
detektif arvi, aku ingin mentraktirmu makan siang sebagai ucapan terima kasih karena semalam telah menyalin catatanku, bagaimana" ucap Gren"
dia bersikap baik padaku,pada orang yang telah mempersulit pencarian kasusnya, aku benar-benar merasa bersalah" ucap detective arvi Dalma hatinya"
hei detective,anda tidak menjawab ku
ah maaf,baiklah,ayo
arvi menerima tawaran Gren untuk makan siang,di pintu keluar kantor polisi arvi melihat orang suruhan papanya,kemudian arvi teringat ucapan papanya semalam di telepon yang meminta anak buahnya itu untuk membunuh joe.
orang itu,dia ada di sini pasti untuk mengintai Joe agar tau waktu yang tepat kapan untuk membunuh Joe,aku tidak akan membiarkan ini terjadi,tapi apa yang harus aku lakukan" ucap arvi dalam hatinya"
detektif,ada apa" tanya Gren"
ah tidak kok" jawab arvi" kurasa dia tidak mengenaliku, jadi sepertinya aku harus melakukan sesuatu agar dia terkescoh" ucap arvi dalam hatinya" detektif Gren kemari sebentar" menarik tangan Gren"
arvi mengajak grene sedikit mendekati laki laki itu dan arvi meminta Gren untuk memanggilnya dengan sebutan detektif joe agar laki laki itu mengira bahwa Joe adalah dirinya.
oh jadi dia yang namanya Joe" ucap laki laki tersebut"
gren pun bertanya kenapa harus memanggil detektif arvi dengan sebutan detektif Joe ,namun arvi hanya menjawab " nanti detective Gren juga akan tahu sendiri ".
rumah sakit bakti Husada.
sus,tolong panggilkan dokter Vie" ucap dokter Eun "
tapi dokter Vie sedang ada operasi dok" jawab suster"
dokter Eun butuh apa,biar aku bantu" ucap olive yang menawarkan bantuan pada dokter Eun"
diam olive, kamu tidak paham soal ini
tentu saja aku tidak akan paham kalau dokter eun tidak mengatakan apa yang dokter butuhkan" ucap olive"
kemudian dokter Eun menyebutkan alat yang dia butuhkan,dan olive pun segera mengambilkannya.
darimana dia tau alat alat ini" ucap dokter Eun dalam hatinya"
benar itu kan yang anda butuhkan" ucap olive"
iya,sekarang lihat baik baik dan gunakan otakmu untuk belajar
olive mengamati semua yang di lakukan dokter Eun.
malam harinya.
keluarga petarung ini mengadakan makan malam di sebuah restoran atas kemenangan kiora.
terus kita kapan ke koreanya nih" ucap syenen"
Korea aja terus di otak Lo,gue tuh lagi belajar kedokteran tau" jawab olive"
__ADS_1
sama ,gue juga ga bisa ninggalin kerjaan gitu aja,apalagi pelaku udah di depan mata" ucap Gren"
aku juga ga bisa ke Korea dulu,aku kan baru masuk sekolah baru" ucap Justin"
kok kalian jadi kompak gini ,terus rencana kita gimana
syenen,kamu fokus aja sama kuliah,Korea kapan kapan kan bisa" ucap viona"
eh viona,kamu disini rupanya
yoga,kebetulan ya ketemu di sini,oh iya kenalkan mereka anak anak ku dan ini suami ku" ucap viona "
wah anak mu cantik cantik ya,Sama seperti mamanya" ucap yoga"
ah kamu bisa saja
aku tidak terima di katain cantik,aku kan laki laki" ucap Justin"
ah bukan begitu maksud om ,tentu saja uang laki laki tampan " jawab yoga"
tentu saja aku tampan,karna papaku juga tampan,kalo tidak tampan mana mungkin mama mau dengan papa" ucap Justin"
ah kamu benar nak,mama ku memang hanya menyukai yang tampan, kalo bukan begitu mana mungkin dulu mama mu mau dengan om" ucap yoga spontan"
xpresi Michael semakin menjadi.
apa apaan mereka itu,menyebalkan" ucap Michael dalam hatinya"
lihat expresi papa,kayak baju belum di setrika kucel banget" ucap syenen berbisik"
ah mungkin mereka pernah berpacaran
pembicaraan kiora dan syenen itupun di dengar Michael yang duduk di sebelahnya,kemudian Michael yang sedang makan itu tiba tiba meletakan sendok nya dengan keras dan mengatakan" papa mau ke toilet dulu"
ah sepertinya suamimu marah,yasudah kalo begitu aku permisi ya viona " ucap yoga"
ah baiklah hati hati" jawab viona"
syenen pun kepo apakah laki laki itu benar mantan mamanya atau tidak, sehingga syenen menanyai viona ,namun viona tidak menjawab dan hanya mengatakan" kalau makan jangan banyak bicara nanti tersedak"
dan beberapa saat kemudian Michael kembali.
papa cemburu ya tadi" tanya kiora"
tidak ,buat apa-apa cemburu pada laki-laki yang tidak menang tampan dengan papa" jawab Michael"
kemudian mereka melanjutkan makannya dan setelah itu ada jaksa riis yang melihat green dan menyapanya.
eh jaksa riis,selamat malam" ucap Gren dengan sedikit menunduk"
apa jaksa
__ADS_1
dia seorang jaksa
ih ganteng banget kak
lagi lagi syenen berisik,berbeda dengan olive yang makan sambil sibuk mempelajari ilmu kedokteran mengenai ahli bedah.
iya ma pa, beliau ini seorang jaksa" ucap Gren"
kenapa ini,Kenapa tiba-tiba hatiku berdebar kembali saat melihatnya, ini pasti ada yang salah" ucap jaksa riis dalam hatinya"
setelah makan malam keluarga petarung ini langsung pulang.
olive yang sedang berolahraga masih terus mempelajari ilmu kedokteran di dekat kolam renang,Gren yang berada di ruang tengah untuk menyelidiki kasusnya,syenen yang sedang Vidio call dengan zaki,kiora yang berdiam diri di tepi kolam seolah sedang berpikir, Justin yang berada di ruang tengah bersama Gren sedang bermain game.
ayo main kak, kakak sekarang nggak pernah ngajakin aku main game lagi padahal dulu seeing banget" pinta Justin"
sekarang keadaannya udah beda Justin, dulu Gue kan mahasiswa yang tugasnya belajar, sekarang kan gue kerja, banyak banget kerjaan yang harus gue lakuin" jawab grene"
kemudian Justin melihat laptop kakanya .
masih dengan kasus yang sama" tanya Justin"
iya,ini kasus terburuk yang harus aku selidiki" jawab grene".
rumah sakit bakti Husada.
bruk
aw, ini di rumah sakit tolong kalo jalan pelan-pelan" ucap olive"
hei tangkap dia" teriak salah satu dokter dari jauh"
tangkap dia, kenapa aku harus menangkapmu, kesalahan apa yang kau lakukan" tanya olive"
orang yang menabrak olive itu langsung kabur.
hei mau kemana kamu" olive pun langsung mengejarnya"
seseorang itu berlari ke tempat parkir ,dia berhasil lolos karna jalanan sepi,namun saat olive lewat banyak mobil yang melewati jalan parkiran sehingga olive kwalahan menghindari mobil tersebut, untuk menghemat waktu olive melompati salah satu mobil tersebut.
mau lari kemana lagi anda" ucap olive yang sudah ada di depan orang yang dia kejar"
hah" heran" bagaimana, bagaimana kamu bisa" ucap orang tersebut"
anda tidak perlu heran begitu,tadi itu hanya lompatan kecil,jadi anda tidak perlu heran " jawab olive" sekarang ayo ikut saya
olive berusaha membawa orang itu kembali ke rumah sakit namun orang itu berusaha untuk berontak hingga ahirnya perkelahian pun terjadi di tempat parkir.
mobil mobil yang ingin parkir itu pun berhenti semua karena terganggu dengan perkelahian mereka.
Ada apa sih di depan sana, Kenapa tempat parkir semacet ini ,apakah ada pasien yang sakit secara bersamaan" ucap dokter Eun yang berada di kemacetan jalan parkir"
__ADS_1
kemudian dokter Eun turun dari mobil yang melihat apa yang terjadi di depan sana.
apa itu,bukankah itu olive,kenapa dia berkelahi ,tapi dia sungguh hebat,ah aku jadi tau kenapa kemarin dokter viona menyuruhku untuk menghajar anaknya jika berbuat salah,ternyata karna dia tau kalo aku tidak akan bisa melawan anaknya" ucap dokter Eun"