
hari berikutnya.
di ruangan BK.
apa yang kalian lakukan ini benar-benar keterlaluan, bisa-bisanya kalian memukul teman kalian sendiri bahkan hingga pingsan*ucap ibu BK*
Bu,kita bisa jelasin kenapa semua ini terjadi, Kak grene itu nggak mungkin mukul orang tanpa sebab ,jadi ibu jangan dengerin cerita dari sepihak dong ,ibu juga harus dengan cerita kita*ucap syenen*
baiklah, silahkan kalian ceritakan bagaimana kejadiannya*ucap ibu BK*
syennen menjelaskan bahwa Tira membully kakanya,dan bahkan menghina kedua orang tuanya.
bagaimanapun itu grene,kamu tidak bisa seenaknya memukul temanmu ,saya tidak tahu lagi harus berkata apa pada kalian ,saya akan serahkan masalah ini pada kepala sekolah
kemudian grene,di panggil ke ruangan Pak kepala sekolah,ya.... hanya grene yang dipanggil karna grene yang memukul tira.
saya sudah tahu apa yang akan anda katakan, jadi langsung ke intinya saja ,apa keputusan Anda terhadap saya*ucap grene*
kira-kira hukuman apa yang pantas untuk kamu grene*ucap pak kepsek*
dikeluarkan dari sekolah mungkin*jawab grene santai*
Pak kepsek pun dibuat bingung oleh jawaban grene yang memberi saran dirinya untuk mengeluarkannya dari sekolah.
awalnya saya tidak pernah berfikir untuk mengeluarkan kamu dari sekolah ini ,Tapi karena kamu berani berkata seperti itu dan menantang saya, baiklah saya mengeluarkan kamu dari sekolah ini
oke, saya rasa sekarang sudah tidak ada kepentingan lagi di sini ,jadi permisi*ucap grene langsung pergi*
di parkiran.
gimana kak,apa kata pak kepsek*tanya kiora*
keluar dari sekolah*jawab grene*
apa.....
kemudian syenen dan kiora kembali ke ruangan pak kepala sekolah untuk membela kakanya yang tidak bersalah.
woi syenen kiora,mau ngapain...
tolong jangan membela Kaka kalian itu, dia sendiri yang meminta di keluarkan dari sekolah*ucap pak kepsek*
bapak kan bisa melarang nya
kemudian syenen dan kiora juga ingin ikut keluar dari sekolah.
apa apaan Kalian ini, terserah kalo mau kalian begitu,silahkan saja
baiklah, kami juga akan keluar dari sekolah ini...
di rumah.
kalian ngapain ikut ikutan keluar sih,nanti mama pasti bakal marah banget*ucap grene*
__ADS_1
ya ga adil aja buat kak gren*jawab syenen*
iya kiora juga siap kok kalo di marahin mama, kan di marahinya bareng bareng....
wih wih wih tumben tumbenan nih kalian akur*ucap Olive*
iya kita lagi kompak, kompak dikeluarin dari sekolah*ucap syenen*
apa...........................................................................
kok bisa gimana ceritanya
kemudian syenen menceritakan tentang kejadian di sekolah.
parah tuh orang,klayo gue jadi grene,gue juga bakal ngelakuin hal yang sama,tapi masalahnya nanti pasti bakal ada perang dunia*ucap olive*
siapa yang bakal perang dunia*saut viona yang baru keluar dari kamar dan mendengar sekilas perkataan anaknya*
eh mama....
seketika ke empat bersaudara ini langsung kaku.
kalian kenapa kok tiba-tiba jadi tegang gitu*tanya viona*
emmmm kita mau pamit ke GOR ma,iya kita duluan ya dadahhhh ...
untuk menghindari pertanyaan mamanya, mereka lebih memilih untuk pamit ke GOR padahal sebenarnya malas dan ahirnya mereka ke sebuah cave.
kalau gue sih biasa ya, karena ini bukan pertama kalinya gue dikeluarin dari sekolah, tapi udah yang ke-8 kalinya, jadi lihat ekspresi mama nanti ya gue udah ga kaget*ucap grene*
ya mau gimana lagi...uhhhkkkk bau asap rokok*ucap kiora*
ya iyalah lihat aja tuh orang yang disana pada ngerokok*ucap olive*
bukannya tempat ini dilarang merokok ya*ucap syenen*
eh kak grene mau kemana
kemudian grene langsung menghampiri mereka yang merokok.
tuh anak ya,jago banget kalo bikin masalah*ucap olive*
apakah Bapak bapak tidak bisa membaca tulisan itu* menunjuk tempelan kertas di tembok yang bertuliskan dilarang merokok*
memangnya kenapa, siapa kamu beraninya bicara begitu pada kami
saya hanyalah pelanggan yang tidak menyukai asap rokok dan tempat ini sudah melarang untuk tidak merokok tapi Anda tetap melanggarnya, kalau anda mau merokok silakan pergi dari tempat ini
dasar bocah *menjambak rambut grene*
kemudian grene langsung melepas tangan orang itu dari rambutnya ,lalu grene memelintir tanganya hingga kesakitan.
Gren udah Gren ,lepassin dia*melerai grene dan bapak bapak itu* mohon maafkan adik saya dia memang sedikit kurang normal, jadi harap dimaklumi, sekali lagi saya mohon maaf permisi*mengajak grene pergi*
__ADS_1
Kak Olive ngapain coba ngelarang aku ngehajar dia,orang kayak gitu perlu dikasih pelajaran biar kapok*ucap grene*
hari berikutnya.
syenen, kiora,grene ayo turun sarapan, udah jam setengah tujuh loh, nanti kalian telat ke sekolah*teriak viona*
nggak usah teriak-teriak mah, mereka tahu kapan mereka harus berangkat sekolah, jadi kalau mereka telat mereka pasti nanti juga turun sendiri, Mama masih saja melakukan mereka seperti anak kecil ,mereka kan udah gede*ucap Michael*
kemudian mereka turun dengan keadaan yang masih berantakan dan acak acakan.
loh kok kalian belum apa-apa sih kalian bangunnya kesiangan*tanya viona*
nggak ma, hari ini kita nggak ada sekolah karena sekolah kita di buat acara rapat sama guru-guru*ucap syenen*
kok kak syenen bohong,bohong dosa loh*ucap kiora*
kemudian grene menyenggol tangan kiora.
aduhhhh kak Gren apaan sih nyenggol nyenggol....
grene dan syennen langsung tepuk jidat melihat kepolosan adiknya.
bohong, bohong apa sayang coba sekarang kamu jelaskan sama mama
kiora menjelaskan pada mamanya bahwa mereka bertiga keluar dari sekolah.
viona benar-benar tidak habis fikir karena grene yang sering dikeluarkan dari sekolah saja sudah membuat viona kezal, ditambah kini kedua anaknya yang juga ikut-ikutan dikeluarkan dari sekolah membuat viona benar-benar tambah kesal.
ma maaf ma,jangan marah donk...
apapun alasannya kalian ini pasti membuat orang berpikir kalo mama tidak bisa mendidik anak dengan benar*lari ke kamar*
ma...mama...
sudah sudah sudah*ucap Michael* ga perlu di kejar,biar papa yang bicara baik baik sama mama ya
huuuaaaahhhh segarnya*olive yang baru pulang dari lari lari* kalian kenapa kok mukanya kayak orang kelaperan gitu
mama tau kalo kita keluar sekolah*jawab syennen*
hah terus terus gimana*tanya olive*
ya marah lah.
ma,mama jangan gitu donk,mereka kan niatnya baik mua ngebela kita di depan temanya, seharusnya mama bangga dengan anak anak kita itu,mereka bersikap tegas walau kadang caranya masih salah, tapi setidaknya anak kita tidak diam saja ketika kita di hina...
Michael terus membujuk viona agar tidak marah marah,apalagi membujuk ibu ibu hamil yang mood nya sangat berantakan.
kemudian viona mau keluar kamar dan berbicara pada mereka dengan serius.
itu mama keluar tuh,papa berhasil bujuk mama yessss....
mama udah ga marah kan *ucap syenen*
__ADS_1
justru Mama kemari ingin memarahi kalian*jawab viona *
yaudah deh kita siap kok dengerin ocehan mama,daripada Mama diemin kita ,lebih baik Mama ngoceh ,terus setelah itu baikan deh...