
Ivan,tidak,Ivan sudah meninggal,Dio,kenapa kamu berpenampilan seperti Ivan" ucap kiora"
dengan begini setidaknya kiora tidak sedih lagi karna melihat sosok Ivan di depan kiora" jawab Dio yang berbicara seperti Ivan" Kio jangan nangis lagi
bolehkah aku meminjam bahumu untuk bersandar" ucap kiora"
tentu saja" jawab Dio"
eh udah ga ada suaranya nangis" ucap syenen"
iya bener,ampuh syen ide Lo" ucap Gren"
iya donk" jawab syenen"
pukul 00: 25, kiora mulai tertidur di sandaran Dio ,sementara viona dan ketiga anaknya menunggu hingga tertidur di luar .
pagi harinya.
permisi,dokter viona ,bangun ,ini sudah pagi" ucap salah satu ob"
akkkhhhh apakah semalam aku tidur di sini " ucap olive"
sepertinya begitu nona" jawab OB"
baiklah, terimakasih telah bangunkan saya ,oh iya jangan bilang siapa-siapa ya kalau saya tidur di sini
baik dokter.
viona melihat kiora yang masih tidur di kamar pasien di temani oleh dio,setelah itu Fiona langsung pulang ke rumah untuk mandi dan bersiap-siap untuk datang kembali ke rumah sakit.
benar benar ya anak-anak itu ,pulang nggak bilang-bilang dan nggak bangunin Mamanya" ucap viona"
di rumah.
olive,Gren,syenen,keluar kalian,beraninya ya kalian ninggalin Mama di rumah sakit, seharusnya kalian bangunin mama dulu dong" teriak viona"
ketiga nama anak mama yang tadi mama sebutkan enggak ada di rumah semua" jawab Justin"
loh terus mereka kemana Justin" tanya viona" anak itu keterlaluan, pulang duluan nggak bilang setelah itu malah pergi lagi
mama kiora gimana mah,baik baik aja kan" tanya Michael"
viona mengatakan bahwa Kio sudah tidak apa apa,kemudian bertanya pada Michael dimana ketiga anaknya itu.
loh mama gimana sih Kok malah nanya papa, kan semalam Mama yang bareng sama mereka, dari tadi mereka juga belum ada pulang" jawab Michael"
belum ada pulang ,kemana sih mereka itu" ucap viona"
kejadian tadi malam.
terus sekarang gimana nih kita" ucap syenen"
__ADS_1
bodo ah, kalau gue mah emang jaga malam di sini" jawab olive"
lo gak bisa gitu dong ,lu yang nelpon kita suruh ke rumah sakit terus sekarang nggak tanggung jawab " ucap Gren"
kemudian Oliv membawa kedua adiknya itu ke ruangan residen agar tidur di sana, dan hingga pagi ini , mereka pun masih tertidur di sana.
"SD negeri Semarang"
saat di sekolah Justin melihat kakak kelasnya meminta uang pada temannya, tentu saja justin tidak tinggal diam dan membantu temanya itu.
"eh nak, kamu mau jadi pahlawan kesiangan hah"
ini masih pagi Kak, jadi aku tidak mau menjadi pahlawan kesiangan" jawab Justin"
"tapi ada baiknya juga nih anak ini bantuin temen nya ,karena dengan begitu, hari ini kita bisa dapat double, kita ambil aja sekalian uang miliknya"
kemudian kedua kaka kelas Justin itu juga menodong uang justin.
jika aku tidak mau memberikan uangku ,kalian mau apa" ucap Justin"
karna Justin tidak mau menyerahkan uangnya kedua kakak kelas itu berusaha mengambil paksa tas Justin.
tunggu,sekolah adalah tempat untuk menimba ilmu bukan untuk berkelahi, Jika kalian ingin mengajak berkelahi carilah tempat yang tepat" ucap Justin" lagipula hari ini aku sedang tidak ingin melukai seseorang
"jangan dengarkan dia, lebih baik ayo kita ambil uangnya"
kak, aku sudah memperingatkan kalian, jadi tolong dengarkan aku ,aku tidak ingin membuat orang tua kalian menangis hanya karena anaknya terbaring di UKS" ucap Justin"
rumah sakit bakti Husada.
astaga,hei apa yang kalian lakukan" ucap dokter elen yang melihat olive dan kedua adiknya tidur di ruang residen"
eh dokter elen ,maaf membuatmu terkejut" ucap olive" aku akan membawa mereka berdua untuk segera pergi,hei Gren , syennen, ayo kita pulang
sebelum pulang, ketga bersaudara ini melihat keadaan kiora terlebih dahulu.
hai Kio" sapa syenen" Dio kemana
aku menyuruhnya pulang" jawab Kio" aku juga ingin pulang, untuk apa aku disini, tidak akan ada dokter ataupun obat yang bisa menyembuhkan ku
hei , yang akan menyembuhkanmu memanglah bukan obat ataupun dokter, tapi kita, kita bakal nyembuhin kamu dan kita pastikan bisa mengembalikan senyuman Lo" jawab Gren"
gimana caranya,Lo punya rencana apa" tanya olive berbisik"
hussss ,jangan terlihat bingung di depan Kiora ,dia bisa kecewa sama kita.
yakin mau pulang, kalau pulang bisa menyembuhkan luka yang kamu rasakan itu ayo pulang ,tapi kalau pulang tidak ada perubahan, lebih baik kita main bareng" ucap Gren"
selesaikan dulu pekerjaan kakak" jawab kiora"
tidak ada pekerjaan yang kita lakukan selain menghibur mu terlebih dahulu ,jadi ayo ikut kita
__ADS_1
Gren pun masih belum tahu dengan cara apa untuk membuat kio kembali tersenyum.
eh Kio,tunggu sini bentar ya,kita mau ke toilet dulu" ucap syenen"
Olive Green,dan syenen yang sengaja pamit ke toilet bersama yaitu untuk merencanakan apa yang harus mereka lakukan untuk membuat kiora tersenyum.
gue juga nggak tahu
kira kira apa yang bisa membuat dia tersenyum
hei, toilet ini tempat untuk membuang kotoran dari tubuh manusia,bukan untuk berkumpul" tegur dokter Luis yang menuju toilet,karna toilet laki laki dan perempuan bersebelahan.
woahhh gantengnya" ucap syenen"
dia " ucap Gren dan dokter Luis kompak"
kalian saling kenal" ucap olive"
tidak" jawab Gren"
terimakasih untuk waktu itu" ucap dokter Luis"
Gren dan dokter Luis pernah bertemu dulu sekali saat Gren masih kuliah,saat itu dokter Luis yang perjalanan pulang setelah operasi di hadang oleh sekelompok begal,dan saat itu yang dilakukan doctor Luis bukan melawan namun malah menyerahkan dompet ,kunci mobil ,ponsel ,jam tangan dan barang barang berharga lainya,tepat saat itu ,Gren yang selesai latihan dari GOR selesai latihan melihat kejadian tersebut .
kejadian satu tahun lalu.
hei pergilah, Kau bisa mati kalau menghadapi mereka, apalagi kau itu perempuan,kamu tidak akan bisa membantu apa apa" ucap dokter Luis ketakutan"
diam, aku ini tidak sebodoh dirimu yang ketika dibegal dengan mudahnya langsung menyerahkan barang berharga, bahkan kau menyerahkan kunci mobilmu ,dasar bodoh,jika takut menyingkirlah" jawab gren" dan kalian sampah sampah masyarakat, aku tidak ada waktu untuk menghadapi kalian karena aku sudah sangat lelah setelah berlatih, habis baterainya aku mendapatkan pelajaran tambahan,ayo Lo, Lo ,Lo maju bareng" .
tidak kusangka orang yang saat itu aku Katai bodoh adalah dokter di rumah sakit sebesar ini" ucap Gren"
ucapanmu tidak berubah ya,masih kasar seperti satu tahun yang lalu" ucap dokter Luis"
dokter, aku ingin bertanya, obat apa yang bisa membuat orang tersenyum kembali" tanya syenen"
pertanyaanmu aneh, tentu saja obatnya adalah hiburan" jawab dokter Luis"
caranya" syenen yang kembali bertanya"
tergantung sedihnya karena apa, Sama halnya dengan sakit umum yang dialami oleh manusia ,kita harus tahu terlebih dahulu sakitnya apa , maka dokter akan tahu harus memberikan obat apa, karena masing-masing sebab memiliki cara pengobatan yang berbeda" jawab dokter Luis"
jika sedihnya karena orang yang disayangi telah dipanggil Tuhan, lalu dengan cara apa kita menghiburnya
sakit yang cukup parah,andai kata itu dapat di artikan sebagai penyakit umum, mungkin saja itu semacam penyakit kanker yang mematikan, tapi Maaf aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu karena aku dokter yang mengobati penyakit luka atau penyakit dalam ,bukan penyakit hati" jawab dokter Luis" permisi
dokter tunggu,tolong beri kami saran dengan cara apa kami harus menghiburnya" tanya olive"
emmmm aku tidak tau harus memberikan saran apa, karna aku tidak pernah melakukannya,tapi cobalah kalian menghiburnya dengan mengajaknya ke makam orang tersebut ,itu pasti akan membuat nya lega" saran dokter Luis"
kemudian olive,Gren dan syenen mengajak Michael dan viona bersama Justin ke Jakarta tempat Ivan makamkan.
__ADS_1