
Dunia terus berlanjut meski kau tidak sedang menginginkan apa apa.
Walau hanya berdiam diri dirumah ditengah pandemi begini,tetap jam berputar. Tagihan terus jalan, meski kantong semakin bergetar.
Tak tertutup kemungkinan juga bahwa aku mengingat seseorang. Yang sangat ku cintai. Berbagai hal bisa terus terjadi bahkan jika hanya berdiam diri.
Aku rasa,sudah cukup semua mimpiku untuk bisa bersamamu. Aku memikirkan cintaku. Tapi itu hanya sebatas rasaku saja. Tidak dengan hati dan pikiran ku.
Langsung aku melihat beberapa potret dahulu.
Setiap melihat fotomu,aku membayangkan bahwa kau adalah aku dan aku adalah kau.
Kita ada dalam satu garis yang entah dimana.
Membayangkan mu adalah hal yang paling aku sukai selain dirimu.
Persetan dengan hal yang ku lakukan benar atau tidak aku terlalu peduli. Untuk saat ini. Mungkin juga tidak.
Sebuah kesalahan mungkin telah terjadi di masa lalu. Potret kita.
Aku merasa menjadi orang yang sangat bahagia pada momen itu.
Lambat laun ku sadari kau tidak hanya berpose untuk potret bersamaku, tapi juga yang lain.
__ADS_1
Betapa bodohnya aku hanya potret bersamamu padakala itu. Potret yang sangat sakral untukku tapi tidak untukmu.
Aku tidak menginginkan potret dengan Lelaki lain selain kau saja. Sungguh kau sangat istimewa bagiku jika tau hal itu.
Tapi itu tidak bisa menjadi alasan untuk kau bisa mencintai ku seperti aku mencintaimu.
Dalam potret saja bisa kau lihat? Aku hanya memiliki satu Lelaki yang di potret denganku pada saat itu yaitu kamu.
Entah kau merasakan hal yang sama atau tidak aku terlalu memikirkan itu.
Karena apa? Semakin banyak aku mencari tau tentang kau dan Dia, semakin besar rasa sakit yang harus ku tanggung di antara rasa sukaku padamu.
Semoga kalian bahagia selalu. Orang baik akan bersama dengan yang baik. Aku harap Dia adalah orang yang mengerti akan arti kesetiaan yang sesungguhnya.
Selalu aja yang ku cintai mencintai yang lain. Huaaaaa.... Aku juga berharap hubungan kalian baik baik saja.
Jangan sampai ada yang terluka di hubungan kalian ini. Aku memang menginginkan mu, tapi sekian besar rasa ini semakin sakit pula yang ku tanggung. Aku harus terima kenyataan,bahwa kau tak mencintai ku. Kita hanya partner satu kelas.
Dan aku terbawa suasana barangkali. Jika benar begitu,kenapa sekarang aku masih memikirkan mu? Apa kamu juga begitu? Iya tentu saja begitu,kamu memikirkan seseorang juga yang pasti bukan aku.
Aku harus bijak dalam hal ini. Jika pun kita saling mencintai sekiranya meskipun itu tidak pernah terjadi. Karna dalam kasus ini hanya aku yang mencintaimu,kau sudah punya Dia.
Meninggal seorang wanita hanya karna wanita pula akan menyakiti wanita.
__ADS_1
Yang mencintaimu,Aku. Wanita. Yang bersamamu,Dia. Wanita.
Percaya atau tidak yang ditinggalkan mau pun dipilih akan sama-sama tersakiti. kau menyakiti wanita. Kalo begitu kau bukan lelaki yang pantas untuk di pilih.
Sakit hati mungkin pasti akan di rasa oleh wanita yang kau tinggalkan, mungkin juga tidak.
Dia bisa saja mendapatkan yang jauh lebih dari mu. Dalam apa saja misalnya.
Ditinggalkan oleh mu akan terasa sakit pada awal nya tapi memperoleh seseorang yang memang pantas untuk dia peroleh akhirnya. Suatu anugerah.
Untuk wanita yang kau pilih mungkin akan bahagia karna beberapa faktor seperti, akhirnya mendapatkan yang dia inginkan, bersamamu, mungkin juga tidak.
Belajar dari kasus sebelumnya dia memilih mu dan rela meninggalkan wanitanya.
Tidak tertutup kemungkinan kau merasakan hal yang sama.
Seseorang yang pernah melakukan kesalahan cendrung akan mengulanginya bukan berarti tidak bisa berubah atau berhenti.
Sekarang kau wanitanya. Bisa saja dia meninggalkan mu dan memilih yang lain. Siapa yang tau? Kau tau soal apa tentang itu? Aku juga tidak tau.
Atau bisa juga kalian memang di takdir kan bersama dengan segala caranya. Nya- disini adalah untuk Tuhan pemilik seluruh alam jagat raya.
Dia dan kau yang sudah membuat janji denganmu lebih awal. Sungguh tidak ku mengerti mengenai cinta. Aku sangat bodoh perihal cinta. Ini semua prinsip. Kalian berdua bersama. Kalian memiliki hubungan yang sangat istimewa.
__ADS_1