Nir Cinta

Nir Cinta
Fani Part 2


__ADS_3

Ya... ya ya. Aku tidak punya rencana yang begitu detail. Kita liat saja bagaimana. Ups... Tadi aku mau ceritain kakakku si Fani itu kan. Hahahah maaf yah.


Fani.


Ahhhh aku begituuuuu merindukan nya. Dia adalah sosok yang kuat. Baik dan sangat bersemangat.


Sekarang Fani sedang mengenyam pendidikan di salah satu universitas swasta ternama di kota B.


Menjatuhkan pilihan ke universitas tersebut tentunya punya cerita yang terlalu panjang untuk diceritakan secara singkat.


Semua yang terjadi menjadikannya kuat. Aku selalu berdoa agar dia diberikan kesehatan dan kekuatan menjani hari harinya.


Pertemuan kami sudah di rencanakan sang maha kuasa tentunya.


Saat itu aku baru lulus SMA. Kau ingat program SNMPTN yang kuceritakan itu? ya, aku mencoba dan nihil. Aku ditolak. Hahahha kala menyesal sepedih ini. Aku tidak akan berharap lebih kala itu. Sudah hukum alam. Jika menyesal terjadi belakangan.


Aku menangis sejadi-jadinya. Hilang arah. Sepertinya aku mulai gila pikirku hari itu. Tepat di hari Jumat pukul 15.00 pengumuman itu keluar. Aku hancur. Aku masih terlalu kecil untuk semua kesakitan ini.


Aku benar-benar orang yang payah. Masuk ke universitas tersebut saja tidak bisa. Aku sangat malu pada diriku. Aku selalu mendapat apa yang aku inginkan. sekarang, aku terlalu rentan untuk sebuah kehancuran.

__ADS_1


Aku benar-benar hancur. Menangis seharian. keadaan ku sungguh memprihatinkan. Aku tak sanggup melihat wajah orang tua ku. Aku seperti mati dalam hidup. Aku tak bisa begini. Terus saja tetap menangis.


Memang benar yang di katakan orang. Malang tak berbau. Datang tanpa memperhitungkan. Ini sangat melukai.


Ya Tuhan, kenapa harus begini. Apa rencana mu? Apa kesalahan yang telah aku perbuat sehingga harus menanggung beban yang begitu berat. Aku tak sanggup Tuhan.... Aku mohon. Kenapa Harus aku? kenapa Tuhan?


Terus saja aku bertanya. Membabi buta seolah ini adalah sebuah kesalahan.


Lambat laun kau akan mengerti. Jika semua keinginan dan harapan yang ada terwujud maka dunia akan hancur.


Bisa jadi buruk menurut mu tapi baik di hadapan Tuhan. Kehancuran yang mendera mu saat ini adalah yang terbaik menurut Tuhan. Bertanya kenapa tentu tidak akan menjadi masalah. Jawabannya akan segera kau dapatkan. Hanya masalah waktu.


Entah dari mana kalimat itu berasal " Lebih terhormat masuk universitas dengan jalur tertulis dari pada di terima cuma-cuma."


Hahahah sangat Sangat naif.


Itu menjadi penyemangat untuk jiwa jiwa yang hilang karna hancur akibat sebuah penolakan. Sungguh sangat menyayat hati jika terus di Ingat. Tapi pengalaman akan menjadi kan mu kuat. Tidak ada yang bisa mencuri pengalaman yang kau dapat. Ini sungguh sangat berharga. Ambil saja ini semua. Terima kenyataan bahwa kau telah di tolak. Kau harus bangkit dan langkah agar tidak tertinggal lebih jauh.


Aku memutuskan untuk melakukan bimbel ( Bimbingan belajar) agar lebih siap bertempur di peperangan memperebutkan kursi di universitas. Tentu ini masalah yang besar untuk seseorang yang mempunyai kemampuan otak di bawah rata-rata.

__ADS_1


Bersyukurlah kalian wahai pemilik otak otak jenius. Aku harus belajar susah payah agar bisa masuk universitas. Ini bukan hal yang mudah untuk orang bodoh seperti ku.


Ingin saja tidak cukup. Tidak ada yang bisa di pelajari dalam satu malam. Aku terlalu bijak untuk melakukan hal-hal yang kau sangka kan.


Tentu saja aku harus mengasingkan diri agar bisa lebih fokus. Aku menjumpai teman ku yang sudah lebih awal melakukan bimbingan. Aku tinggal satu kost dengannya.


Ternyata disana banyak orang-orang hebat. Disanalah aku bertemu Fani dan kawan- kawan.


Fani adalah anak kedua dari keluarga Ketaren. Dia memiliki Abang yang wow menurut kami.


Ya ya ya... Bernama Ganda. Bukan memiliki nama ganda atau lebih dari satu. Tapi "Ganda" adalah sebuah nama. Bang Ganda adalah salah satu primadona di kost kami.


Jadi saat menyebut Ganda tadi di part awal mengingat aku dengan sosok Fani.


Tentunya kami normal melihat yang handsome langsung histeris. Lagi pula kost kami tersebut berisi wanita semua. Jarang banget liat yang handsome. hahahaah Wajar masih labil. Hahahaah awalau banyak beban tapi kami tetap bersama.


Jangan pernah menyesali apa yang terjadi. Semua sudah di tulis kan sang maha kuasa. Aku tidak pernah menyesali mengenal siapapun yang pernah hadir menghiasi hari ku walau hanya sebatas singgah.


Akan lebih baik jika kau terus tersenyum. Lewati masa sulit dengan lebih dekat kepada Allah.

__ADS_1


__ADS_2