
begitu grene mendengar suara mamanya,Gren langsung pura pura tertidur yang tertutup rapat dengan selimut.
ibunya detective Gren,bagaimana ini jika dia tau" ucap Joe dalam hatinya yang masihenemani grene di rumah sakit" eh Tante
hai detective Joe, Jadi anda yang menemaninya di sini ya" tanya viona"
ah iya Tante" jawab Joe"
viona mendekati grene yang masih tertutup rapat dengan selimut.
tante penasaran siapa sih temanmu ini" mencoba membuka selimut"
duh mama,jangan di buka ma ,plis" ucap Gren dalam hatinya"
viona sudah hampir membuka selimut Gren ,namun tiba tiba ponsel viona berbunyi bahwa ada pasien yang harus di operasi,kemudian viona langsung meninggalkan kamar Gren,dan beberapa saat kemudian olive datang.
mama" teriak olive" loh mama ga ada di sini
telat Lo,mama habis dari sini barusan,gimana sih kaka ini biarin mm masuk sini" ucap Gren"
enak aja Lo ngomong,gue itu hampir mati tau ga kemarin berkelahi sama mama cuma buat ngalangin mama supaya ga masuk kamar Lo,Lo aja tuh yang nyusahin gue,gue jadi ga fokus praktek nih" jawab olive"
apa gue pindah kamar aja ya,terus bilangin suster Ama dokternya buat jangan ngasih tau mama gitu
tidak berpikir panjang,grene pun langsung minta suster untuk di pindahkan kamar dan minta untuk merahasiakannya.
hari berikutnya.
grene menelpon mama nya agar mamanya tidak curiga dan yakin bahwa grene baik baik saja.
pagi harinya
viona kembali memastikan ruangan no 206 ,namun viona melihat ruanganya kosong dan ada suster yang membersihkan kamarnya.
loh sus,pasien di ruangan ini dimana" tanya viona"
suster mengatakan bahwa pasien nya minta pindah kamar,namun susternya tidak mengatakan dimana ruanganya yang sekarang.
aku jadi semakin penasaran siapa sih pasien ini,bahkan dia meminta untuk merahasiakannya dari ku" ucap viona dalam hatinya"
__ADS_1
viona tidak meminta suster untuk memberitahu ruanganya,namun viona bertanya siapa dokter yang merawat pasien ini,suster pun memberitahunya,kemudian viona langsung menemui dokter yang menangani gren.
saya menemui anda untuk menanyakan siapa pasien anda yang berada di ruangan 206" tanya viona"
dokter itu tidak memberitahu identitas Gren pada Viona dan hanya mengatakan" bliau mengalami cidera akibat tendangan yang cukup keras pada betisnya"
kemudian setelah itu,viona melihat Joe yang baru keluar dari ruangan 108.
detektif Joe,itu pasti ruangan temanya yang di pindahkan itu,Tuhan memang baik padaku" ucap viona"
kemudian viona mencoba masuk ke ruangan 108 ,namun saat itu olive melihatnya dan lagi lagi olive berusaha menggagalkan mamanya .
ya Tuhan kok mama bisa tahu sih,hadehhhh alamat bakal berkelahi lagi nih gue" ucap Olive langsung menahan mamanya"
mama mau ngapain masuk ruangan pasien sembarangan ma" ucap olive"
oliv,kamu ini kenapa ada di mana mana sih,dan kamu selalu saja menggagalkan yang mama lakukan,kamu pasti tahu sesuatu kan" ucap viona"
mama ngomong apa sih,udah lah yuk kita praktek aja yuk" ucap olive"
tidak olive,sikap kamu yang seperti ini membuat mama semakin yakin kalo kmau menyembunyikan sesuatu,kalo memang tidak ada yang kamu tutup tutupi biarkan mama masuk ke dalam" tegas viona"
viona mendorong olive namun olive tetap menahan mamanya hingga mereka pun berkelahi lagi,namun kali ini viona menyerang olive dengan serius hingga olive terjatuh lalu viona langsung masuk ke ruangan tersebut tanpa ragu.
betapa terkejutnya Gren melihat mamanya masuk ke ruangannya dan melihat dia terbaring di ranjang rumah sakit.
dugaan mama benar kalo terjadi sesuatu padamu,kenapa kamu bohong pada mama" ucap viona"
emm mama,aku..." bingung"
beberapa saat kemudian Joe kembali ke ruangan Gren dan melihat olive duduk di lantai karna serangan viona yang tepat pada punggung olive,kemudian Joe mmebantu olive untuk masuk ke ruangan nya Gren.
beberapa saat kemudian para detektif yang lainya pun datang ke rumah sakit untuk menengok keadaan gren ,namun mereka semua justru kena Omelan viona karna kompak membohonginya.
mama ga nyangka kalian berdua bohongi mama,kalian juga para detektif,kenapa kalian juga membohongi Tante" ucap viona"
maaf Tante kami hanya menjalankan perintah dari detective Gren" jawab Vin"
Malang sekali nasibmu ini Gren,daridulu selalu saja terluka, dulu kamu terluka karna bertanding,berkelahi dengan temanmu,sekarang udah ga tanding eh malah berkelahi sama para penjahat" ucap viona"
__ADS_1
viona meminta Gren berhenti untuk menjadi detektif namun Gren menolak karna kehidupan sebagai detektif sudah menjadi pekerjaan yang Gren sukai.
Mama tenang saja ,aku tidak akan terluka lagi setelah ini karena pelakunya sudah tertangkap" ucap Gren"
sudah tertangkap kan pelaku yang ini, pelaku-pelaku lainnya belum, memangnya kejahatannya cuma ini saja masih banyak kejahatan yang terjadi di negara kita" ucap viona"
coba deh Mama bayangkan,seandainya seseorang yang menjadi detektif itu orang lain ,dia akan jauh lebih terluka bahkan ia sudah mati terbunuh oleh pelaku ,tapi berkat beladiri yang Mama ajarkan selam ini, aku masih hidup, aku hanya ingin memanfaatkan kemampuan beladiriku agar tidak sia-sia
viona pun percaya pada Gren bahwa Gren akan baik baik saja.
dan viona pun menyuruh Joe untuk pulang, karna viona lah yang akan menemani Gren.
malam harinya.
Gren, mama dan Kak olive akan pulang untuk berganti pakaian dan setelah itu mama akan kembali , kan nggak papa kan sendiri" tanya viona"
ih Mama ini ini kayak sama Justin aja ,ya nggak apa-apalah, dana pulang dulu" ucap Gren"
viona dan olive pun pulang.
kok tiba-tiba gue ngantuk ya ,tidur aja deh" ucap Gren"
beberapa saat kemudian, ada seorang laki-laki menggunakan topi ,masker dan jaket beserta sepatu , laki-laki itu masuk ke kamar Gren , tentu saja saat itu Gren tidak tahu ada seseorang yang masuk di kamarnya karena sedang tertidur.
tiba tiba laki laki itu mengeluarkan pisau yang siap untuk membunuh Gren, setelah laki-laki yang memiliki luka bakar di wajah nya itu tertangkap ,ayah arvi tidak diam saja, dia kembali menyuruh seseorang untuk membunuh joe dan green,tepat saat pisau sudah di depan mata Gren,Gren membuka matanya lalu langsung menahan tangan laki-laki itu yang berusaha membunuhnya.
siapa lo," tanya Gren"
laki-laki itu berusaha untuk mengarahkan pisaunya ke arah Gren,namun Gren menahan tangan laki laki itu kuat kuat.
sial, Bagaimana bisa dia menahan sekuat ini, dia kan sedang cidera" ucap laki laki itu dalam hatinya"
kemudian Gren bangkit dari ranjangnya namun laki-laki itu malah kabur, dan green langsung mengejarnya.
beberapa menit kemudian Fiona tiba di rumah sakit.
hai sa...loh Gren,dimana kamu" ucap viona"
Viona mencari green di toilet namun tidak ada, Fiona juga melihat sekotak bok tisu terjatuh,kemudian Viona bertanya pada suster yang kebetulan lewat di depan kamar gren namun juga tidak tau, kemudian Fiona datang ke pihak CCTV untuk melihat apa yang terjadi, di CCTV tersebut semua terlihat jelas.
__ADS_1
kemudian viona langsung mencari Gren ke arah keluar dan mengabari olive bahwa ada seseorang yang berusaha mencelakai gren.