
Di istana zha
Zhan sudah sibuk di dapur,
menyiapkan sarapan untuk dirinya dan juga paulina , zhan sepertinya berusaha menebus kesalahannya sayang paulina sama sekali tak merespon dan hanya menatapnya dengan tatapan dingin dan berlalu pergi. Hehehehehe, emang enak dicuekin
Paulina menuju dapur… suasana dapur yang terlihat sedikit berantakan membuat paulina kembali kesal.
Zhan suaminya sama sekali tidak berubah setelah kejadian semalam. Zhan masih saja seenaknya dan tak perduli dengan lingkungan sekitar…. Mengerjakan sesuatu hal dan pada akhirnya dirinyalah yang harus membereskan hasil kerja zhan
. Paulina buru-buru mencatatnya dan menempelkannya pada sisi lemari. Kegiatan paulina tersebut tanpa sengaja terlihat oleh zha n yang mengintip dari lantai 2. Zhan mengikuti ide dan melekatkan secarik kertas diantara beberapa lembar kertas milik paulina Dan saat paulina berbalik untuk menempelkan kertas berisi idenya, sebuah kertas bertuliskan kata “maaf” sedikit menarik perhatiannya. Zhan sedikit lega melihat paulina akhirnya membaca pesan singkatnya, tapi sayang setelah itu paulina tanpa perasaan… merobek-robek kertas pesannya hingga menjadi sobekan kecil. Tak hanya itu, paulina bahkan menginjaknya dengan membabi buta.
Paulina yang duduk di meja makan, dengan gaun tanpa lengan, rambut nya di ikat nya,
Apa kau masih marah pada ku, tanya zhan dengan memeluk paulina dari belakang, melingakar tangan ke perut nya, paulina yang lagi memegang buahan terkejut zhan meletak kan dagu nya ke pundak paulina dan menghadiah ciuman
Berita itu tak benar, aku tak selingkuh, waktu itu aku membeli mu coklat dan tak sengaja ketemu dengan wanita itu, kata Zhan pelan
Dan menciumi tengkuk paulina " kau sangat cantik dengan kehamilan mu yang masuk 2 minggu, apa yang kau ingin, supayah kau memaafkan aku tanya zhan dengan lembut"
" benar kah, kau ingin melakukan apa pun untuk ku tanya paulina membalik tubuh nya menghadap zhan yang menatap nya" iya kata zhan dengan lembut
Aku ingin menghabiskan waktu dengan mu, kita pergi jalan. Jalan kata paulina.
Baik lah kata Zhan dengan memeluk paulina dengan mencium rambut paulina
Zhan dan paulina pergi kerestoran bersama lisette di ikuti thomas dan betapa bodyguart
Zhan membawa paulina ke sebuah restoran
Manajer restoran:Halo, sudah lama rasanya.Meja Anda disana.
Zhan dan paulina menuju meja yang sudah dipesan oleh zhan
Wow kau membawa ku pergi makan, aku sangat ingin makan pizza kata paulina dengan senyum
Zhan membimbing paulina ke kursi, " hei aku tak ingin anak ku yang di perut mu ileran kata Zhan dengan mengelus perut nya paulina
Paulina hanya senyum saja lihat zhan,
" sayang kau mau apa tanya paulina kepada lisette
__ADS_1
Ibu aku mau yang ini kata lisette dengan senyum
:Sebenarnya hari ini ulang pernikahan kita sayang kata Zhan dengan menatap paulina wanita ini sangat cantik dengan gaun
:Benarkah?oh, Kalau aku lupa , aku pasti beli hadiah dulu tadi.
Tak apa.Kau disini saja sudah hadiah buatku.
Yang terindah buat ku kata Zhan dengan senyum
Dia meletakan semua makan ke piring paulina
Setelah ini kita pergi mencari perlengkapan bayi kata Zhan dengan menatap paulina
Saat bersamamu aku sangat bahagia. Kata Zhan lagi duduk makan
Kau manis banget kata paulina dengan mencubit pipi zhan
Zhan tertawa geli mendengarnya.
Sementara itu sepasang mata perhatian mereka.
Sementara di vila Leon
Leon selesai mandi dan kembali ke tempat tidur, ia melihat tanya berbaring dan mencoba membangunkannya,
Leon menyuruh tanaya Mandi karena tak bisa langsung tidur begitu.
Tanaya tak bereaksi.
Hei hei bangun kalau tak tidak aku??
. Tanaya tetap diam seolah-olah ia tertidur lelap.
Leon tahu kalau tanaya hanya pura-pura saja, tanaya sengaja mendekatkan wajahnya ke telinga tanaya dan berbisik pelan, kau tidak mau pergi?
Tanaya shock dan langsung memukulkan bantal ke wajah leon . . Leonkesakitan, tanaya terus memukul sampai ia terjatuh dari tempat tidur.
Tanaya sudah gaun , jadi dada atasnya terbuka dan leon menatapnya, tanaya segera menutup dadanya dengan bantal. Leon beneran kesal pada
Tanaya dan ia hanya bisa menggeleng.
__ADS_1
Tanaya mencoba mencari topik pembicaraan dan hal yang bisa ia lakukan adalah menuduh leon sebenarnya tadi tidak mandi, ia tak yakin kalau leon tadi mandi, Ia bahkan mengeceknya dengan mendekatkan wajahnya untuk mencium aroma leon apakah beneran mandi atau tidak. Loen sengaja mendekatkan wajahnya juga dan tentu saja tanaya panik dan menjauh.
Tanaya lucu banged, ia malah melompat ke tempat tidur dan mencoba merangkak ke sisi lainnya, tentu saja dengan masih melindungi dadanya dengan bantal.
Karena tanaya seperti itu loen mulai menggodanya lagi, leon menyuruh tanaya mandi.
Aku mau mandi kau keluar dari kamar ini kata tanaya
. Leonmendekat pada tanaya dan berkata
, kau mau pergi atau tidak?
Tanaya mencoba menjauh tapi loen semakin
medekat, leon menikmati reaksi tanaya dan
Loen bertanya lagi, pergi atau tidak? oatau kau mau aku....
Leon terus mendekat dan mendekat, tanaya mundur menjauh dan mulai panik, pada akhirnya tanata sampai ke ujung tempat tidur dan terjatuh, leon terjatuh bersamanya, tepat di atasnya.
Tanaya makin panik dengan posisi mereka, wajah mereka sangat dekat.
Loen mencoba bangkit tapi ia berhenti saat menatap wajah tanaya , keduanya sempat terdiam beberapa saat
Kau tak mau mandi baik lah aku akan, kata leon dengan mencium bibir tanaya
Tanaya mendorong leon menjauh " dasar cowok gila seenak saja mencium ku kata tanaya di dalam. Kamar mandi
Sementara itu di restoran
Zhan aku mau ke toilet bentar kata paulina
Ya, mau aku temani tanya zhan dengan senyum
Tidak aku, aku bentar saja kok kata paulina dengan senyum
Paulina menuju toilet, dia merasa di ikutin, dia menoleh ke belakang tetapi tak ada
Dia masuk ke dalam toilet tapi sebuah tangan membengkap mulut nya dan dia pun pingsan
" maaf kan aku paulina, aku terpaksa melakukan ku demi balas dendam ku kata suara itu ,
Dan 3 cowok mengenakan jas hitam datang.
__ADS_1
Bersambung