Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam

Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam
Episode 50 demdam di masa lalu


__ADS_3

Sebuah helikopter mendarat di lapangan , di lapangan penuh dengan para bodyguart yang berjaga,


Leon pun mendekati helikopter dia melihat zhan lagi menggendong paulina,


Paulina, dia masih hidup guman leon dengan menatap gadis yang di gendong zhan.


Zhan bertanya iya dja masih hidup "apa kau bisa mengirim . Para bodyguart menjaga perbatasan , aku yakin jeane akan menyelinap ke negara kita periksa setiap yang masuk kata Zhan dengan tajam


Baik zhan, kau tak perlu khawatir, aku akan mengirim semua para bodyguart kata leon menatap zhan dengan senyum


Leon menggendong keponakan nya yang imoet,


Mereka pun masuk ke mobil dan menuju ke Mansion


Sementara di negara Amerika


Di Mansion jeane di ruang tamu


APA YANG KALIAN LAKUKAN SEHINGGA Menangkap zhan dan menyelamatkan istri ku SAJA TIDAK BECUS” kata jeane dengan marah


Semua parabotan ruangan itu hancur oleh di banting jeane


“ maaf kan kami , ampun. Kami benar-benar lalai. Kami tidak sadar apa pun kami mencoba mengejar dan , kami sudah mencoba melawan namun sayang kami kalah dalam bertarung melihat mereka lebih banyak dari kami.” Mohon ampun asiten bawahan jeane yang berasal dari Jepang ini sudah 20 tahun menjadi asiten jeane


“kerahkan semuanya untuk mencari keberadaan zhan dan lauren aku ingin kau membawa kembali lauren. Kepada ku bila ada yang menghadang habisi semua, bunuh semua


Hubungi orang orang kita yang ada di negara A , bayar mereka siapa pun yang bisa menbawa lauren ke pada ku berapa pun aku akan bayar Aku sudah mempunyai caraku sendiri.” Ujar jean dengan wajah datarnya



, matanya yang tajam menatap semua anak buahnya yang lalai dalam menjaga istri nya itu.


“dan…kalian semua tetap mempunyai hukuman, ini adalah hukuman terberat kalian.” Ujar jeane menatap tajam asiten nya , boby , Takasi, Arashi, dan anak buah jeane yang lainnya sekitar 3 orang.


Semua langsung berlutut didepan jeane


“apa pun hukumannya, kami akan menerimanya Boss.” Seru mereka semua.


“aku benar-benar sudah mempercayai kalian tapi sekarang kalian benar-benar bodoh membuatku marah sekali, boby sudah berapa tahun kau bekerja denganku?” tanya jeane


“su…sudah 10 tahun tuan kata asisten nya


“setahuku selama ini kau tidak pernah lalai menjalankan semua perintahku, sekalipun itu sangat berat, namun kau kuperintahkan untuk menjaga istri ku masalah kecil saja kau sudah membuat kesalahan besar. Apa kau benar-benar tahu kesalahanmu?” tanya jeane


“iya saya tau tuan maafkan saya seru boby dengan pelan


“ istri ku lebih penting dari segalanya, tanpa istriku tidak akan pernah punya semangat lagi. Kalian semua tahu bukan keluargaku sangat berharga dari pada apa pun sekali pun itu uang.” Marah jeane


“ boby Takumori, Arashi, kalian bertiga sudah 10 tahun bekerja denganku mengurus masalah yang lebih besar dari ini, seperti membunuh. Apa kalian tidak bisa lagi membunuh orang karena sudah terlalu tua?” tanya jeane menatap tajam boby , takumori, takasi, dan arashi.


“tidak boss, kami minta maaf.” Ujar mereka kompak.


“minta maaf tidak ada arti apa-apa bagiku, gadis itu sangat berarti untukku.” Ujar jeane .


Dengan menahan amarah


Sementara di mansion zhan.


Zhan membaring kan paulina di ranjang dan menyelimutinya ,


Aku belum bisa menerima keadaan mu yang belum ingat pada ku, aku suami mu, bayi yang ada di kandung mu anak ku paulina, aku tak kan biarkan kau pergi lagi, jika kau pergi apa arti hidup ku kata Zhan dengan menatap paulina yang pingsan


Zhan menyentuh tangan paulina, memegang nya



Mata nya berair


Karena itu aku mengatakannya ketika waktu berhenti. Aku mencintaimu, paulina Aku mencintaimu.” bisik zhan dengan pelan

__ADS_1


Tiba-tiba saja ponsel nya berbunyi


Dan zhan melepas pegangan nya dari tangan paulina


Dan menerima telepon, dia melihat panggilan dari dokter Williams sahabat nya


Hallo ada apa kau menelpon ku tanya,zhan dengan datar


Aku dengar paulina masih hidup, tanya Williams


Iya benar sebaiknya nya kau kesini kata Zhan dengan pelan


Oke aku akan kesana kata Williams


Zhan menutup telpon nya dan mau masuk ke kamar dan zhan mendengar suara paulina berteriak


Zhaaaaaaaaaaan tolong aku teriak paulina


tercekat saat mendengar paulina menjerit keras. Kakinya berlari menuju kamar, disusul oleh leon dan para bodyguart nya Gemuruh sahutan petir diluar semakin menghentak setiap jantung mereka. Jeritan paulina bagai cambuk di hati zhan dan leon


Zhan langsung mendekati dan berlari memeluk paulina


Pelukan erat segera didaratkannya pada tubuh paulina Nafasnya turut memburu mengikuti paulina yang sulit bernafas. Tangannya mengepal kuat dibalik punggung paulina , saat tubuhnya kembali merasakan getar ketakutan ditubuh istrinya. Bahkan keringat dingin mengalir dari setiap titik pori-pori paulina


"Tenanglah, kau bersama ku apa kah kau sudah ingat pada ku " Ucap zhan lembut. Perlahan melepas pelukannya, lalu mengarahan jemarinya mengusap dahi paulina . Menghapus aliran keringat yang mengucur lancar. Lagi, hatinya menyumpah setiap keputusan yang dibuatnya. Keadaan paulina yang tertekan membuatnya ingin segera menendang keluar jeane musuh nya yang mengusik kebahagiaannya. Meski sebenarnya dirinya turut andil menghancurkan kebahagiaannya.


Zhan ,hiks,hiks,,aku ingat semua terakhir kita lahi,," isak paulina . Hatinya kembali berdenyut mengingat mimpi yang baru saja menyapa tidur lelapnya.


"syukur lah kau ingat pada ku .Aku disini,, aku tak akan biarkan mereka menyentuhmu kembali " zhan kembali mendekap paulina . Keadaan istrinya yang seperti ini lah yang selalu dihindarinya. Keadaan yang membuat zhan selalu ingin membunuh dengan keji.


"paulina ,jangan takut lagi. Jangan bersembunyi lagi" leon yang baru tiba didalam kamar paulina bersama yang lainnya, segera mendekat ke sisi kanan paulina Tangannya digerakkan mengusap kepala paulina Berharap dapat memeluk, namun tak mungkin karna gadis istrinya kakak nya


Paulina tersenyum bahagia, karena bahagia telah berkumpul dengan suaminya


Di luar mansion


Sebuah mobil mewah berhenti di depan mansion zhan.


Silah kan tuan dokter, tuan zhan menunggu anda di kamar kata ketua bodyguart


Williams mengangguk kan kepala mya mengikuti ketua bodyguart , menuju kamar


Sementara bandara internasional


Seorang pria baru saja tiba di negara ra tempat kelahirannya siapa lagi jika bukan luhan sang bos mafia. Dengan setelan pakaian hitamnya dengan kaca mata hitamnya menambahkan sikap arogannya



. Tak membuang waktu lama luhan masuk kedalam mobil pribadinya yang mewah.


Tak lama mobil mewah itu mengelili ng negara A


“sudah lumayan lama aku tidak ke kamar ini. Francisco winata tak membutuhkan waktu yang lama lagi aku akan menemukan mu”. Ucap luhan dengan sinisnya.


Tuan ada informasi, tentang tuan zhan kata asisten dengan pelan


Apa!! Tanya luhan dengan dingin dia di dalam mobil memandang pemandangan di negara A sudah lama dia tak jalan jalan


Tuan zhan sudah kembali dari negara Amerika, bersama nyonya paulina, ternyata nyonya pualina masih hidup tuan kata asisten nya


Apa berita sangat membahagiakan, kata luhan dan senyum


Saat ini luhan sedang berjalan-jalan untuk melihat kota negara yang lama tak ia amati karena sibuk dengan binis dan ambisinya. Ia berhentikan mobilnya disuatu sudut jalan dekat dengan took bunga dipinggiran ajalan kota seoul. Ia berniat membeli bunga untuk makam orang tuanya.


“aku ingin membeli bunga untuk orang meninggal dan buahan untuk mengunjungi adik ipar kan cepat kao carikan”. Perintah luhan pada asisten


Baik tuan kata asisten Mobil mewah itu berhenti di toko bunga mawar


pada seorang gadis yang saat itu sedang berdiri membelakanginya merapikan bunga yang dijualnya.

__ADS_1


Tolong cariin bunga untuk orang meninggal kata luhan dengan datar


Mendengar ucapan luhan wanita itu membalikan badannya menghadap luhan dan tersenyum.


“ iya , siapa yang meninggal maksud anda tuan?” Tanya wanita itu dengan nada lembutnya. Entah kenapa luhan merasa terpesona dengan seorang gadis yang statusnya hanya seorang penjual bunga.


“tuan,,” tanggil gadis itu yang membuyarkan kekaguman luhan pada dirinya.


“oh ne. untuk orang tua ku” jawabnya .


‘manusia kah wanita ini. Kenapa wajahnya cantik sekali. Ahh bicara apa aku ini ‘ . batin luhan


“ini bunganya tuan sudah ketemu. Semoga bunga ini bias membuat orang tua tuan senang. “


ucap gadis yang bernama soeun itu dengan senyumnya.


“hmm.. ini uangnya” jawab luhan sambil menyodorkan uang padanya.


“baiklah tuan terima kasih”. Jawab luhan . Namun pada saat soeun akan mengambil uang itu pot bunga yang ada didekatnya terjatuh.


“awas..” teria luhan yang langsung menarik tangan gadis agar tidak terkena pot itu. Saat ini posisi luhan sedang memeluk gadis itu Betapa deg degannya luhan saat ini. Gadis merasa kaget dengan peristiwa tadi


“ terima kasih tuan” ucap gadis yang lansung melepaskan pelukan luhan


“oh ah ne ne..” kaget luhan saat gadis dengan tiba2 melepaskan pelukannya tadi. “baiklah aku pergi..” ucap luhan yang saat itu hatinya masih berdebar. Memeluk wanita rasanya sangat mustahil bagi seorang luhan apa lagi sampai menyukai seorang gadis polos. Bahkan saat dalam mobil luhan masih memikirkan itu.


 Di pemakaman



“aku sudah menemukan keberadaan pria itu kalian tenang saja aku akan membalaskan dendam kalian” ucap luhan di hadapan makan orng tuanya.


“kalian lihat aku bagaimana aku akan balas dendam padanya nanti”. Ujar luhan dengan wajah penuh ambisinya.


“bos ada kabar penting untuk anda” ucap kim joon anak buah luhan


“katakana” ucap luhan


“fransciko tenyta sudah meninggal bos 16 tahun yang lalu tepatnya berbarngan saat kedua orang tua bos meninggal”. Kata para bodyguart menjelaskan


“mwo..yang benar saja kau..” geram luhan sambal menahan emosimnya. Asisten yang melihatnya sedikit gemetar karena ia tahu jika bosnnya ini sudah marah emosinya akan tidak labil dan bias saja luhan akan akan menembak dirinya atau membunuhnya.


“tapi fransciko mempunyai seorang putri bos yang saat ini usiannya masih muda ” kata asisten nya


“kau yakin? Siapa nama gadis itu?” Tanya luhan penasaran


“namanya axella bos tapi untuk saat ini saya tidak mempunyai fotonya mungkin nanti akan saya kasih keanda setelah saya berhasil memoto gadis itu” seru asisten


“Axella baiklah kau cari info tentang gadis itu


“baiklah bos. Saya permisi dulu”. Pamit asiten membungkukkan badannya memberi hormat.


Setelah kepergian asisten luhan. Berdoa di depan kubur kedua orang tua nya


Ayah dia ‘licik juga berani mati sebelum aku membalaskan semuannya. Untung tuhan masih baik terhadapku untuk membalas mu lewat putrinya . Aku pastikan putri nya akan merasakan apa yang kurasakan selama ini. Jagan salahkan aku membalaskan ini semua terhadapnya . suruh siapa kau mati duluan ‘ ujar luhan dengan senyum sinisnya.


Sementara di mansion


Seseorang ini bukan seorang wanita, melainkan seorang lelaki yang memiliki ketampanan cukup sempurna. Warna kulit yang begitu bersih serta tatanan rambut yang begitu rapi menunjukkan bahwa ia bukan dari kalangan manusia sembarangan. Kemeja berwarna hitam membalut tubuh atletisnya. Lalu pada bagian kerah ia biarkan tetap berdiri dengan jepitan dasi yang dipasangkan hanya sembarangan. Masih ada jas yang turut andil membalut bersamaan dengan celana halus berbahan sutra yang lembut, juga berwarna hitam. Pria itu nampak begitu menawan meski pias wajahnya tak menampilkan sebuah senyuman. Kesan misterius justru begitu melekat pada manik matanya.



"Dua tiga puluh. Ku rasa kali ini kau cukup lambat bung." Ada seringai ketika sebuah nada yang lembut menyapa kehadirannya. Ruangan ini masih serupa dengan ruangan-ruangan sepi lainnya yang sejak tadi ia lewati, namun setidaknya puluhan pria kekar hadir menemani ketujuh kaki tangan kepercayaannya.


Tampak semua orang mengenakan busana yang serupa. Hitam dengan seringai tatapan penuh kebencian. Mereka terlihat seperti para pembunuh bayaran yang terampil. Well, katakan saja begitu meski mereka lebih kejam dibanding para pembunuh bayaran. Jika para pembunuh bergerak atas dasar perintah, maka sebaliknya bagi mereka membunuh bukan lah pekerjaan, melainkan sebuah permainan yang dapat membangkitkan


"Apa kau menemukannya?" tak ada tanda-tanda ketika pria ini akan mengatakan kejujuran, tapi mereka semua tahu pria itu tidak akan pernah ingin membahas kesalahan yang diperbuatnya. Setidaknya hanya akan ada satu kepala yang hilang, jika mereka berani bertindak lebih jauh.


"Ya, mereka memperketat penjagaan. Tapi kau tak perlu khawatir, karena wanitamu itu baik-baik saja." pria ini tahu arah dari semua pembincaraan. Ia bukan orang awam, hanya seseorang yang baru kembali setelah menyelesaikan misinya untuk memata-matai.

__ADS_1


Terus awasi , aku ingin merebut kembali paulina dari tangan zhan, dia hanya milik ku kata jeane dengan senyum sinis


Bersambung Saksikan episode selanjutnya


__ADS_2