
Aku rasa salah target. Gila bener. Baru kali ini aku salah feeling. Karna ketampanannya aku kira dia baik baik aja. Ternyata Aku juga yang stress.... hahahahah
Ketampanan seseorang tidak bisa di jadikan tolak ukur seberapa warasnya Dia.
Yang benar saja. Itu bukan diriku. Bagaimana bisa aku mengejarnya begitu. Sungguh jauh dari hatiku. Entahlah, gue bisa jadi gak tegaan dan tidak peduli di saat yang bersamaan. Seperti memiliki kepribadian ganda. Tidak.. tidak. Tapi berganda-ganda. Hahhaha, Ah.. Gue jadi rindu kak Fani. Hah? kenapa bisa elo jadi rindu si Fani? Salah minum obat Mbak?
Inggak lohhh woyyyy... memang betul, sebetul betulnya betul.
Gue tau elo pada semua pasti gak penasaran kan sama sosok itu?
x : Sosok yang mana?
Itu si Fani?
Hahahhaah slow lah gengs... Kalo memang kalian gak penasaran gak papa juga. Tuang kan aspirasi kalian dengan jangan lupa coret bawah. Hahahaha dibawah sana ada tempat yang bagus buat elo pada. Jangan lupa tinggalkan jejak. Hahahaha
__ADS_1
Bertele-tele banget si lo Din, Hahahahaha iya deh. Gue ceritain. Puas Lo... jangan lupa ❤️ nya yah... biar semangat nih, Hahaha
Kalian tau gak ada di SMA itu ada namanya program buat siswanya yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi melalui seleksi nilai rapor. SNMPTN. seleksi Nasional masuk perguruan tinggi negeri. Jaman kami sih gitu... Beda menteri beda program hahaha padalah tujuannya sama. Cuma ganti nama aja, ya kali biar terlihat keren atau apapun maksud dan tujuannya gue mah ikutin aja lah demi Nusa dan bangsa ini hahahaha... Ini kesempatan banget buat ngejar cita cita apalagi buat kalangan masyarakat menengah kebawah. Dengan program Bidikmisi kala itu. Berselang angkatan selanjutnya udah ganti nama. Apapun demi kebaikan kita semua, harus kita dukung niat baik para pemimpin negara ini.
x : Antek-antek pemerintah ya Thor?
Enak aja kamu jangan asal ngomong tu muncung. Bukan ingin berpihak pada siapapun dan bagian mana pun. Bukan pula ingin membela atau menyalahkan.
Kita harus buka mata dan pikiran kita agar tidak terjerumus kejalan yang salah. Akan banyak waktu yang habis terbuang percuma jika terus menyalahkan dan melakukan pembuktian merasa paling benar.
kita harus bangkit dari keterpurukan dan mindset yang salah. Ubah pola pikir. Jangan mudah termakan berita. Olah baik baik.
Kita masyarakat awam ini di pengaruhi melalu alam bawah sadar dari berbagai macam sumber. Agar apa? Agar bisa melakukan sesuai apa yang mereka inginkan.
Tanpa kita sadari yang terjadi pada diri kita sekarang ini bisa jadi sudah direncanakan jauh-jauh hari. Yang maha kuasa telah menuliskan ini untuk kita.
__ADS_1
Terlepas dari kuasa Tuhan. Kita tidak tau siapa dalang di balik semua ini. Dengan maksud dan tujuan apa? Yang pasti adalah dia diuntungkan. Atas apapun yang menimpa kita. Jangan berpecah belah. Jangan saling menyalahkan. Kita harus terus bersama.
Yang miskin tambah miskin. Yang kaya semakin kaya.
Setiap kita mempunyai hak yang sama untuk hidup. Punya hak yang sama untuk bertindak dan melakukan apapun sesuka hati kita dalam batas yang wajar. Ini sungguh makna yang ambigu. " Batas wajar" setiap individu berbeda-beda. Untuk itu perlu landasan. Kita perlu tolak ukur untuk mengetahui seberapa jauh kita melenceng. Banyak yang bilang hidup itu adalah pilihan. Tapi tak banyak yang memiliki pilihan untuk hidupnya. Tidak ada opsi lain. Hidup dengan kesengsaraan atau mati yang belum tentu bahagia?
x : Luar biasa author kita ini. Semoga saja kesuksesan selalu mengiringi mu. Bantu orang yang pantas di bantu bukan di jadikan pembantu. Oh iya Thor, ada baiknya masuk ke jenjang pemerintah. Penghasilan nya menjanjikan tentunya. Menjadi penulis tidak menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah thor.... Bungkam mulut mulut kotor yang berbicara seperti sampah itu..( belum selesai bicara author sudah tertawa)
Hahaha sudah sudah, jangan tersulut emosi. Terimakasih atas sarannya. Aku tidak tertarik masuk kedunia itu meski menjanjikan banyak pundi rupiah.
x : kenapa Thor?
Hahahah jangan terlalu naif. Aku tau kau juga mengerti maksudnya. Tapi hanya ingin mendengar dari mulutku yang indah ini bukan? Hahahaha masuk dunia itu sama seperti jual beli. Aku memang tidak mendapatkan banyak rupiah melalui pemikiran ku. Tapi aku merdeka memikirkan apa saja. Apapun itu aku bebas melakukannya. Tanpa beban menjolimi otak otak sederhana ku. Itu suatu nikmat yang tidak bisa di beli dengan apapun. Kenikmatan ada di sana. Tanpa harus merasakan tertekan oleh kewajiban yang dibuat buat. Tidak ada aturan. Aku menyukainya.
Dengan berada di dunia yang kau maksud tersebut aku harus tunduk pada aturan. Memiliki atasan yang pola pikirnya harus dimiliki semua bawahannya. Kau bekerja untuknya. Jadi kau harus melakukan apa yang dia inginkan. Bahkan harus berpikir seperti apa yang dia pikirkan. meski terkadang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Kau sudah di gaji dengan tidak sedikit untuk membungkam pemikiran pemikiran yang begitu menjijikkan dan sangat naif menurut mereka. Jangan coba-coba membantah dan bertindak diluar perintah. Itu adalah konsekuensinya berada di dunia tersebut. Tidak bisa kuterima.
__ADS_1
x : Hahahaaha iyaiya Thor... jangan kau lupakan pemikiran mu itu ada batas waktunya. Kau memang punya pilihan tapi dunia punya kenyataan. Kau bisa apa? Enyah dari muka bumi? Hahahahah lakukanlah selagi masih bisa.
Ya... ya ya. Aku tidak punya rencana yang begitu detail. Kita liat saja bagaimana. Ups... Tadi aku mau ceritain kakakku si Fani itu kan. Hahahah maaf yah.