Ninja Girl

Ninja Girl
episode 123


__ADS_3

kata Gren suruh dobrak aja pintunya, soalnya dikunci dari dalam *ucap detektif Vin*


ya udah kalau gitu detektif Vin aja yang dobrak pintunya*jawab Rei*


berani kamu nyuruh nyuruh saya, saya ini pimpinan kamu, sekarang Kalian bertiga cepat dobrak pintunya


baik detektif....


rei,arvi dan Joe mencoba mendobrak pintunya, namun gagal, kemudian mereka bertiga kembali mencoba lagi, namun gagal juga.


kalian ini laki-laki atau bukan sih,dobrak pintu saja dengan kekuatan 3 laki-laki masa tidak mampu,dasar payah *ucap detektif Vin*


sepertinya pintu ini tidak akan luluh tanpa bantuan dari detektif Vin, Bagaimana kalau detektif membantu kami, siapa tahu pintunya akan langsung terbuka*ucap arvi*


ya sudah ayo kita coba


bruakkk....


ahhkkk..... apa-apaan ini


tepat di saat keempat detektif itu mendobrak pintu berpapasan dengan Gren membuka pintu tersebut dengan kunci ,hingga akhirnya Vin,Rei,arvi,dan Joe pun terjatuh di lantai.


detektif, Kenapa kalian malah pada tiduran di lantai


Kenapa pintunya kamu buka*ucap Rei*


karena kalian kelamaan *jawab grene*


kenapa kamu nggak bilang dulu kalau mau mau buka pintu*ucap Vin*


nggak ada waktu buat bilang dulu, udah ya semua tidurnya nanti aja, lebih baik sekarang kita harus segera hentikan perkelahian mereka ,dan menangkap semua orang-orang yang melanggar aturan itu*tegas Gren*


duorrrrr....


mendengar suara pistol yang di tembakan , seketika mereka semua yang berkelahi langsung berhenti, mereka yang berjoget langsung terdiam.


ada apa ini


siapa yang menembakan pistol


apa yang sebenarnya terjadi


diam semuanya,saya seorang polisi dari kantor kepolisian Cinde * ucap Vin tegas*


wahhhh.... empat detektif tampan yang datang yang di saat yang tepat*ucap syenen*


detektif Rei,tolong bawa wanita *ucap grene*


baik detektif grene


tunggu, kalian tidak bisa membawaku begitu saja tanpa barang bukti*ucap wanita yang di duga Gren pecandu narkoba*

__ADS_1


apa, detektif Gren,jadi anda menghubungi kami tanpa mencari dulu barang buktinya*tanya detektif Vin*


barang bukti ada di dalam tasnya


Gren langsung mengeluarkan semua isi yang ada di dalam tas milik tersangka,namun tidak ada barang yang menunjukkan narkoba.


mana, tidak ada kan ,makanya jangan asal sembarangan ya


aku tidak mungkin salah*ucap Gren dalam hatinya*


green yang dengan percaya diri bahwa instingnya tidak pernah salah itu pun mencium rokok milik wanita itu.


aku menemukan barang bukti*ucap Gren*


itu hanya rokok biasa


penciumanku itu tajam, saat kamu berbicara tadi aku mencium aroma ganja dari nafasmu, itu sebabnya aku dengan lantang langsung memborgol mu, bahkan anak TK pun bisa bedakan mana aroma rokok dan mana aroma ganja ,ganja yang terdapat dalam rokok mu itu aromanya bertebaran, kalau tidak percaya detektif vin boleh memeriksanya* jelas Gren*


iya benar,ini ganja


tidak hanya wanita ini ,namun orang-orang yang di sana *menunjuk orang-orang yang tadi berkelahi dengan olive ,Kio dan syenen* dia juga terlibat penyalahgunaan narkotika


karna semuanya sudah jelas,para polisi yang datang dengan ke empat detektif tampan itu pun langsung membawa mereka ke kantor polisi.


terimakasih atas kerjasamanya untuk kalian semua saudara saudara detektif gren*ucap detektif Vin*


sama sama detektif


Kak ,tapi niat kita datang ke sini tadi kan untuk ngemil, terus sekarang kita enggak jadi dong *ucap justtin*


ku rasa itu bukanlah ide yang buruk*ucap arvi*


sepertinya detektif Vin akan mentraktir kita nanti*ucap grene*


apa,dasar kau ini, ya sudahlah tidak masalah, toh hari ini kita bekerja keras, kalau begitu tentukan saja tempatnya nya.


di sebuah restoran.


wah tadi Kaka Kaka detektif keren banget Lo*ucap syenen*


tapi yang bikin gue heran, kok kalian bisa tahu kalau di cafe itu ada masalah *tanya olive*


sesaat sebelum Gren memborgol wanita itu.


group chat detektif tim dua.


terjadi penyalahgunaan narkotika di cafe#*#* *Gren*


beritahu yang lain,saya akan segera ke sana*arvi*


siap*Vin*

__ADS_1


jadi begitulah ,Jadi kalau hanya satu orang saja mungkin aku bisa membawanya ke kantor polisi sendiri ,tapi setelah aku mengamati kembali ternyata lebih dari 5 orang ,setelah itu aku langsung memberi kabar yang lainya lewat grup chat*jelas Gren*


hei Gren, di saat seperti itu kenapa kamu tidak membawa pistol mu* ucap detektif Vin*


siapa sangka akan terjadi hal semacam ini, kan Kita niatnya keluar untuk menjernihkan otak , bukan untuk menangkap tersangka*jawab Gren* Kenapa detektif tidak memanggilku ku dengan sebutan detektif, bukankah detektif vin selama ini mengajarkan untuk bersikap sopan dengan memanggil nama identitasnya nya *tanya green*


ternyata otakmu bagus dibuat mencerna ya, baiklah maafkan saya detektif Gren*jawab Vin*


tapi detektif green Anda ini memiliki kebiasaan yang buruk ,yaitu langsung memborgol tersangka tanpa menunjukkan barang bukti, iya jika memang dia benar salah tapi kalau kamu salah menangkap orang Bagaimana kamu bisa dituntut akan hal itu*ucap arvi*


insting ku itu tidak pernah salah, walau awalnya aku sempat ragu ,tapi aku berpikir kembali ,sejak kapan aku ragu pada diriku sendiri, aku selalu mengatakan bahwa insting seorang petarung itu tidak pernah salah ja.....


petarung


kamu tadi bilang insting seorang petarung


ah maksudku insting orang yang suka berantem, iya dulunya aku ini orang yang sangat kasar sekali, aku suka menyelesaikan masalah dengan berkelahi*ucap Gren* bagaimanapun mereka tidak boleh tahu kalau aku ini seorang petarung* ucap gering dalam hatinya*


bukan dulu, sekarang pun juga masih kasar*ucap syenen*


kenapa dia harus berbohong, Kenapa dia tidak mengatakan yang sebenarnya kalau dia itu memang seorang petarung*ucap Joe dalam hatinya*


dulu aku selalu mengatakan bahwa instingku tidak pernah salah ,itu sebabnya aku tidak pernah ragu untuk memborgol seseorang yang aku anggap bersalah, karena aku yakin dugaanku pasti benar


benar benar membosankan, ini bukanlah tujuan ku untuk menjadi seorang detektif, kalau begini terus aku tidak akan bisa membongkar kasus kematian ibuku*ucap Joe dalam hatinya*


semenjak menjadi detektif, banyak perubahan yang dialami green,dia yang dulunya selalu menyelesaikan masalah dengan pertengkaran, menghajar seseorang agar dia lega untuk membalas sesuatu, gini green menyelesaikan masalah sesuai dengan hukum, gir ini yang biasa berbicara ceplas-ceplos lo gue dan semacamnya kini cara bicaranya berubah menjadi seorang yang sangat dewasa.


hari berikutnya.


tring tring tring tring tring tring tring tring tring


apa,oke siap-siap langsung meluncur sekarang,ma pa,aku harus pergi sekarang*gugup*


hati hati Gren...


pa ma ,aku juga berangkat dulu,soalnya aku mau ikut miting pagi ini,duluan ya


iya,kamu juga hati hati ya,pa nggak nyangka ya sekarang kedua anak kita udah kerja


iya ma, sekarang mereka sudah punya kesibukan sendiri


mama, hari ini aku nggak ada kelas jadi aku mau fokus latihan supaya aku bisa menang di pertandingan pertama aku nanti


iya sayang,yang rajin ya latihanya


siap ma,kalo gitu aku langsung ke gor ya ma,dadahhhh


pa,aku udah siap


iya justtin,ayo kita berangkat,ma,papa antar justtin ke sekolah dulu ya

__ADS_1


iya pa,kalian hati hati ya,Justin belajar yang rajin ya di sekolah


siap ma.


__ADS_2