System terima kasih atas penjelasannya. " Ucap Naruto yang berterima kasih kepada System sambil mulai melakukan segel jutsunya.
[Sama-sama Master. ]
Fuinjutsu: Protective Kekkai
Whuuuuuuusssss
Setelah Naruto melakukan segel jutsunya muncullah sebuah cahaya trasparan yang mengelilingi area sekitar Naruto dan yang lain.
Hinata, Ino, Karin, dan Kaguya yang sedari tadi sedang berebut Kurama langsung berhenti karena melihat dan merasakan sebau luapan energi yang tiba-tiba muncul di sekitar mereka. Mereka juga langsung memasang sikap siaga untuk menghindari serangan bila tiba-tiba datang.
Sedangkan untuk Kurama yang merasakan itu semua merasa biasa-biasa saja. Karena ia tau bahwa itu adalah ulah dari Naruto. Maka dari itu Kurama yang sudah lepas dari genggaman para gadis langsung berlari menuju kearah Naruto dan langsung memanjat ketubuh Naruto dan berhenti di pundak Naruto.
Naruto yang melihat Kurama berada di pundaknya di buat tersenyum dan membiarkannya di pundaknya.
"Mmm bagaimana Kurama apakah enak di persilakan oleh para gadis-gadis itu. " Ucap Naruto yang mengejek Kurama.
Kurama yang di ejek oleh Naruto. di buat mendecih tidak suka.
__ADS_1
"Cih sialan kau Naruto, kau tau wanita-wanita itu sangat ganas terlebih lagi gunung-gungung mereka itu yang membuatku sesak bernapas. Kalau di pikir-pikir lagi lebih enak aku tidur di alam bawah sadarmu Naruto. Tapi aku juga ingin berteriakan bebas dan dapat melihat-lihat sekeliling seperti ini. Jadi aku hanya dapat bersabar saja dan sedikit menurunkan egoku. Walaupun itu membuatku jengkel dan merasa di rendahkan sebagai seorang Kyuubi no yokou. " Ucap Kurama yang bergumam dan mengeluh akan nasibnya.
Naruto yang mendengar semua apa yang Kurama bicarakan hanya dapat terkekeh dan menggelengkan kepalanya saja.