
"Ya udah sini ana temanin....! " Ucap Awa pada akhirnya.
"Di tinggal dulu ya guys... kalau mau sarapan gak apa-apa duluan aja ke kantin...! " Ucap Asma berpamitan pada Maryam dan Fatia.
"Gak apa-apa santai...! tungguin kalian dari perpus aja...! "
Setelah itu Asma dan Awa pun segera bertolak ke perpus kampus yang pagi itu nampak masih senggang karena memang masih banyak para mahasiswa dan mahasiswi yang belum menyambangi kampus.
"Mau pinjam buku faqih apa Ma..? Tumben juga kamu mau minjem buku itu...? " Tanya Awa keheranan sendiri.
"Fiqih nikah Wa... kebetulan semalam Apih tiba-tiba ngomongin perjodohan dan bentar sore keluarga nya bakal di undang makan malam di rumah sama Apih..! " Ucapnya menjawab rasa penasaran dari sahabat nya.
__ADS_1
"Cieee yang udah mau di nikahin... jangan lupa ngundang ya... ntar kita-kita jadi bridesmaid nya... haha.. " Ucap Awa sungguh-sungguh namun dengan nada bergurau.
"Dih... kalau setuju sama pilihan nya... kata Apih juga gak akan di paksa kalau benar-benar gak mau... kan yang mau menjalani rumah tangga itu aku.. jadi terserah pilihan sih..! " Ucapnya sembari tersenyum kecil menatap Awa.
"Lah terus ngapain minjem buku Fiqih kalau kamunya aja masih gamang sama pilihan kamu nanti...? "
"Persiapan aja... siapa tau penting... sekalian buat belajar dan jadiin bahan materi kajian pesanan nanti... eh iya sekalian yang terakhir ini mau adain pembubaran anggota lama dan mengangkat anggota pengurus baru...! " Lanjut Asma lagi.
Setelah itu Asma pun segera menuju ke bagian rak perbukuan kitab fiqih, sembari memperhatikan satu-persatu buku yang benar-benar di perlukan.
Setelah mendapatkan apa yang dicarinya, mereka pun Segera menuju petugas penjaga perpus untuk mengurus administrasi peminjaman, barulah setelah itu segera mengabari Maryam dan Fatia agar segera menuju kantin saja, berhubung jam makul masih sekitar 2 jam lagi baru akan di mulai, mereka pun menggunakan waktu yang cukup panjang itu untuk mengerjakan beberapa tugas yang belum di selesaikan diselingi dengan sarapan seadanya di kantin.
__ADS_1
"Ngumpul-ngumpul gini di kantin bikin ingat masa lalu ya... pas masih jaman Maba...! " Ucap Fatia dengan menatap yang lain satu-persatu.
"Iya... Apalagi pas hari pertama kita masuk... aku sih mikirnya kita bakal beda jurusan... eh taunya kalian malah milih jurusan yang sama...! " Ucap Maryam ikut menimpali.
"Kan udah soulmate... lagian juga jurusan yang kita pilih kan emang udah minat kita berempat...! "
Ya... Mereka berempat memang telah sepakat masuk jurusan yang sama di mana mereka mengambil Jurusan ITQ (Ilmu Tafsir Qur'an) Dimana jurusan ini akan menjurus pada penafsiran Al-Quran dan juga kitab Hadist, Sudah barang tentu jurusan ini memang jurusan yang tepat bagi pengemban Dakwah dalam memahami islam secara kaffah, karena mempunyai dasar yang kokoh ya itu dengan memahami isi Al-Quran dan hadits secara sempurna.
"Alhamdulillah ya sekarang manfaat ilmunya udah bisa kita rasain... mana berguna banget lagi buat baca kitab yang gak pakai artinya... membantu banget lagi buat yang pengen ngaji kitab... jadi jurusan yang di pilih sudah tentu paket komplit.. iya gak guys...? " Tanya Fatia lagi.
"Iya dong... Anak ITQ gitu loh... hehehe" Sahut mereka bersamaan dengan tawa kecil menghiasi bibir mereka.
__ADS_1