
Shakila memikir. Dengan wajah ketakutan pilihan berat Dia harus membunuh devan . Yang berapa hari ini bersama nya.. Walaupun devan jahat, kejam , sadis mesum, suka memperlakukan nya tidak sopan mungkin karena devan tidak tau kalau diri nya bukan shakira Tetapi shakila .. Untuk menyelamatkan nyawa ibu nya, dia harus memilih menbunuh devan
" shakila menarik napas, air mata mengalir di pipinya.., '
" sebelum aku membunuh devan . Aku ingin melihat ibu ku.. Ucap shakila.
..
Lee wook pun.. Memerintah anak buah nya membawa.. Seorang wanita.. Wajah nya penuh.. Luka babak belur,, tubuh nya.. Lemas..
Shakila melihat itu, menangis terisak..
" astaga ibu, Ka.. Kau apa kan ibu. Ku.. Bentak shakila dengan nada marah. Dia Nangis..
Lee wook pun tersenyum..melirik wanita tua itu,
" Seperti kau lihat bukan, aku menyeruh bodyguard ku memukul nya, sebagai peringatan.. Untuk mu shakila kata Lee. Wook
" Kau sungguh . Kejam dan Sadis.., apa salah ibu ku pada mu ucap shakila .. Dengan.. Bangkit memeluk ibu nya menangis
' "maafin aku, sudah membuat ibu seperti ini.. Dengan sedih..
Wanita.. Tua itu.. Memandang dan berbisik..
' i... Ibu ta.. Tak a.. Apa sha. Kila..., ka. Kau.. Ti...tidak.. U.. USA K khawatir, ka...kau ha.. Harus pe.. Pergi da.. Dari sini.. Ucap ibu nya suara nya .. Melemah..
"Tidak ibu, ibu harus kuat kita akan pergi dari sini berdua.. Balas shakila dengan air mata..
Lee wook pun... Melebar kan mata nya dan.
" Apa kalian berdua sudah lepas kangen nya.. Ucap Lee wook dengan nada dingin nya
Dan. Melanjutkan ucapan nya,
"Saat nya kau menjalan kan tugas kamu shakila
" Bunuh devan .kata Lee wook dengen memerintah.. Anak buah menarik wanita itu yang memeluk shakila ..
" Ibu.. Ibu.. Ibu.. Panggil shakila dengan menangis
" ' jika kau melakukan itu lagi pada ibu ku, aku akan membunuh mu teriak shakila ..
Lee wook pun.. Mencibir..
" Ciih.. Kau jangan membantah cepat lakukan tugas mu jangan buat aku membunuh ibu mu kata Lee wook,
"Sebenar nya aku ingin.. Menikmati tubuh mu sebelum .. Kau lakukan tugas.. Tetapi aku harus menemui shakira . Di rumah sakit.. Karena dia hari ini operasi plastik kata Lee wook dengan membelai wajah shakila .., wajah...sangat mirip dengan shakira
"Tubuh mu .. Membuat aku tergoda.., tubuh sangat harum.. Membuat aku ingin bercinta.. Lee wook.. Dengan membelai wajah dan leher Paulina..
.
" Singkir kan. Tangan mu yang kotor dari tubuh ku Bentak Paulina.. Dengan menepis tangan.. Lee wook.
"Ap apa maksud mu shakira operasi plastik tanya shakila .. Dengan. Datar
'
__ADS_1
" kau tak perlu tahu.. Sekarang kerja tugas mu bunuh devan . Tembak jantung.. Maka dia akan mati ibu mu akan selamat kata.. Lee wook..
Sambil. Melempar pistol.., ganti baju mu.. Di sana ada baju.. , hitam dan topi...
Dan mengganti di ruang.. Yang gelap..
Mengambil.. Pistol itu, dia pun di kawal .. 2 orang anak buah.. Lee wook...
Di perusahaan x
Seorang cowok berwajah sangat tampan.. Dia bersama seorang wanita.. Yang sangat cantik.. Yang duduk di pangkuan nya, sambil.. Mencium bibir, devan
Tapi.. ' cowok itu pun menghindar,'
" aish berhenti mengangguh ku Sonia.. Kata devan dengan nada.. Datar nya,
" Aku. sangat merindukanmu devan .., berapa hari kau tidak pernah menemui ku, aku dengar kau tertembak kata.. Sonia...yang duduk di panggkuan devan
' "Bisa kah kau turun dari panggkuan ku , dada ku sakit, karena luka tembak blm kering.. Ucap devan dengan nada memerintah..
Sonia pun berkata
" Yaya aku turun.., ' kau sudah berubah , aku tidak melihat sosok devan yang selalu bercinta dengan ku apa kau mulai menyukai shakira .. Dan mencoba setia pada nya..
Devan pun tersenyum,
" kau tidak perlu tahu, aku menyukai atau tidak bukan urusan mu ucap devan ..mendorong tubh sonia
Thomas pun. Menghampiri .. Memberi hormat
'
.
"Oh iya.. Aku hampir lupa kata devan dengan mengenakan mantel nya dia sangat tampan..
' oh iya..Di mana Leon.. Tanya ..devan . Pada Thomas
" Tuan mudah Leon. Sudah menunggu anda di pintu keluar kata Thomas
..
Sonia pun, me lingkar tangan ke lengan Zhan,
Devan hanya melirik dan cuek saja
memasuki lif turun ke lantai bawah.. Di sana sudah ada pengawal nya sekitar 20 bodyguard. Perusahaan x suatu perusahaan termega dan terbesar di Asia.. Dan no satu.. Ternama.
20 bodyguards nya membungku hormat.., di San a ada juga adik nya.. Leon wu. Dengan wajah tampan nya.. Mengenakan baju hitam. Kakak adik ini sama _ [sama. Tampan.. Tidak heran para wanita terpesona.. t
'" kau lama sekali apa kau sedang menebar pesona lagi ucap Leon dengan kesal, dia pun sempat melirik Sonia yang ada di samping devan . Memegang lengan devan . Angkat bahu dan
'
__ADS_1
" untuk apa aku melakukan nya, tanpa tebar pesona mereka tergoda kata devan dengan senyum
**Di pintu keluar
seorang wanita mengenaka**Topi baju hitam.. Berhenti tepat.. Di hadapan . Devan .. Dan di samping.. Nya Leon..kanan nya dan samping kiri Sonia. 20 bodyguard di belakang dan asisten Thomas di samping Leon..
Devan dan Leon menghentikan, jalan mereka
Menatap shakila dengan tatapan heran, mereka melihat shakila wajah nya penuh kesedihan, ketakutan, mata nya sembab habis nangis
Devan .. Maju kedepan melepas kan tangan Sonia yang memegang
" ' hey sayang mengapa kau kesini apa kau merindukan ku goda devan dengan akting nya..
Shakila Menatap dan menodong kan pistol ke arah devan . Jarak hanya 5 langkah..
Semua yang ada di situ pun terkejut 20 anak buat mengeluar kan pistol.. Menodong ke arah. Shakia.
Leon pun.. Terkejut '.
" apa yang terjadi.. Mengapa shakila Menodong pistol ke kk nya.. Dia sangat cemas pada gadis itu, Thomas pun sudah mengeluar kan pistol..
Tapi Leon.. Menahan tangan nya Thomas..
Thomas pun menghentikan g jadi mengeluar kan. Pistol...
Zhan pun tersenyum.. Dan memberi peringatan .
" masukan..Pistol kalian.. Jangan ada yang menembak tanpa perintah ku seru nya..
Dan mendekati devan yang menatap shakila mata berair
" Ka.. Kau jangan mendekat , berhenti atau aku akan menembak mu bentak shakila .. Dengan . Menahan tangis .. Tubuh nya bergetaran.. Melawan rasa takut nya, apa dia akan membunuh pria di depan nya..
'devan tak peduli, **yang peduli hanya keselamatan gadis itu Maju. Sekangkah lagi...
" Berhenti kata ku, aku tak main dengan ucapan ku teriak Shakia . Tangan yang memegang pistol..
" Kau ingin menembak ku, ayo tembak.. Kata devan dengan terus.. Maju**..,
.
"Dengar semua yang ada di sini, jika terjadi sesuatu pada ku, kalian jangan ada menembak gadis ini paham, jika kalian menembak aku akan memotong tangan kalian.. Ancam .. Dengan.. Tajam..
Semua yang di situ tegang.. Apa lagi Leon.. Melihat Shaka
Shakila yang melihat devan mendekati nya..
Dia pun memejam kan, mata nya air mata jatuh, '
"maaf kan aku devan kau harus Mati.. Kata nya.., menekan pistol itu, tetapi.. Dengan Sigap devan menarik tangan shakila dan mengangkat tangan paulina ke atas. Bunyi pistol pun.. Dor..... Dan.. Devan Memeluk tubuh shakila .. Mencium . Bibir shakila . ,
Semua mata menyaksi kan.. Adegan. Itu.. Romantis dan.. Menegang... Sambil.. Mulut terngaga.. '
" tuan mereka dalam. Keadaan bahaya.. Bisa.. Bisa aj.. Bermesran... Sungguh.. Sulit di percaya...
" aish dasar kakak edan bisa bisa dia mengambil kesempatan untuk mencium gadis itu omel loen
Setiap episodes ada kejutan*
__ADS_1