Niat Nikah Kita

Niat Nikah Kita
Eps 17


__ADS_3

"Loh Yah ini bener alamat nya lewat sini...? " Tanya Awa memastikan bahwa mereka tidak salah jalan, karena dirinya kenal betul dengan jalan yang saat ini tengah mereka lewati.


"Iya bener sayang, kenapa...? kamu kenal jalan ini...? " Tanya ayah Harun sembari melirik sang putri dan spion depan.


"Iyah yah... malah sering ke sini hampir tiap minggu kalau ada agenda mingguan sama teman-teman...! " ucapnya menjelaskan


"ini masih jauh lagi yah..? " tanya Awa lanjut bertanya


"Bentar lagi...! tinggal melalui satu masjid besar dekat sini habis itu pas di rumah ke tiga setelah masjid...! " Ucap ayah Harun sembari melihat maps yang ter tampil di layar ponsel yang sedari tadi menjadi penunjuk jalan mereka.


Awa diam sembari menunggu di mana mobil mereka akan berhenti, pikiran nya mulai menebak tempat mereka akan berhenti apakah benar di rumah sang sahabat atau tidak, karena menurut alamat yang di beri tahu sang ayah itu adalah alamat rumah sahabatnya yang sering mereka gunakan untuk kegiatan kajian rutin mereka.

__ADS_1


Setelah beberapa saat melaju, akhirnya mereka tiba di tempat tujuan yang sudah sedari tadi di prediksi oleh Awa secara pribadi.


Ayah Harun pun turun setelah memarkirkan mobil mereka di pelataran halaman, mendekat ke arah pintu yang saat ini tengah berdiri sepasang suami istri menunggu kedatangan mereka setelah tadi di kabari di jalan.


"Assalamu'alaikum pak Farhan...! " Ucap ayah Harun yang langsung di sambut ramah oleh tuan rumah


sedangkan Amih Faizal tengah fokus menatap Awa yang sedari tadi berdiri di samping bunda Hana.


"Orang tua Awa ya...? " Tanya Amih Faiza tepat sekali.


" Iya Bu Hana... Awa kan sering ke sini dengan teman-teman nya...! " Ucap Amih Faiza sembari mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan bunda Hana.

__ADS_1


"Wah kebetulan sekali ini...! " ucap Apih Farhan yang juga cukup mengenal putri bungsu ayah Harun itu.


"Mari masuk Bu Hana, Pak Harun, kita lanjut ngobrol di dalam saja...! " Ucap Amih Faiza mempersilahkan tamunya.


"Asma mana Amih...? " Tanya Awa yang sedari tadi sudah mencari-cari keberadaan sang sahabat tapi gak kunjung menemukan apa yang di cari.


"Di dapur nak Awa, sedang mempersiapkan hidangan, ya sudah kalau begitu saya tinggal ke belakang dulu untuk memastikan apakah sudah selesai di siapkan atau belum...! " ucap amih Faiza sembari melangkah meninggalkan ruang tamu setelah menjamu mereka.


"Owh iya ini ada sedikit buah tangan, mohon di Terima ya Pak..! " ucap Ayah Harun sembari meletakkan parsel buah di atas meja.


"Wah seharusnya tidak perlu repot-repot Pak Harun... tapi sebelum nya Terima kasih...! " Ucap apih Farhan sembari mengambil apa yang di beri ayah Harun.

__ADS_1


"He.. he.. he.. tidak apa-apa Pak Farhan, ini tidak merepotkan sama sekali, malah rasanya akan aneh kalau tidak membawa sesuatu..! " ucap ayah Harun menjelaskan.


"Owh iya mohon maaf sebelumnya, ini pihak yang bersangkutan tidak ikut ya Pak Harun...? " Tanya apih Farhan karena sedari tadi tidak melihat putra laki-laki ayahnya Harun yang sudah di konfirmasi dari ustadz Hanan sebagai calon yang akan di jodoh kan dengan Asma.


__ADS_2