
hei tunggu" ucap syenen" kamu itu manusia bukan sih, enggak punya hati dan rasa kasihan ya, laki-laki macam apa yang ketika ada seorang wanita meminta tolong padanya tapi laki-laki itu tidak mau menolongnya
apa urusannya sama kamu ,kalau kamu punya rasa kasihan, kamu aja yang nolongin dia" jawab Dio"
what the hell" jawab syenen" udah jelas dia bukan Ivan" ucap syenen dalam hatinya"
syenen pun menarik tangan Dio untuk mengajaknya ke tempat yang di arahkan wanita tadi untuk menolong seseorang,namun betapa terkejutnya syenen dan Dio ketika melihat wanita yang dimaksud orang yang bertabrakan dengan Dio tadi adalah kiora.
syenen tidak begitu syok melihat adiknya berkelahi karna berkelahi sudah dianggap menjadi aktivitas sehari-harinya, tapi tidak dengan Dio,begitu melihat kiora yang sedang berkelahi dengan beberapa orang laki laki,Dio langsung ingat ucapan Ivan di sisa sisa hidupnya yang menceritakan kiora pada Dio.
aku sangat menyayangi kiora, kita sudah seperti memiliki ikatan yang ketika dia terluka hatiku terasa sakit " ucap Ivan yang saat itu terbaring di rumah sakit" aku ingin selalu menjaganya, tapi dialah yang selalu menjagaku,mungkin kiora terlihat wanita yang sangat lemah, tapi sebenarnya dia adalah wanita yang sangat hebat ,wanita yang terkuat diantara yang terkuat
karna kiora adalah wanita yang di cintai Ivan,Dio pun langsung ingin membantu kiora melawan berandal berandal itu,namun syenen menghalanginya.
jangan, kamu tidak perlu membantunya, kiora bisa mengatasi semuanya dengan aman" ucap syenen"
Bagaimana bisa aku diam saja ketika melihat dia berkelahi dengan banyak orang, lagipula kakak macam apa kamu ini ,bukannya membantu adiknya malah hanya melihatnya saja" ucap Dio"
dasar bodoh,lihatlah gerakannya,lihatlah caranya berkelahi, dia lebih hebat daripada cara mu berkelahi, tanpa bantuanmu dia akan bisa mengalahkan kelima Berandal itu" ucap syenen" kamu pikir aku hanya melihatnya saja tanpa mengetahui apapun, lagipula Kenapa kamu ingin membantunya ,bukankah kalian tidak saling kenal, dan tadi kamu juga berniat tidak ingin membantunya kan" tanya syenen"
emmmm diam kamu,dasar berisik" jawab Dio" apakah ini yang dimaksud Ivan Dia adalah wanita yang hebat, terkuat di antara yang terkuat" ucap Dio dalam hatinya"
bruk ahkk " kiora terjatuh"
dasar bocah, sudah kubilang jangan main-main dengan kami ,sekarang rasakan ini hiattt...
bruakkkk....
karna kwalahan menghadapi lima orang membuat kiora teejatuh, dan laki laki yang menghajar kiora itu berusaha menginjak kiora namun syenen dengan siaga langsung menendang laki laki itu dan langsung membantu kiora.
eh Kio Lo ga papa,ayo bangun" ucap syenen membantu kiora berdiri"
__ADS_1
ga papa kok kak" jawab Kio"
apa apaan para wanita itu, ternyata selain Kiora ,kakaknya yang cerewet itu juga bisa beladiri" ucap Dio heran"
kak, mereka bukan berandal sembarangan,mereka payah dalam gerakan beladiri,tapi kemampuan bertahan nya sangat hebat" jelas kiora"
ayo kita hadapi merek bersama" ucap syenen"
syenen dan kiora sama sama menyatukan kemampuan untuk menghajar berandal itu.
kantor kepolisian Cinde Semarang.
brak bruk bruak...
saat jam makan siang tentu saja para pekerja pergi untuk makan siang,namun di saat itu ada seseorang yang ingin menjenguk salah satu temanya yang ada di tahanan ,mereka pun di pertemukan, namun ternyata orang yang mengunjunginya itu telah bersekongkol pada tahanan yang dia jenguk,hingga ahirnya tahanan itu dan orang yang mengunjunginya menghajar polisi yang mendapat giliran jaga, saat itu tidak banyak polisi karena yang lainnya sedang makan siang, hingga tahanan dan orang yang mengunjunginya berhasil kabur dan para polisi itu langsung mengejar nya.
saat itu juga tepat dengan kedatangan jaksa riis yang datang ke kantor kepolisian cinde yang bertujuan untuk menawari Gren makan siang,walau sudah tau bahwa tawarannya itu akan di tolak ,tapi jaksa riis tetap menawari Gren untuk makan siang denganya.
hei apa yang kamu lakukan,siapa kamu" ucap jaksa"
kalau kamu masih mau hidup, ayo cepat jalan dan bawa aku pergi dari sini" ucap tahanan itu"
hei jangan bodoh, yang kamu lakukan ini sangat berbahaya ,kamu bisa saja membunuhku,cepat singkirkan pisau nya dari ku" pinta jaksa"
cepat kendarai mobilnya dan bawa aku pergi,maka aku akan membiarkanmu hidup,cepat ayo jalan sebelum para polisi itu menangkapku" ucap tahanan tersebut"
namun jaksa riis tidak mengendarai mobilnya sampai para polisi itu datang dan mengepung si tahanan dengan menyodorkan pistolnya.
dasar sialan" ucap si tahanan sambil semakin mendekatkan pisaunya pada leher jaksa riis"
Ada apa ini" tanya detective Vin"
__ADS_1
polisi menjelaskan apa yang terjadi dengan tahanan yang mencoba kabur itu.
hei,jangan bermain dengan senjata tajam,ayolah kamu bisa bicara baik baik pada kami" ucap detective Vin"
jangan ada yang berani mendekat, kalau kalian mendekat aku tidak akan segan-segan untuk memutus leher orang ini" ucap si tahanan"
semuanya pun tidak ada yang berani mendekat karna takut jika jaksa riis sungguh akan di lukai oleh orang itu.
kamu fikir membunuh itu mudah" ucap Gren" coba saja bunuh dia kalo memang itu yang akan kamu lakukan
hei detective Gren, apa yang kau katakan ,dia bisa saja membunuh dengan sungguhan" ucap detective Rei"
lalu apa yang bisa kalian lakukan, apakah kalian akan diam saja ketika melihat seorang jaksa dibuat permainan seperti ini" jawab Gren" bukankah lebih baik kita melakukan sesuatu daripada tidak berbuat apa-apa ,hei pak ,coba saja bunuh dia , dengan begitu kita pihak polisi akan memperpanjang hukuman mu
hei,aku tidak sedang bermain-main, aku serius akan membunuhnya Jika kamu mendekati ku" ucap si tahanan"
hei detective Gren, apa-apaan ucapanmu itu, Kenapa Anda malah meminta dia untuk membunuhku ,Bagaimana jika dia serius membunuhku hah ,aku belum siap untuk mati, aku belum menikah" ucap jaksa riis " eh eh kenapa kau malah semakin mendekatkan pisaunya
tidak, apakah dia akan sungguh membunuhnya" ucap grene dalam hatinya" pak cobalah anda berfikir jernih ,hukuman anda hanya tinggal tujuh bulan lagi,jika anda membunuhnya, hukuman anda akan ditambah menjadi beberapa tahun lamanya
Gren yang berbicara terus itupun membuat si tahanan semakin mendekatkan pisaunya pada leher jaksa riis.
begini saja, Bagaimana kalau kita taruhan, kurasa anda pandai beladiri karena tadi telah menyerang beberapa polisi hingga berjatuhan, jadi saya menantang anda untuk berkelahi dengan saya, jika anda menang ,saya yang akan menggantikan posisi anda di tahanan dan anda akan bebas, bagaimana" ucap grene"
hei detective Gren,jangan bersikap bodoh, Bagaimana jika Anda terluka" ucap Joe"
sepertinya itu tawaran yang menarik" ucap si tahanan"
detective Grene,apakah dia menyukaiku, dia rela berkelahi untuk menyelamatkanku" ucap jaksa riis dalam hatinya"
Gren dan orang yang di tahan itupun deal ,mereka tidak bertanding di arena melainkan di lapangan yang di beri garis pembatas.
__ADS_1