
silahkan coba baju ini mba*ucap si pekerja salon*
sialan si Marvel ,dia yang ngebuat gue jadi kayak gini ,gara gara dia meluk gue di toilet ,ya walau nggak sengaja sih, tapi tetep aja salah dia,tapi malah gue yang berjuang mati-matian supaya fotonya nggak di-upload Sama si Ricky,sementara dia enak-enakan tidur di rumah ,awas aja ya besok kalau ketemu gue tonjok lo,ini juga baju apaan sih, baju bayi dikasih ke gue ,nggak muat dong, gue nggak bisa nafas ,mbak mbaknya punya kira kira nggak sih*ngomel*
kemudian grene keluar dari toilet dan berkata" mbak ini bajunya ada yang gede dikit nggak sih Mbak, saya nggak bisa nafas, kalau nanti saya tiba-tiba mati gimana"
ukurannya Emang sudah segitu Mbak ,karena Emang seharusnya membentuk tubuh seperti itu*jawab mba nya*
coba gue lihat*ucap Riki*
ga boleh*ucap Gren tidak mau menghadap Riki*
ya kan lo perginya sama gue ,cocok atau enggaknya baju itu di elo,ya gue harus tahu dong*ucap Riki*
nggak boleh, kalau dibilang nggak boleh ya nggak boleh, ini teh bajunya kecil banget ,ngepas banget di badan gue dan kalau lu lihat gua malu dong sama aja lu lihat bentuk tubuh gue
kemudian riki mengerti apa yang di maksud Gren,dan riki tidak lagi memaksa untuk melihat Gren yang mengenakan baju itu.
ya udah mbak ganti aja bajunya sama yang lebih nyaman, nanti takutnya dia mati beneran malah saya yang digebukin orang tuanya*ucap Riki*
kemudian si mbaknya memberikan grene baju lain dan green pun kembali mencoba baju tersebut.
aduh mba ini baju apa ,muat sih kok robek robek gini,kulitnya kekuatan donk*ucap Gren dari dalam toilet*
itu memang modelnya baju mba, bukanya robek*jawab si mba*
lalu grene keluar namun tidak mengenakan baju yang robek-robek tadi.
kok nggak di pakai bajunya*tanya Riki*
iya kali gue pakai baju yang robek-robek kayak gitu , sama cowok lagi ,itu sama aja gue memoerlihatkam kulit gue ke semua orang tahu ,apa lo mau mempermalukan gue depan semua orang
kemudian riki memilih baju sendiri.
kita nggak punya banyak waktu ,waktu kita habis terbuang cuma milih baju,kit udah telat,kurasa ini cocok untukmu*ucap Riki menyodorkan baju pada grene* baju yang ukurannya enggakk kecil dan pastinya nggak bikin sesak nafas, baju yang enggak ada robek robeknya,baju yang tidak memperlihatkan kulit , baju yang gak pendek, udah sekarang pakai ,cepetan
beberapa menit kemudian Gren keluar toilet dengan menggunakan baju pilihan Riki.
sungguh ,aku benar-benar tidak mengenali bahwa dia ini Gren, wanita yang tadinya seperti preman kini berubah menjadi Cinderella*ucap Riki dalam hatinya* nah pas kan, mbaknya udah aku bayar sekarang ayo kita jalan, eh tunggu-tunggu ,Lo nggak mungkin dong ke pesta pakai sepatu buat olahraga
__ADS_1
kemudian riki mencarikan sepatu yang pas sesuai dengan baju dan dandanan Grene malam ini, dengan bantuan pekerja salon.
sampainya di gedung pesta dilaksanakan.
ngapain masih di mobil ,ayo cepetan turun
gue nggak pede sama penampilan gue
di PD PD in lah
mau tidak mau mau grene tetap harus turun dari mobil dan masuk ke dalam gedung.
di pesta tersebut banyak teman rikidari para rekan kerja dan teman kuliahnya.
halo bro, apa kabar lo, wah cantik juga cewek lo nih*ucap salah satu teman Riki*
ah biasa aja *jawab Riki*
kenalin dong sama kita kita
eh tapi gimana sama si Vania, kalau dia tahu bisa gantung tuh anak
angel darimana,nama gue grene di ganti angel*ucap Gren dalam hatinya sembari menginjak kaki Riki*
aw...yaudah gue kesana dulu ya...
oke oke
apa-apaan sih lu, ganti nama orang sembarangan deh*ucap Gren*
namanya juga penyamaran, udah deh Lo nurut aja
hai Riki, wah malam ini kamu cool banget*ucap Vania, wanita yang menyukai Riki*
Vania, iya bener dia kan Vania dari dojo Muay Thai ,apakah Vania ini cewek yang dimaksud riki supaya ngejauhin dia, mampus kalau sampai gue ketahuan sama Vania*ucap grene dalam hatinya*
Riki, dia siapa, eh lo jangan deket-deket cowok gue dong*ucap Vania*
dia nggak ngenalin gue,Emang sedahsyat apa sih dandanan gue ini, sampai Vania yang pernah tanding satu arena sama gue nggak kenal kalau gue grene*ucap Gren dalam hatinya*
__ADS_1
oh iya Vania ,kenalin di angel dia pacar aku
apaaa,pacar,ga ga ga ini ga mungkin,kamu pasti bohong kan Riki*ucap Vania*
aku serius Van,tanyain aja dia,iya kan sayang
emm heem..*jawab Gren *
beraninya kamu mendekati Riki hiattt....
karna emosi ,Vania langsung mencoba memukul wanita yang bersama Riki itu,namun grene yang juga sebagai petarung tentu tak kalah siaga dan langsung menghindari serangan Vania,untung saja wanita yang dibawa Riki adalah Gren,tidak bisa membayangkan ketika tadi Riki membawa wanita yang tidak mengerti beladiri , sudah pasti wanita itu akan langsung pingsan karna menerima pukulan dari vania,hingga ahirnya Vania dan grene berkelahi di pesta tersebut.
duh bagaimana ini,kenapa mereka malah jadi berkelahi begini,haduhhhh,ini benar benar di luar dugaan*ucap Riki dalam hatinya*
eh lihat itukan pacarnya Riki,ga nyangka ya dia pandai berkelahi juga rupanya,kalua Vani sih emang petarung,tapi apa pacarnya si Riki itu juga petarung
ga tau ya,tapi kalo di lihat dari gayanya ,ga kalah hebat sama si Vania kok
kemudian teman teman Riki itu mendekati Riki.
hei bro apa yang gue bilang coba,pasti bakal terjadi sesuatu*ucap salah satu temannya Riki*
eh tapi keren loh cewe Lo itu,bisa beladiri juga rupanya
eh Rik tapi kok Lo diem aja sih,lerai mereka donk
gue juga pengen lerai mereka supaya ga berantem lagi,tapi masalahnya mereka ini ke dua petarung yang hebat,kalo gue tiba tiba lerai mereka ,terus gue kena serangan mereka gimana*ucap Riki dalam hatinya yang bingung ingin melerai mereka dari mana karna keduanya berkelahi tanpa jeda*
namun berani tidak berani Riki tetap harus melerai mereka karna perkelahian ini terjadi karna nya.
dari cara dia berkelahi,aku yakin dia bukan orang biasa,melainkan dia juga menguasai seni beladiri,dan sepertinya aku mengenal cara gerakan nya*ucap Vania Dalma hatinya*
apakah Vania mulai curiga padaku*ucap grene dalam hatinya*
kemudian riki mulai mendekati Vania dan grene,lalu riki menjadi penengah di antara keduanya namun seketika buuuugggg*pukulan* Riki mendapat pukulan dari vania di pipi kanannya,dan mendapat tendangan dari Gren di pipi kirinya,komplit sudah rasanya.
uuuppsssss*ucap grene pelan*
hah Riki,aduh maaf Riki,kamu ga apa apa kan rok*ucap Vania panik*
__ADS_1