Niat Nikah Kita

Niat Nikah Kita
Bab 9


__ADS_3

"Beberapa saat lagi kajiannya akan di mulai... tolong yang baru datang segera menyesuaikan ya... silahkan mengambil tempat yang udah di sediakan panitia...! " Ucap Awa yang pagi itu menjadi moderator kajian.


Selain di ikuti oleh para remaja, rupanya kajian yang mereka adakan juga di ikuti oleh beberapa ibu-ibu, yang tentunya sudah lama ikut dalam perkumpulan kajian dari beberapa tahun sebelumnya.


Setelah waktu ketetapan memulai kajian tiba, segera lah Awa membuka kajian pada pagi itu dengan di awali membaca Ummahatul Kitab dan Do'a belajar agar apa yang di pelajaran bisa di pahami baik-baik.


Seusai membaca doa mereka pun kembali menyapa peserta yang ikut kajian, mulai dari menanyakan kabar dan lain-lain.


Setelah usai memaparkan seluruh materi yang telah di susun, kajian pun di lanjut kan dengan sesi tanya jawab dan setelah nya di tutup dengan istigfar sebanyak tiga kali dan do'a kafaratul majelis.


Di lanjutkan dengan shalat dzuhur bersama.


masjid yang biasanya hanya beberapa orang yang melaksanakan shalat, kini bagian shaf perempuan nampak full terisi oleh jama'ah.


Setelah selesai shalat dzuhur pun mereka kembali ke rumah masing-masing, karena sudah tidak ada lagi kegiatan selanjutnya.

__ADS_1


Begitu juga dengan Awa yang langsung pulang setelah membereskan taman dan mengatur alat-alat yang di gunakan selama kajian, mulai dari sound sistem dan lain-lain semua di kembalikan ke tempat semua di mana mereka meminjam alat fasilitas kajian.


"Alhamdulillah..." Ucap Awa sembari mendaratkan bokongnya ke sofa.


"Cape banget ya nak...? " Tanya Bunda nya melihat sang putri nampak begitu kelelahan.


"Iya Bunda... hari ini yang datang lumayan banyak Bun... jadi kita para panitia dan pengurus juga jadi kerepotan karena yang datang nambah... tapi alhamdulillah banget bisa sharing ilmu sama mereka...! " Ucap Awa menjelaskan


"Kenapa gak di alihkan saja ke pengurus baru dek...? Kan kalian bentar lagi sibuk sama skripsi...! " Tanya Awi yang cukup tau dengan kegiatan yang diikuti oleh sang adik.


"Alhamdulillah kalau gitu...! "


"Bay the way tadi abang yang Imam shalat di masjid...? " Tanya Awa yang cukup mengenal suara imam tadi, karena biasanya kaka nya jarang mengimami shalat di masjid karena sudah ada imamnya.


"Iya... soalnya ustadz yang biasanya imam lagi keluar kota karena ada acara keluarga, jadi kata Abi Abang aja yang imam...! " Ucapnya menjelaskan.

__ADS_1


"Awa ke kamar dulu ya... capek mau istirahat... nanti kalau ashar Awa belum kelihatan tolong di bangunin ya Bunda...! " Pamitnya sembari menjauh melipir ke bilik kamarnya.


"Boleh Awi bicara sebentar Bunda...? " Tanya Awi setelah melihat waktu luang untuk berbicara dengan sang Bunda.


"Mau bicara apa Wi...?" Tanya Bunda Hana


"Eum... itu Bun, apa Bunda nikah sama ayah sebelum nya di jodohkan juga...? " Tanya Awi penasaran


"Tumben nanya gini Wi...? gak biasanya kamu..! " Kekehan kecil keluar dari bibir Bunda Hana.


"Penasaran aja Bun... siapa tau bisa di contoh... hehehe"


"Kenapa nanya-nanya..? jadi emang nerima perjodohan dari Ayah...? " Tanya Bunda Hana mulai kepo dengan gelagat Putra nya itu.


"Awi harus memastikan sesuatu dulu Bun..! Nanti Awi jawab kalau saatnya udah tepat...! "

__ADS_1


__ADS_2