Nia Si Gadis Indigo

Nia Si Gadis Indigo
BAB 5 Makrab 1


__ADS_3

Hari – hari yang dijalani nia masih seperti biasa. Kemampuannya melihat makhluk halus sampai saat ini masih berada pada dirinya, ingin rasanya ia menghilangkan kemampuan ini. Tapi ia takut dengan apa yang akan terjadi kedepannya. Karena banyak sumber yang mengatakan, ketika kita ingin menghilanngkan kemampuan itu maka, tidak bisa menjamin apa yang terjadi pada orang itu.


Entah itu lebih baik atau malah makin memburuk. Sehingga nia mencoba untuk menerima keadaannya saat ini dengan seikhlasnya. Makhluk halus itu kadang terlihat seperti manusia dan kadang pula berbentuk menyeramkan.


Sehingga siapa pun yang melhat pasti ketakutan.


Itu lah yang dirasakan oleh nia, walaupun ia sudah lama mendapatkan kemampuan ini. Yaitu ketika ia masih duduk di bangku SD. Tapi tetap saja, sampai saat ini ia masih belum terbiasa.


Saat ini merupakan hari sabtu, yang mana akan diadakan acara makrab pada pukul 7 malam. Sebenarnya nia enggan untuk mengikuti acara tersebut, karena pastinya banyak makhluk halus yang berkeliaran disana.


Tapi nia terpaksa ikut, karena tidak ingin dikenakan sanksi yang takutnya akan mempengaruhi beasiswanya. Karena acara yang diadakan oleh Hima Jurusan sudah mendapatkan izin dari ketua jurusan.


Sekarang nia sedang sibuk melayani pelanggan pada siang hari. Karena kak dian selaku manager café meminta nia untuk masuk shift pagi ketika ia meminta izin untuk libur pada hari sabtu.


Sehingga kak dian menyarankan agar untuk hari sabtu nia mengambil shift pagi. Setelah pukul 4 nia segera bersiap – siap untuk pulang ke kosnya.


“ kak, nia pulang dulu ya “ salam nia pada kak dian


“ iya, hati – hati ya “ balas kak dian


Setelah berpamitan pada manager dan karyawan lainnya, nia segera pulang lewat pintu samping café.


Ketika akan menuju jalan pulang kekos, nia tidak melewati jalur yang biasa. Karena jalur yang biasa ia lewati terjadi sedang terjadi perbaikan jalan akibat robohnya jembatan. Nia mendapatkan berita dari karyawan café yang searah dengan kosannya. Sehingga nia memilih jalur lain untuk menuju kosannya


***


Setelah turun dari bus yang belum pernah ia naiki, untuk menuju kosnya nia memutuskan untuk berjalan kaki. Karena ia cukup melewati jembatan dan gang kecil  sehingga ia akan tiba dibagian barat area tempat tinggalnya. Ketika sedang menyusuri jembatan, nia melihat sosoknya dari kejauhan. Sosok seorang laki – laki yang tengah


menatap kosong ke arah sungai. Laki – laki itu menaiki besi pengaman, nia yang sadar bahwa itu buka manausia terkejut.


Haaa ? serius tu hantu mau bunuh diri ? bukannya dia udah mati ya ? emang dia bisa mati lagi ? bathin nia yang melihat sosok itu yang tengah merentangkan tangannya


Awalnya nia membiarkan apa yang akan dilakukan oleh sosok itu. Tapi ketika melihat tatapan sendunya membuat nia merasa iba. Saat hantu itu akan melompat nia segera berteriak.


“ heii !!! “ teriak nia yang ingin menggagalkan aksi yang tengah dilakukan oleh hantu itu. Nia segera berlari menghampiri makhluk itu.


“ hosh.. hosh.. kamu ingin mati lagi ? “ tanya nia yang masih menetralkan nafasnya akibat berlari menghampiri hantu itu.


“ bukankah kamu sudah mati ? bagaimana mungkin kamu bisa mati lagi ? “ tanya nia yang tak percaya dengan aksi yang dilakukan hantu itu.


Hantu itu menatap tak percaya bahwa nia tengah berbicara padanya. “ kamu bisa melihat ku ? “ Tanya hantu itu penuh harap.

__ADS_1


Nia tidak menjawab pertanyaan hantu itu, ia merasa menyesal atas apa yang tengah ia lakukan. Nia meratapi kebodohan yang telah ia lakukan.


bod*h, kok gw ngomong sama ni hantu ? duh, gimana ni ? pasti dia sama kayak hantu yang lain yang suka gangguin gw. bathin nia


“ apa kamu benar – benar  bisa melihatku ? ” Tanya hantu itu sekali lagi Karen tidak mendapatkan jawaban dari nia.


Duh… gw harus gimana ? tapi kalau diliat – liat dia beda dari hantu yang sering gw liat. Bathin


nia yang menatap hantu itu.


“ iya, gw bisa lihat lu. Maaf gw buru - buru “ ucap nia menjawab pertanyaan hantu itu.


Setidaknya hantu ini gak buat gw terlalu takut. Karena sosoknya seperti manusia, tapi tetap aja dia


HANTU !!! . bathin nia


Nia segera berlalu meninggalkan sosok hantu itu, ketika nia tengah berjalan menyusuri jembatan. Tiba – tiba sosok hantu itu berada didepannya, membuat nia merasa terkejut.


Gila. Lama – lama gw bisa mati muda kalau kayak kini. Bathin nia yang tengah menatapi hantu itu


dengan kesal.


“ apakah kamu bisa bantu saya ? “ Tanya hantu itu pada nia.


“ semoga aja dia gak ikutin gw “ gumam nia sambil menengok kebelakang. Dan ternyata sosok hantu itu benar – benar pergi dari sana.


Tumben ada hantu yang nurut, selama ini mereka kan suka maksa dan nakutin gw. Bathin nia


***


Setelah tiba dikosnya, nia segera bersiap – siap untuk pergi ke acara makrab yang diadakan oleh jurusannya. Sebelum berangakat nia menghubungi icha terlebih dahulu.


“ cha, lu udah berangkat belum ? “ Tanya nia di telepon


“ belum, gw masih siap –siap , lu? “ jawab icha diseberang sana


“ sama. Gw juga lagi siap – siap. Udah jam setengah lima nih, pasti telat tiba dikampus belum lagi macetnya “ ucap nia


“ ha ha ha, santai aja kali nya. Kita kan udah senior, telat dikit gak papalah “ ucap icha cengengesan


“ huhh, terserah lu deh, wahai SE-NI-OR “ ucap nia yang mengeja dibagian kata senior. “ kalau gitu gw berangkat dulu ya, see u at campus “ ucap nia

__ADS_1


“ see u to sayangg akuu “ ucap icha dengan nada imutnya.


***


Ketika nia tiba dikampus, ia segera mengisi absen dan menunggu kedatangan icha.saat ini mahasiswa tengah sibuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk kelancaran acara nanti malam.


Setelah menunggu selama 10 menit, akhirnya icha tiba dikampus dan segera mengisi absennya. “ lama amat sih lu ? “ Tanya nia yang protes menunggu lama


“ yeayy, kan emang gitu, pemeran utama kan emang datangnya belakangan “ ucap icha percaya diri.


Nia hanya menggelengkan kepalanya ketika mendengar kepercayaan diri sahabat nya itu. “ ke dalam yuk, bantuin yang lain ? “ ajak nia yang diangguki oleh sahabatnya itu.


Nia dan icha berjalan bergandengan tangan sambil menuju panggung tempat diadakannya pembukaan acara makrab.


“ akhirnya kalian datang juga  “ ucap nando yang menghampiri nia dan icha yang tengah jalan menuju panggung. “ kebetulan hiasan panggungnya belum selesai, cha tolong lanjutin hiasannya ya, dan untuk nia tolong ambilkan hiasan lainnya yang ada di gudang  “ ucap nando meminta tolong pada mereka berdua.


“ oke kak “ kompak nia dan icha


Ketika nia sedang asyik mengambil hiasan untuk keperluan panggung yang berada di dalam gudang. Tanpa ada angin apapun, tiba – tiba pintu gudang yang dibiarkan terbuka menutup dengan kerasnya. Sehingga nia lansung


menoleh kearah pintu.


Nia berusaha untuk membuka pintu dari dalam sambil menggedor pintunya sambil teriak minta tolong pada siapapun yang mendengar suaranya . Nia merasa cemas dan juga takut, karena saat ini ia sendirian berada di gudang itu.


Tiba – tiba lampu di gudang itu berkedip seolah lampunya akan mati. Saat nia menoleh kebelakang , tiba – tiba ada makhluk halus yang yang menakutkan berdiri didepannya.


“ kau bisa melihatku kan ? “ Tanya makhluk tiu pada nia.


Nia tidak berani menatap makhluk itu, karena saat itu ia benar – benar takut. Tubuhnya bergetar ketakutan hingga terdudu saat bertatap mata dengan makhlu itu.


“ PERGI !!! “ usir nia pada makhluk itu. Tapi makhluk itu masih menanyakan hal yang sama dengan memelotokan matanya dan diiringi dengan tawa makhluk itu.


“ PERGI !!! “ teriak nia sekali lagi.


Tiba –tiba makhluk itu menghilang setelah melihat kedatangan hantu yang ditemui nia dijembatan tadi. Hantu itu terliat khawatir dan bertanya pada nia. “ kamu gak papa ? “ Tanya hantu itu.


Karena mendengar suara yang berbeda nia segera menatap kearah sumber suara, dan nia hanya bisa menangis.


Brakkkkkk !!!


To be Continued

__ADS_1


Jangan lupa like dan votenya ya! Dan jadikan favorit juga


terimakasih


__ADS_2