Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam

Nona Pilihan Tuan Mafia Kejam
Bab. 24. Kemarahan Zhan daniel Wijaya.


__ADS_3

Pagi nya


**Hp nya berbunyi, membuat Zhan terbangun


dia melihat paulina masih dalam keadaan belum sadar,


Dia pun bangkit dari ranjang, dan menerima telepon, dari Thomas.


Iya ada apa Thomas, tanya Zhan.


Tuan, tuan Lee wook ingin bertemu dengan anda kata thomas


Untuk apa dia menemui ku , apa dia mohon padaku untuk di ampuni nyawa nya tanya Zhan.


Saya kurang tahu tuan, dia meringis kesakitan tuan. Kata thomas dengan pelan.


Aku akan kesana melihat dia kata zhan


Tuan, saya sudah mendapatkan racun yang tuan minta kata thomas,


Bagus, kau masuk kan racun itu ke tubuh Paula kata zhan dengan dingin.


Baik tuan kata Thomas**


Di ruang yang gelap,


Lepas kan aku teriak suara cowok itu dengan kesakitan.


Zhan pun memasuk ruang itu,


Lepas kan aku kata Lee wook,


Melepas kan mu, huf jangan mimpi aku justru ingin membunuh mu kata zhan dengan sinis

__ADS_1


Bunuh dia buat seperti dia dalam. Kecelakaan. Kata Zhan pada Thomas


Kau tak bisa membunuh ku, kakak ku aka membalas mu, jika kau bunuh aku ancam Lee wook


Apa kau pikir aku takut, aku tak peduli apa pun dunia Ini Lee kau nikmati saja kematian mu Lee kata zhan daniel dengan tersenyum.


Aku pergi dulu Thomas kau selesai kan. Tugas mu kata zhan.,


Baik tuan kata Thomas,


Setelah kau beres kan semua ini , temui aku ke rumah sakit kata zhan dengan dingin


Di rumah sakit,.


. Paulina pun membuka mata nya, ada di mana dia, apa di surga pikir nya memandang ke sekeliling.


Ibu kau sudah sadar ibu tanya dua anak itu


Dengan memeluk , Paulina pun memeluk, kedua anak itu dengan senyum dan memandang. Estefania yang mengenakan baju warna biru



Syukur lah kau sudah sadar kata Estefania


Iya aku kira sudah berada di surga, kata paulina dengan senyuman. Dan di gulung rambut nya, tanpa make up.



Aku tidak melihat zhan, kemana dia tanya paulina


Kakak lagi bersama Leon kata Estefania,


Dr Williams pun, hay paulina syukur lah kau sudah sadar , jika kau tak sadar Zhan pasti membunuh kami semua kata Williams dengn bercanda,

__ADS_1


Paulina pun berkata, apa dia udah gila jika dia membunuh orang hnya untuk ku,


Dan di depan pintu berdiri


Zhan yang sangat ganteng. Mengenakan jas biru ada bunga, ke meja putih



Dia pun, bisa kah kalian keluar dari ruang istri ku, aku ingin bicara dengan nya kata zhan.


Semua orang pun keluar,.


Carlitos dan Lisette mari kita keluar, biar kan ayah mu bicara dengan. Ibu kata Estefania


Baik Bibi kata carlitos dan Lisette


Pintu pun di tutup, dan Zhan pun. Mengunci pintu rumah sakit,


A apa kau laku kan, mengapa kau kunci pintu rumah sakit, bagaimana William ingin meriksa keadaan. Ku tanya paulina.


Biarin saja, aku ingin tidur memeluk mu, sudah 3 malam aku tak tidur kata zhan dengan menaikkan ranjang, dan. Berbaring di samping paulina, tangan nya oun melingkar di pinggang Paulina,


Aku baru saja, melalui kematian, jika kyk gini mendingan aku tidak sadar dasar ya kau mesum, kata Paulina dengan kesal,


Berhenti lah mengatai suami mu mesum, nyonya Zhan tukas zhan sambil menarik tubuh paulina hingga jatuh ke pelukan nya.


Aku tak akan macam macam pada mu, aku hanya ingin tidur memeluk mu , aku sangat lelah. Bisik Zhan. Mememjam kan mata.


Paulina yang berada di pelukan menatap Zhan, tangan nya pun, menyentuh kening 'kau sangat Tampan, tetapi mesum, hidung mu mancung, bibir mu sangat seksi, kata Paulina tangan mengeluh hidung dan tangan menyentuh bibir Zhan, dan Zhan pun membuka mulut nya mau menggigit tangan Paulina , paulina terkejut di sangka Zhan sudah tidur, Zhan. Memegang tangan Zhan dan. Menggigit, dan tertawa,


Dan mencium cup bibir paulina dan memeluk Paulina.


Kau jahat mengapa kau gigit tangan ku kata z paulina tetapi zhan mencium lagi bibir nya

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2