
Brakkkk !!!
Terdengar pintu yang dibuka paksa dari luar. Nia menoleh ke belakang, dan tampak fernand yang tengah berhasil mendobrak pintu gudang dari luar.
Ketika mendengar suara itu hantu yang menolong nia tadi segera segera menghilang dari gudang. Fernand yang melihat nia sedang terduduk dilantai dengan badan yang gemetar menghampiri nia.
“ kamu gak papa “ Tanya fernand memperhatikan nia yang tengah menangis sesegukan. Nia hanya menggelengkan kepalanya atas jawaban yang ia berikan pada fernand.
“ ayo “ ucap fernand yang mengulurkan tangannya mengajak nia untuk berdiri.
Fernand menggenggam tangan nia dan segera membawa nia keluar dari gudang menuju belakang panggung dimana tempat mahasiswa lainnya berkumpul. Banyak pasang mata yang tengah menatap mereka karena penasaran dengan apa yang telah terjadi. Ketika telah tiba dibelakang panggung fernand masih mengenggam
tangan nia .
Ketika melihat keadaan sahabatnya itu, icha segera mengahampiri nia dan memeluk sambil mengelus punggung sahabatnya itu. Sadar akan situasi yang terjadi, nando mengajak nia, icha serta fernand keruang hima jurusan.
“ duduklah “ ucap nando mempersilakan mereka duduk ketika sudah sampai di ruangan hima jurusan.
Fernand mengeluarkan botol minum dari dalam tasnya dan memberikannya pada nia. awalnya nia menatap ragu botol yang diberikan fernand, setalah mendapat anggukan dari icha nia menerima botol minum itu.
“ terimakasih “ ucap nia yang hanya diangguki oleh fernand.
“ sebenarnya apa yang terjadi ? “ Tanya nando pada fernand
“ saat aku baru datang, aku diminta tolong untuk mengambil perlengkapan di gudang dan kebetulan mendengar suara orang minta tolong disana “ ucap fernand menjelaskan apa yang ia ketahui.
“ jadi nia terkunci disana ? “ Tanya nando yang tak percaya dengan apa yang terjadi. Setahunya keadaan pintu gudang itu baik – baik saja, jadi tidak mungkin rasanya pintu itu menjadi rusak. Karena saat ia mengambil perlengkapan tadi pintu itu masih dalam keadaan baik.
“ itu gak mungkin fer, tadi aja pintunya baik – baik aja “ ucap nando yang hanya dibalas oleh fernand dengan mengangkatkan bahunya tanda dia tidak tahu.
“ jadi nia sebenarnya apa yang terjadi ?? kenapa kamu bisa terkunci disana ? “ Tanya nando penasaran.
“ ….”
“ nia ?? “ Tanya nando sekali lagi
“ awalnya waktu gw berada di gudang, semuanya baik – baik aja. Bahkan pintunya gw biarin terbuka. Saat gw lagi cari perlengkapan yang dibutuhkan, tiba – tiba pintu gudangnya tutup. Trus gw coba buka tapi gak bisa, lalu gw teriak minta tolong sambil gedor – gedor pintu. Tiba – tiba lampunya jadi berkedip lalu… lalu “ ucap nia yang menjelaskan apa yang terjadi
Nia masih merasa takut saat ini dan ia mencoba untuk menetralkan napasnya. “ lalu apa nia ? “ Tanya nando penasaran.
__ADS_1
“ lalu… lalu tiba – tiba sosok itu muncul dihadapan gw “ ucap nia yang kembali mengingat kejadian itu sehingga membuat tubuhnya bergetar karena ketakutan.
“ sosok ? sosok apa ? “ Tanya nando yang masih penasaran saat ini.
Nia tidak sanggup melanjutkan ceritanya pada nando sehingga ia lebih memilih diam dan menggenggam erat tangan icha.
“ nia ? aku tau kamu masih syok dengan kejadian tadi, tapi tolong ceritakan ap yang terjadi “ ucap nando.
Nia hanya menundukkan pandangannya dan semakin erat mengenggam tangan icha. “ nya, boleh gw kasih tau sama kak nando ? “ Tanya icha meminta persetujuan dari nia yang dibalas anggukan oleh nia.
“ jadi gini kak sebenarnya nia itu bisa melihat sosok makhluk halus. Kemungkinan apa yang terjadi di gudang tadi adalah ulah makhluk itu “ ucap icha menjelaskan.
“ jadi, kamu benar – benar bisa melihatnya ? “ Tanya nando pada nia
“ iya kak “ jawab nia.
Nando menghela nafasnya, karena saat ini ia tidak bia membantu banyak. Karena yang dihadapi bukanlah makhluk hidup, tapi sosok yang tak tampak olehnya.
“ jujur, saat ini aku nggak bisa bantu apa – apa. Karena aku tidak bisa melihat sosok mereka. Saat ini lebih baik nia disini dulu dan tolong temenin ya cha “ ucap nando
“ iya kak “ ucap nia dan icha
“ fernand, tolong kamu temanin mereka disini sebentar ya ? “ Tanya nando
“ oke “ jawab fernand
Setelah itu nando segera pergi ke panggung tempat diadakannya acara pembukaan makrab. Untuk melihat berapa persen acara yang sudah dipersiapkan.
***
“ hmmm… kak makasih tadi udah bantuin “ ucap nia berterimakasih atas bantuan fernand di gudang tadi. Jika tidak ada fernand dia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya.
“ iya. Sama -sama “ ucap fernand.
“ nya, mendingan lu istirahat aja ya ? “ ucap icha yang khawatir pada sahabatnya itu
“ iya “ ucap nia sambil mengangukan kepalanya.
Setelah nia berbaring di sofa yang ada di ruangan hima jurusan, setelah sekian lama akhirnya nia tertidur karena ia benar – benar merasa lelah dengan apa yang terjadi saat ini. Icha melihat nia yang sedang tertidur, ia benar – benar khawatir dengan kondisi nia saat ini. Karena selama berteman dengan nia, baru sekali ini ia melihat sahabatnya itu mengalami kejadian seperti ini.
__ADS_1
“ apa dia sering mengalami hal seperti ini ? “ Tanya fernand pada icha yang tengah mengelus rambut nia dengan sayang. Saat ini nia tengah tidur berbantalkan paha icha.
Kak fernand ngomong sama gw ?. bathin icha yang senang
“ ehemmm, sejauh aku kenal sama dia. Baru kali ini nia kayak gini kak “ jawab icha dengan nada gugup karena ia benar – benar tak percaya bahwa saat ini mereka tengah mengobrol.
“ kalian kenal semenjak kapan ? “ Tanya fernand
“ kami kenal sejak awal kuliah kak “ ucap icha yang diangguki oleh fernand
Ruangan hima jurusan kembali terasa sunyi, saat ini fernand tengah memainkan hp nya begitu juga icha . sementara itu nia masih tertidur, nampak nia tengah mengerutkan dahinya ketika sedang tidur. Icha memperhatikan nia yang seperti sedang mengigau dalam tidurnya. Icha berusaha untuk membangunkan nia dari tidurnya.
“ nya, bangun ! “ ucap icha sambil menggoyangkan tubuh nia
Nia membuka matanya, ketika ia melihat wajah icha ia merasa lega. Nia masih mengatur nafasnya karena terkejut dengan mimpi buruknya. Nia segere bangun dari pangkuan icha dan duduk di sofa.
“ minumlah ! “ ucap fernand sambil menyodorkan air minum pada nia.
“ terimakasih kak “ ucap nia yang menerima air yang disodorkan fernand dan lansung meneguknya hingga habis.
“ nya, lu gak papa ?? “ Tanya icha yang khawatir.
“ gw gak papa cha “ ucap nia tersenyum sambil menggenggam tangan icha untuk menyakinnya bahwa ia baik – baik saja saat ini. Ia tidak ingin melihat icha khawatir padanya.
“ nia gimana keadaan kamu ? “ Tanya nando yang baru saja kembali dari tempat persiapan acara makrab
“ aku baik – baik aja kak “ ucap nia sambil tersenyum meyakinkan nando bahwa saat ini ia baik – baik saja.
“ hmmm, kamu mau tetap disini atau pulang aja ? Tanya nandopada nia
Nia diam memikirkan apa yang ditanya oleh nando. Jujur saja ia tidak ingin merepotkan orang karena kondisi saat ini.
“ aku….”
To be Continued
Jangan lupa like dan votenya ya! Dan jadikan favorit juga
terimakasih
__ADS_1