Niat Nikah Kita

Niat Nikah Kita
Bab 13


__ADS_3

"Nak Asma sama siapa belanja nya... ? " Tanya Bunda Hana pada sahabat putri nya itu.


"Sendiri Bunda...! Di suruh sama Amih, katanya besok malam ngundang tamu ke rumah...! " Jawab Asma sembari melempar senyum ke arah Bunda Hana dan Awa.


"Owh mau ada acara ya...? " Tanya Awa.


"Gak juga, kata nya sih cuma makan malam gitu, ada temu keluarga." Lanjutnya sembari mengambil daging dari rak.


"Owh gitu..! "


"Ya udah aku pamit ya Wa... soalnya udah selesai semua..! " Ucap nya setelah mendapatkan apa yang di perlukan.


"Ya udah hati-hati pulangnya..! " Ucap Awa.


"Iya..! Pulang dulu ya Bun...! " Pamit Asma pada Bunda Hana juga.

__ADS_1


"Anaknya ramah banget ya nak..! " Puji Bunda Hana dengan pandangan mata yang tak lepas menatap Asma yang berjalan semakin menjauh dari mereka.


"Iya... udah ramah, baik, cantik, shalih lagi... paket lengkap untuk kriteria calon istri... hehe! " Ucap Awa benar adanya.


"Iya...! " ucap Bunda Hana menimpali jawaban putrinya.


"Udah semua nih Bun...? mau langsung pulang atau mau ke stan lain lagi...? " Tanya Awa sembari melihat-lihat beberapa bahan masakan yang sudah mereka ambil tadi.


"Udah.. ini juga udah lebih dari cukup...! "


Setelah merampungkan acara belanja berdua, Bunda Hana dan Awa pun segera kembali ke kediaman mereka.


"Iya Yah... kan yang di belanja bukan satu supermarket jadi cepet belinya...! "


"Owh iya Ayah sampai lupa, tadi ustadz yang biasa ngimamin di masjid nyampein, bahwa kita di undang besok makan malam di rumah sahabatnya yang katanya ingin kita menjodohkan anak kita dengan anaknya itu...! " Beri tahu Ayah Harun pada sang istri usai tadi menerima telpon dari ustadz komplek dekat rumah yang tak lain dan tak bukan adalah ustadz Hanan.

__ADS_1


"Ini kita wajib datang Yah...? kan si Awi belum ngasih jawaban setuju atau tidak...! " Ucap Bunda Hana bingung sendiri.


" Di suruh datang aja dulu, selebihnya kita putuskan ketika bertemu supaya enak bahasnya, kalau bahas gak sambil tatap muka ya biar bagaimanapun pasti akan ada ketidak cocokan selama belum bertemu pihak yang bersangkutan...! " ucap Ayah Harun bijak.


"Ya sudah terserah Ayah saja.. Bunda mah ngikut aja, toh juga udah di undang juga... jadi tetap harus menghargai yang ngundang kan..! "


keesokan harinya...


"Wa... ke perpus yuk... aku mau pinjam buku...! " Ajak Asma pagi itu ke Awa yang baru saja tiba bergabung dengan yang lainnya juga.


"Baru nyampe Asma... belum juga ngucapin salam udah di ajak jalan lagi aja... kamu mah kebiasaan...! Bukannya di rumah kamu banyak buku...? ngapain lagi harus minjem ke perpustakaan...? " Tanya Awa heran sendiri dengan sahabat nya itu.


"Iya Ma... tumben kamu mau minjem buku di perpus...? Bukannya kamu udah nyetok sendiri ya Buku-buku buat ngampus...? " Tanya Fatia ikut menimpali.


"Buku yang lain lah... kalau buku kampus mah udah pasti banyak di aku...! " Jawab Asma santai.

__ADS_1


"Lah terus ke perpus mau ngapain minjem buku...? " Tanya Maryam ikutan heran dengan tingkah sahabat nya itu.


"Mau minjam kitab faqih ukhty...! Gak ngerti banget deh...! " Ucap nya sembari mempoutkan bibirnya sehingga nampak begitu imut bagi siapa saja yang melihat nya melakukan hal itu


__ADS_2