Nia Si Gadis Indigo

Nia Si Gadis Indigo
BAB 12 DEAL!!


__ADS_3

“ Pergi !!!! pergi kamuu!!! Huh huh, Pergi kamu !! hiks hiks “ teriak Nia dalam mimpinya


“ Hiks Hiks huhu huhuhu, pergiiiiiii!!!!!!!! “ teriak Nia lagi dan membuka matanya.


Nia membuka matanya dan melihat sekeliling, ternyata saat ini ia sedang berada di kamarnya. Ketika melihat kesamping, Nia melihat wajah Fiki yang menatapnya khawatir.


“ Kamu kenapa ? “ Tanya Fiki khawatir menatap Nia yang saat ini menangis


Nia mencoba menguasai dirinya untuk tidak menangis lagi. Tentu saja ia juga merasa malu karna saat ini, ia sedang diperhatikah oleh Fiki. Walaupun Fiki hanyalah makhluk yang hanya terlihat olehnya saja.


Nia menghapus air matanya kasar, dia ingin membuktikan bahwa saat ini ia dalam kondisi baik - baik saja. Karena tidak mendapat jawaban dari Nia, Fiki mencoba bertanya lagi karena saat ini ia benar - benar khawatir melihat kondisi Nia.


“ Kamu gak papa ? “ Tanya Fiki sekali lagi


“ Aku gak papa “ ucap Nia sambil menatap Fiki yang saat ini sedang duduk diatas kasurnya.


“ Hhhmmmmm, kamu ngapain disini ? “ Tanya Nia dengan suara seraknya karena menangis


“ Bukannya semalam kamu manggil aku ya ? terus kamu lansung tidur gitu aja ? ketika aku panggil kamu diam aja!! “ jawab Fiki


“ Ahhh, oh iya. Maaf, aku lupa. Aku lupa kalau kemaren tu Hari Senin, karena pada hari itu aku gak bisa melihat makhlus yang sejenis dengan mu. Jadi semalaman ini kamu disini ? “ ucap Nia


“ Iya ! aku fikir kamu butuh ditemanin tidur ? makanya aku tetap dikamar kamu semalaman. Hmmm ngomong - ngomong sampai saat ini aku belum tau nama kamu siapa ? “ ucap Fiki


“ Ahhh, maaf ya ? karena aku, kamu jadi nungguin aku semalaman ! aku benar - benar minta maaf ?! “ ucap Nia dengan nada menyesal “ dan maaf juga aku belum ngenalin diri ! kamu cukup panggil aku Nia aja ! dan alasan aku manggil kamu kesini, karena aku mau bahas tentang permintaan kamu yang kemarin ?!” ucap Nia


“ Baiklah Nia! jadi gimana keputusanmu ? aku harap kamu mau membantuku ?! “ Tanya Fiki dengan mata berbinar menatap Nia.


*Sial!!! Bisa gak sih dia gak natap gw kek gitu ? apa dia gak tau ya ? kalau dia itu benar – benar ganteng ! bahkan kalau bisa pakai banget malahan !! walaupun dia bukan makhluk nyata, tapi tetap aja bikin gw deg - degan !!! apalagi dengan jarak kita yang saat ini dekat banget ?! pagi- pagi aja gw udah dibikin senam jantung!!*!  bathin Nia.


“ Hmmm….. jadi gini, aku akan coba bantu kamu tapi aku gak bisa bantuin kamu full ? saat ini aku sedang kuliah dan juga aku harus kerja setelah pulang kuliah. Jadi, aku cuman punya waktu 2 hari untuk bantuin kamu, tapi itu gak full karena sorenya aku harus kerja ? gimana ? “ ucap Nia, karena bagaimanapun dia membutuhkan bantuan Fiki untuk mengusir hantu yang mengganggunya.


Tampak Fiki sedang berfikir keras atas tawaran yang disampaikan oleh Nia. Karena sampai saat ini, hanya Nia yang bisa melihatnya dan tentunya hanya pada Nia dia bisa meminta pertolongan.

__ADS_1


“ Hufffttt, baiklah deal !! “ ucap Fiki sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Nia.


Nia menatap tangan Fiki ragu, karena sejauh ini ia belum pernah berjabat tangan dengan hantu. Selama Nia menonton film horror, saat hantu dan manusia bersentuhan, itu tidak terasa apa - apa.


“ Okayy !! deal !!! “ ucap Nia sambil menjabat tangan Fiki dan seketika Nia terkejut.


“ Waahhhh!! Aku gak nyangka ??! aku bisa pegang tangan kamu ?! “ ucap Nia yang tak percaya bahwa dia bisa memegang tangan Fiki. “ yahh,walaupun tangan kamu dingin sih ! “ ucap Nia yang masih berjabat tangan dengan Fiki.


“ Iya !! aku juga gak nyangka!! “ ucap Fiki yang sama terkejutnya dengan Nia saat ini.


Getaran Hp Nia membuat jabatan tangan mereka terlepas, nia segera mengambil hpnya dan memeriksa pesan yang masuk.


Ternyata gak masuk lagi ! gumam Nia


“ Ada apa ? “ Tanya Fiki


“ Oh ! gak, teman aku bilang dosen jam kuliah pagi gak masuk ! jadi seharian ini aku gak kuliah“ ucap Nia, sementara itu Fiki menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


“ Gak papa kok ! aku juga gak tau aku ini udah meninggal atau belum ? yang aku ingat, aku sedang berdiri di jembatan tempat kita bertemu. Ketika aku bertanya pada orang yang lewat mereka tidak mendengarkanku sama sekali. Aku baru sadar ketika aku menyentuh seseorang untuk bertanya, aku gak bisa menyentuh orang itu. Malahan hanya terasa hampa.” Ucap Fiki


“ Hampir sebulan aku berada disana, jujur saja saat itu aku merasa benar – benar putus asa ! mungkin dengan aku melompat dari jembatan, aku akan berada ditempat seharusnya aku berada “ ucap Fiki mengingat kejadian yang ia alami hampir sebulan ini.


“ Hmmm, aku turut berduka cita ya ! “ ucap Nia yang menatap Fiki prihatin atas kejadian yang ia alami.


“ Jadi sampai sekarang kamu gak ingat apapun ? “ Tanya Nia


“ Iya, makanya aku ingin minta bantuan kamu ?! “ Ucap Fiki


“ Ya udah kalau gitu, aku bisa mulai bantu kamu hari ini !! karena kebetulan jadwal kuliahku lagi kosong. Hmmm, sebelum itu bisa gak kamu keluar dulu ? aku mau siap - siap dulu ! “ ucap Nia mengusir Fiki dengan sopan.


Setelah meminta Fiki keluar dari kamarnya, Nia segera menuju kamar mandi untuk memulai ritual pagi yang biasa ia jalani.


Fiki Pov

__ADS_1


Syukurlah Nia mau membantuku, jujur saja aku sudah mulai putus asa dengan apa yang aku alami saat ini ? apa benar saat ini aku sudah meninggal ??! atau mungkin masih ada harapan ?! Bathin Fiki menatap nanar sepatunya.


Saat ini Fiki sedang menunggu Nia di pintu kosnya. Fiki melihat banyak orang yang sedang berkeliaran di luar pintu kos Nia. Tampak ada yang sedang berangkat  kerja ataupun ke sekolah. Fiki benar - benar dengan kehidupan sebelumnya, ia merasa ia pernah mengalami hal itu sebelumnya. Apakah itu sekolah atau bekerja, walaupun ia tidak ingat tapi ia merasa familiar dengan kegiatan itu


Hampir 20 menit Fiki menunggu Nia diluar pintu, Fiki terkejut ketika ganggang pintu bergerak. Dia melihat Nia keluar dari pintu kosnya.


“ Maaf ya nunggu lama ? “ ucap Nia


“ Gak papa “ ucap Fiki dengan senyuman yang manis


Deg. Jantung tolong kerjasamanya!!  Lagian ngapain sih dia pakai senyum segala! Bathin Nia


Fiki Pov End


***


Saat ini Fiki dan Nia sedang berada di jembatan tempat mereka pertama kali bertemu. Nia melihat sekeliling, jembatan saat ini sedang sepi. Ia sangat bersyukur, jika dia akan dianggap sebagai orang gila karena bicara sendiri. Tentu saja orang biasa tidak bisa melihat Fiki yang saat ini sedang berada di sampingnya.


“ Jadi pertama kali kamu sadar, kamu sudah berada di tempat ini ? “ Tanya Nia


“ Iya  “ jawab Fiki


“ Apa kamu teringat sesuatu ketika berada ditempat ini ? “ Tanya Nia


“ Aku tidak bisa mengingat apapun Nia ? “ jawab Fiki


“ Sepertinya ini akan sulit ! “ ucap Nia yang mulai kebingungan. Bagaimana mungkin ia bisa membantu Fiki, jika laki - laki itu tidak bisa memberinya petunjuk yang mengarah pada identitasnya.


To be Continued


Jangan lupa like dan votenya ya! Dan jadikan favorit juga agar mendapatkan notifikasi update. Kritikan yang membangun sangat dinantikan :) :)


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2