
Setelah kepergian Awi, Awa pun kembali menolehkan Kepala nya menatap Asma dengan tatapan tak terbaca.
"Kenapa kamu ngeliatin aku kayak gitu...? " Tanya Asma bingung sedari tadi Awa terus menatap nya tanpa mengakatan apapun.
"Abang ngomong apa sama kamu...? sampai aku gak di kasih izin buat ikutan dengar...? " Tanya Awa kepo.
"Tanya aja sendiri sama abangmu... kan dia yang ngajakin aku ngomong....! jadi tanya sama yang bersangkutan...! "
"Ish... pelit amat... kamu kok malah ikut-ikutan kelakuan bang Awi sih... jadi pelit ngasih tau...! " Ucap Awa pura-pura ngambek.
"Daripada bahas yang gak penting mending ngurusin kajian minggu depan...! aku udah nyusun materi nya, nanti tinggal kroscek sama kalian... " Ucap Asma mengalihkan pembicaraan.
"Eh ngomong-ngomong kali ini kegiatan kajian pesanan kita tetap di rumah kamu atau mau cari suasana baru aja...? " Tanya Awa mulai fokus dengan pembicaraan mereka.
__ADS_1
"Coba telfon Fatia sama Maryam deh, suruh ke sini...! Masa iya kita bahas berdua aja...! "
"Ya udah bentar... ! " Ucap Awa sembari mengontak dia sahabat lainnya yang belum berkumpul dengan mereka.
Setelah semua personel lengkap alias ciwi-ciwi pengemban tabligh, mereka pun segera melanjutkan pembahasan yang sempat tertuda.
Dan setelah melalui beberapa pembahasan tentang hal-hal yang telah di persiapkan mereka pun memutuskan akan mengadakan kajian pekanan kali ini di taman dekat rumah Awa, karena rumah Asma tak bisa mereka gunakan karena kedatangan beberapa keluarga nya yang menginap di sana selama beberapa hari.
"Jangan lupa ya... kontrol peserta yang di zoom juga. tolong bikin link-nya sekalian ya... aku udah mumet kalau ngurus sendiri...! " Ucap Asma mengingatkan
"Ya udah kalau gitu... sampai ketemu di kajian besok nanti... " Ucap Awa mengakhiri percakapan mereka sembari mangkir bubar dari taman untuk kembali ke rumah masing-masing, sementara dirinya menyusul ke kelas sang Abang untuk memastikan apakah kelasnya sudah selesai agar bisa kembali bersama.
Keesokan harinya....
__ADS_1
Pagi itu Awa bersama teman-teman panitia yang lainnya tengah sibuk mempersiapkan acara kajian yang akan berlangsung beberapa jam lagi.
Sengaja membuat jadwal kajian pagi agar setelah nya bisa shalat dzuhur bersama di mushala dekat taman tersebut.
Tempat yang di pilih pun cukup bagus, dimana mereka memilih di duduk lesehan di karpet yang sudah di sediakan di bawah pohon yang begitu rimbun agar matahari yang semakin terik tak menyengat kulit yang terbalut gamis itu.
Sembari menunggu acara di mulai, anak-anak kajian yang biasa datang pun mulai nampak berdatangan satu persatu menyapa panitia sembari mengisi absen nama dan alamat serta pengajak kajian yang mereka ikuti.
Dengan suasana yang cukup berbeda kali ini, di tambah dengan materi unik yang akan di bawakan oleh orang spesial tentu saja mencuri banyak minat yang datang.
Usai mendapat info kegiatan hari ini di grup biasanya tentunya tak akan mereka sia-siakan begitu saja untuk datang ke majelis ilmu.
Terlebih mengingat Pesan Rasulullah yang mengatakan bahwa "Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim" Semakin membuat mereka sadar bahwa tanpa ilmu pengetahuan kita bukan apa-apa, dan tanpa mengaji islam kita tak akan paham, kemana arah tujuan hidup yang sesungguhnya.
__ADS_1
Sementara Allah saja mengatakan
"Dan tidak ku ciptakan jin dan manusia selain untuk beribadah kepadaku"