
Di bandara negara A
Seorang pria baru saja tiba di negra tempat kelahirannya siapa lagi jika bukan. Jeane sang bos mafia. Dengan setelan pakaian hitamnya dengan kaca mata hitamnya menambahkan sikap arogannya. Tak membuang waktu lama Jeane masuk kedalam mobil pribadinya yang mewah.
Tak lama mobil mewah itu telah sampai di rumah yang sangat mewah ysng pantasnya bukan disebut rumah mungkin istana karena terlalu besar. Ia masuk kedalam rumahnya itu dan langsung menuju kamar luasnya.
Di kediaman luhan
Hujan yang deras menyelimuti kota negara A yang pada waktu itu memang sedang menginjak suasana malam. Seorang anak lekaki yang usianya baru sekitar 8 tahun berjalan dijalan yang sepi menuju kerumahnya. Anak ini begitu senang pulang pada waktu itu karena dia baru saja mendapatkan juara peringkat satu dalam pelajaran Matematika. Ia berniat memberitahukan berita bahagia ini keorang tuanya.
“ibu aku pulang” Seru sang bocah kecil dengan senyum lebarnya dengan sambil melipat payungnya. “ibu. Dan ayah. kalian dimana? “ Tanyanya lagi ketika tak ada yang merespon. Bocah itu lalu masuk kedalam rumahnya yang besar itu dan menelusuri tiap ruangan untuk mencari orang tuanya. .
“ Tuan besar bangun aku mohon . Nyonya besar juga bangun lah “ Terdengar suara tangisan seorang pria disudut salah satu kamar yang terbuka yang ternyta kamar itu adalah gudang yang biasa dijadikan tempah sang ayah bocah untuk berbisnis rahasia. Bocah itu penasaran dengan suara itu. Ia lalu melangkahkan kakinya menuju suara tersebut. “Omma Appa . Apa yang terjadi?” Kata anak itu ketika telah sampai didepan pintu yang ternya pintu itu terbuka. “Omma … Appa…” Teriak anak itu berlari mendekati orang tuanya yang terdampar dilantai dengan diselimuti darah yang mengalir. “ Tuan muda ..” Kaget paman orang yang tadi menangis. Paman wira merupakan oarng kepercayaan ayah dari bocah ini. “paman apa yang terjadi..hiks hiks.. Ayah dan ibu jangan tinggalkan akuuuu” Isak bocah ini dengan sedih
"ayah ibu teriak seorang cowok berwajah, dngan bangkit seperti bermimpi
" mimpi itu selalu hadir di dalam mimpi ku ayah, ibu aku akan membalas kematian mu kata luhan dengan mengelap keringatnya n
" ayah dan ibu menemukan keberadaan pria itu aku akan membalaskan dendam kalian tapi pria itu sudah mati, tapi tenang saja putri nya yang akan merasa kan balasan nya ” ucap luhan menatap photo kedua orang tua nya
“kalian lihat aku bagaimana aku akan balas dendam padanya nanti”. Sambung luhan dengan wajah penuh ambisinya.
Tiba tiba saja pintu di ketuk
Tok
Tok
"luhan membuka pintu
" ada apa. Tanya luhan dengan datar
“bos ada kabar penting untuk anda” ucap
kim joon anak Buah luhan dengan masuk ke kamar luhan
.
“katakan lah ucap luhan tajam.
.
“ kami sudah mendapat kan informasi tentang kegiatan putri tuan fran
" Sekarang gadis itu lagi jualan bunga tuan kata asisten. Nya
" siap kan mobil aku ingin melihat pertunjukan untk wanita itu, suruh Berapa orang untuk hancur tak tokoh bunga itu, kata luhan dengan senyum sinis
"baik tuan luhan kata asiten nya
" ini baru awal nya saja axella, aku pasti kan kau akan menderita, untuk menebus kesalahan ayah mu kata luhan
Sementara di sekolah lisette
__ADS_1
Seorang cewek lagi duduk menunggu seorang anak perempuan usia 3 tahun...
Paina merasa ada yang mengawasinya sejak ia menjemput lisette di sekolah play group. Ia merasa resah dan sedikit ketakutan.
“ ibu ~ ada apa?” tanya lisette
“ oh? Tidak apa apa ” ayo kita pulang kata paulina yang perut nya besar ke hamilan memasuki 7 bulan
Karena masih merasa diikuti, paulina tidak membawa lisette pulang ke mansion. mereka. Melainkan membawanya pulang ke rumah lama yang sekarang menjadi markas besar zhan dan para bodyguard nya
Sampai nya di Markas
“ Nyonya~” sapa salah seorang bodyguard zhan yang membukakan pintu.
“ apa Tuan zhan di dalam?” tanya Paulina dengan pelan
“ ya, Nyonya.” Kata bodyguard tuh
“ ibu ~ kenapa kita kesini?” tanya lisste yang sejak tadi bertanya-tanya namun diacuhkan oleh paulina . Paulina terlalu kalut dengan pikiran-pikirannya sendiri.
“ ibu ~” panggil lisette
“ oh? Ada apa sayang?” kata Paulina dengan senyum
“ apa ibu sakit?” tanya lisste dengm wajaj polos
“ tidak~,,,”sayang kata Paulina dengan senyum
“ ada apa?” terdengar suara zhan yang menyela jawaban yang akan dilontarkan oleh paulina
“ daddy !!!!!!” pekik listte kegirangan. Langsung saja bocah berusia 3 tahun itu berlari dan memeluk ayahnya.
“ tenanglah, paulina ! Aku tidak akan memakanmu!” Kata zhan dengan canda
“ sepertinya kami diikuti.” Kata paulina cepat. Tapi zhan mengerti dan langsung menurunkan listte dari gendongannya dan menyuruh salah seorang anak buahnya untuk menemani listte bermain. Sementara itu, zhan membawa paulina. ke kamarnya yang dulu ia tempati. Dan sampai sekarang pun masih sering ditempatinya ketika ia tidak pulang ke rumah.
“ kau yakin?” tanya zhan serius ketika mereka sudah berada di kamar. Tapi, justru pertanyaan itu membuat paulina terlonjak kaget. Ini membenarkan kalau memang tadi ia dan lisette sedang diikuti.
“ aku~,,,”
“ katakan, paulina Sejak dari mana orang itu mengikutimu?” tanya zhan dengan lembut
“ kurasa~ kurasa sejak dari sekolah listte . Aku takut, jadi aku tidak pulang ke mansion karena aku takut penguntit itu tahu alamatku. Aku~ maafkan aku karena datang kemari. Aku hanya~,,”
Grep!!
Tubuh paulina yang tadinya bergetar hebat karena ketakutan kini menegang seketika saat ia mendapat pelukan hangat dari seorang zhan .
“ tidak apa-apa! Semuanya akan baik-baik saja. Terima kasih karena kalian bisa sampai kemari dengan selamat. Kau tidak tahu betapa bersyukurnya aku~!!” sejenak kalimat zhan tersebut berhasil menggetarkan hati paulina Dan semua ketakutan yang tadi bersarang di hati dan pikirannya tiba-tiba menguap begitu saja. Ajaib.
“ sayang ~~” lirihnya.
“ maafkan aku! Tapi aku harus melakukannya. Mulai sekarang Alex dan Kim lee akan mengawalmu dan lisette Mereka orang-orang kepercayaanku. Aku tidak mau mengambil resiko apapun! Terutama setelah orang itu datang kembali dan berusaha mengusik hidupku.” Kata zhan dengan membelai rambut paulina
Sementara itu di toko bunga
Seorang cowok berambut potongan rambut pendek ) berjaz rapi didalam mobil menyaksikan sekumpulan orang menghancurkan tokoh bunga , dan seorang cewek berambut panjang menghalangi mereka
__ADS_1
Pria itu membatin "lihat Fran, kau Saksi kan putri mu menderita ". tak lama kemudian Pria tersebut mendapat sms "sekarang waktu nya kita akan pura pura menolong gadis itu kata luhan dengan senyum sinis
" tuan, tuan Jeane. Sudah tiba di negara A Dia ingin bertemu dengan anda untuk. Menawar kan kerja sama kata asiten nya dengan pelan
Luhan menatap arloji nya dan bertanya
" ada apa si brengsek itu ingin bekerja sama dengan ku dalam hal apa? Kata luhan
" saya kurang tahu tuan, apa kah kita akan. Menerima nya tanya asiten nya
"tergantung apa itu menghasilkan ke untungan kita , jam berapa pertemuan nya
" jam 8 tuan kata asiten nya
tiba tiba luhan dan asisten nya terkejut melihat ada banyak benda berjatuhan dari atas gedung.
"hentikan, siapa kalian mengapa kalian menghancurkan kn tokoh bunga ku teriak seorang cewek dengan kesal
" shit Siapa mereka, apa mereka orang kau suruh , bram " gumam luhan dari dalam mobil..
" iya tapi, mengapa mereka beda ya, guman asitw nya
sekerumunan orang orang yang berdemo tadi berebut uang yang jatuh dari atas gedung. bahkan ada nenek nenek yang jatuh hanya demi mengambil uang.
dan hujan pun turun. Tiba sebuah taksi berhenti dan keluar lah seorang cewek
"Boss siapa putri tuan. Franc" gumam asisten luhan
Luhan menatap kearah tokoh bunga
"apa yang terjadi Jessica , siapa mereka tanya Alexa dengan kaget
" mereka mencari mu cepat pergi dari sini teriak Jessica
saat berdiri salah satu pria yang berdemo menyadari kalau Alexa anak perempuan tuan Fran
seketika pria itu langsung menampar Alexa dan menjambak nya.
" kau harus ikut kami menemui bos kami kata orang itu
"apaan lepas kan aku, aku tak mengenal bos kalian teriak Alexa denga takut dan menendang selangka cowok itu
Alexa langsung berlari sambil menangis
Tiba tiba saja ponsel asiten nya berbunyi, dan menerima rupa nya orang yang akan. Menghancurkan toko bunga itu , baru akan melakukan rencana nya,
"tuan gawat, itu bukan orang yang kita byr untk menghancurkan tokoh bunga kata asiten
Apa?? Jalan mobil Berhenti di depan gadis itu kata luhan dengan kaget sambil
menyuruh asisten menjalankan mobil nya.
Alexa terus berlari sekuat tenaga karena orang orang tadi mengejar nya.
saat di perbatasan jalan ada mobil berhenti tepat didepan nya. tanpa pikir panjang Alexa langsung membuka mobil nya dan masuk kedalam dan meminta agar tak diusi keluar
perlahan axela melirik seseorang yang berada disamping nya yaitu luhan yang sedari hanya diam. Luhan membalas tatapan Alexa dengan sinis.
__ADS_1
Bersambung Saksikan episode selanjutnya