Ninja Girl

Ninja Girl
episode 156


__ADS_3

eh Lo apaan sih,gausah narik nqorik tangan gue donk" ucap Dio"


wah siapa ini, cewe Lo ya " ucap salah satu teman yang nongkrong dengan Dio"


iya kali gue punya cewe culun berkacamata kayak dia, yang kayak begini bukan selera gue" jawab Dio "


kalau dia Ivan ,dia nggak mungkin mengatakan hal itu, Ivan orang yang baik, Ivan nggak pernah mengeluarkan kata-kata yang menyakiti ku" ucap kiora Dalma hatinya" aku nggak peduli dengan apapun yang kamu katakan padaku, tapi ada suatu hal yang ingin aku tanyakan padamu, jadi tolong ikut aku sebentar" ucap kiora"


kiora memiliki karakter yang berbeda dengan saudara lainya, jika kata kata Dio yang tadi di tujukan pada kiora itu di katakan pada olive,grene,ataupun syenen ,sudah pasti Dio akan mendapat pukulan hingga rahangnya retak,namun tidak dengan Kio,dia akan tetap bersikap baik pada siapapun walopun orang tersebut menyakitinya.


apa yang akan dia tanyakan padaku,apakah pertanyaannya menyangkut dengan Ivan" ucap Dio dalam hatinya"


siapa kamu sebenarnya,wajahmu yang begitu mirip dengan seseorang yang aku kenal membuatku mengingat bahwa kamu adalah dia, tapi melihat karakter sifatmu ,cara berpenampilan mu, cara bicaramu ,aku salah, kamu bukanlah orang yang aku kenal itu, dan pertanyaanku sekarang adalah bagaimana bisa kamu tahu nomor teleponku, sementara aku tidak pernah memberikan nomor teleponku padamu" tanya kiora"


tuh kan bener ,pertanyaannya pasti enggak jauh-jauh dari Ivan, kalau bukan karena Ivan yang pesan nggak boleh ngasih tahu lo tentang dirinya ,mungkin gue udah ngasih tahu lo dari dulu, tapi setelah tahu kebenarannya lu pasti akan sakit banget karena merasa kehilangan seseorang yang Lo sukai, gue udah janji sama Ivan bakal rahasiain soal ini, jadi maaf gue nggak bisa berkata jujur sama lo" ucap Dio dalam hatinya" gue tahu nomor telepon lo karna gue tanya sama temen sekelas yang punya nomor lo" jawab Dio"


kalo saat itu kamu kembali ke kampus untuk memberitahuku bahwa kak syenen dibawa oleh berandal itu ,kenapa kamu tidak mencari ku dan memberitahu ku langsung ,Kenapa harus meminta teleponku pada teman sekelas" tanya Kio"


penampilan yang culun gue fikir dia langsung percaya dan ga akan tanya lagi, tapi ternyata dia nggak sebodoh apa yang gue kira" ucap Dio dalam hatinya" waktu itu gue udah nyari lo tapi nggak ketemu" jawab Dio" gue sibuk,gue jabut duluan" pergi"


tunggu" ucap kiora" terima kasih telah meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaanku,Tapi aku tidak tahu harus mempercayai mu atau tidak,expresimu tadi menjawab bahwa kamu mengatakan sebuah mitos" ucap kiora yang memakai prinsip grene bahwa insting seorang petarung tidak pernah salah".


*rumah sakit bakti Husada*


hari ini pun olive langsung melakukan pemeriksaan terhadap nenek yang berada ditempat kejadian kebakaran kemarin.


aku harus segera menyelesaikan masalah ini, karena jika tidak ,aku akan gawat" ucap olive"

__ADS_1


apa yang kau lakukan,pergi dari sini" ucap dokter Luis"


Kenapa dokter memintaku untuk pergi,aku yang akan melakukan pemeriksaan untuknya dan aku juga akan menangani pasien ini" ucap olive"


kau belum menjadi seorang dokter, kau baru seorang residen, jadi ikuti perintah ku karena aku adalah dokter yang menangani pasien ini, kalau kamu tidak percaya ,kamu bisa tanyakan pada bagian pemeriksaan" ucap dokter Luis" jadi silahkan pergi"


lagi lagi dokter ini membuatku jengkel" ucap olive dalam hatinya" sepertinya dari awal kita tidak pernah berbaikan ya ,pertemuan awal kita juga sangatlah pahit, kalau begitu izinkan saya untuk membantu Anda menangani pasien ini" ucap olive"


tidak,jika pun aku membutuhkan bantuan, aku akan meminta residen lain untuk membantuku, aku tidak membutuhkan residen amatir sepertimu,jadi pergilah sebelum aku memanggil security


olive menatap dokter luis dengan tajam seolah ingin menerkamnya.


baiklah,saya permisi" ucap olive"


Olive pun pergi dengan rasa kesal.


apa yang kau lakukan" sapa wanita yang kemarin ikut berkelahi dengan olive yang tiba tiba datang" kau, bukankah kau dokter yang kemarin


ya kau benar aku dokter yang kemarin sempat berkelahi dengan mu dan para berandal itu, aku tidak melakukan apa-apa kok ,sebagai dokter aku hanya memperhatikan keadaannya kok,karna dia juga pasien di rumah sakit ini" jawab olive" permisi


tunggu, kemarin beladirimu sangat hebat,siapa kau sebenarnya" tanya wanita itu" aku belum pernah melihat seorang dokter yang bersikap sehebat itu sebelumnya


terima kasih atas pujianmu, tapi aku bukan siapa-siapa ,aku hanya Dokter biasa di sini" jawab Olive"


salah satu anak buahku mengatakan bahwa kamu adalah orang yang menguasai beladiri dan mendalaminya, kemampuan beladiri mu dianggap bukan main kemarin,dia adalah bodyguard ayahku ,dia memiliki kemampuan karate saat mempelajari beladiri di GOR pelatihan" ucap wanita itu"


GOR pelatihan, baiklah sepertinya anak buahku itu tau siapa olive eizilla, tanyakan saja padanya " jawab olive"

__ADS_1


Oliv eizilla ,tentu saja nama itu sudah ramai di perbincangkan karna berhasil mengharumkan nama Indonesia atas kemenangan nya dalam juara tinju dunia,tapi saat pertandingan bukan kamu yang memainkannya


ya, karena adikku yang menggantikan posisiku saat itu" jawab olive" Sekarang jawab aku, kenapa kemarin para gengster itu berkelahi dengan bodyguard ayahmu


ayahku juga seorang gengster, bahkan ayahku adalah bosnya, dan para gengster itu adalah orang orang yang menyelakai hingga sekarang ayah ku terbaring di rumah sakit selama 3 bulan ini dengan tidak sadarkan diri, aku sungguh kasihan pada ayahku ,keadaan yang seperti ini bisa-bisanya para gengster itu masih belum puas karena belum berhasil membunuhnya, itu sebabnya kenapa kamar ayahku di jaga oleh dua bodyguard,karna gangster itu bisa datang kapan saja untuk membunuh ayahku" jelas wanita itu"


*kantor kepolisian Cinde Semarang*


hari ini Gren menerima tawaran jaksa riis yang mengajaknya untuk makan siang .


kenapa hari ini kamu mau makan siang bersama ku" tanya jaksa riis"


hari ini aku lupa membawa uang,jadi aku menerima tawaran makan siang anda karna Jika aku menolaknya aku akan kelaparan tidak makan siang" jawab Gren"


hah,jadi kamu mau makan siang denganku hanya karena lupa membawa uang" ucap jaksa" ku fikir dia mulai akan membuka hatinya " ucap jaksa dalam hatinya* emmm detective , ada hal yang ingin saya katakan" ucap jaksa"


ya katakan saja, karena hari ini saya akan berbaik hati mendengarkan Anda" jawab Gren"


sepertinya ucapan Anda benar mengenai keluhan saya,saya rasa saya memang menyukai orang itu" ucap jaksa"


oh begitu, lalu apakah anda sudah mengatakan perasaan Anda padanya" ucap Gren"


belum,saya takut di tolak olehnya,dia orang yang sangat dingin" ucap jaksa"


jaksa ,jangan takut ditolak oleh wanita karena pada dasarnya laki-laki berhak untuk memilih dan wanita berhak menolak" jawab Gren" dibanding menahan nya lebih baik Anda mengatakannya, dengan begitu Anda akan merasa lega


karna saran Gren ,jaksa riis pun langsung mengatakan perasaan pada orang yang dia suka itu,yaitu grene.

__ADS_1


__ADS_2