
"Berhubung kita udah ngumpul...! Minggu depan kita adain kajian Speek Talk aja kayak minggu lalu... sekalian mau rekrut panitia pengurus yang baru dari adik-adik... kita kan bakalan sibuk banget tentu nya di semester ini...! jadi saran aku ada baiknya kita segera menyerah terimakan tugas ini dengan adik-adik kajian kita. " Ucap Asma selaku ketua pengurus kajian.
"Iya boleh... lagian kalau kita udah terlanjur sibuk duluan kan gak baik juga kajian pasti pada ketunda kegiatan nya..! " Sahut fatia yang cukup kerepotan mengurus penunjang kajian setiap pekannya.
"Owh iya pemateri kali ini tolong ajak kak Maria ya... aku belum bisa ngisi...! jangan lupa di kasih undangan ya Wa... " Ujar Asma
"Loh kenapa kamu belum bisa ngisi...? " Tanya ada yang cukup penasaran.
"Minggu itu ada Hajatan di dekat rumah... biasa saudara nya Amih... jadi ya biar bagaimana pun aku gak bisa kalau gak ikutan bantuin kesuksesan hajatan nya...! " Ucap Asma memberi penjelasan.
__ADS_1
"Berarti minggu ini kajiannya belum bisa di adakan di rumah kamu..? " Tanya Maryam.
"Iya Mar belum... nanti kalian coba cari tempat yang bagus aja buat kajiannya atau gak ke tempat kemarin aja... aku lihat anak-anak banyak yang cukup suka dengan tempat kemarin... malah pas habis shalat dzuhur kemarin ada yang masih sempat-sempatnya mengabadikan momen mereka sewaktu di sana..! " Ucap Asma mengingat beberapa hari lalu ketika dirinya hendak pulang masih sempat bertegur sapa dengan adik-adik kajian hari itu. Tak lupa juga memberi nasihat agar tidak pulang terlalu sore, takutnya orang tua mereka malah kebingungan sendiri di rumah karena anaknya nyak kunjung pulang-pulang.
"Iya Wa kayaknya seru deh kalau bikin Speek talk di tempat terbuka... lagian kan baru kajian umum yang sering kita ganti-ganti suasananya... kalau yang ini kan jarang..! " Ucap Fatia cukup antusias.
"Ya sudah terserah keputusan kalian... nanti aku coba omongin dengan anak-anak yang lain..! Bytheway udah belum nih makan nya.. bentar lagi makul mau mulai nih...! " Ucap awa menyerahkan keputusan perencanaan pada sahabat nya.
Setelah membayar makanan yang tentunya sudah mereka habisnya, mereka pun segera menuju ke kelas karena beberapa menit lagi makul akan segera berlangsung.
__ADS_1
Sementara itu di sisi lain...
"Wi... gimana..? " Tanya Yufar pagi itu memulai obrolan setelah jam kuliah selesai.
"Apanya yang gimana...? " Tanya awi menatap Yufar dengan tatapan keheranan.
"Dih.. Pura-pura gak ingat atau benar-benar gak ingat nih... yah apalagi kalau bukan Masalah Si Asma...? " Tanya Yufar yang cukup tau bagaimana Awi selalu berdoa kepada Allah agar segera menyatukan mereka berdua.
"Ngapain nanya-nanya...? Masih usaha.. si Asma belum bisa di dekati.. aku harus dekati Apihnya dulu.. kan walinya masih bertanggung jawab atas dia...! " Jawab Awi cukup dewasa.
__ADS_1
"Cieelah.. yang mau berusaha dekat sama camer... semangat bro...! " Ucap Azam tiba-tiba ikutan nimbrung dengan pembicaraan mereka.
" Usaha gue lagi di uji... beberapa hari lalu setelah Asma memberikan nomor telepon Ayahnya, aku pun segera mengubungi nomor yang dia berikan tersebut.. namun ada seseuatu yang membuat aku merasa seharusnya aku mundur aja...! " Jawab Awi tiba-tiba murung mengingat beberapa hari lalu.