
akkkkhh ,Bu bangun Bu,sial tanganku benar benar perih sekali,ibu ini pingsan ga bangun bangun lagi
beberapa saat kemudian keempat detective itu pun tiba di bar dan melihat pemilik bar sudah tergeletak di lantai dan Gren yang tanganya terluka, detektif Rei dan detektif arvi membantu mengobati luka Gren.
AW aduh perih banget
kemudian detektif Vin meminta penjelasan pada green dan pemilik bar karna mereka yang berada ditempat kejadian.
tiba-tiba laki-laki itu datang lagi dia mencoba membunuh saya, saya benar benar sangat takut" jelas pemilik bar" tapi saya benar-benar bersyukur pada detektif cantik ini ,dia menyelamatkan hidup saya
lalu bagaimana dengan mu detective Gren, Bagaimana kamu bisa berada di sini,bukankah aku menyuruhmu untuk menyalin data data di pelaku,kenapa kamu malah pergi meninggalkan kantor polisi.
Gren menjelaskan bahwa dia pergi untuk menyaksikan pertandingan pertama adiknya,tapi di tengah perjalananya Gren melihat laki laki itu makan di sebuah warung yang saat itu di datangi detective Joe dan detektif .
anehnya,kenapa si pemilik warung berbohong dengan mengatakan tidak mengenalnya, padahal laki-laki itu berlangganan di warung tersebut" ucap Gren"
apakah ada seseorang yang membayarnya
kurasa begitu
detektif arvi,apakah ada masalah,anda terlihat sangat gelisah" tanya detective Vin"
ah bukan apa apa detective" jawab arvi"
setelah itu aku mendengar pembicaraan nya di telepon dengan bosnya yang meminta laki laki itu untuk membunuh pemilik bar karena telah membocorkan informasinya terhadap kita,kemudian aku langsung mengikutinya
dasar bodoh ,kenapa sebelum kejadiannya kamu tidak mengabari kita dahulu" ucap detective Joe"
Kenapa kamu membodoh bodoh kan aku, kalo aku tidak tau hal ini lalu bagaimana nasib pemikik bar,lagipula disaat panik karena mengetahui ada seseorang yang akan dibunuh Bagaimana aku bisa berpikir akan menghubungi kalian, tentu saja saat itu di fikiranku hanyalah menyelamatkan pemilik bar" jawab Gren"
hampir saja papa menyelakai detective Gren,siapa lagi korban berikutnya,aku tidak bisa membiarkan ini terus menerus " ucap arvi dalam hatinya" lalu bagaimana dengan pertandingan adikmu detektif gren,
pertandingan,akkkhhh lupakan soal itu, aku sudah terlambat karena acaranya sudah selesai pastinya Huaaaa hiks Huaaaa
loh detective Gren ada apa,apakah ada yang sakit lagi ,di bagian mana ,kenapa tiba tiba anda menangis
handpon ku rusak karna di banting laki laki itu huaaaaaaaa
__ADS_1
ternyata,dasar kau ini
hei,lihat tanganmu yang seperti itu saja kau tidak menangis, tapi bagaimana kau bisa menangis ketika melihat handphone rusak
green menceritakan bahwa dulu setiap bulannya dia sellau ganti handpon, karena setiap bulannya Gren selalu berkelahi dengan seseorang dan saat itulah handpon nya rusak karna hilang saat jatuh,kebanting,keinjak dan sebagainya, tapi setelah green menjadi juara hapkido, saat itulah Gren berjanji tidak akan mengganti handphonenya lagi.
tidak lupa para detektif itu meminta pemilik bar untuk menutup barnya untuk sementara,dan mengosongkan rumahnya,karna laki-laki itu bisa datang kapan saja dan membunuhnya kapan saja.
di rumah.
grene tiba di rumah lebih dahulu sebelum kiora dan semua orang yang dari GOR pelatihan tiba di rumah.
awalnya mereka semua terlihat senang dan gembira atas kemenangan kiora,namun begitu melihat Gren yang menunggu mereka semua pulang ,mereka semua langsung berubah expresi menjadi sangat sedih dan kecewa.
apa apaan expresi kalian itu, jangan bilang kalo kiora kalah,Kio jawab gue,Lo ga kalah kan,hei jawab,masa lo kalah karna gue ga Dateng sih ,kalo sampe Lo kalah beneran,Lo payah tau ga,semua orang ngajarin lo hari demi hari tapi masa iya lo kalah sih
apaan sih Kaka ini,taraaaaa" menunjukan piala"
Lo menang,yeeeee adek gue menang awww aw aw" saking senengnya meluk kiora sampai lupa kalo tanyanya luka"
grene,apa itu yang kamu sembunyikan" tanya Michael"
hah apa,bukan apa apa kok,kalo begitu besok kita harus rayakan dengan makan malam bersama yeeee
bukan hanya makan malam bersama ,tapi juga liburan ke korea" saut syenen"
anak itu kenapa memperban tanganya" insting seorang dokter, viona melihat perban di tangan Gren namun percuma saja jika bertanya, karena Gren tidak akan menjawab"
hari berikutnya.
di pagi hari ini,keluarga petarung ini menyempatkan waktu untuk sarapan bersama.
kalo ada yang lihat tanganku diperban ,mereka pasti akan bertanya-tanya, jadi lebih baik aku lepas aja perbanya terus setelah itu aku tutupin pake lengan baju panjang" ucap Gren yang masih di kamarnya"
di ruang makan.
wahhh mantep nih
__ADS_1
grene sudah melepaskan perbannya" ucap viona dalam hatinya"
ayo ayo kita sarapan
di pertengahan saat sarapan, Gren dan syennen merebutkan sate telur puyuh yang tinggal satu,tapi telur itu berhasil di dapat syenen.
Lo kan udah dapet kok ngambil lagi sih, itu kan bagian gue" ucap grene"
habisnya dari tadi nggak diambil, aku pikir nggak mau, ya udah aku ambil aja, lagian telur nya udah di tangan aku ,jadi kakak ga bisa ngambil
ah dasar Lo serakah
sudah sudah,Gren, ini ambil aja bagian mama
dengan spontan Gren menyodorkan tanganya untuk mengambil telur,sesuai dengan rencana viona agar grene mengulurkan tangannya,setelah mengulurkan tangan ,viona langsung memegang tangan grene dan membuka lengan di baju panjangnya itu karna semalam melihat perban di tangan Gren yang tadi baru saja di lepas,Gren mencoba untuk melepas genggaman mamanya ,namun Viona terlalu kuat mencengkeramnya sehingga gren tidak kuasa melepas genggaman tangan mamanya itu.
apa ini" tanya viona"
Mama kenapa tanya itu apa ,kan udah jelas kalau itu luka" saut kiora"
Kio,mama tau itu luka,siapa yang bilang itu tahilalat, grene, jawab mama ini kenapa,siapa yang melakukan ini, bagaimana bisa kamu membiarkan orang itu menggores tangan mu
lukanya terllau dalam, jika ini lebih dalam sedikit lagi nadinya akan ikut terpotong ,itu bisa menyebabkan kematian dan jika luka ini dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan secara khusus akan menjadi infeksi" ucap olive"
cerdas , otakmu terlalu cepat untuk memahami semuanya Olive, tapi bukan itu yang mama tanya kan ,grene jelaskan apa yang terjadi
kemarin aku sudah mengatakan bahwa aku sedang menangani sebuah kasus pembunuhan dan kemarin saat di perjalanan ketika aku menuju gor pelatihan aku melihat pelaku tersebut ,kemudian aku mengikutinya dan dia sedang berencana untuk membunuh seseorang, saat itu aku panik, aku takut terlambat untuk menyelamatkan nyawanya, Tapi aku benar-benar bersyukur bisa datang tepat pada waktunya ,aku sempat berkelahi dengannya ,tapi di akhir cerita dia berhasil menggores tangan ku lalu lolos
ya Tuhan ,anak ku berhadapan dengan seorang pembunuh" ucap Michael"
itu bahaya banget
duh aku jadi kasian ,nih kak telornya aku balikin, buat Kaka aja deh" ucap syenen"
Bagaimana jika kamu berhenti menjadi seorang detektif saja ,mama tidak ingin kamu dalam bahaya green ,Mama tahu kamu hebat tapi janganlah menantang bahaya nak" ucap viona"
ih apa sih Mama Papa kalian berlebihan deh, cuma luka kayak gini aja udah biasa, kalian lupa aku ingin seorang petarung, aku mempelajari jiujitsu ,menguasai karate, bahkan aku ini memenangkan juara tinju dunia ,kalian meragukan aku, yang jelas apapun yang terjadi aku tidak akan pernah berhenti menjadi detektif,aku sudah terlanjur menyukai pekerjaan ini, beradaptasi dengan orang-orang yang bersangkutan dengan hukum itu susah sekali dan kini aku berhasil mengakrabkan diriku dengan mereka, aku tidak akan pernah meninggalkan pekerjaanku ini
__ADS_1