
duh , bagaimana bisa aku diam saja melihat Kakaku diserang seperti itu,tapi kak Gren dan Kak olive sudah melarangku untuk ikut masuk" fikir justtin"
hingga lebih dari dua puluh menit, perkelahian pun masih berlanjut ,saat itu kiora terkena tendangan hingga dirinya terjatuh dan menabrak sebuah drigen berisi bensin hingga tumpah,tepat saat itu juga kiora melihat korek api yang diletakan di meja sekitar tempat yang di gunakan berkelahi,hingga kiora terfikir untuk mengambil korek api nya agar tempat tersebut terbakar,dengan begitu perkelahian akan selesai karna semua orang terburu buru untuk keluar,ahirnya terjadilah kebakaran di tempat itu ,para berandal pun segera keluar dari tempat kebaran.
hei Kio,kamu melakukan hal yang bodoh" ucap Gren" ayo cepat kita harus segera keluar dari tempat ini
saat ke empat bersaudara ini beranjak kleuar dari tempat kebakaran ,mereka mendengar suara orang batuk batuk akibat asap dari kebaran.
tadi siapa yang batuk" tanya syenen" arahnya dari sana
sudahlah,ayo kita keluar,jika kita tidak segera keluar kita akan ikut terbakar karna tempat ini akan segera runtuh" ucap olive"
tunggu sebentar, sepertinya aku melihat ada seseorang terbaring di sana, biar aku cek" ucap Gren"
kak Gren jangan,bahaya kak" ucap Kio" ayo kita keluar saja
kalian keluarlah lebih dulu,aku akan menyusul setelah memastikannya" jawab Gren sembari lari ke arah seseorang yang dia lihat"
Kio, syenen cepat kalian keluar,aku akan membantu Gren" ucap olive"
syenen dan Kio pun keluar lebih dulu dan ternyata di depan sudah ramai orang dan sudah ada pemadam kebakaran.
beberapa saat kemudian ,olive dan Gren keluar dengan menggandeng seorang nenek dari tempat kebaran tersebut.
karna nenek itu tidak sadarkan diri ,dia pun di larikan ke rumah sakit,sementara brother five di bawa ke kantor polisi terdekat untuk dimintai penjelasan karena berada ditempat kejadian.
olive,Gren ,syenen ,Kio,dan Justin pun ke kantor polisi dengan keadaan wajah yang celoreng hitam karna terkena reruntuhan yang hangus.
tentu saja di kantor polisi itu grene tidak memberitahukan identitas nya sebagai seorang detektif karna itu akan membuat nama kantor kepolisianya menjadi tercemar .
brother five menjelaskan kejadiannya secara detail ,namun tidak mengatakan bahwa kiora yang menyalakan korek apinya,karna hal itu dapat membuat masalah.
beberapa saat kemudian nenek yang tadi di bawa ke rumah sakit sudah sadar dan langsung di bawa ke kantor polisi juga karna dirinya juga berada di tempat kejadian.
__ADS_1
mereka jahat,mereka kejam,aku juga melihat dia" menunjuk kiora" menyalakan korek apinya
hei nek,jangan asal bicara, kami yang telah menolongmu dari kebaran itu, bukannya membantu kami malah menyalahkan kami" ucap gren"
iya benar ,nenek ini bagaimana sih , kami sudah menyelamatkan nenek susah payah, apakah ini balasan nenek pada kami" ucap syenen"
kurasa pembelaan kita tidak ada gunanya, sepertinya nenek itu sudah pikun,mata nya layu, kesehatan nya juga menurun,dia memiliki daya ingat yang lemah, dia tidak akan ingat bahwa kita menyelamatkannya" ucap olive"
dia mengatakan hal sesuai dengan apa yang terjadi tanpa mengenal si pelaku,kalau apa yang harus kita lakukan" ucap Gren"
Kenapa kalian bisik-bisik hah, nenek ini bilang bahwa kalian adalah orang jahat , jadi apakah benar kamu yang menyulut apinya" tanya polisi yang mengintrogasi"
kak , sekarang bagaimana, apa aku jujur saja bahwa aku yang menyalakan korek apinya" ucap kiora berbisik bisik"
tidak, biar aku saja yang mengakuinya, aku sudah terbiasa membuat masalah" ucap Gren"
itu dulu,tapi sekarang kamu menjadi detektif " ucap olive" biar aku saja yang mengakuinya
tidak,Kaka sudah hampir menjadi calon dokter, kalo pihak rumah sakit tau ,Kaka bisa di keluarkan dari rumah sakit,lebih baik aku yang mengakuinya" ucap syenen"
tidak,jastin jangan hei...
pak,bukan dia yang menyulut apinya,tapi aku" ucap syenen pada pak polisi"
sungguh kamu yang melakukannya" ucap polisi memastikan"
tidak pak,yang menyulut apinya adalah saya" saut Gren"
olive, syenen,Kio pun juga ikut ikutan mengakui kesalahannya,polisi pun jadi bingung siapa yang sebenarnya menyulut api.
brak" menggeprak meja" apakah kalian ini sepasang kekasih atau keluarga,kalian ini benar benar membuat saya pusing ,cepat jujur siapa yang menyalakan apinya" bentak polisi"
baiklah, sebelumnya perkenalkan,saya grene eizilla detective dari kepolisian Cinde ,saya sedang mencoba menyelidiki kasus pelecehan seksual namun karna mereka takut saya melaporkan pada polisi,mereka menghajar saja dan saudara saudara saya,itulah awal terjadinya perkelahian dan mengenai nenek yang berada di tempat itu saya juga tidak tahu karena saat kebakaran terjadi Dia ada di sana dan saya berusaha untuk menolongnya , dan nenek itu saya sedih uang sehat soal kesehatan saya tidak begitu mengerti, tapi kakak saya seorang dokter, Mungkin dia bisa menjelaskan" jelas Gren"
__ADS_1
wah ,dia mengakui aku sebagai dokter,rasanya kepala ku jadi besar" ucap olive dalam hatinya senyum senyum "
kenapa kamu malah senyum-senyum ayo cepat jelaskan" bentak polisi"
ahk baiklah, saya ini seorang dokter bukan Tuhan yang mengetahui semuanya, untuk mengetahui kesehatannya saya harus memeriksanya terlebih dahulu, berikan saya waktu 1 hari untuk mengetahui mengenai daya ingatnya yang rendah ,pikun atau sebagainya" jawab olive"
baiklah karena kalian orang yang penting , saya akan berusaha mempercayai kalian, kalau sampai kalian terbukti salah saya pastikan kalian tidak bisa bekerja lagi sebagai dokter dan juga detektif" ucap polisi".
hari berikutnya.
masalah ini kita serahin ke Kak Olive karna Kaka yang akan memeriksa kesehatan nenek itu, jangan sampai mama dan papa tau soal ini" ucap Gren"
iya , tenang aja,pasti aman kok" jawab olive"
sejak itu,Kio dan syenen sudah tidak di ganggu lagi dengan para berandal itu karna takut jika kasusnya di selidiki detective dan berhadapan dengan polisi.
* campus*
aku ngerasa udah lega karena masalah kita ditanganin sama Kak Olive dan Kak gren,kamu sih main bakar sembarangan" ucap syenen" tapi udah lah lupain soal itu, ngomong-ngomong, saat itu Kok kamu bisa tahu kalau aku di bawa sama berandal berandal itu, kan saat itu aku pulang duluan" tanya syennen"
kemudian Kio baru ingat bahwa Dio yang menelfonya saat syenen di bawa oleh berandal itu.
Dio" ucap kiora"
Dio,kenapa sama orang itu" ucap syenen"
ini aneh, Bagaimana bisa dia tahu nomor teleponku, aku harus menanyakan ini padanya sekarang" ucap kiora dalam hatinya"
eh Kio mau kemana, kamu belum jawab pertanyaan aku udah main pergi aja" ucap syenen menahan tangan Kio untuk pergi"
sebentar kak,aku ada urusan" jawab Kio yang langsung meninggalkan syenen"
Kiora langsung mencari Dio di kelas nya,namun Dio tidak ada di kelas.
__ADS_1
tadi kayaknya Dio lagi nongkrong di belakang campus deh sama temen temen nya" jawab salah satu teman Kio"
Kio langsung segera menghampiri Dio di belakang sekolah, tidak peduli Dio sedang apa dan dengan siapa,kiora langsung menarik tangan Dio dan mengajaknya pergi .