
kemudian Michael langsung mengurus semua tiket pesawat untuk ke Jakarta.
*bandara*
loh kak kenapa kita ke bandara,kita mau kemana" ucap Kio"
kita akan mengunjungi tempat seseorang yang saat ini ingin kamu temui,Ivan, dia mungkin sudah bersama Tuhan tapi setidaknya dengan kamu datang ke makamnya dan mendoakan dia,Ivan pasti akan seneng banget " jawab viona"
setelah kurang dari satu jam perjalanan , keluarga petarung ini tiba di tempat pemakaman Ivan yang sebelumnya telah di beritahu oleh Dio dimana tempat Ivan di makamkan.
banyak yang ingin kiora katakan pada ivan namun ia tahan karna dia tidak ingin menunjukan pada keluarga bahwa dirinya lemah .
aku tidak boleh nangis,aku ga boleh nangis di sini, kamu kuat Kio kamu kuat" ucap kiora menyemangati diri sendiri"
setelah semua selesai mendoakan Ivan, Gren memberikan kode pada semua untuk meninggalkan kiora sendiri dan memberikan waktu untuk menyampaikan sesuatu pada ivan dengan menunggunya di mobil.
kenapa Ivan secepat ini ninggalin kio, Kio kangen sama Ivan,hikss hiks ivannnn...
kiora merasa tak mampu untuk berkata dan mengingat semua kenangan nya bersama Ivan .
di mobil.
lama banget ya si Kio ,ga tau kita kaya di kukus begini panasnya di dalem mobil" ucap olive"
sabar aja, biarin aja dia puas lah" jawab Gren"
aku kasihan deh sama si Kio,Ivan juga udah Deket banget sama kita semua kan, apalagi semasa sekolah aku yang jadi Jomblang buat Ivan dan Kio,kak Gren sih dulu selalu aja misahin mereka berdua" ucap syenen"
beberapa saat kemudian kiora datang.
eh Kio udah selesai,sekarang kita langsung pulang aja ya" ucap viona"
iya ma" jawab Kio"
gimana sayang, sekarang aku udah merasa lega kan" ucap Michael"
iya pa, tadi Ivan bilang kalau kio nggak boleh nangis ,di sana ivqn baik-baik saja" jawab kiora"
di bandara.
tidak ada yang bisa mereka lakukan di bandara selain hanya menunggu waktu jam penerbangan .
"halo,iya benar jiro berusaha melarikan diri ke AS, saya sudah mencari tahu bahwa pesawatnya akan terbang pada pukul 11 siang, baiklah, segera kirim bantuan untuk mencegah jiro ke AS"
salah satu detektif dari kantor kepolisian Jakarta pusat yang sedang berusaha mencari tahu keberadaan seorang penipu yang berusaha melarikan diri ke AS yang pesawatnya akan terbang pukul 11 siang.
Kenapa jamnya nggak cepat berjalan sih , dari tadi masih jam 10 terus, kapan jam 11.30 nya, kalau begini waktu kita terbuang sia-sia di bandara dong" ucap olive"
__ADS_1
sabar aja liv ,jamnya ga mati kok" jawab viona"
gue ke toilet dulu " ucap Gren"
aku ikut " ucap Justin".
saat menuju toilet ,Justin di tabrak oleh seseorang yang sedang berlari.
woy,punya mata ga sih Lo,Justin Lo gapapa" ucap Gren"
ga papa kak" jawab Justin"
namun tiba tiba laki laki yang menabrak Justin itu malah menyergab grene dan menyodorkan pisau pada gren.
hei ,lepaskan Kaka ku" ucap Justin panik"
Justin menyingkirlah, dia membawa pisau" teriak Gren"
kemudian ada segerombolan polisi dan beberapa para detektif datang untuk menangkap laki laki yang menyergap Gren itu karna melakukan tindak kasus penipuan.
oh jadi anda ini seorang penipu yang sedang di kepung oleh sekumpulan polisi" ucap Gren"
diam,jika tidak aku akan membunuhmu" ucap laki laki itu"
hei lepaskan dia, turunkan pisau mu" ucap salah satu polisi"
hei pak ,sepertinya Anda salah menangkap seseorang, anda menangkap saya itu sama halnya dengan anda mencari mati" ucap Gren "
seketika para polisi dan beberapa detective itu terdiam melihat Gren melakukan aksinya.
pak polisi kenapa diam saja,bukankah anda mau menangkap pria ini, ayo tangkap dia" ucap Gren"
ah baiklah, terimakasih nona" ucap polisi"
apa-apaan wanita itu tadi, benar-benar mengerikan" ucap salah satu polisi" terima kasih bantuannya nona" ucap polisi itu yang mendekati Gren
sama sama,itu sudah menjadi tugas saya sebagai detektif" jawab Gren"
anda seorang detektif ,wahhh sepertinya seorang detektif memang membutuhkan orang seperti anda ya" ucap polisi tersebut"
hei ayo kita bawa dia ke kantor polisi ,kenapa kamu malah mengajak nya mengobrol" teriak polisi yang lainya"
ah baiklah,permisi.
tangan kak Gren berdarah" ucap Justin"
gapapa ,cuma ke gores dikit, jadi ke toilet nggak, udah kebelet nih,eh Justin ,jangan kasih tau siapa-siapa ya kalau tadi kakak nangkap seseorang
__ADS_1
siap kak.
hari berikutnya.
*rumah sakit bakti Husada*
apa,jadi hari ini saya yang akan melakukan operasinya" ucap olive"
iya,dokter zo akan menjadi kolega mu" jawab dokter Frans"
dokter ,Bagaimana jika aku gagal" ucap olive"
tidak ada yang bisa kamu lakukan selain harus menerima bahwa kamu akan dikeluarkan dari rumah sakit, dokter elen dan dokter cio sudah berhasil,sementara dokter Dina ,beliau gagal, tapi dia di berikan kesempatan ke dua karna dia akan menjadi dokter tetap di sini
masih ada waktu 12 menit ,berikan saya waktu untuk menyesuaikan diri agar nanti di ruang operasi saya tidak panik" ucap olive"
baiklah.
kemudian olive ke ruangan mamanya .
ma aku....
iya mama sudah tau apa yang akan kamu katakan ,Jika kamu sungguh ingin menjadi seorang dokter ,jangan sia-siakan kesempatan ini, berusahalah dengan baik agar kau berhasil mengoperasi pengangakatan tumor" ucap viona"
sesaat kemudian, dokter Eun datang ke ruangan viona untuk memberikan olive beberapa kertas.
sebelum melakukan operasi ,pelajari ini terlebih dahulu, aku tahu kau lebih menyukai praktik di banding teori, tapi karena saya tahu bahwa otakmu berjalan dengan cerdas,jadi pelajarilah ini " ucap dokter Eun"
baik, terima kasih dokter.
lima belas menit kemudian.
gila,gue ga pernah ngerasain deg degan kayak gini sebelumnya,olive Lo harus tenang,kalo lo panik itu akan membahayakan pasien nantinya,tenang oke tenang, pokoknya fokus,konsen,dan selesaikanlah tugasmu dengan baik" ucap olive dalam hatinya yang masih berdiri di depan pintu operasi"
kenapa masih berdiri di sini ,ayo masuk,kamu sudah siap kan" tanya dokter zo yang memasuki ruang operasi"
tentu saja dokter" jawab olive "
setelah semua persiapan selesai ,operasi pengangkatan tumor pun segera dimulai.
dia terlihat sangat gugup " ucap dokter zo dalam hatinya" jangan gugup,ayo lakukan" ucap dokter"
saya tidak gugup ,saya hanya berdoa semoga operasi nya lancar,baiklah ,mari kita mulai,pisau bedah" ucap olive".
campus.
kenapa menatapku seperti itu,jangan menyukai aku hanya karena wajahku mirip dengan Ivan" ucap Dio" karna seleraku dan selera Ivan berbeda,aku tidak menyukai wanita yang culun seperti mu
__ADS_1
kau terlalu percaya diri,aku menatapmu karna ternyata wajahmu yang mirip dengan Ivan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan ketampanan Ivan" jawab kiora" permisi
apa dia bilang,dasar wanita itu, pantas saja memakai kacamata ternyata penglihatannya tidak jelas" ucap Dio".